Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

ANALISIS MODEL PEMBELAJARAN TALKING STICK PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS IV DI SDN 1 TANJUNG GLUGUR TAHUN AJARAN 2022/2023 Sherly Ayuanggita; Aenor Rofek; Heldie Bramantha
CENDEKIA PENDIDIKAN Vol 2 No 4 (2023): November
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/cendekiapendidikan.v2i4.3712

Abstract

Pemilihan model pembelajaran yang sangat mempengaruhi terhadap tercapainnya suatu tujuan pembelajaran yang merupakan salah satu faktor yang sangat menentukan keberhasilan belajar mengajar. Salah satu masalah pokok dalam proses pembelajaran adalah rendahnya daya serap siswa dalam pembelajaran dan siswa tidak aktif pada saat proses pembelajaran, sehingga menghasilkan hasil belajar yang kurang memuaskan. Talking Stick merupakan model tipe kooperatif yang menekankan pada aktifitas dan interaksi siswa serta kerjasama antar peserta didik untuk mencapai hasil yang maksimal. Adapun langkah model pembelajaran Talking Stick yang pertama guru menyampaikan materi terlebih dahulu setelah selesai guru membentuk siswa menjadi beberapa kelompok, setelah itu guru memberikan waktu beberapa menit untuk mempelajari kembali materi yang sebelumnya, setelah itu guru memberikan suatu permasalahan yang harus dipecahkan dengan berdiskusi bersama teman kelompok, setelah selesai permainan Talking Stick dimulai dengan menyanyikan lagu bersama-sama dan pada saat lagu dan tongkat berhenti pada salah satu siswa maka siswa harus menjawab pertanyaan dari guru, oleh karena itu dengan diterapkannya model Talking Stick siswa lebih aktif dan mudah menyerap materi yang disampaikan oleh guru. Metode penelitian ini menggunakan Jenis penelitian pendekatan kualitatif dengan metode kualitatif deskriptif. Tempat pelaksanaan penelitian ini di lakukan di SDN 1 Tanjung Glugur kelas IV dengan adanya penerapan model pembelajaran talking stick dalam proses pembelajaran pada siswa kelas IV dapat meningkatkan hasil belajar yang lebih tinggi dengan pengaruh yang lebih besar khusunya pada mata pelajaran keaktifan siswa percaya diri dalam berkomunikasi.
PENGARUH PENGGUNAAN METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF LEARNING TIPE SCRAMBLE MELALUI MEDIA TORSO TERHADAP PENINGKATAN HASIL BELAJAR PADA MATA PELAJARAN IPA SISWA KELAS V DI SDN 2 LUBAWANG KECAMATAN BANYUGLUGUR Soraya Faurida; Mory Victor Febrianto; Aenor Rofek
CENDEKIA PENDIDIKAN Vol 2 No 4 (2023): November
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/cendekiapendidikan.v2i4.3765

Abstract

Permasalahan yang terdapat di SDN 2 Lubawang adalah kurang tersedianya media dan kurangnya kreativitas guru dalam mendesain dan membuat media pembelajaran membuat hasil belajar siswa kelas V menjadi rendah. Namun masalah tersebut masih dapat dioptimalkan dengan menggunakan metode dan media yang tepat dalam proses pembelajaran. Berdasarkan hal tersebut, salah satu media pembelajaran yang cocok diterapkan dalam mata pelajaran IPA khususnya materi pokok organ-organ pencernaan manusia adalah penggunaan media torso. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media torso terhadap peningkatan hasil belajar pada mata pelajara IPA siswa kelas V di SDN 2 Lubawang Kecamatan Banyuglugur Kabupaten Situbondo. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran kooperatif learning tipe scramble melalui media torso berpengaruh terhadap hasil belajar siswa IPA kelas V SD Negeri 2 Lubawang Kecamatan Banyuglugur Kabupaten Situbondo. Hal ini dapat dilihat dari tingkat ketuntasan hasil belajar pada setiap siklus yang meningkat. Tingkat ketuntasan hasil belajar siswa dari siklus I dan siklus II terjadi peningkatan 25%, maka target yang diinginkan telah tercapai untuk ketuntasan hasil belajar siswa, karena pada akhir siklus telah mencapai target yang telah ditentukan yaitu 81%.