Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Pengembangan Modul Eksperimen Fisika Material Solar Cell Berbasis TPACK Boisandi Boisandi; Anita Anita
Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 15, No 1 (2017): Edukasi: Jurnal Pendidikan
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/edukasi.v15i1.402

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mendeskripsikan karakteristik perangkat praktikum berbasis TPACK yang dikembangkan. Penelitian mengacu pada desain penelitian dan pengembangan (Research and Development) yaitu: (1) Studi pendahuluan; (2) Perancangan program; (3) Pengembangan program; dan (4) Validasi program. Berdasarkan hasil validasi dan analisis data penelitian, telah dihasilkan modul eksperimen fisika solar cell berbasis Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) yang telah melaui tahap analisis, perancangan, dan pengembangan. Adapun  hasil validasi secara keseluruhan menunjukkan bahwa modul penuntun praktikum memiliki skor validasi 4,01 dengan kriteria baik hingga sangat baik.
Analisis Kualitas Butir Soal Fisika Kelas X Sekolah Menengah Atas Anita Anita; Sulis Tyowati; Zuldafrial Zuldafrial
Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 16, No 1 (2018): Edukasi: Jurnal Pendidikan
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/edukasi.v16i1.780

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mendeskripsikan kualitas butir soal pada bank soal Fisika secara kualitatif dan kuantitatif dan untuk mengetahui tingkat pemahaman siswa dalam menyelesaikan soal berdasarkan taksonomi Bloom pada mata pelajaran Fisika kelas X di SMA Negeri 2 Bunut Hulu Kabupaten Kapuas Hulu. Metode yang digunakan metode penelitian kombinasi, bentuk penelitian concurrent embedded strategy dan menggunakan rancangan penelitian kuadran IV. Hasil penelitian adalah: (1) Secara kualitatif berdasarkan konstruk, segi materi dan bahasa secara keseluruahn telah sesuai; dan (2) Secara kuantitatif berdasarkan proporsi tingkat kesukaran tidak seimbang. Daya pembeda 30% kategori jelek, 37,5% kategori cukup, 20% kategori baik, 12,5% sangat jelek. Efektivitas pengecoh 80% berfungsi, tingkat kevalidan sebesar 65%, reliabilitas sebesar 0,65 dengan kategori sedang sehingga soal dapat dipercaya untuk mengevaluasi siswa, persentase jumlah kemampuan siswa yang mampu mengerjakan soal pada setiap aspek berdasarkan taksonomi Bloom C1 (pengetahuan) 70%, C2 (pemahaman) 42,44%, C3 (penerapan) 35,83%, C4 (analisis) 18,33%, dan tidak terdapat soal C5 dan C6.
DESKRIPSI KESALAHAN MAHASISWA CALON GURU DALAM MENYELESAIKAN SOAL-SOAL PEMBIASAN CAHAYA PADA LENSA TIPIS Anita Anita; Lia Angraeni; Matsun Matsun
Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol 3, No 1 (2014): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/saintek.v3i1.200

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk kesalahan mahasiswa calon guru dalam menyelesaikan soal-soal pembiasan cahaya pada lensa tipis. Penelitian ini menggunakan metode deskrptif dengan jenis penelitian survey. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa Program Studi Pendidikan Fisika IKIP PGRI Pontianak semester genap dan yang menjadi sampel adalah seluruh mahasiswa semester dua, sampel diambil secara Purposive dan sebanyak satu kelas dari tiga kelas yang ada di Program Studi Pendidikan Fisika IKIP PGRI Pontianak semester genap pada mata kuliah Fisika Dasar II pada materi lensa. Teknik pengumpulan data menggunakan teknikpengukuran berupa tes berbentuk essay. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk-bentuk kesalahan yang dialami mahasiswa calon guru yaitu (1) kesalahan dalam memahami konsep esensial; (2) kesalahan dalam memahami hubungan antar konsep; (3) kesalahan menggunakan konsep dalam menyelesaikan permasalahan yang ada. Persentase untuk masing-masing bentuk kesalahan yang ditemukan pada mahasiswa calon guru adalah sebagai berikut: (1) kesalahan dalam memahami konsep esensial sebanyak 67.47 % atau kurang lebih 28 orang dari 42 orang mahasiswa calon guru; (2) kesalahan dalam memahami hubungan antar konsep sebanyak 70.24% atau kuranglebih 30 orang dari 42 orang mahasiswa calon guru; (3) kesalahan dalam menggunakan konsep dalam menyelesaikan permasalahan yang ada 66.67 % atau kurang lebih 38 orang dari 42 orang mahasiswa calon guru.Kata kunci: deskripsi, kesalahan, pembiasan cahaya, lensa tipis
The Understanding of Pre-Service Physics Teachers on Electric Circuit Concept Anita Anita; Sy. Lukman Hakim Assagaf; Boisandi Boisandi
Jurnal Penelitian & Pengembangan Pendidikan Fisika Vol 4 No 2 (2018): JPPPF (Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Fisika), Volume 4 Issue 2, D
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika Universitas Negeri Jakarta, LPPM Universitas Negeri Jakarta, HFI Jakarta, HFI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/1.04209

Abstract

The purpose of this research was to find out the descriptive of pre-service physics teachers understanding of the concept of electrical circuits, especially in the characteristic of series circuits and parallel circuits. The method used in this research was a descriptive method. The sample of this research was the fourth-grade students who took Basic Electronics course. The primary data of this research collected from the students’ test consisted of 12 multiple choices. Data analysis concluded that the student’s understanding of the concept of the electric circuit was low, with an average percentage of total indicators of 84.4%.
The Students’ Characters Analysis in Physics Learning Process Anita Anita; Fety Novianty
Jurnal Penelitian & Pengembangan Pendidikan Fisika Vol 6 No 1 (2020): JPPPF (Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Fisika), Volume 6 Issue 1, J
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika Universitas Negeri Jakarta, LPPM Universitas Negeri Jakarta, HFI Jakarta, HFI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (221.263 KB) | DOI: 10.21009/1.06108

Abstract

The character affects a person’s quality of life. Having a good character is expected to have the ability to improve his/her quality of life. This study aims to describe the characters of students, namely responsibility, curiosity/creativity, honesty, tolerance, perseverance, and discipline. This descriptive research utilizes indirect communication techniques in collecting data. The data collection tools used are in the form of character questionnaires. The student character questioners are developed based on validated character indicators with a value of 81% with decent character. Based on the results of the analysis of the character questionnaires data that was filled out by the students, it was found that the characters of responsibility, creativity, honesty, perseverance, and discipline were classified began to develop, and the character of tolerance was classified as seen. However, in general, the character of students is classified as began to develop.
Isolasi Dye Organik Alam dan Karakterisasinya Sebagai Sensitizer Nurussaniah Nurussaniah; Anita Anita; Boisandi Boisandi
JIPF (Jurnal Ilmu Pendidikan Fisika) Vol 3, No 1 (2018): March 2018
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (239.386 KB) | DOI: 10.26737/jipf.v3i1.338

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui cara mengisolasi dan karakteristik dye organik alam sebagai sensitizer. Penelitian ini dilakukan melalui beberapa tahap yaitu persiapan, isolasi dye organik alam, karakterisasi sifat optik, analisis dan menyimpulkan. Isolasi dye organic alam dilakukan untuk memperoleh sari dari bahan-bahan alam. Penelitian ini menggunakan bahan alam yaitu jagung (Zea mays) dan labu kuning (Cucurbita moschata). Karakterisasi optik dye organik alam dalam penelitian ini dilihat dari spektrum absorbansi yang diukur menggunakan Spektrophotometer Uv-Vis. Spektrum absorbansi dye diukur dalam kuvet optik, pada panjang gelombang 350-800 . Hasil penelitian menunjukkan bahwa isolasi dye organik alam diperoleh melalui metode ekstraksi, yaitu suatu metode untuk memperoleh sari dari bahan-bahan alam. Proses ekstraksi dilakukan dengan melarutkan biji jagung (Zea mays) dan daging buah labu kuning (Cucurbita moschata) dalam pelarut etanol dengan konsentrasi 1:5. Karaktistik optik jagung (Zea mays) dan labu kuning (Cucurbita moschata)  menunjukkan panjang gelombang yaitu berada pada cahaya tampak dengan rentang panjang gelombang 350 – 500 nm.  Dengan demikian  dye  beta-karoten yang berasal dari jagung (Zea mays) dan labu kuning (Cucurbita moschata) dapat dimanfaatkan sebagai sensitizer dalam prototipe Dye Sensitized Solar Cell (DSSC).
Pengembangan Instrumen Penilaian Afektif Pada Asisten Praktikum Laboratorium Fisika Soka Hadiati; Anita Anita; Adi Pramuda
Radiasi : Jurnal Berkala Pendidikan Fisika Vol. 13 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/radiasi.v13i2.263

Abstract

This study aims to develop affective assessment instruments for practical assistants in physics laboratories. The development model used Plomp development model, consisting of five stages, namely: (1) the initial investigation stage; (2) Design; (3) Realization / construction stage; (4) testing, evaluation and revision; (5) implementation. The questionnaire is prepared based on theory and proven by its relevance (content validation) by experts. Collecting data in this study using non-test data collection techniques in the form of affective / attitude questionnaires. The affective score obtained will be analyzed the validity of the instrument construct using the analysis rash model theory with the winsteps program. Reliability using Alpha Cronbach. The attitude instrument was designed with reference to the criteria and indicators based on Rao's theory. Content validity by 7 experts showed that all items had good validity. The inter rater reliability of the questions was 0.8. Empirical validity shows that all items are valid. The instrument has item reliability 0.93 and person reliability 0.39 with good and moderate categories. This shows that the consistency of the answers from the subject is still weak, but the quality of the items in the instrument's reliability aspect is quite good. The instrument that has been developed meets the criteria of validity and reliability.
Pengaruh Penerapan Lembar Kerja Siswa Berbasis Inkuiri Terbimbing Terhadap Kemampuan Metakognisi Siswa Pada Materi Hukum II Newton Ljianto Ljianto; Anita Anita; Boisandi Boisandi
Radiasi : Jurnal Berkala Pendidikan Fisika Vol. 13 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/radiasi.v13i2.295

Abstract

This study aims to determine; (1) students 'metacognition abilities before being applied to guided inquiry-based student worksheets on Newton's Law II material, (2) students' metacognition abilities after being applied guided inquiry-based student worksheets on Newton's Law II material, and (3) how much influence is the application of guided inquiry based student worksheets on students' metacognitive abilities in Newton's Law II material in class X Mia SMA N 1 Marau. This research is a pre-experimental research design with one group pretest-posttest design research. The population in this study were all students of class X SMA N 1 Marau which consisted of 4 classes. The sample selected using a saturated sample, namely class X Mia as the experimental class. The results of the study were obtained before the treatment of the aspects of students' high metacognition abilities, namely the aspect of strategy setting ability of 81.81% and the aspect of the lowest metacognition ability, namely the aspect of metacognition ability of the debugging strategy by 0%. Meanwhile, the results after being given treatment for the students' high metacognition ability were the aspect of strategic setting ability of 95.23% and the lowest aspect of metacognition ability was the aspect of the metacognition ability of the debugging strategy of 57.77%. The result of the calculation of the effect size is 5.17 or 5.17> 0.8. Thus, the effect of the application of guided inquiry-based worksheets is very influential on students' metacognition abilities.
Analisis Kecenderungan Karakter dan Sikap Siswa Pada Pembelajaran Online Yusta Mayang Sari; Anita Anita; Ira Novita Sari
Jurnal Inovasi Pendidikan Sains (JIPS) Vol. 3 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/jips.v3i1.1690

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi munculnya kasus virus Corona yang dikenal COVID-19, dengan penyebaran yang sangat cepat menimbulkan dampak di berbagai aspek kehidupan manusia. Khususnya di dunia pendidikan untuk membatasi penyembaran Covid-19, mendesak pengujian pendidikan melakukan pembelajaran online. Selama proses pembelajaran online banyak terdapat kekurangan terhadap kecenderungan karakter dan sikap siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menunjukan kecenderungan karakter dan kecenderungan sikap siswa pada pembelajaran online. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan objek penelitian ini adalah siswa kelas XI MIPA1, MIPA 2, MIPA 3, MIPA 4 dan guru di SMA Negeri 8 Pontianak. Teknik yang digunakan dalam menentukan sampel yaitu teknik sampling. Teknik dalam pengampilan data adalah komunikasi tidak langsung yang berupa angket. teknik analisis data menggunakan skala likert. Hasil dalam penelitian ini untuk kecenderungan karakter yaitu jujur sebesar 83% dengan kategori “terlihat”, disiplin sebesar 56% dengan kategori “berkembang”, kerja keras sebesar 52,5% dengan kategori “berkembang”, rasa ingin tahu sebesar 57% dengan kategori “berkembang”, tanggung jawab sebesar 57,25% dengan kategori “berkembang”. Hasil dalam penelitian ini untuk kecenderungan sikap yaitu perhatian sebesar 59,75% dengan kategori “berkembang”, ketertarikan memperbanyak waktu belajar sebesar 58,5% dengan kategori “berkembang”, merespon sebesar 54,75% dengan kategori “berkembang”, kesenangan dalam belajar sebesar 59,75% dengan kategori” berkembang.
PENERAPAN STRATEGI METAKOGNISI TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI SUHU DI KELAS VII SMP NEGERI 3 SATU ATAP BALAI Ivana Evivania; Anita Anita; Ira Nofita Sari
VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol 11, No 1 (2020): APRIL
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/ve.v11i1.545

Abstract

ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengaruh penerapan strategi metakognisi terhadap hasil belajar siswa pada materi suhu di kelas VII SMP Negeri 3 Satu Atap Balai. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 3 Satu Atap Balai yang terdiri dari dua kelas yaitu kelas VII A dan kelas VII B. Adapun sampel penelitian ini adalah siswa kelas VII A sebagai kelas eksperimen berjumlah 29 siswa dan kelas VII B sebagai kelas kontrol berjumlah 29 siswa yang dipilih dengan teknik cluster random sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik pengukuran. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis data kuantitatif. Alat pengumpulan data adalah tes posstest yang berbentuk essay. Berdasarkan dari hasil pengolahan data diperoleh rata-rata hasil belajar siswa data posstest sebesar 70,52 pengujian hipotesis dengan uji t-test independent sample dengan α = 5% diperoleh  = 0,000 dan = 0,05 maka Ha diterima. Hal ini bearti terdapat pengaruh strategi metakognisi terhadap hasil belajar siswa pada materi suhu di kelas VII SMP Negeri 3 Satu Atap Balai. Perhitungan effect size diperoleh sebesar 2,15 sehingga dapat disimpulkan bahwa strategi metakognisi berpengaruh terhadap hasil belajar siswa dengan kriteria tinggi. Kata Kunci: Strategi Metakognisi, Suhu, Hasil Belajar ABSTRACT The purpose of this study is to find out how the influence of the implementation of metacognition strategies on student learning outcomes in the temperature material in class VII SMP Negeri 3 Satu Atap Balai. The  population in this study were all students of class VII SMP Negeri 3 Satu Atap Balai consisting of two classes, slass VII A and Class VII B The sample of this study was class class VII A as an experimental class totaling 29 students and class VII B as a control class totaling 29 students selected by cluster random sampling tecnique. The data collection tecnique used is the measurement technique. Data collection tools are posstest tests in the form of essays. Based on the results of data processing obtained an average student learning outcomes posstest data of 70,52 hypothesis testing with independent sample t-test with α = 5% obtained  = 0,000 and = 0,05 then Ha is accepted. This means that there is an influence of metakognition strategis on student learning outcomes in the tempereture material, in class VII SMP Negeri 3 Satu Ata Balai. The calculatoin of  the effect size obtained by 2,15 can be concluded that the metakognition strategy affects the learning outcomes of students with high criteria.Keywords: Metacognition Strategies, Temperature, Learning Outcomes