Haryo Tejo Bawono
Department of Philosophy, Parahyangan Catholic University, Bandung

Published : 61 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Film, Ruang, dan Waktu Bawono, Haryo Tejo
MELINTAS An International Journal of Philosophy and Religion (MIJPR) Vol. 41 No. 1 (2025)
Publisher : Faculty of Philosophy, Parahyangan Catholic University, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26593/mel.v41i1.127-137

Abstract

Dari genre dan subgenrenya, penonton sudah bisa menerka kurang lebih apa yang akan ditawarkan oleh Zemeckis dalam film terbarunya ini. Ini adalah film tentang proses kemenjadian (menjadi dewasa, menjadi bertumbuh, menjadi matang, dan seterusnya). Yang membedakannya dengan film lain dalam subgenre yang sama, Here tidak memberikan penekanan pada karakter-karakter yang terlibat di dalamnya. Konsekuensinya adalah cerita dan plot nya begitu cair dan berlubang. Orang akan kesulitan untuk melihat film ini sebagai sebuah keutuhan. Ditambah dengan penggunaan CGI yang kurang rapi, Here tampak menjadi sebuah potongan-potongan kata yang tidak tersusun dengan gramatika puitis atau analitik. Here tampak seperti sebuah eksperimen di dalam laboraturium visual. Sebagaimana eksperimen lainnya, ia bisa berhasil atau gagal. Dan Zemeckis – di usia senjanya – berhasil menghasilkan sebuah “absolute cinema”. Karya ini menjadi sesuatu yang ‘absolute’ pertama-tama karena keberaniannya mengeksplorasi cara lain untuk bersinema, bahkan ketika itu melanggar batas-batas sinematik yang disepakati secara umum.