Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

PEMBERDAYAAN IBU RUMAH TANGGA DALAM PEMBUATAN ECO-ENZYM SEBAGAI USAHA REDUKSI SAMPAH ORGANIK SISA DAPUR SKALA RUMAH TANGGA Iga Maliga; Rafi'ah Rafi'ah; Herni Hasifah; Nur Arifatus Sholihah; Ana Lestari; Asri Reni Handayani; Putri Salsawina Chalista
AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 11 (2022): AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : CV. Multi Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Paradigma pengelolaan sampah yang bertumpu pada pendekatan akhir sudah saatnya ditinggalkan dan diganti dengan paradigma baru pengelolaan sampah.. Paradigma baru memandang sampah sebagai sumber daya yang mempunyai nilai ekonomi dan dapat dimanfaatkan, misalnya untuk energi, kompos, pupuk ataupun untuk bahan baku industry. Salah satu metode pengolahan sampah organik dapur adalah dengan metode eco-enzym. Eco-enzyme adalah hasil dari fermentasi limbah dapur organik seperti ampas buah dan sayuran, dengan substrat gula (gula coklat, gula merah atau gula tebu), dan air. Pengabdian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi proses proses pemberdayaan ibu rumah tangga dalam pembuatan eco-enzym sebagai usaha reduksi sampah organik sisa dapur skala rumah tangga di Desa Baru Tahan, Kecamatan Moyo Utara. Pengabdian ini dilakukan dengan metode demonstrative partisipatif di lapangan. Pengabdian ini melibatkan mahasiswa sebagai asisten pelaksana teknis. Pengabdian ini dilaksanakan pada bulan Desember 2022 di Desa Baru Tahan Kecamatan Moyo Utara Kabupaten Sumbawa sebagai desa binaan. Sasaran peserta kegiatan merupakan ibu rumah tangga tangga. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa Implementasi proses proses pemberdayaan ibu rumah tangga dalam pembuatan eco-enzym sebagai usaha reduksi sampah organik sisa dapur skala rumah tangga di Desa Baru Tahan, Kecamatan Moyo Utara ini berjalan dengan lancar. Masyarakat merasa antusias dalam mengikuti program pemberdayaan ini. Diharapkan ke depannya, upaya edukasi ini akan berlanjut pada level kegiatan masyarakat dan diterapkan oleh setiap rumah sebagai upaya mereduksi sampah organik yang dapat menambah beban lingkungan
Edukasi Personal Hygiene Dengan G3CTPS (Gerakan Gosok Gigi Dan Cuci Tangan Pakai Sabun) Pada Anak Usia Prasekolah Di Pulau Bungin Evi Gustia Kesuma; Rafi’ah
AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 12 (2023): AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : CV. Multi Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gaya hidup bersih dan sehat sebaiknya ditanamkan dalam diri anak sejak dini sehingga meraka tumbuh dengan kebiasan yang menunjang hidup bersih dan sehat. Gaya hidup bersih dan sehat dapat kita mulai dari hal-hal yang sederhana sehingga akan tumbuh menjadi kebiasaan. Selain cara mencuci tangan yang baik dan benar kebiasaan rutin sehari-hari anak yang perlu diperhatikan oleh orang tua adalah cara menggosok gigi yang baik dan benar. Menggosok gigi tanpa memperhatikan teknik yang baik dan benar akan menimbulkan masalah pada gigi dan mulut yang bisa menjadi masalah kompleks. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan pengetahuan anak usia pra sekolah mengenai pentingnya menggosok gigi dan mencuci tangan pakai sabun serta menstimulasi dan mengajarkan anak untuk dapat melakukan cara menggosok gigi dan mencuci tangan 7 langkah pakai sabun dengan benar. Manfaat dari kegiatan ini adalah anak usia prasekolah mendapatkan pengetahuan tentang cara menggosok gigi yang benar dan 7 langkah cuci tangan pakai sabun, menumbuhkan kesadaran hidup sehat sejak dini pada anak usia prasekolah, membangun kebiasaan anak usia prasekolah agar dapat menerapkan cara menggosok gigi dan mencuci tangan dengan benar dalam kehidupan sehari-hari. Pengabdian pada masyarakat ini dilaksanakan di balai desa outdoor Pulau Bungin untuk memudahkan interaksi dan praktik secara langsung yang melibatkan berbagai pihak yaitu anak, orang tua dan tim pengabdian masyarakat
Sosialisasi Dan Identifikasi Bahaya Pestisida Dan Cara Penggunaan Yang Aman Bagi Petani Dalam Budidaya Tanaman Pangan Di Moyo Utara Rafi’ah Rafi’ah; Iga Maliga; Ana Lestari; Herni Hasifah
Jurnal Pelayanan Hubungan Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2023): Juni : Jurnal Pelayanan Hubungan Masyarakat
Publisher : Universitas Katolik Widya Karya Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59581/jphm-widyakarya.v1i2.1003

Abstract

Pesticides are chemical substances used in agriculture to combat pests and diseases in plants. Improper use of pesticides can pose hazards to human health and the environment. The purpose of this community service is to identify pesticide hazards and provide education to farmers in North Moyo on the safe use of pesticides in crop cultivation. The methods to be employed in this community service include conducting surveys and identification of pesticide use practices in North Moyo, as well as raising awareness about the dangers of pesticides and safe usage methods. The outcome of this community service is that farmers in North Moyo will have a better understanding of the hazards of pesticides and safe usage practices, thereby minimizing health and environmental risks in crop cultivation.
The Relationship Between Stress Levels And Physical Activity With Premenstrual Syndrome In D3 Midwifery Stikes Griya Husada Sumbawa Students In 2022 Ana Lestari; Rafi’ah Rafi’ah; Iga Maliga; Herni Hasifah; Nur Arifatus Sholihah
Jurnal EduHealth Vol. 14 No. 03 (2023): Jurnal EduHealt, Edition September 2023
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54209/jurnaleduhealth.v14i3.2498

Abstract

Pre-menstrual syndrome is thought to occur 7-14 days before menstruation and consists of physical, psychological and behavioral disturbances that can occur in women and can be triggered or exacerbated by factors such as their stress level and physical activity. This study aims to analyze the relationship between stress levels and physical activity and the occurrence of premenstrual syndrome in female students. This study used a quantitative analytical research method with a cross-sectional design. D3 Midwifery female students class of 2021-2024 were used as the sample (n = 32) in this study. Sampling was done by total sampling technique. The research instrument used the Depression Anxiety Stress Scale (DASS) questionnaire and the Shortened Premenstrual Assessment Form (SPAF). Data analysis used the Kendall tau test. The results of statistical tests showed that there was a relationship between stress levels and the incidence of premenstrual syndrome (0.001<0.05), with a correlation coefficient of 0.708 and there was a relationship between physical activity and the incidence of premenstrual syndrome (0.001<0.05) with a correlation coefficient of 0.066. It can be concluded that there is a significant relationship between stress levels and the incidence of premenstrual syndrome
Penyuluhan Pengolahan Sampah Rumah Tangga (Pembuatan Kompos Dan Biopori) Dari Sisa Limbah Organik Dapur Bagi Tanaman Apotek Hidup Di Desa Baru Tahan Iga Maliga; Herni Hasifah; Ana Lestari; Rafi'ah
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Radisi Vol 1 No 3 (2021): Desember
Publisher : Yayasan Kajian Riset dan Pengembangan RADISI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55266/pkmradisi.v1i3.77

Abstract

This community based program aims to socialize household waste processing with composting and biopori methods. In addition, this training also provides residents with live pharmacy plants. This service was carried out in Baru Tahan Village, North Moyo District, Sumbawa Regency in December 2020. The purpose of this service is to increase public interest in treating their own household waste. In order to achieve the objectives, it consists of counseling and socialization with the stages of activities on planning, implementation, and evaluation. There were 20 participants, housewives, residents of Baru Tahan Village, North Moyo District. The percentage of participants' initial understanding on average is 65% in the less category. After the socialization, a questionnaire was filled out related to the interests and desires of the participants to apply the knowledge at the level of their respective homes. 85% of participants have an interest in implementing the knowledge gained. The results of the questionnaire are good responses, therefore this service activity is expected to be able to make people aware to process their household waste so as to produce products that can be recycled such as compost that can be of economic value. If the organic household waste left over from the kitchen cannot be composted, put it in the biopore hole so that it does not have an impact on the environment.
Pendidikan Kesehatan Personal Hygiene Saat Menstruasi Pada Remaja Putri Dalam Upaya Peningkatan Kesehatan Reproduksi Di Lingkungan Prate Ana Lestari; Rafi’ah; Iga Maliga
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Radisi Vol 2 No 1 (2022): April
Publisher : Yayasan Kajian Riset dan Pengembangan RADISI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55266/pkmradisi.v2i1.95

Abstract

Personal hygiene health education during menstruation is one of the actions that can be taken to reduce reproductive health problems. Menstrual hygiene and management is an under-recognized problem that has not received adequate attention. This study aims to provide health education on personal hygiene behavior during menstruation in adolescents in the Prate Environment. The indicator of the success of this community service is that young women are able to apply personal hygiene correctly during menstruation to avoid reproductive health problems. The results of service activities for adolescents inform personal hygiene health education during menstruation, adolescents gain new understanding and are able to apply personal hygiene correctly during menstruation.
Sosialisasi Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) Pada Petani di Desa Songkar Moyo Utara Rafi'ah; Iga Maliga; Ana Lestari
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Radisi Vol 2 No 1 (2022): April
Publisher : Yayasan Kajian Riset dan Pengembangan RADISI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55266/pkmradisi.v2i1.96

Abstract

Working as a farmer is a profession that has many risks with various kinds of dangers. One way that farmers can protect themselves from these potential hazards is to use Personal Protective Equipment (PPE). This community service aimed to increase farmers about the importance of using PPE when working. The method of community service was counselling through lectures and discussions conducted on farmers. This socialization activity was carried out in June 2021 by involving 20 farmers. The result showed that the level of knowledge of farmers about the use of PPE when working was still low, with a percentage of 15%. This service activity was hoped to increase the knowledge and awareness of farmers about the importance of using PPE when carrying out agricultural activities to prevent work consequences and work accidents.
ANALISIS PERBEDAAN BERAT BADAN ANAK PENDERITA STUNTING DENGAN METODE PENDAMPINGAN POLA ASUH MAKAN DI DESA KUKIN SUMBAWA R Rafi’ah; M Mastila; Iga Maliga
Jurnal Riset Kajian Teknologi dan Lingkungan Vol. 3 No. 2 (2020): Jurnal Riset Kajian Teknologi dan Lingkungan
Publisher : LPPM Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/jrktl.v3i2.308

Abstract

Stunting merupakan kondisi kegagalan pertumbuhan yang diakibatkan oleh asupan makanan yang tidak mecukupi dalamwaktu yang lama. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis perbedaan berat badan anak penderita stunting dengan metodependampingan pola asuh makan di desa Kukin, Kabupaten Sumbawa. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatifdengan jenis penelitian pre experimental dengan menggunakan pendekatan desain penelitian One-Group Pretest-PosttestDesign. Teknik sampling yang digunakan adalah total sampling pada 21 anak usia 1-5 tahun yang menderita stunting.Analisis data dalam penelitian ini menggunakan Uji SPSS versi 16.0 dengan analisis Uji T-test One Sample, Uji N GainScore dan regresi linier. Hasil penelitian menunjukkan dari hasil uji T dengan (Nilai signifikansi 0,000 < 0,05) Nilai IK95% adalah antara 10,26 sampai 12,32. Berdasarkan hasil analisis karena nilai Probabilitas < 0,05 dengan hasil uji N GainScore 58,20% dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan bermakna antara barat badan awal dan berat badan akhir pada anakpenderita stunting di Desa Kukin. Hasil uji regresi menunjukkan bahwa hasil berat badan t-hitung 22,869 ? t-tabel 2,08596,maka dapat disimpulkan bahwa adanya pengaruh metode pendampingan pola asuh makan dengan perubahan berat badan.Oleh karena itu, pola asuh makan dan promosi kesehatan tentang stunting pada ibu untuk meningkatkan status gizi danmencegah stunting pada anak.Kata Kunci: Berat Badan, Metod
Edukasi Cuci Tangan Pakai Sabun Sebagai Upaya Peningkatan Kualitas Kesehatan di Lingkungan SD Negeri Ai Limung Ana Lestari; Luh Putu Sri Yuliastuti; Iga Maliga; Rafiah Rafiah; Asri Reni Handayani; Herni Hasifah; Nur Arifatus Sholihah
Jurnal Nusantara Berbakti Vol. 2 No. 1 (2024): Januari : Jurnal Nusantara Berbakti
Publisher : Universitas Kristen Indonesia Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59024/jnb.v2i1.292

Abstract

School-aged children have a habit of paying less attention to hand washing behavior, especially in the school environment. Although simple and effective, promoting hand washing for disease prevention is still a challenge. The habit of washing hands with soap is still a global concern because people still forget the habit of washing their hands. The focus of the activity is school-aged children who will become "Agents of Change" in the future. This activity was attended by students aged 7-12 years who attended Ai Limung State Elementary School and totaled 54 children. After following this counseling, it is hoped that students will always be able to maintain cleanliness, especially hand hygiene by diligently washing their hands with soap to prevent them from infectious diseases. The level of knowledge of the students after this counseling increased, this can be seen from their fluency in practicing how to wash their hands with soap and answering the questions given properly and correctly. It is hoped that this activity can increase knowledge and increase awareness of Ai Limung State Elementary School students about how important it is to wash your hands with soap to always maintain cleanliness to avoid germs
Penyuluhan Kesiapan Menghadapi Menarche Guna Mengurangi Kecemasan Pada Anak SD Ana Lestari; Iga Maliga; Rafi’ah Rafi’ah; Asri Reni Handayani; Herni Hasifah; Nur Arifatus Sholihah
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 4 No. 2 (2024): April-Juni 2024
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jai.v4i2.769

Abstract

Menstruasi yang pertama kali terjadi pada remaja putri di sebut dengan Menarche. Remaja putri yang mengalami menarche akan merasa gelisah, bingung dan tidak nyaman. Ketidakstabilan psikologis, emosi, dan rendahnya pengetahuan siswi Sekolah Dasar menjadikan siswi cemas, takut dan tidak mengerti apa yang harus mereka lakukan ketika mengalami menstruasi tersebut, tetapi mau tidak mau siswi tersebut harus siap menerima kondisi ini, oleh karena itu persiapan menjelang menstruasi penting untuk dipelajari untuk kesiapan jika menstruasi terjadi secara tiba-tiba. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan siswi Sekolah Dasar tentang Menarche. Penyuluhan ini dilakukan di SD Negeri Pungkit, Kecamatan Moyo Utara dengan jumlah peserta 27 siswi kelas V dan VI, pada tanggal 09 Juli 2024. Hasil yang diperoleh menunjukkan perubahan pengetahuan setelah mendapat penyuluhan kesehatan. Dapat disimpulkan bahwa edukasi kesehatan tentang Menarche efektif dalam meningkatkan pengetahuan siswi untuk meningkatkan persiapan mereka sebelum menstruasi, kurangnya pengetahuan menyebabkan siswi tidak siap dalam menghadapi menarche. Peneliti menyarankan guru bekerja sama dengan Puskesmas untuk melakukan Pendidikan kesehatan secara teratur tentang menstruasi sehingga Siswi akan siap ketika mendapatkan menstruasi untuk pertama kalinya.