Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Pelatihan Editing Video dan Youtube sebagai bagian dari Literasi Digital bagi Siswa SMA Mardisiswa Semarang Yani Parti Astuti; Egia Rosi Subhiyakto; Liya Umaroh; Danang Wahyu Utomo
ABDIMASKU : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 6, No 1 (2023): Januari 2023
Publisher : LPPM UNIVERSITAS DIAN NUSWANTORO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33633/ja.v6i1.934

Abstract

Pada era pandemic saat ini, hampir semua kegiatan dilakukan secara online. Dengan adanya kegiatan online, maka peranan media sosial menjadi tinggi. Begitu halnya dengan youtube. Youtube adalah medsos yang tidak asing dari pendengaran kita. Bahkan apapun yang ingin diketahui, tidak sedikit orang yang langsung mencarinya melalui youtube. Youtube sangat dikenal baik dari kalangan anak – anak sampai kakek nenek. Penggunaan youtube yang sangat luar biasa ini, menandakan bahwa perkembangan di dunia teknologi sangatlah pesat. Namun harus selalu diwaspadai bahwa perkembangan teknologi juga berpengaruh pada perkembangan psikologi anak. Dengan adanya dampak teknologi ini, maka perlu adanya literasi yang sudah sudah menjadi bagian dari kehidupan dan perkembangan manusia. Literasi yang dikaitkan dengan teknologi saat ini dikenal dengan Literasi Digital. Literasi digital dapat membuat individu bisa berpartisipasi pada era yang modern saat ini. Literasi digital juga bisa menciptakan sebuah tatanan masyarakat dengan pola pikir dan pandangan yang kritis-kreatif, sehingga mereka tidak akan mudah tertipu yang berbasis digital seperti halnya masyarakat yang telah menjadi korban informasi hoaks. Dengan melihat hal tersebut di atas, maka diperlukan suatu wawasan kepada anak – anak muda tentang pentingnya literasi digital pada era teknologi saat ini. Literasi digital perlu diberikan kepada anak – anak remaja. Dalam hal ini sasaran yang akan diambil adalah siswa SMA. Literasi digital yang diberikan berkaitan dengan youtube, karena diharapkan siswa bisa mengoptimalkan pemakaian youtube. Sehingga siswa harus didampingi dan diberi pelatihan bagaimana memfilter informasi – informasi yang didapatkan dari youtube. Untuk itu, diharapkan siswa tidak hanya sebagai pengguna pasif, tapi harus bisa menjadi pengguna aktif. Sehingga siswa diberi pelatihan tentang bagaimana membuat akun youtube, bagaimana membuat youtube dengan baik dan sesuai aturan, dan juga bagaimana mengunggah video agar menjadi lebih menarik.
Linguistic Landscapes and Communication Strategies to Promote Cultural Heritage Tourism Liya Umaroh; Mukaromah Mukaromah
INTERACTION: Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 10 No 1 (2023): INTERACTION: Jurnal Pendidikan Bahasa
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah (UNIMUDA) Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/jurnalpendidikanbahasa.v10i1.3757

Abstract

The goal of this research is describing the relationship between language landscapes and communication strategies to promote cultural heritage tourism. To analyze the data a research method was selected using descriptive qualitative with collecting data through dept interview, observation, and photographing. Meanwhile Linguistic landscapes uses as the object of this research and the result shows that lingustic landscapes and communication strategies can be intertwined to promote cultural heritage tourism.
Incorporating AI Tool Along with Traditional Method for Speaking Assessment Liya Umaroh; Mukaromah Mukaromah; Muhammad Naufal; Ardiawan Bagus Harisa
INTERACTION: Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 10 No 2 (2023): INTERACTION: Jurnal Pendidikan Bahasa
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah (UNIMUDA) Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/jurnalpendidikanbahasa.v10i2.4894

Abstract

This work focused on incorporating AI tool with traditional method for speaking assessment. The descriptive qualitative has been implemented to complete this research. Problem encountered during English pronunciation was failing to distinguish between short vowel and long vowel. By employing traditional and AI tool, students got numerous benefits. They may enjoy learning with the flexibility of time and they also can engage face to face interaction while using traditional method furthermore, it is essential to acknowledge AI tool with the limitation and drawbacks. AI tool do not give the same stage of personal interconnection and on-going response as a human facilitator.