p-Index From 2021 - 2026
7.544
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Krisna: Kumpulan Riset Akuntansi JAM Fokus Bisnis Journal of Accounting and Investment E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Kinerja: Jurnal Ekonomi dan Manajemen Inovasi : Jurnal Ekonomi, Keuangan, dan Manajemen Jati: Jurnal Akuntansi Terapan Indonesia Fair Value: Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Keuangan Jesya (Jurnal Ekonomi dan Ekonomi Syariah) Jurdimas (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Royal Jurnal Manajemen dan Bisnis JOURNAL OF APPLIED MANAGERIAL ACCOUNTING PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat JIA (Jurnal Ilmiah Akuntansi) Jurnal Bisnis Darmajaya Journal of Information System, Applied, Management, Accounting and Research Jurnal Aplikasi Akuntansi Economic and Education Journal (Ecoducation) Bilancia : Jurnal Ilmiah Akuntansi Jurnal Akuntansi & Perpajakan Jayakarta Jurnal Riset Akuntansi Politala Jurnal Akuntansi ADI Bisnis Digital Interdisiplin (ABDI Jurnal) ABDIPRAJA (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Tridharmadimas: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jayakarta Transekonomika : Akuntansi, Bisnis dan Keuangan Jurnal IPTEK Bagi Masyarakat JOURNAL OF HUMANITIES, SOCIAL SCIENCES AND BUSINESS (JHSSB) Jurnal Paradigma Multidispliner (JPM) Jurnal Manajemen Jurnal Applied Research in Management and Business JAB (Jurnal Akuntansi dan Bisnis) Jurnal Pengabdian Masyarakat Tjut Nyak Dhien Jurnal Ilmiah MEA (Manajemen, Ekonomi, dan Akuntansi) JRAP (Jurnal Riset Akuntansi dan Perpajakan) Jurnal Dinamika Akuntansi dan Bisnis (JDAB) Journal of Applied Accounting JAKBS IJMA JIMEB: Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi dan Bisnis Economic and Education Journal (Ecoducation) Ecoducation Jurnal Akuntansi Kontemporer Jurnal Analisis Bisnis Ekonomi Buletin Studi Ekonomi
Claim Missing Document
Check
Articles

Building Tax Awareness From an Early Age Through Tax Literacy Education for SMA/SMK Students in Magelang Ghina Fitri Ariesta Susilo; Agustina Prativi Nugraheni; Wildan Yudhanto; Alex Johanes Simamora; Ediet Leo Elvandy; Siti Rokhaniyah
Jurdimas (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Royal Vol. 9 No. 2 (2026): April 2026
Publisher : STMIK Royal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33330/jurdimas.v9i2.4499

Abstract

Abstract: Tax literacy among Indonesian youth remains relatively low and has not yet become an integral component of formal learning at the senior and vocational high school levels. National data indicate that financial literacy stands at 49.68%, while specific understanding of taxation among young people is reported to be lower than that of the productive-age population. In addition, tax return compliance among individuals under 25 years old remains limited, reflecting weak early tax awareness and tax morale. In Magelang, high school students as future taxpayers generally lack access to contextual and practice-oriented tax education. This community engagement program aims to enhance tax literacy, awareness, and basic understanding of taxation among senior and vocational high school students through a structured and participatory educational approach. The methods included interactive lectures, contextual discussions, daily tax case studies, and simple tax calculation simulations, supported by pre- and post-tests to measure learning outcomes. The results demonstrate a significant improvement in students’ tax literacy scores and attitudes toward future compliance. The program also produced a tax literacy module and initiated student tax awareness groups in partner schools. Early tax education is therefore effective in strengthening youth tax morale and supporting sustainable national development. Keywords: community engagement; magelang; tax awareness; tax literacy; youth education Abstrak: Literasi pajak di kalangan generasi muda Indonesia masih tergolong rendah dan belum menjadi bagian utama dalam pembelajaran formal di tingkat SMA/SMK. Data nasional menunjukkan tingkat literasi keuangan sebesar 49,68%, sementara pemahaman spesifik mengenai perpajakan pada kelompok usia muda lebih rendah dibandingkan kelompok usia produktif. Selain itu, tingkat kepatuhan pelaporan SPT pada wajib pajak berusia di bawah 25 tahun masih terbatas, yang mencerminkan lemahnya kesadaran dan moral pajak sejak dini. Di wilayah Magelang, siswa SMA/SMK sebagai calon wajib pajak masa depan umumnya belum memperoleh edukasi pajak yang kontekstual dan berbasis praktik. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi, kesadaran, dan pemahaman dasar perpajakan melalui pendekatan edukasi yang terstruktur dan partisipatif. Metode yang digunakan meliputi ceramah interaktif, diskusi kontekstual, studi kasus perpajakan sehari-hari, serta simulasi perhitungan pajak sederhana yang didukung pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan skor literasi pajak dan sikap kepatuhan siswa. Program ini juga menghasilkan modul literasi pajak dan pembentukan kelompok siswa sadar pajak di sekolah mitra. Edukasi pajak sejak dini terbukti efektif dalam memperkuat moral pajak generasi muda dan mendukung pembangunan nasional berkelanjutan. Kata kunci: edukasi generasi muda; kesadaran pajak; literasi pajak; magelang; pengabdian kepada masyarakat
Literasi Perpajakan dan Pemberdayaan UMKM Batik di Magelang: Pendekatan Participatory Action Research Sitoresmi, Mumpuni Wahyudiarti; Sunaningsih , Suci Nasehati; Nugraheni, Agustina Prativi; Ockta, Adillia; Nur, Nuri Syifa' An
Jurnal IPTEK Bagi Masyarakat Vol 5 No 2 (2025)
Publisher : Ali Institute of Research and Publication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55537/j-ibm.v5i2.1391

Abstract

Program pemberdayaan literasi perpajakan ini bertujuan meningkatkan kapasitas pelaku UMKM Batik Magelang dalam memahami dan menerapkan kewajiban perpajakan terkait transaksi dengan instansi pemerintah. Menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR), kegiatan ini menggabungkan pelatihan teknis, simulasi digital, diskusi kelompok, serta refleksi partisipatif untuk memperkuat pemahaman konseptual dan keterampilan praktis peserta. Hasil pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan signifikan, di mana rata-rata skor naik dari 45,3 menjadi 84,6. Temuan kualitatif dari FGD memperkuat hasil tersebut, menampilkan peningkatan kepercayaan diri peserta dalam mengoperasikan aplikasi perpajakan digital serta tumbuh kesadaran mengenai pentingya tata kelola pajak dalam keberlanjutan usaha. Kegiatan ini juga menginisiasi pembentukan kelompok belajar pajak sebagai wadah pembelajaran berkelanjutan berbasis komunitas. Secara teoretis, temuan ini selaras dengan teori literasi fiskal Kirchler (2007) dan konsep pemberdayaan komunitas, yang menekankan pentingnya integrasi aspek kognitif, afektif, dan konatif dalam membangun perilaku kepatuhan pajak. Model edukasi partisipatif ini berpotensi direplikasi untuk klaster UMKM lain yang menghadapi persoalan serupa dalam administrasi perpajakan.
ANALISIS KESADARAN PENGELOLAAN IJIN USAHA DAN PEMBUKUAN PADA UMKM YANG DIKELOLA DIFABEL DI KABUPATEN GUNUNGKIDUL Siti Afidatul Khotijah; Agustina Prativi Nugraheni; Chaidir Iswanaji
KRISNA: Kumpulan Riset Akuntansi Vol. 13 No. 2 (2022): KRISNA: Kumpulan Riset Akuntansi
Publisher : Faculty of Economics and Business, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/kr.13.2.2022.290-298

Abstract

The awareness of business actors, especially those with disabilities, is not yet fully available. This study aims to analyze the awareness of people with disabilities who manage MSMEs in making an inventory of their products. In addition, the conformity of the product inventory method with the Statement of Financial Accounting Standards (PSAK) will also be analyzed. This study uses purposive sampling where the main requirement is individuals with disabilities who have MSME businesses in Gunungkidul Regency. This research is a descriptive qualitative study. The type of data used in this study is primary data derived from interviews and observations of respondents. The triangulation method will be used to test the validity of the data, while the data analysis uses coding analysis. The results of this study indicate that most of the people with disabilities in Gunungkidul who run MSMEs are physically disabled. MSMEs that are run by disability have not registered for a business license with the Gunungkidul Regency government. Bookkeeping has also not been fully applied to businesses managed by disability.