Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : VISIKES

KLASIFIKASI TINGKAT KERENTANAN MALARIA PADA SUATU WILAYAH MENGGUNAKAN NAÏVE BAYES DATA MINING Aries Setiawan; Adi Prihandono
VISIKES: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 18, No 1 (2019): VISIKES
Publisher : Dian Nuswantoro Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (246.994 KB) | DOI: 10.33633/visikes.v18i1.2426

Abstract

The number of people affected by malaria often increases along with climatechange which encourages the growth of vectors (vector borne disease) as anobject that transmits the disease. The quality of the body's low condition will bevulnerable resulting in the spread of diseases transmitted by insects and animals.Global commitment regarding malaria elimination which began in 2007 wasbased on the high infant, under-five and pregnant mortality rates. One thing thatneeds to be done is the need for a classification of the vulnerability level of eachregion against malaria from the quantitative data that has been obtained so that itwill provide more emphasis on malaria, especially in areas with higher levels ofvulnerability. Calculation of the classification of the vulnerability level of the regionagainst malaria using Naive Bayes was able to produce an accuracy value of93.75%.Keywords: Classification, Vulnerability, Malaria, Naïve Bayes
Simple Additive Weighting untuk Penentuan Peringkat Wilayah Penanganan Stunting Pada Balita Aries Setiawan
VISIKES: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 18, No 2 (2019): VISIKES
Publisher : Dian Nuswantoro Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33633/visikes.v18i2.2766

Abstract

Awal dari generasi penunjang kemajuan bangsa adalah generasi yang sehat dan kreatif. Generasi sehat dimulai dari pemenuhan kesehatan sejak kecil. Anak yang terlepas dari pemenuhan gizi yang cukup akan berakibat pada keadaan kurang gizi dan stunting (pendek). Menurut WHO, Indonesia masuk dalam peringkat ketiga teratas pada wilayah AsiaTenggara dengan nilai 36,4%.  Penentuan peringkat penanganan stunting pada seluruh wilayah di Indonesia merupakan. langkah awal penanganan kasus ini. Salah satu metode yang diperlukan dalam proses ini adalah simple additive weighting (SAW), dengan perhitungan bobot dari beberapa kriteria. Data alternatif yang digunakan dengan mengambil data 11 kota atau kabupaten  yang ada di wilayah Jawa Tengah. Hasil akurasi yang diperoleh dari  perhitungan dengan metode ini 0.82% sehingga dapat dijadikan alternatif untuk proses penentuan peringkat wilayah penanganan stuntingÂ