Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Kaindea: Adaptasi Pengelolaan Hutan Masyarakat di Pulau-pulau Kecil Nur Arafah; Dudung Darusman; Didik Suharjito; Leti Sundawati
Jurnal Manajemen Hutan Tropika Vol. 14 No. 3 (2008)
Publisher : Institut Pertanian Bogor (IPB University)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (69.433 KB)

Abstract

The objective of this study was to explain how local community in small islands can managed forest under population pressure, market intervention, and political dynamics. This study was expected to answer how community adapted with environmental change in forest management in small islands. The result of the study showed that community in Wangi-wangi Island has a unique forest management system based on community. It’s called kaindea. Management of kaindea done by sara (custom) and family and it’s used custom order. Environmental changes which are population pressure, market intervention, and political dynamics has influenced kaindea management. Public response as result of environmental change was responsed by reinforcement of social organization, adjustment of local agriculture technology, family jobs description, and expansion of livelihood. The study concluded that social organization (institution and social capital) has been very important roles on forest management and sustainability. It was suggested to have a further study about how orthogonal transformation in local institution passed to formal institute, by making community based forest management regulation, especially in customary forest.
Penyuluhan Dampak Pernikahan Dini Pada Pelajar di Kabupaten Aceh Utara Teuku, Yudi Afrizal; Nur Arafah
Academica : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2024): Academica : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Pusat Studi Sosial dan Humaniora [LPS2H]

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.10977330

Abstract

Kantor Urusan Agama (KUA) Provinsi Aceh melaporkan bahwa jumlah pernikahan anak di Aceh mencapai 1.310 orang pada Januari-Oktober 2023. Angkanya naik dua kali lipat dari tahun 2022 yang berjumlah 651 orang. Banyak terdapat dampak negatif dari pernikahan di usia dini kepada anak-anak, salah satunya adalah sering terjadinya kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Dalam rangka meningkatkan kesadaran sekaligus membuka wawasan siswa terhadap maraknya pernikahan diusia dini maka dosen Fakultas Hukum Universitas Malikussaleh berinisiatif melaksanakan kegiatan Penyuluhan Dampak Pernikahan Dini Pada Pelajar di Kabupaten Aceh Utara. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan pemahaman dampak negatif pernikahan dini kepada pelajar dan setelah kegiatan ini terselnggara maka pengetahuan pelajar terhadap dampak negatif pernikahan dini semakin meningkat.
Adaptasi Ekofisiologi Terhadap Iklim Tropis Kering: Studi Anatomi Daun Dua Puluh Jenis Tumbuhan Berkayu Nurul Fahida; Zia Ulhak; Nur Arafah; Dwi Saraswati; Erni Suryani
JUSTER : Jurnal Sains dan Terapan Vol. 3 No. 1 (2024): JUSTER: Jurnal Sains dan Terapan
Publisher : Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/juster.v3i1.1011

Abstract

The research carried out is useful for knowing the shape of the leaves, types, distribution areas of the plants, as well as the local and ethnic names of twenty types of woody plant leaves that are 5 to 10 years old. This research was carried out at the Sadundu Pidu Rora waterfall, Bima Regency. Based on the research results, there were 20 types of leaves that were studied and had different leaf shapes and sizes from other leaves, the leaves studied had local names from the Bima area and had different types and distribution areas. Using the free roaming method and carrying out an approach analysis of plant types that are appropriate to the tropical climate conditions found in the Sadundu Pidu waterfall area in Rora and schematized with clear names for each plant examined as well as documentation of each woody plant leaf.
Efektivitas Kinerja Polisi Hutan di Kawasan Tahura Nipa-Nipa Sulawesi Tenggara Hafidah Nur; Sitti Marwah; Rosmarlinasiah; Nur Arafah; Suciadi Nurcakti Alfir
Jurnal Celebica : Jurnal Kehutanan Indonesia Vol. 4 No. 1 (2023):
Publisher : Jurusan Kehutanan -FHIL-UHO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jc.v4i1.17

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk pelaksanaan tugas; serta efektivitas kinerja Polhut Tahura Nipa-Nipa dalam menjalankan Tugas pokoknya. Penelitian ini dilakukan di Kantor UPTD Balai Tahura Nipa-Nipa Sulawesi Tenggara yang berlangsung selama 2 bulan yakni bulan Januari sampai dengan Februari 2013. Sampel penelitian ini adalaha Polhut, dari pihak Balai Tahura Nipa-Nipa serta dari unsur masyarakat. Data dianilis dengan menggunakan teknik Skala Likert.Hasil penelitian menunjukan bahwa Tugas pokok polisi kehutanan adalah menyiapkan, melaksanakan, mengembangkan, memantau, dan mengevaluasi serta melaporkan kegiatan perlindungan dan pengamanan hutan serta peredaran hasil hutan. Kinerja Polhut Tahura Nipa- Nipa baik dalam menjalankan tugas pokok/wewenang telah efektif, sedangkan kinerja Polhut dalam menjalankan tugas teknisnya telah efektif.
the PERAN GENDER DALAM PENGELOLAAN HUTAN KEMASYARAKATAN DI DESA PUDARIA JAYA KECAMATAN MORAMO KABUPATEN KONAWE SELATAN Hafidah Nur Hafidah Nur; Nur Arafah; sitti Marwah; Rosmarlinasiah; La Ode Agus Salim Mando
Jurnal Celebica : Jurnal Kehutanan Indonesia Vol. 4 No. 2 (2023): Volume 4, No 2 (2023): Jurnal Celebica : Jurnal Kehutanan Indonesia
Publisher : Jurusan Kehutanan -FHIL-UHO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jc.v4i2.47

Abstract

Keberadaan hutan di Indonesia memiliki potensi yang besar, baik dari segi ekologis, ekonomi, maupun sosial. Pengelolaan hutan saat ini menerapkan sistem perhutanan sosial, Perhutanan sosial merupakan sistem dalam mengelola hutan secara lestari dalam kawasan hutan negara atau hutan hak/hutan adat yang dilaksanakan oleh masyarakat sekitar hutan. Tujuan perhutanan sosial untuk meningkatkan kesejahteraan, keseimbangan lingkungan dan dinamika sosial budaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran laki-laki dan perempuan dalam alokasi waktu serta peran laki-laki dan perempuan dalam pengambilan keputusan terhadap pengelolaan hutan kemasyarakatan. Penelitian ini dilakukan di Desa Pudaria Jaya, Kecamatan Moramo, Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara. Sampel penelitian ini adalah 55, dari pihak masyarakat Desa Pudria Jaya. Data diolah dalam bentuk tabelulasi dan dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran laki-laki dan perempuan dalam alokasi waktu laki-laki memiliki alokasi waktu dalam bekerja sebesar 89,70% dan perempuan sebesar 10,3% sedangkan dalam pengambilan keputusan didominasi oleh laki-laki dengan persetase sebesar 88,66% dan untuk perempuan dengan persentase sebesar 11,34%.
LOCAL WISDOM IN AGROFORESTRY MANAGEMENT IN LALONGGOWUNA VILLAGE, TONGAUNA DISTRICT, KONAWE REGENCY Hafidah Nur; Nur Arafah; Rosmarlinasiah; Satya Agustina Laksananny; Anas Nikoyan; La Ode Agus Salim Mando; Titik Nofiyanti; Wa Ode Mar’atun Sholiha
Jurnal Celebica : Jurnal Kehutanan Indonesia Vol. 6 No. 2 (2025): Celebica Jurnal Kehutanan Volume 6 no 2 tahun 2025
Publisher : Jurusan Kehutanan -FHIL-UHO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65078/jc.v6i2.192

Abstract

Kearifan lokal adalah nilai-nilai yang diyakini kebenarannya dan menjadi acuan dalam melakukan kegiatan sehari-hari bagi masyarakat disuatu daerah. Salah satu jenis pengelolaan sumber daya yang terdapat di Indonesia dan dikelola berdasarkan pengetahuan lokal ialah agroforestri. Agroforestri adalah suatu sistem pemanfaatan lahan secara optimal dan lestari dengan cara mengkombinasikan kegiatan kehutanan dan pertanian pada unit pengelolaan lahan yang sama. Masyarakat suku tolaki mengenal sistem agroforestri dengan nama mepombahora yang merupakan salah satu bentuk agroforestri tradisional yang dipraktikkan sejak dahulu serta berperan penting dalam peningkatan pendapatan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kearifan lokal dalam pengelolaan Agroforestri oleh masyarakat Desa Lalonggowuna, Kecamatan Tongauna, Kabupaten Konawe. Penelitian ini dilakukan di Desa Lalonggowuna Kecamatan Tongauna Kabupaten Konawe, mulai bulan Januari – Februari 2025. Metode penelitian menggunakan metode sensus yaitu teknik pengambilan sampel dimana seluruh anggota populasi dijadikan sampel. Hasil penelitian menunjukkan kearifan lokal atau tradisi yang dilakukan oleh masyarakat dalam pengelolaan mepombahora yaitu terdiri dari monggiiki ando’olo, momboposuka, mosalei, humunu, moenggai, motasu, mosaira, mete’ia, mosale/pombupa/pinaaki /mosowi.