Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Ruang

Model Penataan Lingkungan Dusun Vatutela Dengan Pendekatan Iklim Dan Morfologi Lahan Andi Jiba Rifai Bassaleng; Iwan Setiawan Basri; Nur Rahmanina Burhany
JURNAL RUANG / ISSN : 2085-6962 Vol 5 No 2 September (2013): RUANG : JURNAL ARSITEKTUR
Publisher : Jurusan Teknik Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Tadulako Kampus Bumi Tadulako Tondo Jl. Sukarno-Hatta Km.9, Palu 94118 e-mail :Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Tadulako Kampus Bumi Tadulako Tondo Jl. Sukarno-Hatta Km.9, Palu 941

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/ruang.v5i2 September.152

Abstract

Dusun Vatutela merupakan permukiman masyarakat asli suku Kaili yang berada di kota Palu, terletak diperbukitan kelurahan Tondo. Topografi Dusun Vatutela berupa daerah lerengan dan hanya memiliki satu jalan yang menjadi akses utama kedalam dusun tersebut. Karakteristik lingkungan tempat bermukim yang khas menuntut pertimbangan disain yang khusus agar tercipta harmonisasi antara hunian dengan lingkungannya dan memenuhi aspek kenyamanan dan kesehatan. Hunian di permukiman ini umumnya dibangun secara mandiri oleh penghuninya sendiri, sehingga dibangun seadanya sesuai dengan kemampuan mereka dan tanpa pertimbangan kesehatan maupun kaidah-kaidah perancangan arsitektur bangunan. Hal tersebut mengakibatkan hunian mereka umumnya memiliki tingkat kesehatan yang rendah dan tidak harmonis dengan lingkungan sekitarnya. Tujuan penelitian ini adalah menemukan solusi yang tepat untuk mengelolah lingkungan permukiman dan menemukan model desain rumah sehat sederhana yang mengunakan konsep harmonisasi dengan karakter lingkungan dan iklim mikro untuk masyarakat kurang mampu di dusun Vatutela dan mempertimbangkan kearifan lingkungan serta merencanakan rumah yang memenuhi standart rumah sehat dari standart penghawaan, dalam hal ini adalah studi efek penghawaan bagi kesehatan fisik dan kenyamanan visual. Diharapkan hasil penelitian ini mampu memberi pengetahuan dan wawasan kepada masyarakat Vatutela agar membangunan hunian, mereka dapat mempertimbangkan standart desain. Menurut standard baku peraturan bangunan Indonesia, luas bukaan sebaiknya dapat mendistribusi udara segar kedalam bangunan sekitar 1 – 5 ACH, hal tersebut ditetapkan mempertimbangkan aspek kesehatan. Penelitian dilakukan menggunakan pendekatan studi lapangan. Studi lapangan dilakukan untuk merekam temperatur, kelembabah udara, curah hujan, kecepatan dan arah angin pada lokasi penelitian. Hasil Studi lapangan memperlihatkan bahwa hasil yang cukup potensial untuk dilakukan modifikasi penataan lingkungan yang dapat menawarkan sebuah desain lingkungan permukiman yang harmonis dengan iklim dan morfologi lahan serta konsep kawasan yang nyaman sehat dan asri.
Pergeseran Konsep Berarsitektur Walter Gropius Burhany, Nur Rahmanina
JURNAL RUANG / ISSN : 2085-6962 Vol 1 No 1 September (2009): RUANG : JURNAL ARSITEKTUR
Publisher : Jurusan Teknik Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Tadulako Kampus Bumi Tadulako Tondo Jl. Sukarno-Hatta Km.9, Palu 94118 e-mail :Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Tadulako Kampus Bumi Tadulako Tondo Jl. Sukarno-Hatta Km.9, Palu 941

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/ruang.v1i1 September.101

Abstract

Tulisan ini akan membahas mengenai pengaruh professional environment terhadap arsitek dan konsepnya, sebagai objek pengkajian adalah Walter Gropius, seorang arsitek yang dikenal mengalami beberapa kali pergeseran konsep dalam berarsitektur yang terjadi tidak dalam waktu yang lama. Pergeseran konsep berarsitektur Grapius dikaji untuk memperoleh gambaran penyebab terjadinya pergeseran tersebut dan adakah kemungkinan hal tersebut terjadi karena pengaruh unsur‐unsur di dalam professional environment.
Penerapan Iptek Bagi Masyarakat Dusun Salena Dalam Pemanfaatan Bahan Kayu Kelapa Sebagai Bahan Konstruksi dan Penutup Bangunan Nur Rahmanina Burhany
JURNAL RUANG / ISSN : 2085-6962 Vol 3 No 2 September (2011): RUANG : JURNAL ARSITEKTUR
Publisher : Jurusan Teknik Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Tadulako Kampus Bumi Tadulako Tondo Jl. Sukarno-Hatta Km.9, Palu 94118 e-mail :Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Tadulako Kampus Bumi Tadulako Tondo Jl. Sukarno-Hatta Km.9, Palu 941

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/ruang.v3i2 September.132

Abstract

Dusun Salena hanya berjarak sekitar 20 km dari pusat kota Palu, merupakan lingkungan permukiman tradisional dengan potensi pohon kelapa yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan bangunan konstruksi rumah tinggal. Keberadaan kayu kelapa untuk bahan bangunan dapat dimanfaatkan sebagai konstruksi dan penutup bangunan pada unit-unit rumah tinggal masyarakat Salena. Melalui identifikasi awal terhadap kondisi kelompok masyarakat Salena sebagai mitra dalam program penerapan Ipteks, maka permasalahan yang dapat dikemukakan yaitu bagaimana memberikan pengetahuan pada masyarakat dalam memanfaatkan potensi kayu kelapa untuk pengembangan rumah tinggalnya, serta bagaimana teknik mengerjakan dan memasang komponen struktur dan konstruksi rumah tinggal dari bahan kayu kelapa. Tujuan utama pelaksanaan program adalah melakukan pendampingan kepada masyarakat Salena dalam pembuatan konstruksi dan penutup bangunan rumah tinggal dari bahan kayu kelapa dan dipadukan dengan bahan bambu dan atap ‘daun rumbia’ yang sekaligus mampu memberikan kenyamanan ruang bagi penghuni. Adapun hasil pelaksanaan program penerapan Ipteks bagi Masyarakat Salena yang dilakukan melalui kegiatan penyuluhan, pendampingan, dan pembuatan system konstruksi ‘teras’ sebagai bangunan tambahan yang sangat dibutuhkan telah memunculkan kreasi dan inovasi masyarakat untuk menggunakan bahan kayu kelapa sebagai bahan lokal yang murah dan mudah dijangkau. Mereka juga menyadari bahwa dengan kemampuan dan keterampilan dalam menggunakan bahan-bahan lokal maka secara ekonomi ‘kondisi ketidak-berdayaan’ masyarakat dapat tertanggulangi.
Telaah Guna Dan Citra Terhadap Banua Di Mamasa Nur Rahmanina Burhany
JURNAL RUANG / ISSN : 2085-6962 Vol 4 No 1 Maret (2012): RUANG : JURNAL ARSITEKTUR
Publisher : Jurusan Teknik Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Tadulako Kampus Bumi Tadulako Tondo Jl. Sukarno-Hatta Km.9, Palu 94118 e-mail :Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Tadulako Kampus Bumi Tadulako Tondo Jl. Sukarno-Hatta Km.9, Palu 941

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/ruang.v4i1 Maret.144

Abstract

Mangunwijaya mengungkapkan Guna dan Citra sebagai substansi pembentuk arsitektur melalui dua bukunya; Fisika Bangunan dan Wastu Citra. Substansi pembentuk arsitektur yang di ungkapkan tersebut menarik untuk ditelaah dengan melakukan interpretasi Guna dan Citra pada arsitektur Banua Mamasa . Kajian diawali dengan telaah pustaka mengenai Guna dan Citra dari kedua buku Mangunwijaya dengan mengeksplorasi butir-butir penting dari apa yang dinyatakan oleh Mangunwijaya. Kemudian dari hasil telaah pustaka tersebut ditentukan aspek-aspek yang akan ditinjau untuk menelaah Guna dan Citra terhadap obyek kasus (Banua di Mamasa). Dengan demikian dapat diketahui sejauh mana Guna dan Citra dapat menjelaskan fenomena wujud Banua di Mamasa, sebagai salah satu dari kekayaan arsitektur Timur yang dikenal erat hubungannya dengan kebudayaan dan merupakan cerminan nilai-nilai sosial budaya dari sebuah proses kebudayaan.