Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

PROSES KONSTRUKSI SCAFFOLDING DALAM PEMODELAN MATEMATIKA Iis Sugiati; Anton Prayitno; Sri Rahayuningsih
EDU-MAT: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 12, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/edumat.v12i1.18283

Abstract

Pemodelan matematika merupakan proses merepresentasikan dan menjelaskan permasalahan pada dunia nyata ke dalam pernyataan matematis. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan proses scaffolding yang dapat diberikan kepada peserta didik guna meningkatkan strategi pembelajaran yang efektif dan fleksibel. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan pemilihan subjek menggunakan teknik Stratified Random Sampling. Subjek terdiri dari 3 peserta didik kelas X masing-masing satu peserta didik berkemampuan matematika tinggi, sedang, dan rendah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketika subjek mengalami kesulitan dalam memahami suatu masalah, bantuan yang diberikan berupa panduan melalui pertanyaan. Jika mereka mengalami kesulitan dalam menghubungkan dengan konsep sebelumnya, bantuan akan berupa arahan untuk membuat tabel dan mereview kembali materi yang sudah dipelajari (Explaining, Reviewing, And Restructuring). Sementara jika subjek menghadapi kesulitan dalam menyusun strategi, bantuan yang diberikan adalah untuk mengingat kembali rencana strategi yang telah disiapkan sebelumnya dan mengembangkan pemikiran konseptual peserta didik (Developing Conceptual Thinking).  Kata kunci: langkah pemodelan, matematika, scaffolding Abstract: Mathematical modeling is the process of representing and explaining real world problems into mathematical statements. This research aims to describe the scaffolding process that can be provided to students to improve effective and flexible learning strategies. This research is a qualitative descriptive study with subject selection using the Stratified Random Sampling technique. The subjects consisted of three 10th grade students, one student each with high, medium and low mathematics abilities. The research results show that when the subject experiences difficulty in understanding a problem, the assistance provided is in the form of guidance through questions. If they have difficulty connecting with previous concepts, assistance will be in the form of directions to make tables and review the material they have studied (Explaining, Reviewing, And Restructuring). Meanwhile, if the subject faces difficulties in developing a strategy, the assistance provided is to recall the strategy plan that has been prepared previously and develop the students' conceptual thinking (Developing Conceptual Thinking). Key words: modeling steps, mathematics, scaffolding
Analisis Literasi Matematis Siswa Pada Materi Polinomial Muqoddimatus Sholichah; Rahma Wahyu; Sri Rahayuningsih
Publikasi Pendidikan Vol 16, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/publikan.v16i1.79122

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat literasi matematis siswa SMA Negeri 1 Balen pada materi polinomial. Literasi matematis merupakan kemampuan siswa dalam merumuskan, menggunakan, dan menafsirkan matematika dalam berbagai konteks kehidupan nyata. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan subjek siswa kelas XI yang telah mempelajari materi polinomial. Pengumpulan data dilakukan melalui tes literasi matematis yang mengacu pada indikator literasi matematika menurut PISA, wawancara, dan dokumentasi hasil pekerjaan siswa. Data dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa berada pada tingkat literasi matematis sedang. Siswa mampu mengidentifikasi informasi dan menerapkan konsep dasar polinomial, namun masih mengalami kesulitan dalam mengaitkan konsep dengan konteks kehidupan nyata dan dalam melakukan penalaran matematis yang kompleks. Temuan ini menunjukkan pentingnya pembelajaran yang menekankan pemecahan masalah kontekstual dan penggunaan pendekatan yang melatih berpikir kritis serta reflektif dalam memahami konsep polinomial.