Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Pelatihan Pembuatan E-Modul Terintegrasi Media Pembelajaran Untuk Menunjang Kompetensi Inovatif Guru Di SMPN 3 Merauke Rikardus Feribertus Nikat; Novike Bela Sumanik
Dedication : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 2 (2021)
Publisher : LPPM Universitas PGRI Argopuro Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/dedication.v5i2.543

Abstract

E-modul merupakan salah satu media pembelajaran yang memanfaatkan teknologi digital. Sebagai salah satu media pembelajaran yang menarik dan efektif, guru diharapkan mampu mengaplikasikan e-modul dalam pembelajaran di kelas. Berdasarkan hasil observasi pada system pembelajaran di sekolah mitra, ada beberapa permaslahan yang muncul. Pertama, pembelajaran masih menggunakan buku teks sebagai media ajar sehingga siswa hanya bias mempelajarinya jika membawa buku teks tersebut. Kedua, belum ada media yang dapat diakses oleh siswa selama masa pendemi Covid-19. Pelatihan penggunaan e-modul sebagai media ajar yang inovatif sesuai dengan era indutri 4.0 pada guru SMP Negeri 3 Merauke sebagai mitra sasaran. Pengabdian ini menggunakan metode berupa praktik, teori, ceramah, dan Fokus Group Discusion (FGD) dengan guru. Kegiatan ini diikuti dengan antusias oleh guru-guru yang mengajar di SMP 3 Merauke. Hasil dari kegiatan pengabdian ini adalah tersampaikannya keterampilan Guru dalam pembuatan e-modul untuk menunjang kompetensi inovatif guru dalam sistem pembelajaran.
Pemahaman Konsep Dinamika dan Kinematika Berdasarkan Conceptual Knowledge Melalui Aplikasi Game Quizizz Rikardus Feribertus Nikat*; Algiranto Algiranto; Martha Loupatty; Anderias Henukh
Jurnal Pendidikan Sains Indonesia Vol 10, No 2 (2022): APRIL 2022
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (399.551 KB) | DOI: 10.24815/jpsi.v10i2.23418

Abstract

Understanding the concept of physics is the basic cognitive skill to understand, know, apply and analyze a physical phenomenon.  Problems of conceptual knowledge of physics Students are minimal causing their inability to solve problems with Physics. The understanding of physical concepts can be learned in several ways, one of which is based on conceptual knowledge. Conceptual knowledge can be classified based on several sub dimensions of knowledge including knowledge of classifying, generalizing, basic or general concepts. The purpose of this research is to analyze and describe the understanding of physical concepts based on several indicators of conceptual knowledge through the Quizizz Online Game application. This research uses quantitative-qualitative mixed research methods that are interpreted together. Data retrieval techniques use test instruments and in-person interviews. The results showed that the average understanding of student concepts is in a moderate category with a concept understanding index reaching 47%. Students' concept understanding on each conceptual knowledge such as classifying, generalizing knowledge and knowledge of concepts or theories with results at a moderate level
Kajian Implementasi Filsafat Ki Hajar Dewantara Dalam Konteks Pemecahan Masalah Fisika Di SMA Islam Nu Pujon Malang Rikardus Feribertus Nikat
Musamus Journal of Science Education Vol 5 No 1 (2022): Musamus Science Education Journal (MJOSE)
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education, Musamus University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mjose.v5i1.4590

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi pemikiran Ki Hajar dewantara dalam proses pembelajaran fisika khususnya pemecahan masalalah materi medan magnet di SMA Islam NU Pujon. Metode penelitian dilakukan dengan mixed method explanatory design. Sampel diambil pada seluruh siswa kelas XII IPA SMA Islam NU Pujon. Data yang diperoleh berupa data kuantitatif dari hasil penilaian formatif selama pembelajaran dan dikuatkan dengan data kualitatif berupa wawancara terstruktur. Capaian pada penilaian formatif didapatkan bahwa seluruh siswa mendapatkan nilai diatas standar minimal sekolah yakni 70 poin dari skala 0-100 poin. Nilai-nilai tersebut yakni nilai rata-rata sebesar 78 poin, nilai tengah sebesar 72 poin dan nilai yang sering muncul sebesar 76 poin dari skala 0-100 poin. Hasil wawancara ditemukan beberapa kategori diantaranya: kejujuran pada fase pengumpulan informasi dan data, percaya diri dan menghargai pendapat orang lain pada fase diskusi dan presentasi serta balikan formatif sebagai penguat pengambilan keputusan
Kajian Pendekatan Multirepresentasi dalam Konteks Pembelajaran Fisika Rikardus Feribertus Nikat; Martha Loupatty; Shofie Hikmatuz Zahroh
Jurnal Pendidikan dan Ilmu Fisika Vol 1, No 2 (2021): December 2021
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jpif.v1i2.1449

Abstract

Pendekatan multirepresentasi merupakan salah satu pendekatan yang menekankan beberapa sudut pandang makna dalam bentuk representasi verbal, gambar, persamaan, diagram, tabel dan grafik. Bantuan pendekatan multirepresentasi dalam pembelajaran fisika dapat meningkatkan proses dan evaluasi pembelajaran fisika. Beberapa fitur multirepresentasi dalam pembelajaran fisika memberikan dampak yang signifikan pada laur pembelajaran fisika. Secara umum tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan secara kualitatif peranan pendekatan multirepresentasi dalam meningkatkan kualitas pembelajaran fisika secara komprehensif. Secara khusus kajian penelitian ini adalah pendekatan multirepresentasi dapat terintegrasi ke dalam beberapa model, media, strategi dan metode pembelajaran. Fisika serta pengaruhnya terhadap kemampuan kognitif mulai dari level rendah hingga level tinggi.  Metode penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan kajian Pustaka dengan berbagai sumber berupa artikel jurnal dan beberapa literatur lainnya. Hasil review sumber referensi menunjukan bahwa pendekatan multirepresentasi dapat dintegrasikan pada beberapa model, media, strategi, metode, dan pendekatan pada pembelajaran fisika sehingga mampu meningkatkan beberapa kemampuan kognitif seperti kemampuan pemecahan masalah, argumentasi, pemahaman konsep fisika siswa.
Analisis Suseptibilitas Magnetik Tanah Perkebunan Apel di Kecamatan Pujon Kabupaten Malang: Indonesia Rikardus Feribertus Nikat; Ninik Munfarikha
JFT : Jurnal Fisika dan Terapannya Vol 11 No 1 (2024): JUNI
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jft.v11i1.42539

Abstract

This research aims to analyze the magnetic susceptibility value of apple plantation soil to determine the magnetic value as a representation of the heavy metal content on the soil surface due to pesticide residues. This research was carried out by taking samples at nine predetermined points. Each sample was taken from the ground surface at varying depths of 10 cm, 20 cm, and 30 cm. The total number of samples was as large as samples and tested for magnetic susceptibility values ​​at the central laboratory of the State University of Malang. The average value of low-frequency magnetic susceptibility per mass χ_LF is 673.642 x 10-8m^3/kg, and the average value of high-frequency magnetic susceptibility per mass χ_HF is 649.0473 x 10-8 m^3/kg. The average frequency-dependent magnetic susceptibility value χ_FD per mass is 2.04%. The surface soil of plantations contains high concentrations of ferrimagnetic minerals in the form of magnetite and maghemite with grain properties in the form of multi-domain (MD) and superparamagnetic (SP).