Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Model Penguatan Kelompok Tani Ternak Makmur Dalam Meningkatkan Usaha Tenak Sapi Perah Desa Tambak Kecamatan Mojosongo Kabupaten Boyolali Kamalia Ulfa; Sugihardjo Sugihardjo; Joko Winarno
Jurnal Ilmu Dan Teknologi Peternakan Indonesia (JITPI) Indonesian Journal of Animal Science and Technology) Vol 6 No 2 (2020): Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Indonesia (JITPI)
Publisher : Faculty of Animal Husbandry, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jitpi.v6i2.59

Abstract

Pengembangan usaha ternak sapi perah tentunya tidak terlepas dari peranan kelompok peternak dalam mengupayakan usaha ternaknya agar mendapat nilai tambah serta efisien dalam pengelolaannya. Upaya yang perlu dikembangkan dalam membina dan memantapkan kelompok peternak adalah memperkuat kelembagaan ekonomi petani peternak di pedesaan. Melalui kelompok peternak sapi diharapkan para peternak dapat saling berinteraksi, sehingga mempunyai dampak saling membutuhkan, saling meningkatkan, saling memperkuat, sehingga akan meningkatkan pengetahuan dan kemampuan dalam mengelola sistem usaha peternakan sapi perah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor internal dan eksternal serta potensi dan upaya Kelompok Tani Ternak Makmur dalam mengembangkan usaha ternak sapi perahnya sehingga dapat mengkonstruksikan model pengutan Kelompok. Penentuan lokasi penelitian dilakukan secara sengaja di KTT Makmur Boyolali. Penelitian ini mengunakan jenis penelitian kualitatif. Penentuan informan dilakukan dengan teknik proposive sampling dan analisis data menggunakan model analisis data interaktif miles dan huberman. Validitas data diperoleh dengan teknik triangulasi sumber data dan triangulasi metode. Berdasarkan hasil penelitian terdapat fakor internal dan faktor eksternal yang mendukung maupun menghambat keberjalanan kelompok. Potensi yang dimiliki kelompok adalah kelompok sudah sejak lama berjalan aktif sehingga anggota sudah terbiasa dengan kegiatan pemeliharaan sapi perah, cukup tersedianya pakan hijauan serta sudah adanya petugas peternakan. Adapun upaya yang dilakukan kelompok adalah pembenahan sarana prasarana, peningkatan kapasitas melalui pembinaan peternak, pemeriksaan kesehatan ternak, dan evaluasi kegiatan usaha ternak. Konstruksi model penguatan kelompok disusun berdasarkan potensi, harapan dan kebutuhan kelompok. Konstruksi model yang didapat yaitu melalui restuktur kelembagaan kelompok dan pengembangan usaha melalui pembibitan sapi perah.
Land suitability evaluation for grass jelly (Mesona palustris BI.) and land conservation in Nawangan, Pacitan Regency Dika Dwi Darmawan; M Mujiyono; Joko Winarno; S Supriyadi
Journal of Degraded and Mining Lands Management Vol 7, No 1 (2019)
Publisher : Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15243/jdmlm.2019.071.1945

Abstract

One of land degradation problems in Nawangan is surface erosion, throughout the years it widespread. Land conservation by planting plantations in the potential disturbed area is one way to solve this problem. Grass jelly or locally known as janggelan (Mesona palustris BI.) can be an alternative for this land conservation, Nawangan has suitable geographic location and grass jelly cultivation is profitable for the surroundings economically. Aim of this study was to evaluate land suitability for grass jelly to solve the land degradation problem in Nawangan. Purposive sampling methods were used to determine sample point, then soil sample analyzed in a laboratory, and overlay of type of soil map and land use map. After soil characteristic was obtained, then the matching process was used. Finally, from this study showed that land suitability classes in Nawangan for grass jelly are very suitable on (S1) land unit LaS and LaK, suitable (S2) on land unit Lil, LiH, LiS and LaH, and marginal suitable (S3) on land unit LaL and LiK.
RANCANG BANGUN MESIN IRAT BAMBU UNTUK PEMBUATAN JERUJI SANGKAR BURUNG DAN TUSUK SATE Joko Winarno; Rusdiyantoro Rusdiyantoro
WAKTU Vol 14 No 1 (2016): Waktu: Jurnal Teknik UNIPA
Publisher : Fakultas Teknik , Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/waktu.v14i1.104

Abstract

Pembuatan  jeruji sangkar burung secara manual sangat tidak efektif dan efisien karena membutuhkan waktu yang lama dan presisi yang rendah serta keseragaman ukuran tidak akurat. Metode yang digunakan saat penelitian adalah quality function development dimana metode tersebut digunakan untuk menentukan desain serta spesifikasi mesin yang sesuai dengan keinginan atau permintaan konsumen guna mendapatkan hasil yang sesuai keinginan konsumen. Teknik analisa penelitian ini menggunakan independent sampel t-test comperative dengan menggunakan aplikasi SPSS pada komputer. Metode independen sample t-test adalah metode atau prosedur yang digunakan untuk membandingkan rata-rata dua variabel dalam satu grup, artinya ini berguna untuk melakukan pengujian terhadap dua sampel yang berpasangan. Berdasarkan hasil uji independent sampel t-test comperative bahwa ad perubahan yang menonjol pada waktu penyerutan antara penyerutan secara manual dengan menggunakan mesin penyerut otomatis. Probabilitas (sig) 0,000 < 0,05 maka Ho ditolak, atau rata-rata hasil waktu dalam penyerutan bambu secara manual dengan secara otomatis berbeda signifikan. Artinya hasil waktu penyerutan secara manual lebih lama dibandingkan dengan waktu menggunakan otomatis. Dalam pengujian penyerutan bambu dengan panjang 60 cm secara manual  rata-rata waktu terhitung 344.1 detik sedangkan menggunakan mesin irat bambu rata-rata waktu terhitung 233.3 detik. Mesin irat bambu ini perlu di kembangkan lagi sesuai denganperkembangan di era modern ini.
Difusi dan Adopsi Rice Transplanter dalam Usahatani Tanaman Padi (Studi Kasus Kelompok Tani Sumber Makmur, Kelurahan Tingkir Tengah, Kecamatan Tingkir, Kota Salatiga) Dina Rahmawati; Joko Winarno; Widiyanto Widiyanto
JURNAL TRITON Vol 15 No 2 (2024): JURNAL TRITON
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Manokwari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47687/jt.v15i2.764

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis proses difusi adopsi inovasi rice transplanter serta pengaruh karakteristik inovasi pada kecepatan proses adopsi di Kelompok Tani Sumber Makmur. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pemilihan lokasi secara purposive di Kelompok Tani Sumber Makmur. Informan dipilih secara purposive dengan metode pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi yang kemudian dianalisis menggunakan analisis interaktif Miles dan Huberman. Validitas data dengan triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses difusi rice transplanter terjadi dalam kurun waktu yang cepat dengan diikuti empat elemen yaitu inovasi, saluran komunikasi, waktu, dan sistem sosial. Inovasi rice transplanter itu sendiri, disalurkan dengan program pelatihan melalui studi banding ke Unit Pengelola Jasa Alsintan pada tahun 2016, dan dilaksanakan dengan diikuti oleh perwakilan kelompok tani. Sementara itu proses adopsi terjadi cukup lambat dengan diawali pada tahap menyadari kemudian dilanjutkan tahap berminat yang ditandai dengan adanya ketertarikan petani untuk mempelajari mesin melalui studi banding. Tahap menilai kemudian menjadi tahap dimana petani mengevaluasi mesin terkait keunggulan dan kelemahan yang kemudian menghantarkan petani pada tahap mencoba untuk mengonfirmasi hal-hal yang telah dipelajari sebelumnya. Percobaan menjadi tahap sebelum petani memutuskan akan mengadopsi atau menolak inovasi. Karakteristik rice transplanter yang rumit menjadi alasan sebagian besar petani menolak inovasi. Keunggulan dari segi waktu penanaman yang singkat tidak sebanding dengan persiapan bibit dan kesulitan mobilisasi mesin pada lahan berundak dan sempit milik sebagian besar petani sehingga petani lebih memilih metode tanam manual alih-alih menggunakan rice transplanter.
Sosialisasi dan Layanan Servis Sepeda Motor Gratis di Kelurahan Warungboto, Kemantren Umbulharjo, Kota Yogyakarta Muhammad Arief Saputro; Joko Winarno; Sukamto; Mochamad Syamsiro; Ardiyan Rhamadhani; Riki Ferdiansyah; Sahat Yansen Parulian Sinamo
TEKIBA : Jurnal Teknologi dan Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): TEKIBA : Jurnal Teknologi dan Pengabdian Masyarakat (Januari)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/tekiba.v6i1.6811

Abstract

This community service program is an annual activity organized by the Department of Mechanical Engineering, Faculty of Engineering, Janabadra University, focusing on the provision of free motorcycle maintenance services accompanied by public education regarding routine vehicle care for residents living in and around Kalurahan Warungboto. The program aims to enhance the safety and reliability of local residents’ daily transportation through preventive maintenance and increased user technical literacy. The implementation methods include: (1) on-site registration of motorcycles at the Kalurahan Warungboto office, (2) initial inspection using a standardized checklist, (3) basic servicing such as oil changes, air filter cleaning, etc, and (4) brief socialization sessions on maintenance schedules, early signs of malfunction, and safe riding behaviors. The free service is carried out by lecturers and Mechanical Engineering students in the yard of the Kalurahan Warungboto office, allowing residents to easily access the service location and obtain direct consultation on the condition of their motorcycles. While participants wait, the team delivers structured educational materials to support independent vehicle care at home. Expected outcomes include improved functional condition of participant vehicles, increased public understanding of preventive maintenance, and strengthened achievement of student learning outcomes in both technical skills and service-oriented soft skills. The program’s implications include strengthened campus–community networks in Kalurahan Warungboto and the potential replication of the service model in other regions with support from local stakeholders. The community service program is an annual activity organized by the Department of Mechanical Engineering, Faculty of Engineering, Janabadra University, focusing on the provision of free motorcycle maintenance services accompanied by public education regarding routine vehicle care. The program aims to enhance the safety and reliability of local residents’ daily transportation through preventive maintenance and increased user technical literacy.