Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search
Journal : Kieraha Medical Journal

TINGKAT PENGETAHUAN TENTANG COVID-19 TERHADAP KEPATUHAN PELAKSANAAN PROTOKOL KESEHATAN PADA MAHASISWA UNIVERSITAS KHAIRUN TERNATE abdika gammara azyzy muhtar; Liasari Armaijn; Ismail Rahman
Kieraha Medical Journal Vol 4, No 1 (2022): KIERAHA MEDICAL JOURNAL
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/kmj.v4i1.4386

Abstract

Latar Belakang: Protokol kesehatan 5M untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19 dapat terlaksana dengan baik jika masyarakat berpengetahuan baik tentang COVID-19. Namun demikian, tingkat pengetahuan masyarakat, khususnya mahasiswa, di Maluku Utara mengenai COVID-19 belum diketahui. Tujuan: Mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan tentang COVID-19 terhadap kepatuhan pelaksanaan protokol kesehatan pada mahasiswa Universitas Khairun Ternate. Metode: Pada penelitian analitik prospektif berdesain cross-sectional ini, analisis bivariate dikerjakan pada Mahasiswa Universitas Khairun Ternate yang ditentukan menurut simple random sampling di tahun 2021. Hasil: Dari 143 mahasiswa, 48,3% berpengetahuan cukup, dan 58% memiliki kepatuhan pelaksanaan protokol kesehatan yang baik. Uji korelasi pearson menunjukkan hubungan bermakna secara statistis antara tingkat pengetahuan dan kepatuhan pelaksanaan protokol kesehatan (p<0.05). Simpulan: Terdapat hubungan bermakna antara tingkat pengetahuan dengan kepatuhan pelaksanaan protokol kesehatan pada mahasiswa Universitas Khairun Ternate.
RESIKO KEJADIAN TOXOPLASMOSIS DILIHAT DARI FESES KUCING LIAR DI RSUD Dr. H CHASAN BOESOIRIE TERNATE ISMAIL RAHMAN; AMRAN NUR
Kieraha Medical Journal Vol 2, No 2 (2020): KIERAHA MEDICAL JOURNAL
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (431.581 KB) | DOI: 10.33387/kmj.v2i2.2698

Abstract

Toksoplasmosis menjadi sangat penting karena infeksi yang terjadi pada saat kehamilan dapatmenyebabkan abortus spontan atau kelahiran anak dalam kondisi abnormal atau disebut sebagai kelainankongenital seperti hidrosefalus, mikrosefalus, iridosiklisis dan retardasi mental. Pada ibu hamil yangterinfeksi dapat menyebabkan 9% kematian fetus.. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui resikotoxoplakmosis yang dilihat dari feses kucing liar di RSUD H. Chasan Boesoirie Ternate. Populasipenelitian adalah kucing liar yang berada di RSUD H. Chasan Boesoirie Ternate. Jumlah sampelsebanyak 10 feces kucing liar yang diambil secara acak dan diperiksa dengan menggunakan metodeapung di Laboratorium, Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan desain studi CrossSectional. Dari hasil penelitian ini menunjukkan Resiko kejadian Toxoplasmosis dilihat dari feses kucingliar di RSUD H. Chasan Boesoirie Ternate yang ditemukan pada penelitian ini yaitu sebesar 0%. kitaperlu memahami bahwa T.gondii dalam bentuk ookista dapat ditularkan oleh berbagai hewan sebagaiinang intermediet dan ookista dapat menempel pada debu di musim kemarau, maka kehadiran agenparasit zoonosis ini sangat perlu diwaspadai.Kata kunci : Kucing Liar, Resiko, Toxoplasmosis
IDENTIFIKASI ESCHERICHIA COLI PADA MAKANAN DI RUMAH MAKAN DI LINGKUNGAN KAMPUS II UNIVERSITAS KHAIRUN Dedana Larasati Walid; Andi Siti Nur Afiah; Ismail Rahman
Kieraha Medical Journal Vol 3, No 1 (2021): KIERAHA MEDICAL JOURNAL
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (523.783 KB) | DOI: 10.33387/kmj.v3i1.3271

Abstract

Menurut laporan dari World Health Organization (WHO), lebih dari sepertiga populasi global saat ini menderita masalah kesehatan akibat makanan dan air yang terkontaminasi secara biologis. Di Indonesia, berdasarkan laporan Kejadian Luar Biasa (KLB) yang diterima Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) pada tahun 2016 sebanyak 6.136 orang terpapar pangan yang diduga menyebabkan keracunan, sedangkan menurut Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) pada tahun 2018 prevalensi diare di Maluku Utara menurut diagnosis oleh tenaga kesehatan sebesar 4,4%. Makanan yang terkontaminasi biasanya mengandung bakteri, virus, parasit, atau zat kimia yang berbahaya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui keberadaan E.coli pada salah satu lauk makanan yang diperoleh dari rumah makan di lingkungan kampus II Universitas Khairun. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan pemeriksaan laboratorium. Hasil menunjukkan pada 6 sampel ditemukan 3 sampel positif bakteri Escherichia coli dan berdasarkan perhitugan presentase sampel positif pada makanan adalah 50%.
RESPON TIME TENAGA MEDIS IGD TERHADAP PASIEN GAWAT DARURAT DI RSUD SOFIFI MALUKU UTARA ABD HAKIM HUSEN; ISMAIL RAHMAN
Kieraha Medical Journal Vol 2, No 2 (2020): KIERAHA MEDICAL JOURNAL
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (547.265 KB) | DOI: 10.33387/kmj.v2i2.2699

Abstract

Instalasi gawat darurat (IGD) memiliki peran sebagai gerbang utama masuknya penderita gawatdarurat, untuk itu perlunya respon time petugas medis dalam memberikan pertolongan untukmenyelamatkan nyawa/mencegah kecacatan dengan standar pelayanan yang cepat dan tepat. Tujuan daripenelitian ini untuk mengetahui analisis hubungan pelaksanaan respon time petugas medis IGD terhadappasien gawat darurat di RSUD Sofifi Maluku Utara. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian iniadalah metode kuantitatif dengan desain penelitian studi potong lintang (cross sectional study). Sampeldalam penelitian ini adalah seluruh petugas medis yang ada di ruang instalasi gawat darurat (IGD) RSUDSofifi Maluku Utara sebanyak 20 orang. Analisis data dilakukan dengan uji Chi Square untuk jenispenelitian kuantitatif. variabel pengetahuan p=0,010, dan variabel keterampilan p=0,004. Dari hasilanalisis statistik untuk melihat hubungan antara pengetahuan dan keterampilan dengan respon timepetugas medis IGD di RSUD Sofifi Maluku Utara pada tingkat kepercayaan 95% menunjukkan secarastatistik bermakna.Kata Kunci : Pengetahuan, Keterampilan, Respon Time
UJI EFEK ANALGETIK EKSTRAK ETANOL BUAH PALA TERHADAP TIKUS PUTIH Amran Nur; Ismail Rahman
Kieraha Medical Journal Vol 2, No 2 (2020): KIERAHA MEDICAL JOURNAL
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (254.767 KB) | DOI: 10.33387/kmj.v2i2.2751

Abstract

Uji Efek Analgetik Ekstrak Etanol Buah Pala terhadap Tikus Putih. Penelitian ini adalah penelitian eksperimental Sampel hewan uji dibagi dalam lima kelompok, yaitu kelompok kontrol negatif (Pemberian Na-CMC), kontrol negatif (Pemberian Obat Asam Mefenamat), dan kelompok ekstrak Daging Buah Pala (Myristica fragrans) 1%, 2% dan 3%.. Penentuan analgetik dengan metode Writhing test yang diinduksi dengan asam asetat glasial konsentrasi 1%. Efek analgetik pada ekstrak Daging Buah Pala (Myristica fragrans) ditandai dengan jumlah geliat pada tikus berbeda dengan kelompok kontrol yang cenderung lebih tenang . Hasil analisis statistik menggunakan metode SPSS (Statistical Product and Service Solution) menunjukkan bahwa efek analgetik diperlihatkan oleh Ekstrak Etanol 70% Daging Buah Pala (Myristica fragrans) dosis dosis 1%, 2% dan 3% tidak berbeda nyata dengan asam mefenamat dan efeknya berbeda nyata dengan kelompok kontrol negatif (Na-CMC), artinya Ekstrak Etanol 70% Daging Buah Pala (Myristica fragrans) dosis dosis 1%, 2% dan 3% memiliki efek analgetik yang baik, ekstrak 3% adalah yang paling efektif menunjukkan efek analgetik.Kata Kunci: Analagetik, Daging Buah Pala, Rattus norvegicus.
RESISTENSI ANTIBIOTIK TERHADAP Salmonella typhi PADA PENYAKIT DEMAM TIFOID DI KOTA MAKASSAR ISMAIL RAHMAN
Kieraha Medical Journal Vol 1, No 2 (2019): KIERAHA MEDICAL JOURNAL
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (247.572 KB) | DOI: 10.33387/kmj.v1i2.1699

Abstract

Timbulnya resistensi terhadap antibiotik disebabkan karena adanya penggunaan antibiotik yang tidak procedural dan tidak terkontrol. Penelitian ini bertujuan mengetahui adanya resistensi antibiotik terhadap Salmonella typhi pada penyakit demam tifoid di kota Makassar. Penelitian ini menggunakan metode disc diffusion dalam mendeteksi adanya resistensi antibiotik terhadap Salmonella typhi. Hasil penelitian pada 20 sampel isolate Salmonella typhi memperlihatkan satu jenis antibiotik didapatkan ≥50% sampel telah resisten yaitu Sulfamethoxazole. Sedangkan tiga jenis antibiotik sebagian besar ≥50% sampel masih sensitif, yaitu dimulai dari Amoxicillin, Tetracycline dan Cloramphenicol. Dengan demikian, dari penelitian ini menunjukkan adanya resistensi antibiotik terhadap Salmonella typhi pada penyakit demam tifoid di Kota Makassar.Kata kunci : Antibiotik, Resistensi, Tifoid
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Rekurensi Kejang Demam Di Ruang Perawatan Anak RSUD Dr. H. Chasan Boesoirie Tahun 2019-2021 Heny Kurnia Sari; Marhaeni Hasan; Ismail Rahman
Kieraha Medical Journal Vol 4, No 2 (2022): KIERAHA MEDICAL JOURNAL
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/kmj.v4i2.4376

Abstract

Kejang demam paling sering dijumpai pada anak. Sekitar 16 % penderita mengalami kejang demam berulang. Usia pertama kali kejang, jenis kelamin, suhu badan saat kejang, riwayat kejang demam dalam keluarga dan tipe kejang merupakan faktor risiko yang diketahui berhubungan dengan kejang demam berulang. Belum terdapat penelitian terkait hal ini di Maluku Utara. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor risiko kejang demam berulang pada anak penderita kejang demam di Maluku Utara, Indonesia. Penelitian observasional retrospektif ini dilaksanakan pada penderita kejang demam berulang berusia <18 tahun yang dirawat di RSUD Dr. H. Chasan Boesoirie Ternate tahun 2019-2021. Data mengenai usia pertama kali kejang, jenis kelamin, suhu tubuh saat kejang, riwayat kejang demam pada keluarga dan tipe kejang demam diperoleh dari rekam medis dan dilakukan analisis univariat. Hasil dari 50 pasien, 44% berusia 6-12 bulan, 74% merupakan laki-laki, 62% memiliki suhu tubuh ≤38◦C saat masuk rumah sakit, 98% tidak diketahui memiliki riwayat kejang demam di keluarga, dan 72% termasuk kejang demam sederhana.