Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Literasi Digital dalam Upaya Mendukung Pembelajaran Online pada Siswa Sekolah Dasar di Kota Cilegon Siska Mardiana; Annisarizki; Marthalena; Liza Diniarizky Putri; Sigit Surahman
KAIBON ABHINAYA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 4 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/ka.v4i1.3809

Abstract

Pembelajaran online yang dilakukan melalui media sosial ataupun aplikasi conference yang ada di smartphone atau komputer, pada akhirnya membuat siswa-siswa pun banyak menggunakan teknologi digital, atau ada juga yang memang sudah terbiasa menggunakannya sebelum adanya pembelajaran online, demikian yang dialami oleh siswa-siswa di SDIT Madani Cilegon, maka kegiatan pengabdian masyarakat mengenai literasi digital dilakukan dengan tujuan memberikan pengetahuan mengenai bagaimana mengakses internet dengan baik, aman dan sehat, aplikasi apa saja yang baik untuk mereka gunakan dan penggunaan smartphone yang baik dan bijak. Kegiatan dilakukan selama tiga bulan mulai dari tahap awal sosialisasi dan perijinan hingga tahap evaluasi. Hasil kegiatan pengabdian ini menunjukkan bahwa siswa lebih memahami mengenai penggunaan internet dan teknologi digital seperti smartphone untuk hal hal yang positif, juga mengenai keamanan di dunia digital, dan pencarian sumber informasi dan konten konten yang sesuai dengan usia. Keberhasilan kegiatan ini ditunjukkan dengan antusiasme siswa mengikuti kegiatan dan menjawab pertanyaan, mengulang menjelaskan materi serta dari informasi yang didapat dari guru usai kegiatan. Kegiatan pengabdian ini juga mendorong keberhasilan pembelajaran online karena siswa dapat mencari informasi, membaca, menyimak, melalui media digital seperti blog, media sosial, web maupun youtube, dan dapat mengikuti pembelajaran tiap mata pelajaran yang berlangsung secara online.
Biculturalism Badui people's identity: a case study on Seba Badui 2023 R. Nia Kania Kurniawati; Liza Diniarizky Putri; Ichsan Adil Prayogi; Dian Wardiana Sjuchro; Ramon K. Santos III
Jurnal Studi Komunikasi Vol. 7 No. 2 (2023)
Publisher : Faculty of Communications Science, Dr. Soetomo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25139/jsk.v7i2.6276

Abstract

This research discusses how an indigenous community assimilates two divergent cultures in the wake of Globalisation, specifically focusing on the influence of technology. The subject of this study is the Baduis people of Banten. Drawing upon McLuhan's media ecology theory, this qualitative research adopts a case study approach. The research centres on the Badui people, focusing on the Baduy Seba activities that transpired in April 2023. The primary aim is to examine how this Indigenous society, which initially resisted technology, eventually engages in the process of cultural acculturation. The findings of this study reveal that the Banten Baduis people demonstrate a reserved demeanour in the face of Globalisation's influence, choosing to embrace change cautiously while still preserving their core values. This cautious and adaptive attitude of the Baduis people towards the swift influence of technology reflects their biculturalism, where they successfully blend their traditional customs with aspects of the modern world.
Penyuluhan Sampah Pada Siswa dan Guru SMPN 1 Mancak Kabupaten Serang Ichsan Adil Prayogi; Liza Diniarizky Putri; Marthalena Marthalena; Annisarizki Annisarizki; Endang Tri Santi
BANTENESE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 6 No. 1 (2024): Bantenese : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Pusat Studi Sosial dan Pengabdian Masyarakat Fisipkum Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/ps2pm.v6i1.8548

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilatarbalakangi karena buruknya penglolaan & sanitasi di lingkungan SMP Negeri 1 Mancak, Kabupaten Serang, Banten. SMPN 1 Mancak memiliki habit menumpulkan sampah sekolah kehalaman belakang sekolah, setelah sampah menumpuk dalam waktu sekian bulan hingga membukit, barulah kemudian dibakar tanpa ada pemisahan apakah sampah tersebut layak dibakar atau tidak. Padahal, tempat pembuangan & pengelolaan sampah terbesar di Provinsi Banten, yaitu TPA Cilowong, berjarak tidak terlalu jauh dengan lokasi SMPN 1 Mancak. Berdasarkan observasi teman-teman mahasiswa, perlu dilakukan penyuluhan dalam bentuk seminar, agar para siswa dan juga guru hingga perangkat sekolah SMPN 1 Mancak memiliki kesadaran tentang urgensi pengolahan sampah yang baik dan benar. Maka dilaksanakan penyuluhan dengan tema“Pengelolaan sampah yang inovatif, ditinjau dari sisi akademisi”, dimana LPPM Universitas Serang Raya sebaga mitranya. Penyuluhan ini bukan hanya dalam bentuk presentasi, tetapi juga dalam komunikasi persuasif kepada selaruh civitas SMPN 1 Mancak, mulai dari kenapa sampah perlu dipisahkan (organik/non-organik), serta siapa yang perlu intens terhadap penaganan sampah di SMPN 1 Mancak, hingga seperti apa & bagaimana sampah idealnya dikelola. Hasil pengabdian ini sangat penting dalam memberikan kesadaran kepada civitas SMPN1 Mancak agar menghilangkan habit menumpuk sampah kemudian membakarnya begitu saja.