Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : JURNAL BISNIS

ANALISIS PENGUKURAN KINERJA PT X DENGAN PENDEKATAN BALANCE SCORE CARD Sibarni, Bintang Berliana
JURNAL BISNIS & AKUNTANSI UNSURYA Vol 5, No 2 (2020): JURNAL BISNIS & AKUNTANSI UNSURYA
Publisher : JURNAL BISNIS & AKUNTANSI UNSURYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35968/.v5i2.432

Abstract

The Balanced Score Card method is used to measure company X's performance in terms of four perspectives; financial, customer, business operational, learning and growth. Primary data are used for customer perspectives, operational and business, learning and growth. Whereas the financial perspective uses secondary data; audited financial statements. The presentation technique uses descriptive analysis, the data collected is processed and analyzed quantitatively through answer by Likert scale. A bit for the financial perspective through financial ratios. The results showed that company performance differed for each perspective.Keywords: Balanced Score Card, financial, customer, business operational, learning and growth perspective
ANALISIS LIKUIDITAS PT BANK IBK INDONESIA TBK SEBELUM DAN SESUDAH PENERAPAN PSAK 71 Bintang B Sibarani; Putu Rani Adnyani Asak
JURNAL BISNIS & AKUNTANSI UNSURYA Vol 7, No 1 (2022): JURNAL BISNIS & AKUNTANSI UNSURYA
Publisher : JURNAL BISNIS & AKUNTANSI UNSURYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35968/.v7i1.860

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan Likuiditas sebelum dan sesudah penerapan PSAK 71 yang resmi diterapkan per 1 Januari 2020. PSAK 71 merupakan pencadangan atas menurunnya nilai aset keuangan yang berupa kredit. Objek penelitian ini adalah PT Bank IBK Indonesia Tbk. Metode yang digunakan adalah Paired Sample T-Test. Hasil uji Paired Sample T-Test mendapat nilai signifikasi 0,000 <0,005 yang artinya terdapat perbedaan likuiditas yang signifikan sebelum dan sesudah penerapan PSAK 71. Penerapan PSAK 71 menyebabkan likuiditas meningkat setelah menerapkan PSAK 71, karena perusahaan lebih aman dalam menghadapi masa–masa krisis dimasa yang akan datang disebabkan meningkatnya penerapan cadangan kerugian yang melindungi dana nasabah dan perusahaan itu sendiri. Saran yang dapat diberikan adalah perbankan diharapkan memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat dalam pemberian kredit guna pertumbuhan perekonomian namun harus menerapakan prinsip kehati-hatian dalam menyalurkan kredit, dalam rangka melindungi dana masyarakat. Begitupun dalam rangka pemberian kredit kepada perusahaan-perusahaan atau masyarakat untuk kepentingan pembiayaan. Karena cadangan kerugian menurut PSAK 71 dicatat/dibebankan diawal periode pemberian kredit. Kata Kunci : Likuiditas, PSAK 71