Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Pemberdayaan Masyarkat Desa Melalui Pendidikan Perilaku Hidup Sehat dan Lingkungan Bersih untuk Mendukung Pertanian dan Pariwisata Berkelanjutan Alaikal Fajri; Anggun Zafitrah, Vidya; Dwi Pramayoga; Nur Fitria Ramadani; Abdul Arif; Sarifudin; Iren; Hera Majalima; Salsabila Nur Fatia; Mayang Sari; Sa’adiah; Zaldiatun Syafitri
CITAKARYA Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 04 (2025): Nopember - Januari
Publisher : CITAKARYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63922/citakarya.v3i04.2763

Abstract

Pemberdayaan masyarakat desa merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kualitas hidup melalui penguatan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) serta pengelolaan lingkungan yang lebih baik. Artikel ini membahas pelaksanaan penyuluhan PHBS pada anak sekolah dasar, kegiatan kerja bakti membersihkan lingkungan desa, dan pembangunan tempat pembuangan sampah sementara (TPS) sebagai upaya mendukung pertanian dan pariwisata berkelanjutan. Metode yang digunakan meliputi edukasi langsung, partisipasi masyarakat, dan pembangunan fasilitas dasar lingkungan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan perilaku sehat pada siswa SD, meningkatnya partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan, serta tersedianya fasilitas TPS yang membantu pengelolaan sampah desa secara lebih terstruktur. Pembahasan mengaitkan temuan tersebut dengan literatur terbaru yang menegaskan pentingnya faktor kesehatan dan lingkungan dalam pembangunan desa berkelanjutan. Berdasarkan hasil tersebut, kegiatan pemberdayaan ini terbukti mampu memperkuat kualitas lingkungan dan berkontribusi pada pengembangan pertanian serta pariwisata lokal.
MASJID BABUSSALAM SABANAR BARU SEBAGAI SARANA PENDIDIKAN ISLAM BAGI JAMA’AH Abdul Arif; Nissa, Farhatun; Nabila, Amalya Nur
Anatesa : Kajian Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 16 No. 1 (2026): Kajian Pendidikan, Sosial dan Keagamaan
Publisher : STIT Muhammadiyah Aceh Barat Daya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menanamkan pendidikan Islam di lingkungan masyarakat melalui masjid adalah hal yang telah dilakukan sejak masa Rasulullah SAW. Maka dari itu, umat muslim berkewajiban untuk memanfaatkan masjid dalam mengembangkan dan memperoleh pendidikan Islam. Masjid menjadi contoh institusi Pendidikan Islam non-formal seperti pengajian, membaca Al-Qur’an, dan kegiatan belajar lainnya. Fokus penelitian ini adalah bagaimana masjid Barussalam Sabanar Baru sebagai sarana dalam mendapatkan pendidikan Islam. Dari hasil penelitian ini dapat dikemukakan bahwa secara umum Masjid Babussalam Sabanar Baru menjadi salah satu sarana dalam memperoleh pendidikan Islam melalui kegiatan-kegiatan masjid. Kegiatan tersebut berupa kegiatan keagamaan seperti melaksanakan shalat berjama’ah, tadarrus Al-Qur’an, pengajian rutin/ceramah, peringatan hari besar Islam (PHBI). Adapun kegiatan pendidikan non-formal berupa pelaksanaan proses belajar mengajar tingkat TKA dan TPA. Kegiatan lainnya seperti kegiatan sosial berupa santunan anak yatim, pengumpulan dan penyaluran zakat, infak, dan sedekah. Dengan adanya kegiatan keagamaan yang berjalan secara terus menerus di lingkungan masjid, maka tujuan pemanfaatan masjid sebagai wadah atau sarana pendidikan Islam bagi jama’ah maupun masyarakat masjid setempat dapat meningkat secara berkelanjutan dalam menerima ilmu agama Islam. Ini menunjukkan bahwasanya Masjid Babussalam Sabanar Baru dimanfaatkan dengan baik sebagai sarana pendidikan Islam.