Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Buletin Peternakan

Efek Pemberian Ekstrak Limbah Teh Hitam sebagai Sumber Antioksidan dal Level Energi-Protein Pakan yang Berbeda terhadap Stabilitas Oksidatif dan Kualitas Daging Ayam Broiler Dilla Mareistia Fassah; Supadmo (Supadmo); Rusman (Rusman)
Buletin Peternakan Vol 36, No 2 (2012): Buletin Peternakan Vol. 36 (2) Juni 2012
Publisher : Faculty of Animal Science, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21059/buletinpeternak.v36i2.1583

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak limbah teh hitam (ELT) sebagai sumber antioksidan, dan level energi - protein pakan serta interaksi antara keduanya terhadap stabilitas oksidasi dan kualitas daging ayam broiler. Percobaan ini menggunakan analisis variansi pola faktorial 3 x 3 (3 faktor level pemberian aditif pakan ELT dan 3 tipe pakan) dan perbedaan yang signifikan dilanjutkan uji Duncan’s New Multiple Range Test (DMRT). Tipe pakan yaitu tipe 1: energi - protein rendah, tipe 2: energi - protein sedang, tipe 3: energi - protein tinggi. Tiap perlakuan pakan diberi 3 level pemberian aditif: ELT 0, 500, dan 1.000 mg/kg pakan. Percobaan dilakukan selama 42 hari menggunakan 45 ekor ayam, tiap perlakuan terdiri atas 5 ekor ayam sebagai replikasi. Parameter yang diukur meliputi komposisi kimia daging, kualitas fisik daging, kadar malonaldehyde (MDA), kadar kolesterol, dan komposisi asam lemak daging. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa level pemberian ELT dan level energi – protein pakan saling berinteraksi dalam mempengaruhi nilai pH, susut masak dan kadar MDA, total asam lemak jenuh (SFA), total asam lemak mono tidak jenuh (MUFA) serta total asam lemak poli tidak jenuh (PUFA) daging. Pemberian ELT berpengaruh tidak nyata terhadap kualitas kimia daging, tetapi berpengaruh nyata menurunkan pH daging, kadar MDA dan SFA daging (P<0,05), meningkatkan total MUFA dan PUFA daging secara nyata (P<0,05). Level energi - protein pakan tidak menyebabkan perbedaan kualitas kimia daging, tetapi daya ikat air daging, kadar MDA daging, kolesterol daging, total MUFA dan PUFA (P<0,05), menurunkan total SFA (P<0,05). Hasil yang didapat menunjukkan bahwa penambahan ELT sebagai aditif pakan memiliki efek yang baik terhadap stabilitas oksidasi yang tercermin dalam penurunan kadar MDA dan total SFA daging serta meningkatkan total PUFA dalam daging, tanpa menyebabkan perbedaan kualitas daging. (Kata kunci: Ekstrak limbah teh hitam, Antioksidan, Level energi-protein, Stabilitas oksidasi, Kualitas daging)
Different Flushing Frequency on Blood Metabolites Profile of Ewes and Their Lambs at Pre-Weaning Period Fassah, Dilla Mareistia; Taniasari, Mila; Daeli, Fanny Rahmasari; Diapari, Didid; Astuti, Dewi Apri; Khotijah, Lilis
Buletin Peternakan Vol 48, No 3 (2024): BULETIN PETERNAKAN VOL. 48 (3) AUGUST 2024
Publisher : Faculty of Animal Science, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21059/buletinpeternak.v48i3.93637

Abstract

This study determined the effects of different flushing frequency on performance and blood metabolite profile of ewes and their suckling lambs at pre-weaning period. Twelve multiparous Garut ewes (2 years-old, BW 30.06 ± 6.20 kg) and 18 lambs born to experimental ewes (lambing weight 2.49 ± 0.56 kg) were used in this study. Ewes were randomly assigned into four treatment groups in a complete block design, namely: without flushing (T0: control), flushing at the beginning of mating (T1: 2 weeks before and after mating), two times flushing (T2: T1 + 4 weeks flushing at mid-gestation), and three times flushing (T3: T2 + 2 weeks flushing at before and after parturition). Three times flushing increased ((p<0.05) the crude fat intake, while different flushing frequencies did not affect (p>0.05) dry matter intake and intakes of crude protein, crude fiber, nitrogen-free extract, and total digestible nutrients of ewes at the pre-weaning period. Different flushing frequencies did not change (p>0.05) the productive performances of ewes during the pre-weaning period. Flushing application improved (p<0.05) the average daily gain of pre-weaning lambs at 14 days, but it did not affect the weaning weight of lambs. Two times flushing showed no pre-weaning mortality rate (p<0.05). Flushing application tended to decrease (p=0.08) blood plasma triglyceride of ewes at 21- days, while two times flushing frequency tended to increase blood plasma cholesterol (p=0.05) and triglyceride (p=0.08) of lambs at 21 days. In conclusion, increased flushing frequency supports ewes and their twin lamb growth performance and blood metabolite profile at the pre-weaning period