Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Building Fire Preparedness Among Elementary Students Through School-Based Evacuation Drills at SDN 004 Teritip, Balikpapan Rafi Achmad Taqi; Safri Gunawan; Bayu Aquaria Januarta; Nabil Keiza Ibrahimovic; Mursalam Mursalam; Nurul Awaliyah; Retnowaty Retnowaty; Ari Musdolifah; Nurliani Maulida; Rika Istianingrum
Indonesia Berdampak: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2026): JULI-DESEMBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/bmdq5c47

Abstract

Fires are among the most common emergencies that may occur in school environments and pose significant risks to students and school personnel if appropriate preparedness measures are not in place. Fire safety education and evacuation simulations play an important role in developing students' knowledge, emergency response skills, and safety awareness from an early age. This community service program aimed to improve the fire safety knowledge and emergency preparedness of sixth-grade students at SDN 004 Teritip, East Balikpapan, through interactive education and practical evacuation simulations. The program involved 45 students and consisted of fire safety education, question-and-answer sessions, a fire evacuation simulation, a four-question quiz, and an educational game. Data were collected through direct observation, quiz results, and photographic documentation and analyzed descriptively. The findings indicated that students actively participated in all activities and demonstrated a better understanding of fire hazards, evacuation procedures, and the function of assembly points. During the simulation, students were able to follow evacuation instructions in an orderly manner and showed increased confidence in responding to emergency situations. These results suggest that integrating interactive education with hands-on evacuation simulations is an effective approach to strengthening fire safety awareness and emergency preparedness among elementary school students. Therefore, regular implementation of fire safety education and evacuation drills is recommended to foster a sustainable culture of safety in schools..
Analisis Semiotika Roland Barthes pada Iklan “Good Day Duet” Dua Rasa Jadi Satu Lebih Seru Yohanista Yunita Felixia; Sarah Gita Cahyarani; Anjani; Rika Istianingrum
TEKNOBIS : Jurnal Teknologi, Bisnis dan Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2026): TEKNOBIS : Jurnal Teknologi, Bisnis dan Pendidikan
Publisher : Shofanah Media Berkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan penelitian yang dilakukan, kajian ini mengulas penerapan analisis semiotika Roland Barthes yang mencakup tiga aspek utama: denotasi, konotasi, dan mitos. Tujuannya adalah untuk mengungkap makna di balik ketiga dimensi tersebut dalam iklan Good Day Coffee. Temuan penelitian terhadap iklan "Good Day Duet: Dua Rasa Jadi Satu Lebih Seru" menunjukkan bahwa iklan tersebut dinilai efektif, menarik, kreatif, disukai konsumen, mampu memperkuat karakter merek, mudah diingat, serta berhasil menyampaikan pesan merek secara keseluruhan. Sebagai produk minuman, Good Day Coffee dapat dikatakan sukses dalam strategi pemasarannya. Keberadaan iklannya juga cukup dominan di berbagai platform, seperti Instagram, YouTube, Facebook, dan televisi—terutama pada slot waktu acara-acara yang memiliki rating tinggi. Salah satu contohnya adalah iklan versi Rizky Febian dan Mahalini, yang maknanya dapat ditelaah melalui teori Roland Barthes.
Peningkatan Hasil Pembelajaran Mahasiswa melalui Pembuatan Video dalam Mata Kuliah Umum Bahasa Indonesia di UPN Veteran Surabaya Siti Umi Hanik; Yunita Suryani; Rika Istianingrum
Belajar Bahasa: Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 9 No 2 (2024): Belajar Bahasa: Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/bb.v9i2.2950

Abstract

This research aims to analyze the effect of making video tutorials on increasing students' understanding of material in the General Indonesian Language Course, especially in the material on Citation Writing and Using the Mendeley Application at the National Development University (UPN) Veteran Surabaya. Multimedia-based learning, especially video, is expected to improve students' understanding of the material, skills in using the Mendeley application, as well as their ability to speak in front of the camera (public speaking). This research uses a Classroom Action Research (PTK) approach which involves two cycles, namely the application of making video tutorials and continuous improvement. The research subjects consisted of 50 students who took this course in the odd semester of the 2023-2024 academic year. The research results showed a significant increase in understanding of the material, ability to use Mendeley, and students' confidence in speaking in front of the camera after they made video tutorials. Apart from that, video-based learning also encourages the use of social media and digital applications in the learning context, in accordance with the characteristics of generation Z who are familiar with digital technology. In conclusion, video-based learning methods can improve student learning outcomes in a more active, creative and interactive way, in line with the increasingly profound advances in digital technology in the current era.
Pelatihan Peningkatan Kemampuan Berbicara Siswa melalui Seminar Public Speaking pada Siswa SMK Ibnu Khaldun: Improving Students’ Speaking Skills through Public Speaking Training at SMK Ibnu Khaldun Ari Musdolifah; Nurliani Maulida; Rika Istianingrum; Lingga Tri Buana Tungga Dewi; Naila Dwi Maida Husniyyah; Kendri Liana Risma Siti Laa Ull; Andrea Prasetya; Anjani; Maria Avelien Sura Wuyo; Yohanista Yunita Felixia
JESASI (JURNAL EDUKASI, SAINS, DAN INOVASI) Vol. 3 No. 1 (2026): JESASI (Jurnal Edukasi, Sains, dan Inovasi) February - July 2026
Publisher : PT. CASA CENDEKIA MEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66225/jesasi.v3i1.38

Abstract

Kemampuan berbicara di depan umum merupakan keterampilan komunikasi penting bagi siswa sekolah menengah kejuruan karena mendukung kegiatan pembelajaran, organisasi, interaksi sosial, dan kesiapan memasuki dunia kerja. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, keterampilan berbicara, dan kepercayaan diri siswa melalui seminar The Power of Speech di SMK Ibnu Khaldun Balikpapan Barat. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui tahap persiapan, pelatihan, praktik, dan evaluasi. Aktivitas pelatihan meliputi seminar interaktif, diskusi kelompok, demonstrasi, dan praktik berbicara langsung. Materi yang diberikan mencakup konsep dasar public speaking, teknik vokal, pengaturan intonasi, artikulasi, komunikasi nonverbal, keterlibatan audiens, serta strategi mengelola rasa gugup. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa memperoleh pemahaman lebih baik mengenai berbicara efektif dan lebih berani menyampaikan gagasan di depan audiens. Meskipun sebagian siswa masih mengalami kecemasan, sesi praktik mendorong mereka tampil lebih percaya diri. Implikasinya, pelatihan public speaking berkelanjutan diperlukan untuk memperkuat kompetensi komunikasi dan kesiapan karier siswa.
Rural and Urban Language Variation in Balikpapan City: A Sociolinguistic Review: Variasi Bahasa Rural dan Urban di Kota Balikpapan: Tinjauan Sosiolinguistik Shabrina Shafaa Riawan; Wahyu Akbar Nusantoro Wahyu; Sitti Rahmah; Maulia; Rika Istianingrum
Jurnal Pesastra (Pendidikan Bahasa dan Sastra) Vol. 3 No. 3 (2026): Jurnal Pesastra August 2026 Issue
Publisher : PT. CASA CENDEKIA MEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/pesastra.v3i3.138

Abstract

This study is motivated by differences in language practices between coastal communities that maintain regional languages and urban student communities that are more open to informal Indonesian, slang, and digital media influence. This research aims to describe rural language variation at Kampung Baru Harbor and urban language variation among students of Universitas Balikpapan, as well as to explain the social factors shaping their differences. This study uses a descriptive qualitative design with a sociolinguistic approach. The data were obtained from natural speech events in two research locations and collected through non-participant observation, listening and note-taking techniques, and documentation of the social context of speech. The analysis was conducted through data reduction, categorization, thematic presentation, and conclusion drawing based on language choice, vocabulary, prosody, code-mixing, communication style, and identity function. The findings show that the rural community uses Bugis as a marker of ethnic solidarity with a direct, loud, fast, and efficient speech style.
Eksistensi Fungsional Bahasa Indonesia dalam Ekologi Multibahasa Pesantren Luqman Al-Hakim: The Functional Existence of Indonesian in the Multilingual Ecology of Luqman Al-Hakim Islamic Boarding School Amalia azzahra; Nessa Amalatuz Zahro; Wina Asmaranti; Rika Istianingrum
Jurnal Pesastra (Pendidikan Bahasa dan Sastra) Vol. 3 No. 3 (2026): Jurnal Pesastra August 2026 Issue
Publisher : PT. CASA CENDEKIA MEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/pesastra.v3i3.152

Abstract

Lingkungan pesantren multibahasa mempertemukan bahasa agama, bahasa nasional, dan norma institusional yang dapat membentuk pembagian fungsi bahasa secara khas. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan ranah penggunaan Bahasa Indonesia, mekanisme pengelolaan bahasa, dan bentuk eksistensi fungsionalnya di Pesantren Luqman Al-Hakim Balikpapan yang menerapkan dominasi Bahasa Arab. Penelitian menggunakan studi kasus kualitatif berbasis observasi naturalistik selama satu hari penuh terhadap interaksi santri serta ustaz/ustazah pada konteks formal dan informal. Data berupa catatan lapangan dianalisis melalui pengodean ranah, pilihan bahasa, fungsi komunikasi, dan mekanisme pengelolaan bahasa. Hasil menunjukkan Bahasa Arab dominan dalam pembelajaran dan interaksi internal melalui program mufradat, sanksi kebahasaan, dan kontrol teman sebaya, sedangkan Bahasa Indonesia tetap digunakan pada pengumuman, administrasi, kebutuhan kejelasan, dan komunikasi eksternal. Penelitian menyimpulkan bahwa Bahasa Indonesia mengalami spesialisasi fungsi, bukan penghilangan. Kontribusinya ialah kerangka Ranah–Pengelolaan–Jembatan untuk membaca koeksistensi bahasa nasional dan bahasa institusional dalam ekologi pesantren, sekaligus menegaskan perlunya studi longitudinal untuk menilai pemertahanan bahasa lebih meyakinkan.