Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Pemanfaatan Mulsa dan Pupuk Kandang Sapi terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Stevia (Stevia rebaudiana Bert.) Rohaini, Erlin; Bowo, Cahyoadi
Plantropica: Journal of Agricultural Science Vol. 8 No. 1 (2023)
Publisher : Department of Agronomy, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/10.21776/ub.jpt.2023.008.1.10

Abstract

Produksi GKP (Gula Kristal Putih) periode 2015-2021 diestimasikan menurun hingga 0,66% setiap tahunnya, padahal gula menjadi salah satu komoditi pokok di Indonesia. Perlu adanya diversifikasi pemanis alami yaitu dengan memanfaatkan tanaman stevia. Upaya meningkatkan produksi stevia adalah dengan menggunakan pupuk kandang sapi dan pengaplikasian mulsa. Penelitian dilaksanakan di Lahan Agriranch, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang pada bulan November 2021 hingga Februari 2022. Penelitian menggunakan Rancangan Petak Terbagi (RPT) dengan rancangan dasar Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari 9 kombinasi perlakuan dan 3 ulangan. Faktor petak utama ialah jenis mulsa dengan 3 taraf M0 (tanpa mulsa), M1(mulsa plastik hitam putih) (MPHP), M3 (mulsa jerami). Faktor anak petak ialah dosis pupuk kandang sapi dengan 3 taraf P1 (6 t ha-1), P2 (12 t ha-1), P3 (20 t ha-1). Metode analisis data menggunakan ANOVA (Analysis of Varians) dengan uji lanjut Duncan pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan perlakuan mulsa jerami dan mulsa plastik hitam putih (MPHP) mampu meningkatkan pertumbuhan tanaman stevia. Perlakuan pupuk kandang sapi dosis 20 t ha-1 menghasilkan pertumbuhan terbaik tanaman stevia pada beberapa variabel pengamatan. Tidak terdapat interaksi antara perlakuan jenis mulsa dan dosis pupuk kandang sapi, tetapi masing-masing faktor tunggal memengaruhi pertumbuhan stevia. Mulsa jerami memberikan hasil terbaik pada pertumbuhan tinggi tanaman, jumlah daun, bobot segar tanaman, dan kadar air tanah, sedangkan MPHP memberikan hasil terbaik pada pertumbuhan panjang akar, bobot kering hasil panen, suhu tanah, dan kadar air tanah. Pupuk kandang sapi dosis 20 t ha-1 memberikan hasil terbaik pertumbuhan tinggi tanaman, jumlah daun, dan panjang akar.
Pengaruh Biochar Limbah Batang Jagung Terhadap Sifat Fisik Tanah Aluvial dan Produktivitas Bawang Merah (The Effect of Corn Stalks Biochar application on Physical Properties of Alluvial Soil and Productivity of Shallots) Urifa Urifa; Cahyoadi Bowo
Agrisia: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol. 13 No. 1 (2020): Agrisia
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Borobudur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Alluvial soil has great potential as a horticultural planting medium of shallots. Waste from corn stalks were used as biochar using pyrolysis techniques, applied to alluvial soils as a medium of planting shallots in a pot experiment. Application of biochar was 0 ton/ha (B0), 20 ton/ha (B1) and 40 ton/ha (B2) on alluvial soil from Mranggon Lawang village, Probolinggo, East Java. The results showed the biochar application did not show a significant effect on physical properties of the soil. The addition of biochar reduced the soil bulk density from 1.25 g/cm3 to 1.18 g/cm3 in the B2 sample, but increased the water need from 304,6 mm to 312,3 mm. The results of the experiment on plant indicators showed an increase in plant height, number of leaves, diameter of tubers and number of tubers with biochar application. Keywords: biochar, alluvial, shallots