Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

PELATIHAN PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN UMKM (USAHA MIKRO, KECIL DAN MENENGAH) PADA DESA BINAAN LUMBAN PEA TIMUR KECAMATAN BALIGE KABUPATEN TOBA Thomas Sumarsan Goh; Dimita H. P. Purba; Duma M. Elisabeth; Ivo M. Silitonga; Wesly A. Simanjuntak; Hotlan Butar-Butar; Jatongam Nainggolan; Arison Nainggolan; Rahel Junita; Eva Julia G. Harianja; Sahala Purba; Januardi Mesakh; Fati G. N. Larosa; Tri Darma Sipayung; Rimky M. P. Simanjuntak
Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat METHABDI Vol 2 No 1 (2022): Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat METHABDI
Publisher : Universitas Methodist Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1885.091 KB) | DOI: 10.46880/methabdi.Vol2No1.pp50-53

Abstract

The Service Team in collaboration with the Lumban Pea Timur, Kabupaten Toba, helps MSME actors in improving and developing their products through a marketing approach, recording transactions clearly, completely and correctly, so that in the end MSME actors can carry out their business activities. As a benefit of this assistance, in the form of cooperation carried out by two institutions, namely MSME actors will benefit from knowledge and skills to increase sales and record transactions that are useful for decision making. For the Service Team, it will add relationships and understanding of community business activities.
PENINGKATAN LITERASI DAN PELATIHAN FINANCIAL TEKNOLOGY BAGI MAHASISWA DAN DOSEN DI UNIVERSITAS KATOLIK SANTO THOMAS MEDAN Yosephine Natalita Sembiring; Dimita H. P. Purba; Melanthon Rumapea; Rintan Saragih; Duma M. Elisabeth; Thomas Sumarsan Goh; Sahala Purba; Arison Nainggolan; Rimky M. P. Simanjuntak; Rahel Junita; Tri Darma Sipayung; Apriani M. Sibarani
Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat METHABDI Vol 2 No 2 (2022): Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat METHABDI
Publisher : Universitas Methodist Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (355.402 KB) | DOI: 10.46880/methabdi.Vol2No2.pp161-166

Abstract

Financial Technology, also known as FinTech, is digital finance which is currently on the rise. People have started to get used to using it, although some still feel foreign. While the benefits felt by the presence of FinTech are quite positive because they can increase the effectiveness and efficiency of time. We can find one of its uses in the marketplace. This community service activity is carried out in the St. Catholic University environment. Thomas Medan as a partner for students and lecturers. This service activity focuses on training and increasing financial technology literacy. While the output of this activity is increasing the readiness of partners in using fintech so that partners as a community can support financial inclusion to access and use the full services of existing financial institutions in a timely, more informative manner at a relatively low cost.
PENGENDALIAN INTERNAL DAN UPAYA MENGELOLA RISIKO PERUSAHAAN Arison Nainggolan
JURNAL MANAJEMEN Jurnal Manajemen Volume 9 Nomor 1 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi-LMII Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sebagai upaya untuk mencapai tujuan perusahaan, manajemen perlu menerapkan sistem pengendalian internal untuk mengurangi risiko sebagai akibat ketidakpastian karena perubahan lingkungan internal maupun eksternal. Dengan sistem pengendalian internal yang baik, manajemen dapat menyesuaikan diri dengan perubahan lingkungan kompetitif yang terjadi terus menerus sebagai akibat dari pergeseran prioritas pelanggan, kondisi persaingan antar kompetitor dan perubahan karena pertumbuhan dimasa yang akan datang. Untuk melaksanakan pengendalian internal dalam rangka meminimalkan risiko, auditor internal akan mengaplikasikan pengendalian internal seperti otorisasi, pembatasan akses fisik, supervisi, pemeriksaan kesesuaian, pemisahan tanggung jawab, membuat struktur organisasi yang menggambarkan tanggung jawab, membuat dokumen bernomor urut dan keamanan Informasi dan Teknologi. Dalam rangka mengelola risiko, manajemen harus menerapkan sistem pengendalian internal yang cukup. Auditor internal hadir dan berperan untuk menilai risiko dan merancang sistem pengendalian internal yang dibutuhkan oleh perusahaan. Setelah sistem pengendalian internal dirancang, maka selanjutnya auditor harus meninjau kecukupan dan efektivitas pengendalian yang sedang berjalan dan secara berkala mendiskusikannya dengan manajemen.
PENGANGARAN BERBASIS KINERJA DAN UPAYA MEWUJUDKAN GOOD GOVERNMENT GOVERNANCE Arison Nainggolan
Jurnal Ilmiah METHONOMI Vol. 2 No. 1 (2016): Jurnal Ilmiah METHONOMI
Publisher : Universitas Methodist Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46880/methonomi.Vol2No1.pp73-79

Abstract

Anggaran berbasis kinerja telah diterapkan di Indonesia dan di berbagai Negara seperti Selandia Baru, Australia, Kanada dan Negara-negara lainnya. Banyak manfaat yang diperoleh dari penerapan sistem penganggaran ini, namun tak dapat ditampik, juga terdapat kesulitan dalam penerapannya. Namun yang jelas, sistem penganggaran berbasis kinerja telah menjadi solusi terhadap sistem penganggaran yang dianut selama ini yaitu sistem penganggaran tradisional yang ditenggarai banyak mengandung kelemahan yang oleh karenanya sangat memungkinkan bagi pengguna anggaran untuk memupuk sifat koruptif. Penganggaran berbasis kinerja di yakini menjadi solusi untuk mencapai tata kelola pemerintahan yang lebih baik (good government governance) dengan cara penghindaran salah alokasi dana investasi, pencegahan korupsi baik secara politik maupun administratif, menjalankan disiplin anggaran serta penciptaan rerangka hukum bagi tumbuhnya aktivitas usaha. Dalam penerapannya, tantangan yang dihadapi untuk mencapai good government governance adalah proses pelaksanaan rencana yang harus terus diawasi dan pengukuran outcome dari ouput anggaran itu sendiri.
EARNING MANAGEMENT, UNDERPRICING DAN PENURUNAN KINERJA PERUSAHAAN YANG MELAKUKAN IPO DI INDONESIA Arison Nainggolan
METHOSIKA: Jurnal Akuntansi dan Keuangan Methodist Vol 3 No 1 (2019): METHOSIKA: Jurnal Akuntansi dan Keuangan Methodist
Publisher : Universitas Methodist Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian telah menunjukkan bahwa perusahaan yang berniat menawarkan sahamnya ke publik dalam beberapa periode sebelum IPO telah melakukan earning management. Earning management dilakukan sebagai upaya manajemen untuk menarik perhatian calon investor untuk berinvestasi. Walaupun investor mempunyai informasi yang cukup mengenai perusahaan yang melakukan IPO, asimetri informasi tetap terjadi dalam penawaran ini. Asimetri informasi inilah yang memotivasi managemen untuk bertindak oportunistik memoles kinerja keuangannya baik sebelum dan sesudah IPO. Fenomena underpricing terjadi karena adanya mispriced di pasar perdana sebagai akibat adanya ketidakseimbangan informasi antara pihak underwriter dengan pihak emiten. Kenyataannya, managemen dan penjamin emisi (underwriter) sama-sama memiliki kepentingan. Underwriter akan berusaha negosiasi agar harga saham perdana tidak terlalu mahal agar resiko saham tidak terjual seluruhnya dapat dihindari. Sementara majemen berusaha agar saham perdana yang ditawarkan berada pada harga yang tinggi agar dana yang diperoleh juga besar. Oleh Karena itu, manajemen akan berusaha semaksimal mungkin untuk menunjukkan kinerja keuangan perusahaannya dalam kondisi berkinerja baik dan langkah yang dapat ditempuh adalah melakukan earning management atau “memoles” kinerja keuangannya. Akibatnya dalam jangka panjang perusahaan IPO yang melakukan earning management akan mengalami penurunan kinerja keuangan yang diikuti oleh penurunan harga saham di pasar sekunder.
PENGARUH STRUKTUR KEPEMILIKAN DAN KOMPOSISI DEWAN KOMISARIS TERHADAP TINGKAT PENGUNGKAPAN SUKARELA PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR DI INDONESIA YANG TERDAFTAR DI BEI Arison Nainggolan
METHOSIKA: Jurnal Akuntansi dan Keuangan Methodist Vol 1 No 1 (2017): METHOSIKA: Jurnal Akuntansi dan Keuangan Methodist
Publisher : Universitas Methodist Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh struktur kepemilikan dan komposisi dewan komisaris terhadap tingkat pengungkapan sukarela pada perusahaan manufaktur di Indonesia yang terdaftar di BEI. Dari pengujian yang dilakukan, ditemukan bahwa kepemilikan manajerial tidak berpengaruh signifikan terhadap tingkat pengungkapan sukarela. Penelitian ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Poluan dkk (2015). Kepemilikan managerial yang paling signifikan adalah pada PT. Beton Jaya Manunggal Tbk sebesar 89,45% saham dikuasai oleh managerial dengan tingkat pengungkapan 27,78%. Sementara itu, kepemilikan institusional ditemukan berpengaruh signifikan terhadap tingkat pengungkapan sukarela. Penelitian ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Aniroh (2012). Kepemilikan Institusional yang paling signifikan adalah pada PT. Akasha Wira Internasional Tbk dengan persentase 91,52% dan tingkat pengungkapan sebesar 39,23%. Kepemilikan publik ditemukan berpengaruh signifikan terhadap tingkat pengungkapan sukarela. Kepemilikan publik yang paling signifikan adalah pada PT Astra Internasional Tbk dengan persentase 49,85% dengan tingkat pengungkapan 51,32%. Variabel terakhir adalah komisaris independen. Ditemukan bahwa variabel komisaris independen berpengaruh signifikan terhadap tingkat pengungkapan sukarela. Penelitian ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Poluan (2015). Persentase jumlah komisaris independen yang paling signifikan adalah PT. Budi Starch & Sweetener Tbk dengan persentase 66,66% dengan tingkat pengungkapan sebesar 39,74%.
The Application of Responsibility Accounting as a Tool for Measuring Management Performance at PT Perkebunan Nusantara IV Regional II Kebun and PKS Adolina Perbaungan Cindy Erisha Sihombing; Mulatua P Silalahi; Arison Nainggolan; Arthur Simanjuntak
Jurnal Ilmiah Accusi Vol. 8 No. 1 (2026): Jurnal Ilmiah Accusi
Publisher : Program Studi Akuntansi Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/h8z75a86

Abstract

PT Perkebunan Nusantara IV Regional II Kebun Perbaungan operates within a framework that demands the achievement of clearly defined performance targets. Effective implementation of responsibility accounting is expected to improve management performance in conducting company activities, while in turn, effective management performance supports the optimal application of responsibility accounting, enabling the achievement of organizational goals. This study aims to analyze the application of responsibility accounting at PT Perkebunan Nusantara IV Regional II Kebun and PKS Adolina Perbaungan, and to examine how responsibility accounting is utilized as a tool for measuring management performance. A qualitative descriptive methodology was employed, with data collected through observation, interviews, and documentation techniques. The findings reveal that the average realized production costs exceeded the established budget, generating unfavorable variances particularly in palm oil production activities. This indicates that cost control was not yet operating optimally and requires more intensive managerial attention. Nevertheless, the responsibility accounting system functioned effectively as a management performance measurement tool, with evaluations carried out through internal management reports containing production realization data, cost utilization information, and target achievement results, followed by corrective actions for each identified deviation