Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Aplikasi Kontrol Panel Dan Monitoring Berbasis Desktop Dan Website Untuk Papan Pengontrol Umum Sistem Otomasi Dan Keamanan Rumah Ibnu Muhammad Hamri; Agung Nugroho Jati; Fairuz Azmi
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Sistem automasi rumah merupakan salah satu topic yang banyak dibiarakan saat ini. Dimana sistem ini memudahkan para penggunanya dalam mengontrol rumah mereka secara mudah tanpa perlu khawatir dengan jarak yang jauh. sistem otomasi rumah lebih di fokuskan kepada sistem keamanan rumah dapat di pantau secara jauh sehingga pengguna sistem otomasi rumah ini tidak perlu khawatir dengan keadaan rumah mereka, walaupun rumah mereka tinggalkan dalma keadaan tidak ada pemiliknya. Sistem keamanan rumah tersebeut akan lebih mudah dipantau dengan menggunakan aplikasi mobile dengan berbasis android dan juga akan dibuatkan aplikasi berbasis web. Alat yang digunakanpun akan disesuaikan dengan alat apa saja tyang akan digunakan dalam sistem otomasi rumah ini. Keyword: sistem otomasi, aplikasi web, aplikasi mobile. Abstract— The home automation system is one of the most discussed topics today. This system makes it easy for its users to control their home easily without worrying about long distances. home automation systems are more focused on home security systems can be monitored remotely so that users of this home automation system do not have to worry about the circumstances of their homes, even though the house they leave in the state of no owner. The home security system will be more easily monitored by using mobile applications with Android-based and also will be made web-based applications. Tools used will be tailored to any tool that will be used in this home automation system Keywords—sistem otomasi, aplikasi desktop, aplikasi mobile
Pengelompokan Data Siswa Di Indonesia Menggunakan K-means Clustering Rizky Maulana; Fairuz Azmi; Purba Daru Kusuma
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tingginya angka siswa putus sekolah di Indonesia menjadi kasus yang tidak pernah lepas dari perhatian pemerintah. Akibat kurangnya pembangunan mutu pendidikan, faktor ekonomi, dan susahnya akses ke sekolah, secara kuantitas muncul jumlah angka anak putus sekolah yang dominan pada provinsi tertentu. Dari permasalahan di atas, dapat dianalisis jumlah siswa putus sekolah di Indonesia dengan pengelompokan jumlah siswa putus sekolah di setiap provinsi serta jumlah sekolah dan jumlah siswa di setiap provinsi di Indonesia. Pada tugas akhir ini dirancang program aplikasi berbasis web untuk mengelompokan data siswa di Indonesia. Metode yang digunakan untuk mengelompokkan data tersebut adalah K-Means Clustering. Keluaran dari tugas akhir ini adalah analisis hasil dari pengelompokan data siswa pada setiap provinsi di Indonesia dan pengujian stabilitas dari K-Means Clustering. Dari hasil pengujian stabilitas clustering, didapatkan standar deviasi terendah yaitu 0 dan yang tertinggi yaitu 4.85 Hasil penelitian ini dapat membantu Dinas Pendidikan dalam mengatasi masalah siswa putus sekolah di Indonesia pada setiap provinsi di Indonesia. Kata Kunci: Pendidikan, data, K-Means Clustering, Standar Deviasi
Pengelompokan Data Guru Di Indonesia Menggunakan K-means Clustering Fadli Idris; Fairuz Azmi; Purba Daru Kusuma
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan pendidikan di Indonesia masih terpaku pada persoalan dasar seperti kekurangan jumlah guru. Akibat kurangnya pembangunan mutu Pendidikan, secara kuantitas timbul ketimpangan rasio guru dan murid yang sangat menonjol pada provinsi. penelitian ini ditujukan untuk mengembangkan software clustering data guru menggunakan metode K-Means Clustering. Disisi lain, penelitian ini juga bertujuan untuk menganalisa data guru dan persebaran guru di Indonesia baik sarcara kualitas maupun kuantitas yang dihasilkan pengelompokan dari program komputer yang dikembangkan. Pengelompokan tersebut menggunakan metode clustering dengan algoritma K-Means sebagai dasar pengelompokannya. Dan dengan hasil penelitian dapat dilihat masih terjadi kesenjangan kualitas dan kuantitas guru di Indonesia. Kedepannya dilakukan penelitian yang lebih mendasar pada tingkatan yang lebih dalam. Kata Kunci: K-Means Clustering, data, pendidikan, guru
Klasterisasi Pada Data Penggunaan Listrik Di Gedung Telkom University Menggunakan Algoritma Density-Based Spatial Clustering Of Application With Noise (DBSCAN) Reza Mahendra; Fairuz Azmi; Casi Setianingsih
eProceedings of Engineering Vol 8, No 6 (2021): Desember 2021
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses pengubahan energi listrik tentunya membutuhkan biaya yang sesuai dengan jumlah pemakaiannya terutama pada tempat-tempat yang membutuhkan energi listrik dalam jumlah besar. Dengan jumlah konsumsi listrik yang besar, biaya yang dikeluarkan juga akan besar. Namun karena sulitnya memonitoring pemakaian listrik secara manual, ditambah tagihan listrik yang tidak menampilkan detail pemakaiannya, maka dengan menggunakan metode clustering dan menganalisa jumlah pemakaian listrik akan memudahkan dalam monitoring pemakaian listrik sehingga dapat dikelola dengan baik. Hasil dari penelitian ini menggunakan algoritma DBSCAN menghasilkan nilai Silhouette Coefficient untuk data pengujian per bulan menggunakan data real dan data perangkat virtual sebesar 1,0, data pengujian per hari sebesar 1,0 untuk data nyata dan 0,86 untuk data perangkat virtual dan data pengujian per gedung 0,86. Kata kunci : Penggunaan Listrik, Monitoring, DBSCAN, Clustering
Clustering Pada Data Sentiment Penggunaan Transportasi Online Menggunakan Algoritma Single Pass Clustering Ja’far Razzaq; Fairuz Azmi; Casi Setianingsih
eProceedings of Engineering Vol 8, No 6 (2021): Desember 2021
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Transportasi online hadir ditengah – tengah masyarat sebagai solusi untuk masyarakat saat ingin berpergian, namun sangat padatnya pengguna transportasi umum. Namun, dengan semakin menjamurnya transportasi online, semakin banyak juga komentar yang diberikan oleh penggunanya mengenai kinerja dari transportasi online baik itu komentar posistif, negatif, atau netral. Pada penelitian ini penulis mencoba melakukan pengelompokan data terhadap komentar positif, negatif, dan netral yang dimana komentar diambil melalui media sosial Instagram penyedia jasa transportasi online Go-Jek Indonesia dan Grab Indonesia. Data yang telah didapat kemudian melalui tahapan pre-processing, pembobotan kata, clustering dimana pada penelitian ini menggunakan algoritma Single Pass Clustering, dan kemudian hasil clustering ditampilkan di website. Hasil pengujian dari proses clustering dengan mengguankan threshold 0.1 sampai 0.9 didapat bahwa semakin besar nilai threshold semkin cepat proses clustering dan semakin sedikit clusternya. Hasil terbaik didapat pada threshold 0.1 dimana pada dataset positif didapat hasil 123 cluster dengan kecepatan 0.001196800s. Sedangkan pada dataset negatif didapat hasil 170 cluster dengan kecepatan 0.002018130s. Sedangkan pada dataset netral didapat hasil 151 cluster dengan kecepatan 0.001530701s. Kata kunci : Transportasi Online, Sosial Media Instagram, Clustering, Single Pass Clustering
Clustering Pada Data Sentimen Transportasi Online Menggunakan Algoritma Dbscan Firdi Setiawan; Fairuz azmi; Casi Setianingsih
eProceedings of Engineering Vol 8, No 5 (2021): Oktober 2021
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan pengelompokan sentimen pada masing –masing data sentimen positif negatif, dan netral menggunakan algoritma DBSCAN (Density-Based Spatial Clustering of Applications With Noise), Tujuan utama dari clustering ini untuk mengelompokkan opini masyarakat yang berdasar pada kesamaan karakteristik atau makna dalam penulisan di antara opini-opini tersebut untuk menentukan positif, negatif, dan netral berdasarkan komentar pada media sosial instagram. Dengan melakukan tahapan preprocessing seperti tokenize, stopword, dan stemming, kemudian dilakukan pembobotan kata dengan menggunakan TF- IDF untuk dapat melakukan pengelompokan opini. Dari hasil Clustering didapatkan hasil dari pengujian dataset positif, negatif, dan netral masing masing diuji coba dengan range nilai min sampel dari 10-50 dan nilai epsilon dari 0,1-1,0 dengan menghasilkan nilai silhouette coefficientnya berbeda beda. Namun untuk nilai terbaik dari ketiga dataset didapatkan pada nilai inputan eps=1,0 dan inputan nilai min sampel = 10, untuk hasil dataset positif nilai silhouette coefficient-nya adalah 0.7800973549904059, untuk hasil dataset netral nilai silhouette coefficient-nya adalah 0.7526159947007542, untuk hasil dataset negatif nilai silhouette coefficient-nya adalah 0.8047251594403672. Kemudian visualisasi data hasil clustering topik tersebut akan ditunjukkan pada perangkat lunak berbasis web yang juga dirancang pada penelitian ini. Kata kunci : Clustering, Preprocessing, Silhouette Coefficient
Development of 3 Phase Pump Panel Monitoring System based on Internet of Things (Case Study PERUMDAM) Muhammad Ihsan; Ahmad Rif'a Al Muttaqi; Umar Ali Ahmad; Jati Satria Wicaksana; Fairuz Azmi
CEPAT Journal of Computer Engineering: Progress, Application and Technology Vol 1 No 01 (2022): May 2022
Publisher : Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/cepat.v1i01.4846

Abstract

Water is the most basic human need. To maintain the distribution of water runs well, PERUMDAM uses a water pump panel to run and monitor the water pump to keep running. Even so, the water pump can be damaged at any time so PERUMDAM officers do routine activities to check the health of the water pump. Therefore, this article tries to solve the problem by making the design and implementing the IoT-based pump panels. An IoT-based pump panel is a device that is connected to an Android application to control and monitor the pump panel in real-time. In this study, NodeMCU is used as a center for sensor data retrieval to be sent to Firebase. Android applications can send notifications if there are anomalies in the sensor data. Controlling that can be done by the IoT-based pump panel is changing the mode on the analog pump panel from manual to automatic, and vice versa. The monitoring data obtained by the IoT-based pump panel is divided into two types. The optocoupler generates data related to the sensors on the analog pump panel in a boolean form. The power meter generates data in the form of values for voltage (R, S, T), current (R, S, T), frequency, and others as needed. The data obtained on the power meter can be used to calculate the power used by the analog pump panel.
Tourism itinerary recommendation using vehicle routing problem time windows and analytics hierarchy process Nasution, Surya Michrandi; Septiawan, Reza Rendian; Azmi, Fairuz
Indonesian Journal of Electrical Engineering and Computer Science Vol 36, No 1: October 2024
Publisher : Institute of Advanced Engineering and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11591/ijeecs.v36.i1.pp517-534

Abstract

Bandung and Lembang are cities that are chosen by tourists as their destinations. Even though these cities are located side-by-side, each city has different characteristics. Bandung has many hotels and culinary spots, meanwhile, Lembang has many scenery spots. Tourists usually have limited time to visit all the destinations on holiday, which makes them choose several destinations. This paper proposes a tourism itinerary recommendation system based on the calculation of the most optimal route between destinations using the vehicle routing problem with time windows (VRPTW). Later, the optimal route is defined using the shortest path algorithm (Dijkstra). Data for the algorithm came from the collaboration between the several road information and criteria weights that are determined using the analytics hierarchy process (AHP). According to the simulation, the criteria weights are 6.9%, 62.7%, 18.6%, and 11.9% for route length, traffic condition, travel time, and weather condition, respectively. Moreover, the optimal number of tourism itinerary plans is 4 destinations. As the usage of computational resources, it takes 31.8% and 61.9% of CPU and memory usage. The time processing increases exponentially as the increment of the number of requested stops. The output of this research is expected to be a solution to the tourist itinerary plan.
Perancangan Dan Pengujian Sensor Untuk Sistem Aeroponik Horizontal Otomatis Berbasis IoT Malviandi, Muhamad; Azmi, Fairuz; Jati, Agung Nugroho
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak— Internet of Things (IoT) merupakan peluang besar untuk masuknya sistem otomatisasi dalam dunia pertanian, salah satu contoh penerapannya adalah pada penanaman tanpa media tanah seperti aeroponik yang dimana penggunaan air dan nutrisinya sangat efisien. Akan tetapi, sistem aeroponik ini memiliki kelemahan pada kebutuhan pemantauan yang intensif untuk skala rumah tangga. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan menguji alat yang dapat memantau sistem aeroponik ini secara otomatis. Alat yang dimaksud merupakan sensor-sensor untuk mengukur suhu dan kelembapan (DHT-22), tinggi dari cairan yang diperlukan (HC-SR04), pH pada cairan (DFRobot pH Meter 2.0), dan sensor suhu cairan (DS18B20). Pengujian dilakukan dengan membandingkan hasil sensor pada serial monitor yang terdapat pada Arduino IDE dan alat ukur seperti termometer alkohol, pH meter, dan penggaris. Hasil menunjukan bahwa rata-rata error rate sensor HC-SR04 adalah sebesar 4,32%, DHT22 sebesar 1,42% namun mengalami peningkatan menjadi 58,39% pada suhu ekstrem, sensor pH sebesar 13,90% yang diakibatkan oleh keterbatasan probe untuk wadah yang besar, serta DS18B20 yang tidak terlalu dibutuhkan untuk skala sistem kecil karena perhitungan internal DFRobot sudah cukup. Penerapan sistem menggunakan aplikasi Blynk dapat dilakukan untuk pemantauan secara online, walaupun fitur terbatas pada penggunaan akun gratis menjadi tantangan tersendiri..Kata kunci— aeroponic, internet of things, sensors, error rate, blynk, C++
Perancangan Sistem Otomatisasi Berbasis IoT untuk Aeroponik Horizontal Maulana, Bagas Fabian; Azmi, Fairuz; Jati, Agung Nugroho
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak—Pertumbuhan penduduk yang dan terbatasnya lahan untuk bercocok tanam adalah masalah utama dalam era modern ini. Aeroponik adalah salah satu teknik penanaman tanpa media tanah yang menarik dikarenakan jika dibandingkan dengan hidroponik dan akuaponik, aeroponik tidak memerlukan ruang yang lebar, penggunaan air dan pupuk yang lebih sedikit, dan tanaman dapat langsung menerima asupan oksigen dan nutrisi melalui akar. Tetapi aeroponik mempunyai kelemahan yaitu perlunya pemantauan secara kontinu terhadap suhu, kadar pH, kelembaban, serta memerlukan penyiraman pada akar tanaman yang konsisten. Hal ini menjadi alasan mengapa perancangan sistem otomatisasi yang terintegrasi dibutuhkan sehingga proses teknik aeroponik dapat dijalankan dengan interaksi manusia yang minim. Penelitian ini menggunakan metode waterfall yang mempunyai tahapan analisa kebutuhan, desain, sistem, penyusunan kode, pengujian dan penerapan sistem. Dilakukan perancangan menggunakan mikrokontroler yang terhubung ke sensor suhu dan kelembaban, sensor ultrasonik, dan sensor pH yang akan digunakan untuk menjalankan fungsi otomatisasi sistem. Hasil yang didapatkan dari pengujian menunjukkan bahwa fitur otomatisasi misting, pemberian pupuk, pengontrolan suhu dan kelembaban area misting, serta notifikasi ketinggian air dalam kontainer pupuk AB dan bak air dapat berjalan dengan baik. Sistem memiliki responsivitas yang cukup baik dengan memenuhi semua standar waktu ideal. Tetapi notifikasi sensor pH memiliki keterbatasan yang membuat fungsi notifikasi tidak berfungsi sebagai mestinya.Kata kunci—Internet-of-Things, Aeroponik, ESP32, Arduino, Otomatisasi