Budi Indarsih
Unknown Affiliation

Published : 8 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Profile of Laying Chicken Farm and Analysis of Factors Causing West Nusa Tenggara to Not Self-Sufficient in Producing Eggs for Consumption Mohammad Hasil Tamzil; Budi Indarsih
Jurnal Ilmu Dan Teknologi Peternakan Indonesia (JITPI) Indonesian Journal of Animal Science and Technology) Vol 6 No 1 (2020): Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Indonesia (JITPI)
Publisher : Faculty of Animal Husbandry, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (175.439 KB) | DOI: 10.29303/jitpi.v5i2.61

Abstract

The aim of this study is to collect profile of laying chicken farms in West Nusa Tenggara Province to understand factors causing the province to still not self-sufficient in producing egg for consumption purposes. Samples for the study was taken in Lombok Island as the central of laying chicken eggs production in West Nusa Tenggara Province. Samples were taken using Stratfied Random Samling method and were tracked using snow ball method. Data collected consists of primary data and secondary data. Primary data consists of profile of laying chicken farms and number of eggs brought to West Nusa Tenggara. On the other hand, secondary data consists of laying chicken population and number of egg production in the West Nusa Tenggara region and neighboring provinces (provinces in Java, Bali and East Nusa Tenggara). The data obtained were analyzed descriptively. The results showed that laying chicken farms in West Nusa Tenggara were dominated by small scale farms owning from 500 to 9,000 chickens. Most of the farmers tend to practice good farming system. The combination of low number of farmers and chickens population is the reason why West Nusa Tenggara still has to import 6,480 tons of consumption eggs per year.
Warna Kulit Telur dan Daya Tetas Telur Burung Puyuh (Coturnix coturnix japonica) Ni Ketut Dewi Haryani; Budi Indarsih; Moh Hasil Tamzil; I Nyoman Sukartha Jaya; Muh Saepudin
Jurnal Ilmu Dan Teknologi Peternakan Indonesia (JITPI) Indonesian Journal of Animal Science and Technology) Vol 7 No 1 (2021): Jurnal Ilmu Dan Teknologi Peternakan Indonesia (JITPI) Indonesian Journal of Anim
Publisher : Faculty of Animal Husbandry, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jitpi.v7i1.89

Abstract

Warna kulit telur burung puyuh sangat bervariasi dan banyak spotnya sehingga mempengaruhi ketebalan kerabang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh warna kulit telur terhadap daya tetas telur burung puyuh (Coturnix coturnix japonica). Penelitian dilakukan di Laboratorium Ternak Unggas Fakultas Peternakan UNRAM. Tiga ratus enam puluh butir telur puyuh fertil dibagi menjadi 3 perlakuan dengan tiga ulangan dalam Rancangan Acak Lengkap. Perlakuan T1 (kulit telur warna putih dengan tidak ada maupun sedikit spot), T2 (kulit telur warna coklat muda dan mempunyai sedikit spot) dan T3 (kulit telur warna coklat tua, hitam atau spot hitam memenuhi kerabang telur). Perbedaan spot atau warna kulit telur mempengaruhi daya tetas dan kualitas tetas (P<0.05). Telur T2 (kulit telur warna coklat menghasilkan daya tetas dan kualitas tetas yang tinggi.
The Addition of Rice Bran in Commercial Feed of Jowo Super (Joper) Chicken Tamzil, Mohammad Hasil; Budi Indarsih; Lalu Mohammad Sidik
Jurnal Ilmu Dan Teknologi Peternakan Indonesia (JITPI) Indonesian Journal of Animal Science and Technology) Vol 10 No 1 (2024): Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Indonesia (JITPI) Indonesian Journal of Ani
Publisher : Faculty of Animal Husbandry, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jitpi.v10i1.203

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan bekatul dalam pakan komersial pada pertumbuhan ayam Joper. Penelitian dirancang menggunakan Rancangan Acak Lengkap pola searah menggunakan 200 ekor DOC (day old Chick) ayam Joper un-sex. Anak-anak ayam tersebut dibagi menjadi 4 kelompok perlakuan, dan masing-masing kelompok perlakuan diulang 5 kali, sehingga masing-masing ulangan menggunakan 5 ekor anak ayam. Setiap kelompok ayam dari masing-masing ulangan dipelihara selama 2 bulan dalam petak kandang beralaskan litter berukuran 120 x 45 cm dengan pakan dan air minum ad libitum. Perlakuan pertama adalah kelompok ayam yang diberi pakan komersial broiler merk SB 11 produksi PT. Charoen Pokphand. Perlakuan kedua, ketiga, dan keempat masing-masing diberi pakan komersial yang ditambahkan bekatul masing-masing 15%, 30%, dan 45%. Peubah yang diamati adalah konsumsi pakan, pertambahan bobot badan, konversi pakan, dan perubahan harga pakan. Data yang diperoleh dianalisa menggunakan analisis varian, dan uji Lanjut Duncan New Multiple Range test pada taraf nyata 0.05. Didapatkan bahwa penambahan 30% bekatul dalam pakan komersial untuk ayam Joper menghasilkan pertumbuhan yang sama dengan penggunaan 100% pakan komersial.
Exterior and Interior Quality of Peking Duck Eggs Reared by the Monggelemong Duck Farmer Group Dasan Cermen Sandubaya Mataram Tamzil, Mohammad Hasil; Bulkaini; Budi Indarsih; Ami Rahmawati
Jurnal Ilmu Dan Teknologi Peternakan Indonesia (JITPI) Indonesian Journal of Animal Science and Technology) Vol 10 No 2 (2024): Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Indonesia (JITPI) Indonesian Journal of Ani
Publisher : Faculty of Animal Husbandry, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jitpi.v10i2.211

Abstract

Kualitas telur itik antara lain dipengaruhi oleh sistem budidaya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji kualitas eksternal dan internal telur itik Peking yang dihasilkan di Kelompok Peternak itik Monggelemong dasan Cermen Sandubaya kota Mataram. Telur itik diperoleh dari anggota kelompok peternak yang tergabung pada Kelompok Peternak itik Monggelemong. Pengambilan telur dilakukan secara bergiliran setiap hari pada setiap anggota kelompok peternak dengan mengambil secara random 10% dari total produksi telur, sehingga terkumpul 170 butir telur. Telur-telur sampel yang diambil setiap hari selanjutnya diukur kualitas eksternal dan internalnya di Laboratorium Teknologi Pengolahan Hasil Ternak Fakultas Peternakan Universitas Mataram. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa mutu internal telur itik Peking yang dihasilkan Kelompok Peternakan Itik Monggelemong termasuk dalam kategori mutu sangat baik (grade AA), namun mutu eksternalnya rendah.