Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENYULUHAN DAUN CINCAU SEBAGAI OBAT DIABETES MELLITUS PADA LANSIA DI POSYANDU LANSIA MANDIRI SENTOSA PEKON MATARAM PUSKESMAS GADINGREJO PRINGSEWU Dewi Chusniasih; Siti Nurul Alfiah; Chusairil Pasa
Jurnal Pengabdian Farmasi Malahayati (JPFM) Vol 2, No 1 (2019): Jurnal Pengabdian Farmasi Malahayati
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Obat tradisional adalah bahan atau ramuan bahan yang berupa bahan tumbuhan, bahan hewan, bahan mineral, sediaan sarian (galenik) atau campuran dari bahan tersebut, yang secara turun-temurun telah digunakan untuk pengobatan berdasarkan pengalaman. Tujuan penyuluhan ini untuk menambah pengetahuan mengenai obat tradisional daun cincau sebagai obat diabetes mellitus. Kegiatan penyuluhan dilakukan pada hari Jumat 05 April 2019 bertempat di posyandu lansia Pekon Mataram Kabupaten Pringsewu. Adapun hasil yang di dapat dari kegiatan ini adalah lansia dapat tambahan pengetahuan tentang obat tradisional dan lebih memahami tentang pentingnya penggunaan tanaman obat tradisional, dan lebih mengetahui manfaat dan cara penggunaan dari tanaman daun cincau sebagai obat diabetes mellitus.
PENGARUH EDUKASI TENTANG MENARCHE TERHADAP TINGKAT KECEMASAN DAN KESIAPAN MENGHADAPI MENARCHE PADA SISWI KELAS VI DI KABUPATEN SUKABUMI Siti Nurul Alfiah; Atik Ba’diah; Cipta Pramana
Jurnal Ilmu Kebidanan Vol 14 No 1 (2025): Al-Insyirah Midwifery: Jurnal Ilmu Kebidanan (Journal of Midwifery Sciences)
Publisher : Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35328/kebidanan.v14i1.2864

Abstract

Indonesia tahun 2018 terdapat 49,1% remaja usia 10-19 tahun yang mengalami kecemasan terhadap pubertas termasuk masalah menstruasi. Kecemasan yang tidak diatasi segera menimbulkan berbagai gangguan kesehatan yang dapat mengganggu aktivitas. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh edukasi tentang menarche terhadap tingkat kecemasan dan kesiapan menghadapi menarche pada siswi kelas VI di Kabupaten Sukabumi. Desain penelitian menggunakan quasi experiment pretest-posttest control group design. Populasi penelitian siswi kelas VI yang belum menstruasi dengan jumlah sampel di MI MWB 48, MI Muhammadiyah Cipetir 20, SDN Kadudampit 25. Analisis data menggunakan Wilcoxon dan mann whitney. Uji Wilcoxon di dapat ada pengaruh edukasi melalui media video,  leaflet  dan ceramah terhadap tingkat kecemasan dan kesiapan menghadapi menarche. Uji mann whitney tingkat kecemasan  p-value 0,000 dan kesiapan menghadapi menarche p-value 0,702 artinya  ada perbedaan pengaruh edukasi media video dengan media ceramah terhadap tingkat kecemasan dan tidak ada perbedaan kesiapan menghadapi menarche . Tingkat kecemasan p-value 0,046 dan kesiapan menghadapi menarche p-value 0,491 artinya ada perbedaan pengaruh edukasi media leaflet dengan media ceramah terhadap tingkat kecemasan dan tidak ada perbedaan terhadap kesiapan menghadapi menarche. Media leaflet paling efektif terhadap tingkat kecemasan dan kesiapan menghadapi menarche. Dengan demikian media edukasi video, leaflet dan ceramah berpengaruh terhadap tingkat kecemasan dan kesiapan menghadapi menarche
Barriers to English language development: Effort, learning attitudes, and artificial intelligence Nur Aisyah; Nurhalizah Zain; Siti Nurul Alfiah; Miftahulfadlik Dabamona
Concept : Community Concern for English Pedagogy and Teaching Vol. 11 No. 2 (2025): December 2025
Publisher : English Language Education Study Program, Teacher Traning and Education Faculty, Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/jconcept.v11i2.8447

Abstract

This study aims to examine the barriers to English learning related to learning efforts, learning attitudes, and artificial intelligence (AI) dependence on students of the English Language Education Study Program at IAIN Sorong. Despite the growing use of digital technology and AI, students still face various obstacles in building consistency and independence in learning English. This study uses a qualitative approach with a structured interview method for students in semesters 1, 3, and 5, as well as one lecturer who serves as the Head of the English Education Study Program. The data was analyzed using thematic analysis to identify the forms of obstacles experienced by students in the English language learning process. The results of the study showed that learning barriers varied between semester levels. 1st-semester students face obstacles in the form of low confidence, limited vocabulary, and high reliance on AI. 3rd-semester students experience obstacles in maintaining learning consistency and managing the use of AI effectively. Meanwhile, 5th-semester students face obstacles in the form of academic burden, time constraints, and increased reliance on AI, which has the potential to reduce independent learning efforts. Although students show a relatively positive attitude towards learning English, these various obstacles affect the effectiveness and sustainability of the learning process. These findings show that the use of AI in English learning needs to be managed wisely so as not to strengthen learning barriers but rather to support the development of students' independence and language competence.   Keywords: Learning barriers; AI dependency; English language learning; Learning attitudes; Learning efforts