Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Enhancing Mediation Skills: Islamic Inheritance Law Training to Prevent Disputes among Yala’s Muslim Minority in Thailand Suyono, Hadi; Rifan, Akhmad Arif; Nugroho, Rahmat Muhajir; Hile, Abdul Hafiz
Borobudur Journal on Legal Services Vol 6 No 1 (2025): Issue in Progress
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/bjls.v6i1.13606

Abstract

This International Community Service program was initiated to address the early signs of inheritance disputes among the Muslim minority community in Yala, Thailand. The initiative aimed to enhance mediation skills through structured training in Islamic inheritance law (faraid) as a preventive strategy to reduce potential familial conflicts during the inheritance distribution process. The program employed a blended learning approach consisting of both online and offline training. The online sessions delivered foundational knowledge on Islamic inheritance principles, mediation techniques, and conflict early warning systems. The offline sessions emphasized the practical application of these materials through case analysis and role-playing exercises. Community leaders, including mosque imams and school teachers, were selected as primary participants based on their strategic roles as mediators within the local dispute resolution culture. The effectiveness of the training was evaluated using a pre-test and post-test design involving a validated mediation skills scale. The results demonstrated a statistically significant improvement in participants’ mediation competencies (t(19) = 6.413, p < 0.001), confirming the positive impact of the training intervention. Qualitative feedback further revealed improvements in participants’ empathy, neutrality, problem-solving ability, and confidence in handling inheritance disputes. Overall, the program has proven to be an effective legal empowerment initiative, contributing not only to conflict prevention but also to strengthening social harmony and resilience among a vulnerable minority group. The outcomes highlight the importance of integrating religious legal knowledge with mediation skills to support peaceful dispute resolution in culturally sensitive contexts.
Penguatan Kompetensi Jurnalistik Dan Tata Kelola Majalah Dakwah Al-Fajr di PCM Umbulharjo Vera Yuli Erviana; Tri Wahyuni Sukesi; Prayudha; Hadi Suyono
Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Vol. 4 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jerumi.v4i1.8801

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Pimpinan Cabang Muhammadiyah Umbulharjo untuk memperkuat literasi dakwah melalui pengembangan media jurnalistik Islami. Permasalahan mitra meliputi keterbatasan kemampuan jurnalistik dasar, teknik wawancara dan penulisan berita, pengelolaan redaksi majalah Al-Fajr yang belum optimal, serta minimnya strategi publikasi digital. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kompetensi jurnalistik pengurus PCM, Angkatan Muda Muhammadiyah, dan pengelola AUM melalui pelatihan dan pendampingan berbasis praktik. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui workshop, simulasi wawancara, praktik penulisan berita, pendampingan redaksi, dan evaluasi kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kemampuan penulisan berita, wawancara, serta pengelolaan redaksi dan publikasi digital. Program ini juga menghasilkan struktur redaksi yang lebih sistematis dan memperkuat budaya literasi dakwah yang kreatif dan berkelanjutan.
Self-Confidence and Psychological Well-Being on Employability of Vocational High School Students Dinda Khairunnisa; Herlina Siwi Widiana; Hadi Suyono
Psikostudia : Jurnal Psikologi Vol 11, No 1 (2022): Psikostudia : Jurnal Psikologi
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikostudia.v11i1.6602

Abstract

This study aims to empirically examine the effect of self-confidence, psychological well-being on employability of vocational students. The subjects in this study were students of SMK Negeri 2 Langsa City (N=42). The sampling technique used cluster random sampling. This study uses a quantitative method with employability, self-confidence, and psychological well-being scales as a data collection tool. The research data were analyzed using multiple regression analysis techniques with the help of SPSS version 25.0 for windows. Based on the analysis process, the results showed that the major hypothesis was accepted, namely that there was a very significant influence on self-confidence and psychological well-being on employability. The analysis on the minor hypothesis is also accepted, namely that there is a significant effect on self-confidence on employability and there is a very significant effect on psychological well-being on employability. This finding shows that self-confidence and psychological well-being have a contribution in influencing employability of students at SMK Negeri 2 Langsa City, and psychological well-being is the most dominant factor in influencing employability Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris pengaruh kepercayaan diri, psychological well-being terhadap employability pada siswa SMK. Subjek dalam penelitian ini ialah siswa SMK Negeri 2 Kota Langsa (N=42). Teknik pengambilan sampel  menggunakan cluster random sampling. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan skala employability, kepercayaan diri, dan psychological well-being sebagai alat pengumpulan data. Data penelitian dianalisis menggunakan teknik analisis regresi berganda dengan bantuan program SPSS versi 25.0 for windows. Berdasarkan proses analisis, diperoleh hasil yang menunjukkan hipotesis mayor diterima, yaitu terdapat pengaruh yang sangat signifikan pada kepercayaan diri dan psychological well-being terhadap employability. Analisis pada hipotesis minor juga diterima, yaitu terdapat pengaruh yang signifikan pada kepercayaan diri terhadap employability dan terdapat pengaruh yang sangat signifikan pada psychological well-being terhadap employability. Temuan ini menunjukkan bahwa kepercayaan diri dan psychological well-being memiliki kontribusi dalam memengaruhi employability pada siswa SMK Negeri 2 Kota Langsa, dan psychological well-being menjadi faktor yang paling dominan dalam memengaruhi employability.
Peran Guru Sebagai Educator Dalam Memberikan Pendidikan Seks di KB Mutiara Bangsa Yogyakarta Putri Cahyanti; Purwadi Purwadi; Hadi Suyono
Literasi: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 12 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/literasi.2021.12(2).77-84

Abstract

Peran guru sebagai educator yang kurang maksimal dalam memberikan pendidikan seks pada anak usia dini dapat mempengaruhi perkembangan kepribadian anak. Pendidikan seks merupakan upaya memberikan pengetahuan tentang perubahan biologis, psikologis, psikososial sebagai akibat pertumbuhan dan perkembangan manusia, khususnya pada anak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran guru sebagai educator dalam memberikan pendidikan seks pada anak usia dini di KB Mutiara Bangsa Yogyakarta.Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik purposive sampling yang berfokus pada peran guru sebagai educator dalam memberikan pendidikan seks pada anak usia dini di sekolah. Pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan menggunakan analisis model Milles and Huberman. Hasil penelitian yaitu: 1) Mengembangkan kepribadian. Guru belum sepenuhnya dapat menanamkan karakter atau kepribadian yang kuat bagi anak dalam pemahaman seks di kesehariannya. 2) Membimbing. Guru dalam memberikan pembelajaran hanya mengacu pada modul atau booklet. 3) Membina budi pekerti. Cara guru dan pihak sekolah dalam merespon permasalahan yang dialami anak sudah melibatkan orangtua selaku wali murid. 4) Memberikan pengarahan. Masih minimnya pemahaman dan informasi pada guru dalam hal pendidikan seks untuk anak usia dini.Kata kunci: Peran guru, Pendidikan seks anak usia dini