Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

Analisis Karakteristik Siswa Untuk Mencapai Pembelajaran yang Bermakna Ratih Kesuma Dewi
Education Journal : Journal Educational Research and Development Vol 5 No 2 (2021)
Publisher : IKIP PGRI Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/ej.v5i2.525

Abstract

Proses belajar mengajar di sekolah harus sesuai dengan karakteristik siswa agar tercapai pembelajaran yang bermakna dan menyenangkan. Sayangnya, kurangnya pengetahuan dan kedasaran pendidik (guru/dosen) tentang pentingnya mengenal dan menganalisa karakterisik siswa mengakibatkan proses belajar mengajar tidak maksimal. Karakteristik siswa meliputi beberapa hal yaitu, etnik, kultural, status sosial, minat, perkembangan kognitif, kemampuan awal, gaya belajar (learning style), motivasi, perkembangan emosi, perkembangan sosial, moral dan spiritual, serta perkembangan motorik. Tujuan studi ini adalah mendeskripsikan nilai-nilai karakteristik siswa dan metode analisa karakteristik siswa untuk mencapai pembelajaran yang bermakna dan menyenangkan. Studi ini menggunakan studi pustaka atau kajian litearatur, dengan pengumpulan data yang diarahkan kepada data dan informasi melalui dokumen-dokumen, tertulis, maupun dokumen elektronik yang dapat mendukung dalam proses penulisan.
Peningkatan Kemampuan Pragmatis Penguasaan Bahasa Inggris Bagi Guru di MTs. Jauharul Ulum Desa Locancang Panarukan Situbondo Ach. Munawi Husein; Ratih Kesuma Dewi
Dedication : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 1 (2019)
Publisher : LPPM IKIP Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (199.508 KB) | DOI: 10.31537/dedication.v3i1.184

Abstract

Era Globalisasi, pentingnya penguasaan Bahasa Inggris bagi guru tidak dapat dielakkkan lagi. Salah satunya adalah kemampuan komunikasi praktis, misalnya memperkenalkan diri secara formal, mempromosikan sekolah, membuka sebuah acara, dan lain sebagainya. Maka, dengan adanya program tersebut merupakan upaya dari peningkatan mutu kualitas sumber daya manusia melalui penguasaan bahasa asing (Bahasa Inggris). Tujuan dari program tersebut adalah untuk meningkatkan kompetensi guru dalam bidang pengusaan Bahasa Inggris khususnya pada keterampilan (skill) kemampuan pragmatis dalam komunikasi dan memberikan pemahaman terhadap guru akan pentingnya Bahasa Inggris pada era globalisasi. Sasaran dari Program ini adalah masyarakat umum yaitu guru-guru di MTs. Jauharul Ulum, Kendit—Situbondo.
PROFESIONALISME DOSEN DALAM MENERAPKAN PERMAINAN TRADISIONAL PAPAN DAKON (BUKO ENGLISH) SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN KETERAMPILAN BERBICARA BAHASA INGGRIS Reky Lidyawati; Ratih Kesuma Dewi
Jurnal IKA PGSD (Ikatan Alumni PGSD) UNARS Vol 8 No 2 (2020): DESEMBER
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/pgsdunars.v8i2.838

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai profesionalisme dosen khususnya dalam menerapkan media pembelajaran berupa permainan tradisional dakon “Buko English” untuk keterampilan berbicara bahasa Inggris pada siswa semester 2 Prodi Pendidikan guru Sekolah Dasar dengan materi descriptive text. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang dilakukan dengan tiga tahap, yaitu 1) Menentukan masalah penelitian, 2) Mengumpulkan data, 3) Analisis dan penyajian data. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif fenomenologis untuk menjelaskan profesionalisme dosen dalam merancang perencanaan pembelajaran, profesionalisme dosen dalam melaksanakan pembelajaran dan profesionalisme dosen dalam melakukan evaluasi hasil belajar dengan menggunakan permainan tradisional papan dakon sebagai media pembelajaran untuk keterampilan berbicara bahasa inggris. Subyek penelitian sebanyak 20 mahasiswa. Hasil penelitian ini adalah cara penerapan permainan tradisional papan dakon sebagai media pembelajaran keterampilan berbicara Bahasa Inggris. Ukuran Tahap Kesiapan Teknologi (TKT) yang diusulkan adalah pada level 2 dengan indikator kinerja dari masing-masing metode/proses nilai tambah yang akan dikembangkan telah menunjukkan hasil yang baik.
PENGEMBANGAN DESTINASI WISATA MELALUI PELATIHAN BAHASA INGGRIS PELAKU USAHA DI KAMPUNG BLEKOK KABUPATEN SITUBONDO Ratih Kesuma Dewi; Ach Munawi Husein
INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 4 No 2 (2020): DESEMBER
Publisher : Relawan Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/integritas.v4i2.781

Abstract

Desa Klatakan terletak di kecamatan Kendit, kabupaten Situbondo. Kondisi wilayah yang strategis di pantai pantura dan adanya spesies khas burung Blekok dikawasan tersebut sebagai modal utama warga mengembangkan potensi tersebut sebagai destinasi wisata. Pada perkembangannya, Wisata Desa Kampung Blekok, dikunjungi wisatawan lokal, nasional dan mancanegara, maka dari itu kemampuan komunikasi yang baik, dapat meningkatkan kunjungan wisatawan, terutama mancanegara. Berdasarkan hasil wawancara dengan ketua Kelompok Sadar Wisata Desa Klatakan diperoleh informasi bahwa para pemuda karang taruna yang ada didesa Klatakan bertugas sebagai kru pemandu wisata (pramuwisata) belum mampu berkomunikasi menggunakan Bahasa Inggris dengan lancar. Bahkan sebagian dari mereka merasa menyerah dan tidak berminat untuk belajar Bahasa Inggris. Kondisi dan persepsi ini menimbulkan permasalahan bagi Desa Wisata Kampung Blekok. Maka, inisiatif untuk mengadakan pelatihan dan pendampingan secara berkala dilakukan sebagai upaya peningkatan kemampuan komunikasi pelaku usaha dan pengelola desa wisata kampung Blekok.
PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN INTERAKTIF DENGAN ALAT PERAGA NYATA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPA Anas Elvian Firmansyah; Ratih Kesuma Dewi
Consilium: Education and Counseling Journal Vol 2 No 2 (2022): : EDISI AGUSTUS
Publisher : Biro 3 Kemahasiswaan dan Kerjasama Universitas Abduracman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/consilium.v2i2.2139

Abstract

Pembelajaran siswa diharapkan mendapatkan dan menemukan nilai IPA yang berkualitas yang disampaikan oleh guru, oleh karena itu guru dalam menyajikan pelajaran perlu diarahkan untuk pemenuhan kebutuhan dan harapan siswa dengan menggunakan berbagai sumber informasi. Tetapi untuk menciptakan suasana belajar seperti itu bukanlah hal yang mudah. Komponen lain diperlukan untuk mendukung proses pembelajaran sehingga mudah dan menyenangkan. Dalam hal ini peneliti tertarik untuk melakukan penelitian tentang penggunaan model pembelajaran interaktif dengan alat peraga nyata pada Mata Pelajaran IPA Siswa Kelas V SD Negeri 1 Tambak Ukir Kecamatan Kendit Kabupaten Situbondo Tahun Pelajaran 2018/2019. Penelitian ini dilaksanakan di Kelas V sebanyak siswa yang terdiri dari 15 siswa kelas V (SD Negeri 1 Tambak Ukir Kecamatan Kendit Kabupaten Situbondo) menggunakan model pembelajaran Interaktif dengan alat peraga nyata. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dan metode penelitiannya adalah eksperimen semu. Data yang diperoleh dikumpulkan menggunakan metode tes, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil analisis data adalah Dibandingkan dengan jumlah populasi seluruh siswa di kelas V SD Negeri 1 Tambak Ukir (15 orang), maka jumlah 15 orang siswa (86%) yang memperoleh nilai ulangan harian minimal 70 yang dicapai sesudah dilaksanakannya tindakan perbaikan pembelajaran siklus 2 telah melampaui standar minimal ketuntasan belajar klasikal sebesar 85%.
ANALISIS PERAN GURU DALAM MEMBERIKAN MOTIVASI BELAJAR PADA SISWA BERPRESTASI AKADEMIK DI SEKOLAH DASAR Ratih Kesuma Dewi; Ina D Rachmatillah
CENDEKIA PENDIDIKAN Vol 1 No 2 (2022): NOVEMBER
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (82.534 KB) | DOI: 10.36841/cendekiapendidikan.v1i2.2722

Abstract

Prestasi akademik berkaitan dengan pendidikan formal di kelas termasuk ilmu pengetahuan, kemampuan, kecakapan yang diperoleh dari proses belajar. Penelitian ini menganalisa tentang bagaimana peran guru dalam memberikan motivasi belajar pada siswa berprestasi akademik di sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif melalui pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Variabel yang diteliti dalam penelitian ini yaitu peran guru dan motivasi belajar. Sumber data dalam penelitian ini adalah guru dan siswa di kelas V B SDN 8 Mimbaan Kabupaten Situbondo. Hasil penelitian dari peran guru dalam memberikan motivasi belajar pada siswa berprestasi akademik kelas VB menunjukkan bahwa guru menggunakan 7 bentuk motivasi belajar pada siswa dengan memberikan nilai, saingan/kompetisi, pujian, hukuman, hasrat untuk belajar, minat dan tujuan yang diakui. Namun, salah satu bentuk motivasi belajar yang belum dijalankan oleh guru yaitu pemberian hadiah. Motivasi belajar yang diberikan oleh guru mampu menghasilkan siswa-siswi yang berprestasi di kelas VB. Terdapat 10 siswa yang meraih peringkat 10 besar, sedangkan 2 diantaranya meraih juara dalam lomba di bidang akademik diluar sekolah dan 1 siswa meraih juara dalam lomba di bidang non akademik.
Peningkatan Kemampuan Pragmatis Penguasaan Bahasa Inggris Bagi Guru di MTs. Jauharul Ulum Desa Locancang Panarukan Situbondo Ach. Munawi Husein; Ratih Kesuma Dewi
Dedication : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 1 (2019)
Publisher : LPPM Universitas PGRI Argopuro Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/dedication.v3i1.184

Abstract

Era Globalisasi, pentingnya penguasaan Bahasa Inggris bagi guru tidak dapat dielakkkan lagi. Salah satunya adalah kemampuan komunikasi praktis, misalnya memperkenalkan diri secara formal, mempromosikan sekolah, membuka sebuah acara, dan lain sebagainya. Maka, dengan adanya program tersebut merupakan upaya dari peningkatan mutu kualitas sumber daya manusia melalui penguasaan bahasa asing (Bahasa Inggris). Tujuan dari program tersebut adalah untuk meningkatkan kompetensi guru dalam bidang pengusaan Bahasa Inggris khususnya pada keterampilan (skill) kemampuan pragmatis dalam komunikasi dan memberikan pemahaman terhadap guru akan pentingnya Bahasa Inggris pada era globalisasi. Sasaran dari Program ini adalah masyarakat umum yaitu guru-guru di MTs. Jauharul Ulum, Kendit—Situbondo.
PENANAMAN NILAI KARAKTER KEPAHLWANAN PANGERAN SITUBONDO MELALUI KEGIATAN MEMBACA SISWA KELAS TINGGI MI-ISLAMIYAH ASEMBAGUS Nani Farah Fasica; Ratih Kesuma Dewi; Ani Magfiroh; Nur Kholisa
Jurnal IKA PGSD (Ikatan Alumni PGSD) UNARS Vol 13 No 1 (2023): Bulan Juni
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/pgsdunars.v13i1.3188

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menanamkan nilai pendidikan karakter Kepahlawanan dalam kegiatan pembelajaran membaca siswa kelas tinggi MI-Islmaiyah Asembagus. Kegiatan penanaman karakter ini dilakukan dengan kegiatan membaca untuk kelas 4,5, dan 6. Cerita kepahlwanan yang disajikan adalah cerita Pangeran Situbondo, cerita tersebut mengisahan tentang asal muasal nama kota Kabupaten Situbondo. Dimana ditemukan Odheng Pangeran Situbondo di bagian Timur Pulau Jawa, sehingga di berinama Kota/kabupaten Situbondo. Tujuan dilakukan penelitian ini, adalah untuk mengenalkan kepada siswa tentang kisah-kisah kepahlwanan dan menanamkan karakter kepahlwanan agar dapat dicontoh oleh siswa dan dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Setelah melakukan kegiatan membaca dan mengapresiasi cerita kepahalawanan Pangeran Situbondo, diharapkan siswa kelas tinggi dapat menghargai jasa pahlawan dan mengenang jasa pahlawan dengan cara mengikuti upacara bendera pada hari Senin, mengikuti kegiatan kepramukaan, tidak terlambat ketika datang ke Sekolah, disiplin dan taat peraturan, serta mengikuti kegiatan pada saat bulan Agustus.
Konsep Dasar Pembelajaran Pancasila di Sekolah Dasar Berbasis Kearifan Lokal Zendi Al Jinan; Ratih Kesuma Dewi
Jurnal IKA PGSD (Ikatan Alumni PGSD) UNARS Vol 17 No 1 (2026): Edisi Juni
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/pgsdunars.v17i1.8603

Abstract

Pendidikan Kewarganegaraan (Pancasila) di Sekolah Dasar memiliki peran strategis dalam membentuk karakter, sikap, dan kesadaran kebangsaan sejak dini. Namun, praktik pembelajaran Pancasila masih sering dianggap monoton dan kurang kontekstual sehingga minat serta motivasi belajar siswa cenderung rendah. Kondisi ini menuntut adanya inovasi dalam pembelajaran agar nilai-nilai Pancasila dapat benar-benar diinternalisasi. Salah satu pendekatan yang relevan adalah integrasi kearifan lokal dalam pembelajaran Pancasila. Kearifan lokal, yang mencakup tradisi, cerita rakyat, permainan tradisional, hingga praktik gotong royong, diyakini mampu membuat pembelajaran lebih bermakna karena dekat dengan kehidupan sehari-hari siswa. Penelitian ini menggunakan metode systematic literature review dengan pendekatan PRISMA 2020. Artikel yang dianalisis diperoleh dari berbagai database seperti Google Scholar, DOAJ, dan Garuda dengan rentang publikasi tahun 2020–2025. Dari total 132 artikel yang diidentifikasi, 7 artikel memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis lebih lanjut. Hasil kajian menunjukkan bahwa pembelajaran Pancasila berbasis kearifan lokal memiliki beberapa keunggulan, antara lain meningkatkan motivasi belajar, memperkuat identitas budaya dan kebangsaan siswa, serta mendukung implementasi Profil Pelajar Pancasila. Selain itu, pendekatan ini mampu menjawab tantangan globalisasi dengan tetap menjaga nilai-nilai kebangsaan yang berakar pada budaya bangsa. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pembelajaran Pancasila berbasis kearifan lokal merupakan inovasi yang relevan, kontekstual, dan strategis dalam memperkuat pendidikan karakter di sekolah dasar. Model ini tidak hanya menjadikan pembelajaran lebih menarik dan menyenangkan, tetapi juga menumbuhkan rasa bangga siswa terhadap budaya bangsa sekaligus membekali mereka untuk menghadapi tantangan zaman. Kata Kunci:Pancasila, Kearifan Lokal, Sekolah Dasar.
Transformasi Literasi Hukum Pendidikan dalam Implementasi Kebijakan Bahasa Inggris di Satuan Pendidikan Menengah Indonesia Lovika Augusta Purwaningtyas; Ratih Kesuma Dewi
PARADIGMA PENGABDIAN Vol 3 No 2 (2026): Edisi Juli
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/paradigma.v3i2.8526

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis transformasi literasi hukum pendidikan dalam implementasi kebijakan bahasa Inggris di satuan pendidikan menengah di Indonesia, serta merumuskan model penguatan literasi hukum yang dapat mendukung efektivitas pelaksanaan kebijakan pendidikan bahasa Inggris. Urgensi penelitian ini didasarkan pada masih rendahnya pemahaman aktor pendidikan terhadap dimensi normatif dalam kebijakan pendidikan bahasa Inggris, sehingga implementasi kebijakan cenderung bersifat administratif dan belum sepenuhnya mencerminkan kepastian serta konsistensi hukum. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum doktrinal atau normatif dengan pendekatan peraturan perundang-undangan, pendekatan konseptual, dan pendekatan kebijakan pendidikan. Bahan hukum yang digunakan meliputi bahan hukum primer, sekunder, dan tersier yang dianalisis secara preskriptif melalui penafsiran hukum untuk menemukan pola transformasi literasi hukum dalam implementasi kebijakan pendidikan bahasa Inggris. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi hukum pendidikan masih belum terintegrasi secara optimal dalam praktik implementasi kebijakan di satuan pendidikan menengah, sehingga diperlukan transformasi konseptual yang mampu menjembatani antara norma hukum pendidikan dan praktik pembelajaran bahasa Inggris. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan literasi hukum pendidikan menjadi instrumen penting dalam meningkatkan efektivitas implementasi kebijakan bahasa Inggris, sekaligus memperkuat kepastian hukum dalam sistem pendidikan nasional. Kata kunci: bahasa Inggris, implementasi kebijakan, kebijakan pendidikan, literasi hukum, satuan pendidikan menengah