Dilem Wilis mempunyai potensi alam berupa pohon bambu yang melimpah. Rebung bambu kaya akan serat pangan dan juga mengandung protein dan mineral. Rebung juga termasuk sayuran yang rendah lemak sehingga baik untuk dikonsumsi dan bermanfaat bagi kesehatan. Namun, potensi ini belum dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat. Pelatihan pengolahan abon rebung bambu dilakukan sebagai upaya pemberdayaan masyarakat melalui pemanfaatan bahan pangan lokal supaya bernilai ekonomi tinggi. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan mitra dalam pengolahan abon rebung aneka rasa. Metode pelatihan dilaksanakan dalam dua tahapan utama yaitu 1) pelatihan teknis pembuatan abon rebung aneka rasa dan 2) demonstrasi pengemasan dan strategi pemasaran. Pelatihan teknis pembuatan abon memberikan informasi bagaimana cara memilih, mengolah, dan menghasilkan abon rebung bambu dengan cita rasa berkualitas dan inovasi varian rasa sesuai tren pasar. Selanjutnya dilakukan demonstrasi pengemasan dan strategi pemasaran, baik tradisional maupun digital. Evaluasi dilakukan menggunakan nilai pretest dan posttest. Hasil pelatihan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan, dengan rata-rata nilai pretest 56,67 meningkat menjadi 69,33. Kesimpulannya, kegiatan ini efektif dalam meningkatkan pengetahuan mitra dam dapat menjadi langkah awal pembentukan usaha kecil menengah berbasis pangan lokal.