Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Pendampingan Orang Tua dalam Penggunaan Media Pembelajaran Daring Siswa Sekolah Dasar di Kelurahan Loa Buah Annisa Qomariah; Indah Eka Pertiwi
Prima Abdika : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2022): Volume 2 Nomor 1 Tahun 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Flores Ende

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/abdika.v2i1.1575

Abstract

Today is online learning in Indonesia is a new thing in the world of education. The obstacle that often occurs is that educators have difficulty in determining the media that can be used according to online learning. Another problem is the lack of parental assistance. Therefore, the researchers provided assistance to parents in elementary school online learning by using learning media. The strategies and methods used by researchers are online and offline. The results of the mentoring process obtained from the use of learning media are learning interest, increased student motivation. However, this is not a solution to the problem of ineffective online learning. The implementation of parental assistance in using learning media for elementary school students in Loa Buah sub-district contains many factors, both in terms of supporting and inhibiting factors. Supporting factors are motivation, high interest and talent of students, family support, community and school. While the inhibiting factors are the lack of facilities or infrastructure used for online and offline learning, the lack of an internet network, not being able to buy quotas, the lack of student discipline during face-to-face mentoring, lack of discipline in using masks, and others.
PENYULUHAN GERAKAN GEMAR MENABUNG DAN PEMAHAMAN MATA UANG SEBAGAI MOTIVASI BELAJAR PESERTA DIDIK SEKOLAH DASAR Annisa Qomariah Nisa
Jurnal Pengabdian Kreativitas Pendidikan Mahakam (JPKPM) Vol. 2 No. 2 (2022): Desember
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (789.591 KB) | DOI: 10.24903/jpkpm.v2i2.1147

Abstract

Pengabdian Masyarakat ini bersifat Penyuluhan dan edukasi di salah satu Sekolah Dasar di Samarinda. Kegiatan ini dilaksanakan untuk penyuluhan pentingnya menabung sedari dini sebagai pendorong motivasi belajar peserta didik serta memahamkan pada peserta didik jenis-jenis mata uang. Ada banyak cara yang dapat dilakukan untuk menabung misalnya menyisihkan uang saku untuk ditabung, membatasi jajan supaya uang jajan dapat ditabung, membeli kebutuhan yang diperlukan, dan lain-lain. Meskipun demikian perilaku menabung susah diterapkan apabila tidak diajarkan sejak dini agar kelak ketika dewasa mudah untuk menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Budaya menabung adalah salah satu kebiasaan untuk mempersiapkan diri dalam pelaksanaan perencanaan masa yang akan datang sekaligus untuk menghadapi hal-hal yang tidak diinginkan. Jadi kegiatan ini dilakukan untuk menanamkan perilaku menabung harus diajarkan ke anak sejak dini agar anak terbiasa mengelola keuangan pribadi, dapat memenuhi kebutuhan di masa yang akan datang, hidup hemat dan tidak boros, menghargai uang, memiliki perencanaan keuangan, dan membuat bangga orang tua. Oleh sebab itu, perilaku menabung memiliki peranan yang penting bagi peserta didik karena dapat mengatur keuangan peserta didik, menumbuhkan semangat peserta didik untuk menabung, dan peserta didik merasa senang. Kata kunci: Penyuluhan, Menabung, Pemahaman Mata Uang, Motivasi Belajar
Keterampilan Sulam Tumpar Khas Suku Daya Benuaq Bagi Siswa Sekolah Dasar Siska Oktaviani; Ratna Khairunnisa; Annisa Qomariah
AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 11 : Desember (2025): AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : CV. Multi Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this community service activity was to enhance participants’ understanding of embroidery techniques and to develop elementary school students’ skills in producing embroidered products, particularly those applying the sulam tumpar technique. The activity was implemented using a workshop method that consisted of two main components, namely the delivery of material on embroidery techniques and hands-on practice in creating embroidered products. The implementation process involved several stages, including coordination with the partner institution, SDN 004 Samarinda Utara, preparation of the necessary tools and materials, and the execution of the workshop. The participants were fourth-grade students of SDN 004 Samarinda Utara. The sulam tumpar creative training was carried out as planned, as evidenced by the high level of student enthusiasm throughout the activity from beginning to end during the process of making sulam tumpar wall decorations. Furthermore, the activity received positive responses from the school community, including the principal and teachers.
Penguatan Numerisasi Bagi Guru Sekolah Dasar untuk Mendukung Literasi Matematika Nurdin Arifin; Andi Alif Tunru; Annisa Qomariah; Enggar Prasetyawan; Putri Dian Fauziah; Retno Wahyuningrum
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/6jggnv59

Abstract

Penguatan numerisasi bagi guru sekolah dasar menjadi salah satu langkah strategis dalam mendukung peningkatan literasi matematika peserta didik. Kegiatan ini bertujuan untuk memperluas pemahaman guru tentang konsep numerisasi dan keterkaitannya dengan pembelajaran bermakna di tingkat dasar. Melalui pendekatan ceramah interaktif, diskusi kelompok, latihan soal, dan refleksi bersama, sebanyak 23 guru di SDN 034 Samarinda Ulu yang terlibat dalam program pelatihan yang dilaksanakan selama dua hari. Hari pertama difokuskan pada pemahaman teoritis dan praktik numerisasi serta literasi matematika, sedangkan hari kedua diarahkan pada penyusunan soal berbasis konteks kehidupan nyata. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa mayoritas guru mengalami peningkatan signifikan dalam memahami esensi numerisasi dan menunjukkan kemampuan menyusun soal yang relevan dengan konteks peserta didik. Sebagian besar peserta juga menyatakan kesiapan menerapkan materi pelatihan di kelas dan mengusulkan perlunya pelatihan lanjutan. Temuan ini menegaskan bahwa intervensi terstruktur dengan pendekatan kontekstual dan partisipatif dapat memperkuat kompetensi guru dalam merancang pembelajaran matematika yang literat dan aplikatif. Sehingga, kegiatan ini mendukung implementasi Kurikulum Merdeka dan berkontribusi pada tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs), khususnya dalam pendidikan berkualitas untuk semua.
Analisis Keterampilan Dasar Mengajar Guru Dalam Proses Pembelajaran IPS Di Sekolah Dasar Annisa Qomariah; Afdal; Andi Alif Tunru
Jurnal Manajemen, Ekonomi, Hukum, Kewirausahaan, Kesehatan, Pendidikan dan Informatika Vol 4 No 2 : Desember (2025): Jurnal Manajemen, Ekonomi, Hukum, Kewirausahaan, Kesehatan, Pendidikan
Publisher : Shofanah Media Berkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the of teachers' basic teaching skills and identify the constraints faced in the Social Studies (IPS) learning process in Grade V at SDN 011 Samarinda Utara. The research is motivated by the importance of pedagogical competence in revitalizing Social Studies material, which tends to be theoretical and information-dense for elementary school students. The research method used is descriptive qualitative. Data were collected through direct observation, in-depth interviews with classroom teachers, and documentation studies. Data analysis followed the Miles and Huberman model, encompassing data reduction, data display, and conclusion drawing. The results indicate that the Grade V teacher has implemented set induction, explaining, and classroom management skills effectively through a contextual approach based on the local environment of Samarinda. However, higher-order questioning skills and small-group discussion leadership remain suboptimal. The primary obstacles identified include limited time allocation, high student density per class (overcrowded classrooms), and technical constraints regarding digital media infrastructure. This study concludes that teachers must perform creative adaptations in applying teaching skills to overcome infrastructure limitations to create a more interactive and meaningful Social Studies learning experience.
Use of Learning Media to Enhance Early Numeracy Skills in Children Aged 4–5 Years: Penerapan Media Pembelajaran untuk Kemampuan Berhitung Permulaan pada Anak Usia 4–5 Tahun Reni Ardiana; Yuni Ika Pratiwi; Annisa Qomariah; Eko Kurniawanto
Borneo Educational Journal (Borju) Vol. 8 No. 1 (2026): February
Publisher : Teacher Training and Education Faculty, Widya Gama Mahakam Samarinda University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/bej.v8i1.2180

Abstract

Kemampuan berhitung merupakan keterampilan kognitif dasar yang penting, namun sering dianggap membosankan oleh anak-anak usia dini karena metode pembelajaran yang kurang bervariasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh media pembelajaran seperti kartu angka, papan tulis interaktif, dan permainan berhitung terhadap peningkatan kemampuan berhitung permulaan anak usia 4–5 tahun. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi di kelas dan wawancara dengan guru TK Amanah Berambai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media yang sesuai dengan tahap perkembangan anak mampu meningkatkan minat, pemahaman, dan keterampilan berhitung anak, khususnya dalam mengenali angka, menulis angka, dan menghitung secara urut hingga angka 20. Guru dapat menyampaikan materi secara lebih efektif dan memberikan bimbingan personal melalui penggunaan media ini. Penelitian ini menegaskan pentingnya kreativitas guru dalam memilih dan menggunakan media pembelajaran yang menyenangkan dan edukatif.
Deskripsi Pemanfaatan Media Pembelajaran Berbasis Visual Dalam Menstimulasi Perkembangan Kognitif Anak Usia Dini Rini Fitriyani; Annisa Qomariah
BULLET : Jurnal Multidisiplin Ilmu Vol. 5 No. 1 (2026): BULLET : Jurnal Multidisiplin Ilmu (INPRESS)
Publisher : CV. Multi Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to describe the use of visual-based learning media to stimulate the cognitive development of early childhood. The approach used was descriptive qualitative, with teachers and early childhood children in early childhood education institutions as subjects. Data collection techniques included observation, in-depth interviews, and documentation. The results showed that visual media such as pictures, picture cards, posters, animated videos, and visual aids can improve children's attention span, memory, symbolic thinking skills, and simple problem-solving skills. The use of visual media also helps teachers convey abstract concepts in a more concrete and understandable way for children. Challenges identified include limited resources and varying teacher skills in developing visual media. This study recommends improving teacher competency in developing and utilizing contextual and child-friendly visual media.
Sixth-Grade Students’ Behavior Toward School Discipline: A Case Study from an Educational Management Perspective Nur Agus Salim; Annisa Qomariah; Cindy Dyah Prihatiningsih
Journal of Educational Management Research Vol. 5 No. 2 (2026)
Publisher : Al-Qalam Institue

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61987/jemr.v5i2.1881

Abstract

This study aims to describe sixth-grade students’ behavior toward school discipline and to identify factors influencing disciplinary behavior from an educational management perspective. A qualitative approach with a case study design was employed. Data were collected through classroom observations, semi-structured interviews, and document analysis involving sixth-grade students, classroom teachers, and the school principal. The findings reveal that students’ disciplinary behavior can be classified into three levels: high, moderate, and low. While some students demonstrate consistent discipline, such as punctual attendance and compliance with school regulations, others exhibit indiscipline, including tardiness and neglect of cleanliness rules. Factors influencing disciplinary behavior include self-awareness, motivation, mindset, peer influence, family environment, and the effectiveness of school management practices, particularly leadership, rule enforcement, and school culture. The study implies that fostering student discipline cannot rely solely on punitive sanctions but requires systematic educational management strategies, including positive habituation, role modeling by teachers and school leaders, and collaborative partnerships between schools and parents. Strengthening managerial planning and supervision is essential to support sustainable disciplinary development in elementary education.