Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : JURNAL MathEdu (Mathematic Education Journal)

HUBUNGAN KEMAMPUAN GURU BERTANYA DENGAN MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS XI SMA NEGERI 1 BATANG ANGKOLA Muhammad Syahril Harahap; Febriani Hastini Nasution; Nurhidaya Fithriyah Nasution
JURNAL MathEdu (Mathematic Education Journal) Vol 3 No 3 (2020): JURNAL MathEdu (Mathematic Education Journal) Vol. 3 No. 3 November 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berawal dari permasalahan dalam kurangnya motivasi belajar siswa di SMA Negeri 1 Batang Angkola , dimana sebagian besar siswa siswa memiliki motivasi belajar yang rendah Oleh karena itu, untuk meningkatkan motivasi belajar siswa guru perlu melakukan usaha salah satunya dengan menggunakan kemampuan guru bertanya tentang materi. Uuntuk melihat kaitannya. Penelitian ini merupakan penelitian Deskriptif. Penelitian ini dilaksanakan pada siswa kelas XI SMA Negeri 1 Batang Angkola. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data berupa lembar observasi, angket dan tes hasil belajar. Data yang diperoleh dalam penelitian dianalis dengan menggunakan analisis data kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian ini Tinggi rendahnya motivasi belajar siswa salah satu faktor penentu adalah sejauhmana kemampuan guru dalam mengajukan pertanyaan di dalam proses belajar mengajar. Motivasi belajar siswa di SMA Negeri 1 Batang Angkola dapat ditentukan oleh kemampuan guru bertanya. Dengan kata lain, kemampuan guru bertanya dapat meningkatkan motivasi belajar siswa. Hal ini terbukti dari hasil analisis data yang dilakukan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kemampuan guru bertanya dengan motivasi belajar siswa dimana rxy = 0,401 > 0,361 = rt. Kemampuan guru bertanya yang ada di SMA Negeri 1 Batang Angkola masuk pada kategori “baik”, di mana skor rerata yang diperoleh 2,47. Kemampuan guru bertanya ketika proses belajar mengajar berlangsung digambarkan siswa sudah baik. Selanjutnya, hasil temuan penelitian tentang motivasi belajar siswa diperoleh nilai rerata 2,50. Hal ini menggambarkan bahwa motivasi belajar siswa masuk pada kategori “baik”. Artinya, para siswa telah memiliki motivasi belajar yang tinggi dalam setiap kegiatan proses belajar mengajar.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN BERBASIS BRAIN BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 11 PADANGSIDIMPUAN Muhammad Syahril Harahap; Roslian Lubis; Triya Putri Ananda; Febriani Hastini Nasution; Nurhidaya Fithriyah Nasution
JURNAL MathEdu (Mathematic Education Journal) Vol 6 No 2 (2023): JURNAL MathEdu (Mathematic Education Journal) Juli 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/mathedu.v6i2.5167

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan perangkat pembelajaran berbasis brain based learning untuk kelas VIII-2 SMP Negeri 11 Padangsidimpuan yang layak digunakan dalam kegiatan pembelajaran. Diperlukan kemampuan komunikasi matematis untuk dapat memudahkan siswa dalam mempelajari matematika dari kehidupan sehari-hari. Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan perangkat pembelajaran matematika berbasis brain based learning umtuk kemampuan komunikasi matematis siswa yang valid pada tingkat smp kelas VIII pada materi probabilitas. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan R & D (Research and Development) dengan model 4-D yang terdiri dari tahap pendefenisian (Define), tahap perancangan (Design), tahap pengembangan (Development), dan tahap penyebaran (Dissiminate). Perangkat pembelajaran yang dikembangkan terdiri atas LKS dan RPP. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa validasi yang dilakukan oleh dua orang dosen pendidikan matematika sebagai validator dari ahli media dan bahasa, dan satu orang guru matematika SMP sebagai validator materi. Kemudian angket respon siswa untuk mengetahui kepraktisan dan soal tes kemampuan komunikasi matematis siswa untuk mengetahui keefektifan perangkat pembelajaran tersebut. Uji coba dilakukan terhadap 25 orang siswa untuk mengetahui kepraktisan dan keefektifan dari perangkat pembelajaran yang dikembangkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua perangkat pembelajaran dinayatakan valid dan LKS dinyatakan praktis berdasarkan hasil uji coba kepada siswa tersebut, yang dimana validasi ahli media mendapat rata-rata 93,75% kategori sangat valid, ahli bahasa mendapat rata-rata 88,75% kategori valid, ahli materi mendapat rata-rata 88,75% kategori valid. Kemudian hasil presentase angket respon siswa mendapatkan nilai 83,36% dengan kategori praktis. Dan hasil keefektifan diperoleh nilai 82 dengan kategori sangat efektif.