Luther Betteng
Jurusan Arsitektur, FT-UNSRAT, Manado

Published : 12 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

HOTEL RESORT DI TOMOHON (Implementasi Konsep Accomodating dan Innovative dalam Konteks Arsitektur Posmodern menurut Robert Venturi) Mandagi, Rocky A.; Betteng, Luther; Poluan, Roosje J.
Jurnal Arsitektur DASENG Vol 4, No 2 (2015): Volume 4 No.2 November 2015
Publisher : PS S1 Arsitektur. Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Sam Ratulangi Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengembangan kawasan wisata disuatu daerah sangatlah penting dalam pengembangan kualitas suatu daerah. Sulawesi Utara merupakan sebuah wilayah yang memiliki banyak potensi - potensi alam yang dapat dikembangkan sebagai daerah wisata. Kota Tomohon dikenal memiliki potensi alam dari bentuk wilayah, iklim serta hasil – hasil alam menjadi daya tarik kalangan masyarakat luas untuk mengenal wilayah tersebut. Pengadaan wadah wisata dapat menjadi salah satu alternatif guna merespon kunjungan para wisatawan dan melengkapi kebutuhan objek wisata kota Tomohon. Perancangan Hotel Resort di kota Tomohon dapat dijadikan strategi untuk menyediakan wadah bagi penikmat wisata masyarakat luas baik dalam skala domestik maupun mancanegara. Hotel Resort dengan tema perancangan “Implementasi Konsep Accomodating dan Innovative dalam Konteks Arsitektur Postmodern menurut Robert Venturi” menghadirkan rancangan yang mengangkat karakteristik lokal kota Tomohon yang digabungkan dengan perkembangan inovasi arsitektur yang sedang berkembang.   Kata Kunci : Hotel Resort, Objek Wisata, Arsitektur postmodern, accommodating, innovative
SEKOLAH TINGGI ARSITEKTUR DI MANADO (GESTALT DALAM ARSITEKTUR) Sulistyanto, Imam; Betteng, Luther; Tilaaar, Sonny
Jurnal Arsitektur DASENG Vol 4, No 1 (2015): Volume 4 No.1 Mei 2015
Publisher : PS S1 Arsitektur. Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Sam Ratulangi Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Dibutuhkan banyak arsitek lulusan S1 untuk  melayani sejumlah penduduk (dengan referensi rata-rata didunia dimana setiap arsitek melayani lebih dari 5000 penduduk). Dengan jumlah penduduk Indonesia yang mencapai 225 juta orang, dan berdasarkan angka rasio rata-rata dunia (1 arsitek untuk setiap sekitar 5000 penduduk) maka diperlukan sebanyak sekitar 47000 arsitek untuk kondisi aktual. Sementara itu sudah tersedia sekitar 12000 arsitek, jadi terdapat kekurangan di Indonesia sekitar 35000 arsitek. Sementara itu hanya sekitar 30% lulusan S1 Arsitektur yang menjadi arsitek professional (anggota ikatan profesi). Jadi untuk mencapai angka 35000 arsitek, diperlukan sekitar 100000 lulusan S1 arsitektur. Sekolah Tinggi Arsitektur hadir sebagai suatu fasilitas yang dapat mencetak lulusan arsitektur dan mewadahi berlangsungnya kegiatan yang bersifat edukatif dalam bidang ilmu arsitektur dengan tujuan untuk mencapai angka rasio rata-rata dunia. Proses Perancangan terdiri dari dua tahap. Tahap pertama adalah Pengembangan Wawasan Komprehensif yang menekankan pada kedalaman kompilasi, analisis dan sintesis tentang Sekolah Tinggi Arsitektur,  Sedangkan tahap kedua adalah Transformasi Desain dengan tiga siklus konteks penekanan yaitu Objek, Lokasi, dan Tema. Masing-masing siklus memiliki metode dan strategi khusus namun tetap berkesinambungan. Sekolah Tinggi Arsitektur merupakan wadah pendidikan dalam memperoleh pengetahuan, wawasan serta keterampilan dalam bidang arsitektur. Obyek rancangan ini dibuat dengan tema Gestalt dalam arsitektur. Teori persepsi yang paling banyak berpengaruh dalam bidang seni dan arsitektur adalah teori Gestalt, yang mengungkapkan berbagai fenomena visual. Persepsi merupakan konsep yang sangat penting dalam psikologi. persepsi merupakan sebuah proses yang aktif dari manusia dalam memilah, mengelompokkan, serta memberikan makna pada informasi yang diterimanya. Kata Kunci : Sekolah, Tinggi, Arsitektur, Gestalt.