Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Conference on Innovation and Application of Science and Technology (CIASTECH)

STABILITAS KANDUNGAN TOTAL ANTOSIANIN FRUIT LEATHER BERBAHAN DASAR PISANG RAJA NANGKA DAN UBI JALAR UNGU DENGAN METODE MASERASI Frida Dwi Anggraeni; Sudiyono Sudiyono
Conference on Innovation and Application of Science and Technology (CIASTECH) CIASTECH 2020 "Peranan Strategis Teknologi Dalam Kehidupan di Era New Normal"
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fruit leather merupakan permen yang berbentuk lembaran tipis yang terbuat dari bubur buah yang dikeringkan. Akan tetapi untuk meningkatkan kualitas mutu leather dari buah, perlu adanya penambahan bahan lain seperti ubi jalar ungu. Ubi jalar ungu ini kaya akan kandungan antosianinnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui stabilitas total antosianin pada fruit leather berbahan dasar pisang raja nangka yang dikombinasi dengan ubi jalar ungu dengan menggunakan metode maserasi.Metode untuk memperoleh senyawa antosianin pada fruit leather ini yaitu dengan ekstraksi antosianin dengan cara yang sederhana, yakni dengan cara maserasi. Penelitian ini dilakukan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 2 faktor yang disusun secara faktorial. Faktor pertama yaitu perbandingan prosentase pisang raja nangka : ubi jalar ungu 90 : 10, 70 : 30, dan 50 : 50. Kemudian untuk faktor kedua yaitu suhu maserasi 5oC dan 25oC (suhu ruang). Untuk penentuan total antosianin menggunakan metode pH differensial dengan perbedaan pH 1,0 dan pH 4,5, kemudian dilakukan pengukuran total antosianin dengan spektrofotometer vis pada panjang gelombang 510 nm dan 700 nm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar total antosianin terbesar pada fruit leather kombinasi pisang raja nangka dan ubi jalar ungu dengan perbandingan 50:50 pada suhu maserasi 25oC yaitu sebesar 20,54 mg/100 ml dan penurunan total antosianinnya dibanding dengan ubi jalar ungu segar yaitu sebesar 44,93%. Dengan demikian semakin meningkatnya kandungan ubi jalar ungu pada fruit leather, semakin meningkatkan kandungan total antosianinnnya dan stabilitas antosianinnya juga lebih tinggi.   
PENINGKATAN PRODUKSI SINGKONG KEJU FROZEN SIAP GORENG DI UMKM “KANGEN RASA” KELURAHAN TASIKMADU KOTA MALANG Frida Dwi Anggraeni; Enny Sumaryati; Muhammad Ramadhana Al Faris
Conference on Innovation and Application of Science and Technology (CIASTECH) CIASTECH 2021 "Kesiapan Indonesia Dalam Menghadapi Krisis Energi Global"
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Singkong merupakan salah satu makanan pokok yang mengandung karbohidrat tinggi sebagai sumber energi, dan biasanya diolah menjadi berbagai macam produk makanan, salah satunya singkong keju. Singkong keju yang masih dalam bentuk setengah jadi atau siap goreng memiliki ketahanan yang rendah apabila hanya disimpan di suhu kamar. Mitra ingin mengembangkan produksi usahanya dalam bentuk frozen food yaitu singkong keju frozen siap goreng yang lebih tahan lama. Konsumen yang membeli produk frozen ini bisa sewaktu waktu untuk menggorengnya. Hal yang menjadi hambatan adalah peralatan mitra yang masih sangat terbatas dan mitra belum paham dalam pengurusan PIRT untuk ijin usahanya. Maka dari itu metode pelaksanaan dalam kegiatan ini adalah dengan pengadaan peralatan seperti vacuum sealer dan freezer box, pembuatan desain kemasan singkong keju frozen siap goreng, serta pelaksanaan pelatihan pengurusan izin PIRT. Hasil dari pengabdian ini adalah pengadaan alat vaccum sealer dan freezer dapat mempertahankan kualitas mutu dari singkong keju frozen siap goreng ini karena selain kemasan menjadi vakum, juga dapat menekan perrtumbuhan bakteri. Kombinasi penyimpanan dengan suhu beku (freezer) meningkatkan umur simpan produk singkong frozen siap goreng ini. Desain kemasan juga dibuat lebih informatif kepada konsumen, serta untuk meningkatkan pengetahuan mitra juga diberikan pelatihan tentang pengurusan perizinan PIRT.     
PEMBUATAN DIGLISERIDA DARI SANTAN KELAPA MENGGUNAKAN ENZIM LIPASE KECAMBAH BIJI WIJEN Moh. Sui; Frida Dwi Anggraini
Conference on Innovation and Application of Science and Technology (CIASTECH) CIASTECH 2020 "Peranan Strategis Teknologi Dalam Kehidupan di Era New Normal"
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Digliserida banyak digunakan sebagai bahan pengemulsi (emulsifiying agent) dalam pengolahan bahan pangan. Digliserida bias diperoleh dari proses hidrolisis minyak (lipid), maupun esterifikasi asam lemak bebas dengan gliserol. Enzim lipase dari kecambah biji wijen digunakan sebagai katalisator dalam esterifikasi tersebut. Tujuan penelitian adalah mempelajari perbadingan gliserol dengan santan terhidrolisis dan lama esterifikasi. Penelitian dengan dua faktor yaitu perbandingan gliserol : santan kelapa terhidrolsis (1:10 dan 3:10) dan lama reaksi esterifikasi 0, 2 dan 4 jam). Pengamatan dilakukan terhadap kadar asam lemak bebas, laju esterifikasi, jumlah digliserida dan komposisi asam lemak dalam digiserida. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbandingan santan: gliserol 1:10 dan lama reaksi 4 jam mempunyai kecepatan reaksi esterifikasi yang optimum. Jumlah digliserida tertinggi diperoleh pada perbandingan santan:gliserol : santan terhidrolis 1:10 dan 0 jam esterifikasi. 
PENGEMBANGAN PRODUK FROZEN UMKM SINGKONG KEJU “KANGEN RASA” UNTUK MEMPERPANJANG UMUR SIMPAN DI KELURAHAN TUNJUNGSEKAR KOTA MALANG Frida Dwi Anggraeni; Untung Sugiarti
Conference on Innovation and Application of Science and Technology (CIASTECH) CIASTECH 2021 "Kesiapan Indonesia Dalam Menghadapi Krisis Energi Global"
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Singkong keju merupakan makanan berbahan dasar dari singkong yang diolah dengan digoreng dan diberi toping parutan keju. Adanya permintaan konsumen akan singkong keju yang bisa disimpan dalam waktu yang agak lama dan praktis sewaktu – waktu bisa langsung digoreng sendiri, serta masa pandemi ini menyebabkan penjualan singkong keju “kangen rasa” milik mitra mengalami penurunan karena mengharuskan masyarakat lebih banyak beraktivitas di rumah, maka tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk membantu pengembangan usaha mitra dengan membuat produk singkong keju frozen serta membantu pemasaran produk mitra melalui aplikasi layanan antar online melalui media sosial. Adapun metode pelaksanaannya yaitu dengan pengadaan alat freezer box, mendesain label produk frozen serta pendampingan kepada mitra untuk pendaftaran melalui aplikasi layanan antar secara online dan pengoperasiannya setelah bergabung. Hasil dan luaran yang dicapai adalah dengan penyimpanan pada freezer box ini dapat meningkatkan umur simpan singkong keju dalam bentuk frozen lebih dari 1 bulan tanpa terjadi perubahan rasa, aroma, dan tekstur renyah setelah digoreng. Selain itu juga pengembangan produk frozen ini meningkatkan penjualan sekitar 5%. Pembuatan desain label yang menarik juga dilakukan agar dapat bersaing di pasaran. Kemudian pemasaran secara online melalui aplikasi dapat meningkatkan penjualan singkong keju sebanyak 10%, yang biasanya terjual sekitar 25 kotak/hari, meningkat menjadi 28 kotak/hari.       
UJI KUAITAS YOGHURT SANTAN-SUSU (KAJIAN DARI KONSENTRSI SANTAN DAN STARTER) Moh. Su’i; Enny Sumaryati; Frida Dwi Anggraeni; Fifi Aisiyah Romadhona
Conference on Innovation and Application of Science and Technology (CIASTECH) CIASTECH 2021 "Kesiapan Indonesia Dalam Menghadapi Krisis Energi Global"
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Yoghurt merupakan minuman fermentasi dari susu sapi mengunakan bakteri Lactobacillus bulgaricus dan Streptococcus thermophiles. Yoghurt juga mampu menurunkan kolesterol darah, menurunkan trigliserida (lemak darah). Santan kelapa banyak mengandung asam laurat dan asam lemak rantai sedang yang mempunyai aktivitas anti bakteri pathogen dan anti virus.  Penelitian ini dilakukan untuk mempelajari prosentase penambahan santan dan konsentrasi starter (ragi) yang optimal terhadap kualaitas yoghurt susu santan yang dihasilkan. Penelitian terdiri dari dua faktor yaitu prosentase penambahan santan (0, 25% dan 50%) dan jumlah starter (10% dan 15%). Penelitian disusun secara faktorial dan diulang sebanyak tiga kali. Penelitian mengunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK).  Pengamatan dilakukan terhadap kadar asam laktat, pH, asam lemak bebas dan uji organoleptik (warna, aroma, rasa dan kekentalan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi santan dan konsentrasi starter tidak berpengaruh terhadap pH, kadar asam laktat, warna, aroma dan rasa. Konsentrasi santan berpengaruh nyata terhadap kadar FFA. Konsentrasi starter berpengaruh terhadap kekentalan.