Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Sewagati

Pemanfaatan Mesin Dehidrator Berbasis Mikrokontroler untuk Mengurangi Kadar Air Madu di Desa Kauman, Tulungagung Latifah Nurahmi; Dinny Harnany; M. Khoirul Effendi; Arif Wahjudi; I Made Londen Batan; Suhardjono; Sampurno; Fahmi Mubarok
Sewagati Vol 7 No 3 (2023)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (6900.621 KB) | DOI: 10.12962/j26139960.v7i3.512

Abstract

Desa Kauman, Tulungagung, termasuk daerah penghasil madu di Jawa Timur. Namun, para peternak madu masih banyak mengalami kendala dalam mengurangi kadar air dalam madu karena masih menggunakan metode konvensional. Tim Pengabdi ITS bersama dengan mitra UMKM Madu AG bekerja sama merancang mesin dehydrator madu. Kemudian, mesin tersebut diberikan kepada peternak lebah di Desa Kauman. Hal ini bertujuan agar para peternak dapat memanfaatkan mesin dehydrator madu untuk meningkatkan produktivitas produk madu. Syarat madu yang baik harus memilik kadar air tidak lebih dari 22%. Mesin dehydrator madu yang dirancang dalam kegiatan ini mampu mengurangi kadar air hingga 10% dari kadar air dari sebelumnya. Hal ini diharapkan dapat membantu peternak lebah untuk menghasilkan madu dengan kualitas yang lebih baik.
Sinergi Akademisi dan Petani: Implementasi Teknologi Diesel Dual Fuel (DDF) Untuk Pertanian Ramah Lingkungan Di Desa Wanar Effendi, Mohammad Khoirul; Suryo, Is Bunyamin; Izzudin, Maulana Yusuf; Batan, I Made Londen; Suhardjono, Suhardjono; Sampurno, Sampurno; Wahjudi, Arif
Sewagati Vol 9 No 6 (2025)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v9i6.9075

Abstract

Laju perkembangan Produk Domestik Bruto (PDB) sektor pertanian di Indonesia mengalami kenaikan signifikan dari 3.7 % di tahun 2021, menjadi 5.08% di tahun 2024. Beberapa faktor yang menyebabkan menurunya kontribusi sektor pertanian ini antara lain: produktivitas yang rendah karena kurangnya penggunan alat mesin pertanian (alsintan) yang lebih modern, keterbatasan akses modal dan kredit, dan masih kurang meratanya distribusi solar bersubsidi untuk mengoperasikan alsintan. Solar bersubsidi ini sangat penting untuk petani karena jika mesin pertanian berhenti beroperasi, maka akan menurunkan produksi pertanian. Salah satu solusi yang bisa diterapkan untuk mengatasi kelangkaan solar bersubsidi di sektor pertanian adalah dengan menggunakan teknologi Diesel Dual Fuel (DDF). Penggunaan DDF pada mesin diesel ini memungkinkan mesin diesel tersebut bisa menggunakan dua jenis bahan bakar (cair dan gas) secara bersamaan. Keuntungan penggunaan mesin diesel dual fuel pada mesin pertanian ini adalah sebagai berikut: untuk menurunkan biaya operasional kendaraan karena harga bahan bakar gas lebih murah, menjaga performa mesin diesel tetap optimal, menurunkan emisi gas buang kendaraan diesel saat dioperasionalkan (misal CO2, NOx dan partikel karbon).