Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

Usulan Metode Intelligent Ahp Dan Penerapannya Pada Klasifikasi Iris Flower Rachmat Fahmi Aziz; Mahmud Imrona; Dawam Dwi Jatmiko Suwawi
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AHP merupakan sebuah metode pengambilan keputusan menggunakan banyak kriteria yang ditemukan oleh Thomas L. Saaty pada tahun 1980. Teknik metode AHP adalah menguraikan masalah menjadi beberapa kriteria dan alternatif, metode ini telah banyak digunakan dalam penyelesaian masalah pengambilan keputusan selama 27 tahun terakhir dan dilakukan dalam berbagai bidang. Namun dalam memberikan bobot kriteria AHP masih dilakukan secara manual. Pemberian bobot / weight secara manual ini masih menjadi masalah utama dalam metode AHP, selain tidak efektif dalam waktu, pembobotan juga dilakukan secara subjektif sehingga user harus menerkanerka sampai didapat pembobotan yang baik dengan nilai CR ≤ 10%. Apabila penghitungan dan pemberian bobot setiap kriteria dilakukan secara manual, maka akan membutuhkan waktu yang sangat lama, sehingga dibutuhkan solusi bernama Intelligent AHP yang bisa melakukan penghitungan dan pemberian bobot setiap kriteria secara intelligent. Studi kasus yang digunakan adalah klasifikasi iris flower karena mempunyai 4 kriteria yang tepat untuk digunakan dalam klasifikasi menggunakan AHP. Pada penelitian ini didapatkan sebuah algoritma untuk membangkitkan matriks perbandingan berpasangan kriteria, melakukan normalisasi dan menyimpan setiap vektor konsisten yang menghasilkan CR<=9% secara intelligent. Kinerja metode Intelligent AHP dalam mengklasifikasikan iris flower diukur dengan menghitung ERROR yang dihasilkan. Hasil ERROR terkecil didapat sebesar 5.556% sehingga pengklasifikasian iris flower dapat dilakukan. Kata kunci : AHP, Intelligent AHP, iris flower
Analisis Keterhubungan Dimensi Information Quality Dan Dampak Individu Terhadap Efektivitas E-learning Pada E-learning Telkom University (idea) Abdillah Fadly; Angelina Prima Kurniawati; Dawam Dwi Jatmiko Suwawi
eProceedings of Engineering Vol 3, No 1 (2016): April, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan yang terjadi antara information quality dan dampak individu terhadap efektifitas belajar di e-learning Telkom University. Information quality adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan kualitas konten dari suatu sistem informasi. Sedangkan dampak individu adalah efek dari suatu aplikasi terhadap perilaku penggunanya. efektivitas e-learning dapat diartikan sebagai kondisi terpenuhinya tujuan pembuatan e-learning dan kebutuhan pengguna e-learning. Ketiga variabel tersebut dilihat keterhubungannya menggunakan metode regresi linear berganda. Dari penelitian ini didapatkan hasil bahwa Information quality dan dampak individu terbukti secara signifikan berpengaruh terhadap efektifitas e-learning. Information Quality terhadap Efektifitas E-learning dengan nilai t hitung sebesar 1,909 sedangkan nilai t tabel 1,650. Hal ini berarti nilai t hitung > t tabel atau 1,909 > 1,650 dengan signifikansi 0,47 lebih kecil dari 0,05. Dampak Individu terhadap Efektifitas E-learning dengan nilai t hitung sebesar 6,961 dan nilai t tabel 1,650. Hal ini berarti nilai t hitung > t tabel atau 6,961 > 1,650 dengan signifikansi 0,000 lebih kecil dari 0,05. Kata Kunci: Information quality, Efektifitas E-learning, E-learning, Dampak Individu, Structural Equation Modeling(SEM)
Implementasi Dan Analisis Algoritma Clustering Expectation–maximization (em) Pada Data Tugas Akhir Universitas Telkom Ridoy Eka Dharma Sirait; Eko Darwiyanto; Dawam Dwi Jatmiko Suwawi
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Kebanyakan mesin pencari yang ada saat ini pada umumnya menampilkan dokumen hasil pencarian sesuai dengan urutan dokumen (document ranking) tanpa mengelompokkan atau mengkategorikan dokumen sesuai dengan kemiripan dokumen. Dengan jumlah dokumen yang cukup besar akan memberikan dampak negatif bagi pengguna, yaitu dibutuhkan waktu yang relatif lama untuk memilah -milah dokumen yang sesuai dengan kebutuhan pengguna. Untuk mempermudah pengguna dalam mencari informasi pada kumpulan dokumen yang cukup besar, salah satu solusinya adalah dengan cara mengelompokkan dokumen hasil pencarian sesuai dengan keyword yang diinputkan oleh pengguna. Dengan adanya pengelompokan dokumen hasil pencarian ini, maka pengguna tidak perlu membuka halaman terlalu banyak karena dokumen hasil pencarian telah dikelompokkan berdasarkan kemiripan dokumen-dokumen tersebut. Salah satu algoritma partitional yang dapat mengelompokkan dokumen yang belum berlabel adalah Expectation-Maximization, yaitu algoritma yang berfungsi untuk menemukan nilai estimasi Maximum Likelihood dari parameter dalam sebuah model probabilistik [2]. Ciri-ciri dari algoritma ini adalah dapat mengelompokkan dokumen yang belum berlabel atau unlabeled data dan juga hasil pengelompokannya akan selalu convergence. Dari hasil percobaan didapatkan kesimpulan bahwa algoritma EM dapat mengelompokkan dokumen hasil pencarian, hal ini dapat membantu pengguna untuk mencari dokumen yang diharapkan. Akurasi tertinggi mencapai 70% dan terendah 32.58%. Penambahan algoritma stemming Arifin Setiono mampu meningkatkan performansi algoritma EM hingga 10%. Kata Kunci: Clustering, Expectation-Maximization, Unsupervised, Stemming.
Rekomendasi User Interface Untuk Aplikasi Mobile Seleksi Mahasiswa Baru (smb) Telkom Menggunakan Metode Goal Directed Design I Nyoman Denis Okta Wijayanto; Mira Kania Sabariah; Dawam Dwi Jatmiko Suwawi
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Aplikasi mobile seleksi mahasiswa baru (SMB) Telkom merupakan aplikasi yang mempermudah calon mahasiswa baru untuk mendapatkan informasi berkaitan dengan seleksi mahasiswa baru. Aplikasi mobile ini dikelola oleh bagian SMB (Seleksi Mahasiswa Baru) Telkom University. Namun pada aplikasi ini masih terdapat beberapa kelemahan, sehingga belum dapat memenuhi semua tujuan user (orang tua siswa, siswa dan masyarakat umum). User interface merupakan salah satu dari permasalahan yang menyebabkan user masih kesulitan saat menggunakan aplikasi ini. Padahal user interface seharusnya mempermudah user dalam mencapai tujuannya saat menggunakan aplikasi. Penelitian ini menggunakan goal directed design (GDD) untuk membuat sebuah rancangan user interface baru yang dapat mendukung user untuk menggunakan aplikasi SMB Telkom karena goal directed design berfokus kepada tujuan dan kebutuhan user serta menerjemahkannya ke dalam bentuk interface. Kemudian akan dilakukan perbandingan dengan menggunakan usability testing antara desain saat ini dengan desain yang menggunakan metode GDD, sehingga dapat diketahui desain mana yang lebih mudah digunakan oleh user untuk mencapai tujuannya. Kata kunci : aplikasi SMB, Aplikasi mobile, interface, Goal Directed Design (GDD), Usability Testing, Perbandingan, desain rekomendasi.
Evaluasi E-Learning Menggunakan Value Model ( Studi Kasus : Pembelajaran Jarak Jauh Telkom University ) Hamdi Hamdi; Dana Sulistiyo Kusumo; Dawam Dwi Jatmiko Suwawi
eProceedings of Engineering Vol 2, No 1 (2015): April, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pesatnya kemajuan teknologi informasi memberi pengaruh pada perkembangan dibidang pendidikan salah satunya yaitu penerapan E-Learning. Universitas Telkom sebagai salah satu institusi pendidikan di Indonesia menyelenggarakan pembelajaran jarak jauh bertujuan untuk mempermudah akses pendidikan untuk mahasiswa magister. Akan tetapi belum tersedianya informasi mengenai kelebihan dan kekurangan e-learning tersebut menyebabkan sulitnya melakukan perbaikan pada kualitas e-learningi. Maka dari itu perlu dilakukan evaluasi untuk menentukan prioritas peningkatan dari e-learning Telkom University. Evaluasi akan menggunakan metodologi value model yang dikembangkan berdasarkan empat teori yaitu information system evaluation, technology acceptance model, information success model dan e service. Dimana value model ini terdiri dari 3 layer yaitu efisiensi, efektivitas dan dampak perilaku penguna dimasa depan. Metode ini digunakan untuk mengubah data evaluasi ke bentuk bisnis analisis. Ada sembilan langkah yang akan dilakukan antara lain menentukan value model, mengumpulkan data evaluasi pengguna, menghitung cronbach alpha, menghitung rata rata untuk dimensi dan sub dimensi, esitmasi regresi, analisis korelasi dari nilai dimensi, membuat high level value model, analisis korelasi dari nilai sub dimensi dan terakhir mengidentifikasi prioritas peningkatan. Hasil penelitian berupa analisis terhadap kelebihan dan kekurang pembelajaran jarak jauh Universitas Telkom selama ini serta analisis prioritas peningkatannya. Kata kunci : Evaluasi, Value Model, E Learning, PJJ Universitas Telkom
Implementasi Interactive And Collaborative Platform Pada Learning Management System Amanda Putri Septiani; Anisa Herdiani; Dawam Dwi Jatmiko Suwawi
eProceedings of Engineering Vol 4, No 1 (2017): April, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada pembelajaran tradisional yang umum digunakan memiliki beberapa kelemahan, salah satunya adalah keterbatasan siswa dalam menerima materi pembelajaran tambahan selain materi pokok yang didapatkan di kelas. Salah satu solusi dari permasalahan tersebut adalah penggunaan e-learning di sekolah. Pada umumnya, e-learning memuat komponen yang sudah dikenal dalam pembelajaran tradisional seperti grup diskusi, penyampaian ide dan akumulasi pengetahuan. Konten yang dimuat dalam e-learning pun disusun dengan penyesuaian kurikulum pada pembelajaran tradisional [1]. Jejaring sosial memungkinkan pengguna untuk melakukan penyelesaian masalah, membangun koneksi dengan lingkungan masyarakat dan pengetahuan yang berbeda serta berinteraksi dan berkolaborasi dengan pengguna lainnya sehingga penulis membangun sistem e-learning dengan Interactive and Colaborative Platform. Platform interaktif dan kolaboratif menjadi salah satu platform e-learning yang dirancang agar pembelajaran online tidak hanya dapat menggabungkan proses kognitif dan konstruktif namun juga proses sosial sehingga siswa lebih aktif dalam pembelajaran dan mendukung interaksi kelompok dengan lebih baik lagi [2]. Konsep e-learning dengan platform yang interaktif dan kolaboratif seperti yang dimiliki oleh jejaring sosial dan fitur-fiturnya seperti news feed, chat box, fitur like dan komentar mampu memberikan peningkatan pada tingkat kepuasan pengguna e-learning dari segi antarmuka sistem, komunitas belajar, ketersediaan konten dan personalisasi website yang dinilai dengan menggunakan evaluasi E-Learner Satisfaction. Kata Kunci: Interactive and Colaborative Platform, Learning Management System, e-learning, E-Learner Satisfaction.
Perencanaan Strategis Sistem Informasi Rumah Sakit Dengan Metode Ward And Peppard Serta Implementasi Prototype Modul Rawat Jalan Pada Rumah Sakit Khusus Ibu Dan Anak (rskia) Kota Bandung Anna Meutia; Eko Darwiyanto; Dawam Dwi Jatmiko Suwawi
eProceedings of Engineering Vol 3, No 1 (2016): April, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Instalasi SIMRS (Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit) merupakan unit kerja di Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSKIA) Kota Bandung yang menangani bidang Sistem Informasi dan Teknologi Informasi (SI/TI) yang dimanfaatkan oleh rumah sakit. Sampai saat ini Instalasi SIMRS RSKIA telah menerapkan pengembangan beberapa SI/TI yang membantu jalannya proses bisnis rumah sakit. Penelitian ini bermaksud untuk mengevaluasi penerapan SI/TI tersebut terhadap berbagai aspek yang terdapat pada internal dan eksternal RSKIA menggunakan metode Ward and Peppard. Penelitian dimulai dengan pengumpulan data dengan wawancara dan studi dokumen rumah sakit, selanjutnya dilakukan analisis pada empat aspek analisis Ward and Peppard dengan menggunakan tool analisis SWOT(Strength, Weakness, Opportunty and Threat), Value Chain dan Mc Farlan Grid. Hasil akhir dari analisis di atas berupa rencana strategis sistem informasi RSKIA yang tertulis dalam suatu dokumen perencanaan strategis sistem informasi (PSSI) yang berisi rekomendasi terkait strategi SI, strategi TI, dan strategi manajemen SDM. Langkah akhir dari penelitian adalah pengujian dokumen PSSI. Pengujian dokumen dilakukan dengan menggunakan Enterprise Architecture Score Card (EASC). Berdasarkan hasil pengujian dengan EASC diperoleh score rata-rata 88,57% yang mengindikasikan bahwa dokumen PSSI yang dihasilkan layak untuk diimplementasikan pada RSKIA Kota Bandung. Kata Kunci : perencanaan strategis sistem informasi, sistem informasi rumah sakit, metode Ward and Peppard, RSKIA Kota Bandung
Pengukuran Usability I-Caring Berbasis Iso 9241-11 Dengan Menggunakan Partial Least Square (PLS) Shindy Alfidella; Dana Sulistiyo Kusumo; Dawam Dwi Jatmiko Suwawi
eProceedings of Engineering Vol 2, No 1 (2015): April, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembuatan suatu website harus dilakukan dengan memperhatikan factor kemudahan penggunaan (usability). Usability website pernting untuk diperhatikan agar pengguna yang mengunjungi atau mengakses website tersebut merasa mudah menggunakannya dan memperoleh informasi yang diperlukan sehingga berkemungkinan untuk terus mengakses website tersebut. Namun jika dilihat dari penggunaanya, salah satu website kampus Fakultas Teknik Telkom University yaitu i-Caring, pengguna tidak sering menggunakan i-Caring sehingga responden yang diwawancarai oleh penulis dapat dikatakan masih kurang aktif dalam menggunakan i-Caring. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis usability website i-Caring berdasarkan ISO 9241-11. Penelitian dilakukan dengan menggunakan kuesioner sebagai instrumen penelitian. Kuesioner penelitian yang disebar terdiri dari 25 pertanyaan yang dikelompokkan menjadi empat variabel berdasarkan ISO 9241-11 yaitu effectiveness, efficiency, satisfaction, dan usability. Setelah kuisioner disebar maka didapatkan hasil data lalu akan dianalisis menggunakan teknik PLS (Partial Least Square) dengan tool SmartPLS dan nantinya akan memberikan rekomendasi terhadap perbaikannya sesuai dengan metode saluta (scenario based architecture level usability analysis). Kata kunci: ISO 9241-11, Usability, PLS (Partial Least Square), smartPLS, I-Caring, dan saluta (scenario based architecture level usability analysis)
Evaluasi Tingkat Kesiapan Service Design Menggunakan It Infrastructure Library (itil) Versi 3 Pada Pt Fajar Mas Murni Bekasi (studi Kasus : Aplikasi As400). Shervita Amalia Putri; Eko Darwiyanto; Dawam Dwi Jatmiko Suwawi
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak PT Fajar Mas Murni sebagai pemasok utama berbagai jenis peralatan penting dan bahan yang digunakan untuk mendukung pembangunan di hampir semua sektor perekonomian Indonesia menggunakan aplikasi AS400 dalam menunjang seluruh proses bisnisnya. Namun belum dilakukan evaluasi menggunakan standarisasi terhadap pengelolaan AS400. Agar permasalahan tersebut dapat diselesaikan, maka akan dilakukan pengukuran tingkat kesiapan Service Design. Untuk mengukur tingkat kesiapan Service Design, dalam penelitian ini digunakan kerangka kerja IT Infrastructure Library (ITIL) versi 3. Hasil penilaian rata-rata tingkat kesiapan Service Design berdasarkan tiga area penilaian, yaitu proses, orang, dan teknologi berada pada level 4,17 atau managed. Kata kunci : IT Infrastructure Library(ITIL), Service Design, Tingkat Kesiapan
Audit Tata Kelola E-learning Universitas Terbuka Pada Domain Operasi Pelayanan Berdasarkan Itil V.3 Demsy Setiawan; Kusuma Ayu Laksitowening; Dawam Dwi Jatmiko Suwawi
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Universitas Terbuka merupakan perguruan tinggi negeri yang mengedepankan pembelajaran jarak jauh dalam visinya. E-learning merupakan salah satu bentuk perwujudan dari visi Universitas Terbuka untuk melaksanakan sistem pembelajaran jarak jauh melalui Teknologi Informasi (TI). Saat ini Universitas Terbuka sudah mendapatkan standar dalam pengelolaan organisasi (Quality Management System) melalui International Organization of Standardization 9001 (ISO9001) dan standar persiapan dalam melakukan sistem pembelajaran jarak jauh melalui International Council for Open and Education(ICDE), namun di sisi lain, E-learning Universitas Terbuka dipandang membutuhkan standar yang bisa memberi panduan dalam pengelolaan layanan (service) TImelalui E- learning setiap harinya. Jumlah mahasiswa Universitas Terbuka yang mencapai enam ratus ribu makin menuntut pelayananyang setiap hari semakin baik. Dengan alasan diatas, makaInformation Technology Infrastructure Library version 3 (ITIL v.3) dapat menjadi panduan yang tepat karena memiliki kumpulan best practice dalam mengelola layanan melalui TI. Penelitian dilakukan untuk menghasilkan saran perbaikan untuk organisasi dari tingkat kematangan yang ditunjukkan oleh pelayanan melalui E-learning dan dokumen petunjukpelaksanaanaudit tata kelola pada domainOperasi Pelayanan (service operation) berdasarkan Information Technology Infrastructure Library (ITIL) v.3. Sedangkan dalam penelitian kali ini, yang diaudit adalah E-learning Universitas Terbuka. Alasan pemilihan standar ITIL v.3 adalah karena merupakan standar berbasis pelayanan, sehingga lebih cocok diterapkan dibandingkan standar yang lain. Domain yang dipilih yaitu service operation (operasi pelayanan) dari 5 domain yang dimiliki ITIL karena service operation adalah domain yang paling intim menyentuh hubungan penyedia layanan dengan user. Selain itudomain service strategy, service design, dan service transition sebagian besar sudah tercakup dalam standar sebelumnya yang dimiliki oleh Universitas Terbuka yaitu ISO9001 dan ICDE. Analisis dimulai dengan pengumpulan data melalui interview, observasi, dan kuesioner berupa form self-assessmentyang ditujukan kepada manajemen E-learning Universitas Terbuka dengan fokus penelitian pada domain service operationITIL v.3. Melalui pengumpulan data tersebut kemudian akan dipetakan tingkat kematangan dari pelayanan melalui e-learning pada Universitas Terbuka, dan dihasilkan dokumen petunjuk pelaksanaan audit tata kelola pada domain Operasi Pelayanan. Hasil dari tugas akhir ini adalah E-learning universitas Terbuka memiliki tingkat kematangan implementasi ITIL v.3 pada domain Operasi Pelayanan sebesar 2.91, kemudian ITIL diberikan saran perbaikan bagi pelayanan rutin harian yang dimiliki dan dokumen petunjuk pelaksanaanaudit tata kelola pada domain Operasi Pelayanan untuk digunakan manajemen Universitas Terbuka di masa mendatang. Kata Kunci: itil v.3, service operation, e-learning governance, Universitas Terbuka