Andi Zulkifli
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : JKMM

DETERMINAN KEJADIAN OSTEOPOROSIS PADA PASIEN DI RSUP DR. WAHIDIN SUDIROHUSODO KOTA MAKASSAR Suryanti Tukiman; Andi Zulkifli; Ridwan Thaha
Jurnal Kesehatan Masyarakat Maritim Vol. 1 No. 1: Januari 2018
Publisher : Public Health Faculty, Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30597/jkmm.v1i1.8695

Abstract

Osteoporosis merupakan penyakit yang ditandai dengan rendahnya massa tulang dan memburuknya mikrostruktural jaringan tulang. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor risiko osteoporosis pada pasien penderita osteoporosis di RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo.Penelitian ini merupakan jenis penelitian analitik dengan rancangan studi kasus kontrol.Populasi adalah semua penderita osteoporosis di RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo.Sampel sebanyak 122 orang yang terdiri atas 61 orang penderita osteoporosis sebagai kelompok kasus dan 61orang bukan penderita osteoporosis sebagai kelompok kontrol.Penarikan sampel dilakukan secara purposive sampling.Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan lembar observasi.Data dianalisis menggunakan analisis risiko (odds Ratio) dan Pearson Chi Square untuk analisis bivariat, serta regresi logistik untuk analisis multivariate. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel yang berisiko terhadap osteoporosis adalah riwayat keluarga (OR:2,052; 95%CI:1,70-2,46; p:0,079), aktivitas fisik (OR:6,71; 95%CI:3,04-14,8; p:0,000), konsumsi makanan sumber kalsium (OR:5,497; 95%CI:2,44-12,35; p:0,000), dan konsumsi minuman bersoda (OR:2,997; 95%CI:1,194-7,520; p:0,016). Hasil analisis multivariat menunjukkan bahwa aktivitas fisik (OR:4,370; 95%CI:1,856-10,288; p:0,001), konsumsi makanan sumber kalsium (OR:3,150; 95%CI:1,283-7,736; p:0,012), dan konsumsi minuman bersoda (OR:2,371; 95%CI:0,851-6,606; p:0,099) merupakan faktor risiko yang paling berkontribusi terhadap osteoporosis.
PENGARUH SERVICE EXPERIENCE DAN PERCEIVED VALUE TERHADAP KEPUASAN PASIEN PADA INSTALAS RAWAT INAP DI RSUD KOTA MAKASSAR Ika Fadhilah Bea; Syahrir A. Pasinringi; Andi Zulkifli
Jurnal Kesehatan Masyarakat Maritim Vol. 1 No. 2: Maret 2018
Publisher : Public Health Faculty, Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30597/jkmm.v1i2.8713

Abstract

Pengalaman layanan (service experience) dan nilai yang dirasakan (perceived value) yang terjadi pada setiapinteraksi antar pasien dan pemberi layanan akan mempengaruhi kepuasan pasien (patient satisfaction). Penelitianini bertujuan untuk menganalisis pengaruh service experience dan perceived value terhadap kepuasan pasienpada Instalasi Rawat Inap di RSUD Kota Makassar. Penelitian ini dilaksanakan pada Instalasi Rawat Inap RSUDKota Makassar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah cross sectional dengan menyebarkankuesioner pada 180 pasien sebagai responden. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknikproportional stratified random sampling dari setiap kelas perawatan di lokasi penelitian. Data dianalisis denganmenggunakan uji regresi linear sederhana untuk melihat pengaruh masing-masing variabel service experiencedan perceived value terhadap kepuasan pasien yang dilanjutkan dengan uji regresi linear berganda untuk melihatpengaruh secara simultan variabel independen terhadap variabel dependen. Hasil penelitian menunjukkan bahwaterdapat pengaruh service experience terhadap kepuasan pasien dengan besar pengaruhnya R2 26.7% yangditunjukkan dengan t hitung=8.046>t table=1.960 dengan nilai p=0.001<0.05. Terdapat pengaruh perceivedvalue terhadap kepuasan pasien dengan besar pengaruhnya R2 21.2% yang ditunjukkan dengan t hitung=6.926>ttable=1.960 dengan nilai p=0.001<0.05. Terdapat pengaruh secara simultan service experience dan perceivedvalue terhadap kepuasan pasien dengan besar pengaruhnya adjusted R2 26.4% ditunjukkan dengan Fhitung=33.161>F table=19.50 dengan nilai p=0.001<0.05. Disimpulkan bahwa service experience dan perceivedvalue serta secara simultan mempengaruhi kepuasan pasien. Diharapkan perhatian yang besar dalammemberikan service experience terbaik serta meningkatkan perceived value terhadap pelayanan di rumah sakit.Kata Kunci : Service experience, perceived value, kepuasan pasien.