Dian Equanti
Program Studi Pendidikan Geografi, FIPPS, IKIP PGRI Pontianak, Pontianak

Published : 15 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Pendapatan Rumah Tangga Petani Karet Pasca Menurunnya Harga Karet di Desa Tanjung Keracut Kecamatan Teluk Keramat Equanti, Dian; Galuh Bayuardi; Lola Novita Sari, Tiodora
Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol. 11 No. 3 (2024): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/sosial.v11i3.8466

Abstract

Mata pencaharian penduduk di Desa Tanjung Keracut Kecamatan Teluk Keramat Kabupaten Sambas didominasi berkebun karet. Anjloknya harga karet di harga Rp 5.000/kg menyebabkan petani mengalami penurunan pendapatan. Kondisi ini berdampak pada perubahan sosial ekonomi rumah tangga petani. Berlatar belakang situasi ini, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendapatan rumah tangga petani karet pasca menurunnya harga karet di Desa Tanjung Keracut Kabupaten Sambas; kedua, untuk mengetahui perubahan kondisi sosial masyarakat pasca menurunnya harga karet di Desa Tanjung Keracut Kecamatan Teluk Keramat Kabupaten Sambas. Hasil penelitian menunjukkan pertama, rata-rata pendapatan petani jauh lebih rendah yakni antara Rp 300.000 – Rp 500.000/bulan, dibandingkan sebelum penurunan harga karet yang berkisar Rp 800.000 – Rp 1.200.000/bulan. Kedua, penurunan harga karet berdampak pada perubahan sosial rumah tangga petani berupa perubahan mata pencaharian petani, perubahan jenis tanaman, dan anggota rumah tangga petani yang memilih bekerja di luar desanya.
MIGRASI TRANSNASIONAL DAN PERUBAHAN PERAN PETANI PEREMPUAN DI DESA TEBAS SUNGAI KABUPETAN SAMBAS Equanti, Dian; Galuh Bayuardi
Jurnal Swarnabhumi : Jurnal Geografi dan Pembelajaran Geografi Vol. 9 No. 2 (2024): Jurnal Swarnabhumi : Jurnal Geografi dan Pembelajaran Geografi
Publisher : Geography Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/swarnabhumi.v9i2.11116

Abstract

Migrasi laki-laki transnasional menyebabkan perubahan sosial peran gender di kalangan rumah tangga petani di Desa Tebas Sungai. Penelitian ini mendeskripsikan perubahan sosial yang terjadi di desa pertanian setelah ditinggal oleh laki-laki yang bermigrasi secara transnasional. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif dengan mewawancarai informan petani perempuan yang suaminya bermigrasi untuk bekerja di Malaysia. Studi tersebut mengatakan bahwa perubahan setelah laki-laki keluar termasuk peran petani perempuan yang lebih besar dan mendominasi semua pekerjaan di bidang tanah dan rumah tangga; perempuan tani telah memperluas kewenangan dan akses untuk mengelola sumber daya pertanian. Nilai tanah bagi perempuan tani melestarikan budaya bercocok tanam keluarga sehingga tidak menjual tanahnya. Meskipun kewenangannya lebih besar, pertanian subsisten ini telah memperkuat peran domestik dari rumah ke tanah. Sedangkan laki-laki tetap menjalankan peran publiknya sebagai pencari nafkah utama di negara asing.
Pendapatan Rumah Tangga Petani Karet Pasca Menurunnya Harga Karet di Desa Tanjung Keracut Kecamatan Teluk Keramat Equanti, Dian; Galuh Bayuardi; Lola Novita Sari, Tiodora
Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol. 11 No. 3 (2024): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/sosial.v11i3.8466

Abstract

Mata pencaharian penduduk di Desa Tanjung Keracut Kecamatan Teluk Keramat Kabupaten Sambas didominasi berkebun karet. Anjloknya harga karet di harga Rp 5.000/kg menyebabkan petani mengalami penurunan pendapatan. Kondisi ini berdampak pada perubahan sosial ekonomi rumah tangga petani. Berlatar belakang situasi ini, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendapatan rumah tangga petani karet pasca menurunnya harga karet di Desa Tanjung Keracut Kabupaten Sambas; kedua, untuk mengetahui perubahan kondisi sosial masyarakat pasca menurunnya harga karet di Desa Tanjung Keracut Kecamatan Teluk Keramat Kabupaten Sambas. Hasil penelitian menunjukkan pertama, rata-rata pendapatan petani jauh lebih rendah yakni antara Rp 300.000 – Rp 500.000/bulan, dibandingkan sebelum penurunan harga karet yang berkisar Rp 800.000 – Rp 1.200.000/bulan. Kedua, penurunan harga karet berdampak pada perubahan sosial rumah tangga petani berupa perubahan mata pencaharian petani, perubahan jenis tanaman, dan anggota rumah tangga petani yang memilih bekerja di luar desanya.
To what extent does riparian culture support eco-culture tourism around the Sungai Kakap market, Kubu Raya district Equanti, Dian
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 9, No 1 (2025): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) (Januari)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jisip.v9i1.7893

Abstract

The area around Sungai Kakap Market is a traditional market on the banks of the Kakap River which is popular as a tourist destination. With the river as the main tourism attraction, this research aims to identify the riparian culture of the local community; identify eco-cultural tourism aspects; and how the riparian culture supports eco-culture tourism around Sungai Kakap Market. The research uses a qualitative descriptive method with data collection through observation and in-depth interviews. The research results show that riparian culture is visible in the use of rivers for subsistence needs and socio-economic activities; the dimension of eco-culture tourism in the area around Sungai Kakap Market can be seen in community participation in driving river tourism; Riparian culture has not provided positive support for eco-culture tourism because there is no system for managing negative impacts on the environment from community activities. 
PEMBERDAYAAN PETANI LEBAH MADU DI KAWASAN TAMAN NASIONAL DANAU SENTARUM SEBAGAI PENGUATAN KAPASITAS (Studi Kasus Desa Vega) Sudirman, Sudirman; Bayuardi, Galuh; Equanti, Dian
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 6, No 2 (2022): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jisip.v6i2.3093

Abstract

Kajian ini menganalisis pemberdayaan petani lebah madu hutan di Kawasan Taman Nasional Danau Sentarum (TNDS) dengan studi kasus di Desa Vega. Hasil penelitian menunjukkan program pemberdayaan, pelatihan dan pendampingan telah mendorong peningkatan kapasitas belajar, kapasitas berorganisasi, dan kapasitas berusaha. Kapasitas belajar petani meningkat terlihat dari kemauan belajar, mencoba cara baru dan menerapkannya sehingga terjadi perubahan cara budidaya dan panen madu dengan lebih memperhatikan kelestarian kawasan TNDS. Kapasitas berorganisasi dijelaskan dengan munculnya insiatif para petani lebah untuk membentuk organisasi yang mengkoordinir kelompok-kelompok petani, membuat kesepakatan yang mengatur tata cara budidaya lebah mulai dari persiapan hingga panen lestari; membeli madu produksi petani, menjaga kestabilan harga jual madu, dan memasarkan madu. Kapasitas berusaha dibuktikan dengan jalinan kerja sama kelompok petani dengan berbagai mitra yang membantu membuka jaringan pemasaran; sistem pengelolaan budidaya lebah madu, dan pengawasan mutu produk. Masalah yang dialami petani antara lain pola cuaca yang sulit diprediksi, pasang surut air sungai yang menyulitkan akses ke lokasi budidaya; jangkauan pemasaran dalam skala lokal; serta harga jual yang tidak stabil. Penelitian ini menyarankan agar komunitas peternak lebah menjalin komunikasi dan kerjasama dengan berbagai pihak untuk mendorong peningkatan mutu dan memperluas pemasaran madu.Kata kunci: pemberdayaan; penguatan kapasitas; petani lebah madu