Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Desain Sistem Absensi PNS Berbasis Teknologi RFID Dedy Cahyadi
Informatika Mulawarman : Jurnal Ilmiah Ilmu Komputer Vol 4, No 3 (2009): Informatika Mulawarman : Jurnal Ilmiah Ilmu Komputer
Publisher : Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (272.3 KB) | DOI: 10.30872/jim.v4i3.40

Abstract

Badan Kepegawaian Daerah Propinsi Kalimantan Timur masih menggunakan sistem absensi dengan menggunakan tandatangan harian yang akan di rekapitulsi per-bulan dari seluruh instansi di bawah Pemprop KaltimSistem ini memiliki kelemahan yang pada umumnya terjadi hampir di seluruh instansi pemerintahan, yaitu: pemalsuan tandatangan / titip tanda tangan; tanda tangan di luar tenggat waktu yang telah di tetapkan; rekapitulasi yang memakan waktu; boros kertas dan tinta; kurangnya validitas data absensi Kelemahan atau masalah yang terjadi di atas dapat di reduksi dengan menggunakan beberapa sistem absensi digital, salah satunya menggunakan RFID (Radio Frequency Identification). Rancangan sistem absensi menggunakan RFID dapat diimplementasikan sebagai pengganti sistem absensi PNS manual ke digital dengan keunggulan dapat digunakan semua PNS normal maupun cacat (sementara/tetap) anggota badan yang dijadikan ID dalam sistem biometrik
Tinjauan Kritis Atas CA (Certificate/Certification Authority) dalam UU ITE: Persfektif Akademis Dedy Cahyadi
Informatika Mulawarman : Jurnal Ilmiah Ilmu Komputer Vol 4, No 1 (2009): Informatika Mulawarman : Jurnal Ilmiah Ilmu Komputer
Publisher : Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (64.939 KB) | DOI: 10.30872/jim.v4i1.31

Abstract

Perkembangan internet sebagai salah satu media infromasi dan komunikasi, menjadikan pertukaran informasi atau transaksi data merupakan hal yang umum terjadi termasuk hal yang negatif. CA merupakan lembaga yang mengatur berbagai regulasi kepercayaan di dalam transaksi elektronik. Sertifikat keandalan seperti yang di atur dalam Pasal 10 UU ITE, merupakan kebutuhan pasar yang biasanya terbentuk dengan sendirinya atas permintaan pasar berupa lembaga non pemerintah (swasta) serta pemberdayaan YLKI (non pemerintah) dan Badan Perlindungan Konsumen Nasional (pemerintah) bisa di buat menjadi CA dengan mengikuti aturan-aturan internasional akan pembentukan CA. Semua transaksi yang bernilai komersil terjadi di internet yang melibatkan kedua belah pihak memerlukan pihak ke tiga (Trusted third party) atau CA sebagai jembatan kepercayaan dan aspek legalitas kedua belah pihak yang bertransaksi, termasuk transaksi yang melibatkan pihak perbankan, atau institusi keuangan lainnya. UU ITE belum menjabarkan peraturan penyelenggara sertifikasi atau CA sehingga diperlukan peraturan lain sebagai persyaratan pelaksanaan pasal 12,13 dan 14 dalam UU ITE, namun di beberapa hukum nasional dan internasional pelaksanaan CA bisa dilakukan dengan mengambil persamaan materi muatan hukum.
Prediksi Kedatangan Turis Asing ke Indonesia Menggunakan Backpropagation Neural Networks Haviluddin Haviluddin; Zainal Arifin; Awang Harsa Kridalaksana; Dedy Cahyadi
Jurnal Teknologi dan Sistem Komputer Volume 4, Issue 4, Year 2016 (October 2016)
Publisher : Department of Computer Engineering, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (718.944 KB) | DOI: 10.14710/jtsiskom.4.4.2016.485-490

Abstract

In this paper, a backpropagation neural network (BPNN) method with time series data has been explored. The BPNN method to predict the foreign tourist’s arrival to Indonesia datasets have been implemented. The foreign tourist’s arrival datasets were taken from the central agency on statistics (BPS) Indonesia. The experimental results showed that the BPNN method with two hidden layers was able to forecast foreign tourist’s arrival to Indonesia. Where the mean square error (MSE) as forecasting accuracy has been indicated. In this study, the BPNN method is able and recommended to be alternative methods for predicting time series datasets. Also, the BPNN method showed that effective and easy to use. In other words, BPNN method is capable of producing a good value of forecasting.
Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Pustakawan Berprestasi Terbaik Menggunakan Metode Technique For Order Prefence By Similarity To Ideal Solution (TOPSIS) di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Provinsi Kalimantan Timur Nurhidayanti Nurhidayanti; Dedy Cahyadi; Zainal Arifin
Informatika Mulawarman : Jurnal Ilmiah Ilmu Komputer Vol 15, No 2 (2020): Informatika Mulawarman : Jurnal Ilmiah Ilmu Komputer
Publisher : Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jim.v15i2.1591

Abstract

Pustakawan berprestasi terbaik adalah tenaga kerja perpustakaan yang memiliki prestasi unggul dalam bidang kepustakawanan. Salah satu upaya untuk meningkatkan kinerja pustakawan dalam mengolah perpustakaan adalah memberikan penghargaan melalui penyelenggaraan kegiatan Pemilihan Pustakawan Berprestasi Terbaik. Masalah yang dihadapi sampai saat ini adalah sulitnya menyatukan persepsi juri dalam melakukan penilaian terhadap peserta, kondisi ini terjadi karena ketiadaan sistem yang baku dalam melakukan proses pemilihan pustakawan berprestasi terbaik, yang tentunya menambah jam kerja tim juri dalam melakukan penilaian dan tidak objektif. Berdasarkan permasalahan tersebut dibutuhkan suatu Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Pustakawan Berprestasi Terbaik yang terkomputerisasi dalam mencari suatu keputusan yang tepat, efektif dan efisien. Sistem ini bertujuan membantu tim juri dalam menentukan pemenang pemilihan pustakawan berprestasi terbaik. Metode yang digunakan dalam Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Pustakawan Berprestasi Terbaik adalah menggunakan metode Techique For Other Reference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS). Data nilai yang telah dimasukkan ke dalam sistem akan dihitung menggunakan metode TOPSIS, dengan mencari jarak terjauh dan terdekat dari solusi ideal positif dan negatif. Peserta dengan nilai tertinggi akan menempati urutan teratas dalam sistem ini. Perbandingan terhadap data hasil dengan sistem yang telah dibuat menghasilkan akurasi 80%.
Kesesuaian Teknologi Cloud Storage Terhadap Tugas Pada Generasi Y (1981-2000) Yang Berdampak Terhadap Kinerja Individu Putut Pamilih Widagdo; Dedy Cahyadi
Informatika Mulawarman : Jurnal Ilmiah Ilmu Komputer Vol 14, No 1 (2019): Informatika Mulawarman : Jurnal Ilmiah Ilmu Komputer
Publisher : Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (350.367 KB) | DOI: 10.30872/jim.v14i1.1853

Abstract

Generasi merupakan sekelompok individu yang lahir pada rentang kelahiran yang sama, di mana pada masa itu mempunyai keunikan yang terbentuk dari pengalaman, sejarah atau zaman yang sama. Organisasi memiliki generasi pengguna dengan rentang usia yang beragam, sehingga teknologi cloud storage yang digunakan juga harus memiliki kesesuaian, fleksibilitas, dan kemudahan dalam membantu menyelesaikan tugas-tugas. Perkembangan teknologi yang semakin pesat menyebabkan Generasi Y (1981 – 2000) tumbuh dan berkembang dalam iklim sangat kental dengan teknologi dan serbuan informasi yang serba cepat dan canggih. Generasi Y mampu memanfaatkan teknologi untuk berkembang dengan menjadikan teknologi sebagai kemudahan dalam bekerja. Penelitian ini bertujuan membuktikan hubungan faktor kesesuaian teknologi cloud storage terhadap tugas (task technology fit) yang mempengaruhi penggunaan (utilization) dan dampaknya terhadap kinerja individu (individual performance) pada Generasi Y pada perguruan tinggi di Kalimantan Timur. Penelitian ini menggunakan metode PLS-SEM dengan melibatkan 257 responden dari Generasi Y pada Perguruan Tinggi di Kalimantan Timur. Data diolah menggunakan SmartPLS versi 3.2. Hasil penelitian menunjukkan secara empiris model mampu menjelaskan 61% dari varians kinerja individu pada generasi Y dalam menggunakan teknologi cloud storage pada Perguruan Tinggi di Kalimantan Timur. Pada Faktor kesesuaian teknologi terhadap tugas (task technology fit) merupakan faktor yang mempengaruhi generasi y dalam penggunaan teknologi cloud storage. Kemudian faktor kesesuaian teknologi terhadap tugas (task technology fit) dan penggunaan (utilization) merupakan faktor yang memiliki hubungan positif berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kinerja individu (individual performance) pada generasi y dalam menggunakan teknologi cloud storage pada perguruan tinggi di Kalimantan Timur. Berdasarkan hasil penelitian membuktikan bahwa semakin baik kesesuaian teknologi cloud storage yang digunakan terhadap tugas-tugas pada generasi y akan mempengaruhi dalam meningkatkan penggunaan dan berdampak terhadap kinerja individu.
Web service development as mechanism of interoperability between the Academic Information System (AIS) Mulawarman University and the Higher Education Data Base (PDDIKTI) using academic data from Department of Computer Science and Statistic at Faculty of Mathematic and Natural Science Dedy Cahyadi
International Journal of Computing and Informatics (IJCANDI) Vol 1, No 4 (2016): November 2016
Publisher : International Journal of Computing and Informatics (IJCANDI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19732/10.19732/vol1122016

Abstract

Higher Education Data Base (Pangkalan Data Perguruan Tinggi/PDDIKTI) is used by policy makers at Directorate of Higher Education at the Ministry of Research and Higher Education in order to improve the quality, relevance, affordability and equal access to higher education in which sustainable. In fact, the data still need improvements due to several causes such as invalidity, overlapping, and updating problems.  The management of PDDIKTI does not guarantee the validity of data, therefore universities should carry out regular updates to ensure data displayed on PDDIKTI website (http://forlap.ristekdikti.go.id) is legitimate for users who use the data such as HRD staff of companies in recruitment process.Mulawarman University has connected an Academic Information System (AIS) with PDDIKTI by using web service to process data updates. However, the process itself has a long mechanism and resulted in a slow progress because it must pass through several administrative stages ranging from the department, faculty and university. In the process, validity of the data is still on the department’s responsibility.This research has conducted a Proof of Concept (POC) on the use of web service to process data updates on PDDIKTI through AIS. It is carried out only at department level, consequently, the workflow of updates can become shorter and faster. Based on this result, there are two urgent needs that can be proposed to academic policy makers in campus: improved workflow and an updated standard of procedure in data updates from AIS to PDDIKTI.Higher Education Data Base (Pangkalan Data Perguruan Tinggi/PDDIKTI) is used by policy makers at Directorate of Higher Education at the Ministry of Research and Higher Education in order to improve the quality, relevance, affordability and equal access to higher education in which sustainable. In fact, the data still need improvements due to several causes such as invalidity, overlapping, and updating problems.  The management of PDDIKTI does not guarantee the validity of data, therefore universities should carry out regular updates to ensure data displayed on PDDIKTI website (http://forlap.ristekdikti.go.id) is legitimate for users who use the data such as HRD staff of companies in recruitment process.Mulawarman University has connected an Academic Information System (AIS) with PDDIKTI by using web service to process data updates. However, the process itself has a long mechanism and resulted in a slow progress because it must pass through several administrative stages ranging from the department, faculty and university. In the process, validity of the data is still on the department’s responsibility.This research has conducted a Proof of Concept (POC) on the use of web service to process data updates on PDDIKTI through AIS. It is carried out only at department level, consequently, the workflow of updates can become shorter and faster. Based on this result, there are two urgent needs that can be proposed to academic policy makers in campus: improved workflow and an updated standard of procedure in data updates from AIS to PDDIKTI.
Geolocation untuk Lahan Kelapa Sawit Berbasis Android Indah Fitri Astuti; Faqih Nur Ahmad; Dedy Cahyadi; Rosmasari; Awang Harsa Kridalaksana; Reza Andrea
Poltanesa Vol 23 No 1 (2022): Juni 2022
Publisher : P2M Politeknik Pertanian Negeri Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (595.502 KB) | DOI: 10.51967/tanesa.v23i1.1288

Abstract

Kelapa sawit adalah salah satu spesies dengan jenis monokotil dan berakar serabut. Flora ini masuk ke Famili Arecaceae dan ordo Arecales. Perkebunan kelapa sawit termasuk tanaman yang dikelola oleh perusahaan-perusahaan komersial. Luas lahan yang dibutuhkan untuk tiap usaha saqit biasanya sangat besar, agar mampu menghasilkan produk yang menguntungkan pemilik dan karyawannya. Secara umum, produk kelapa sawit menjangkau banyak jenis, dari penghasil minyak sayur, minyak untuk dunia industri atau bahan bakar. Lahan tersebut biasanya memiliki banyak cabang sehingga banyak menyesatkan. Lokasi kebun yang diteliti berada di desa Bukit Pertama Kabupaten Kutai Timur Provinsi Kalimantan Timur. Penelitian ini bertujuan membantu orang yang berkepentingan namun tidak terlalu mengenal daerah tersebut dengan baik, juga untuk mengetahui luas lahan dan jumlah pokok sawit. Sistem menampilkan beberapa lahan yang saat ini terjangkau oleh sinyal internet, sehingga daerah yang lokasinya masih terlalu jauh dari lokasi yang diteliti atau pun yang kurang/tidak terjangkau sinyal belum akan dapat diakses. Geolocation berbasis android digunakan untuk mempermudah pembangunan sistem dan penggunaan sistem. Fitur yang disediakan adalah lahan, lokasi dan bantuan. Fitur lahan akan memberikan rincian informasi berupa luas, tahun tanam, jumlah pokok, dan tahun penanaman. Studi ini menghasilkan sistem geolocation pemetaan lahan sawit yang dapat diakses melalui aplikasi di telepon genggam.
Sistem Informasi Penjualan Barang Toko Al-Vape Store Sangasanga Berbasis Web Heliza Rahmania Hatta; Muhammad Ridho Al Fiqri; Dedy Cahyadi
Jurnal Rekayasa Teknologi Informasi (JURTI) Vol 6, No 1 (2022): Jurnal Rekayasa Teknologi Informasi (JURTI)
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jurti.v6i1.7926

Abstract

Toko Al-Vape Store Sangasanga merupakan tempat usaha yang bergerak dibidang usaha penjualan barang perlengkapan vape, dimana dalam proses penjualannya selama ini masih menggunakan sistem manual dengan datang ketoko. Jaman digital seperti ini sudah maraknya penjualan secara online baik melalui media sosial maupun melalui website, tujuan penelitian adalah membangun sistem untuk manajemen data barang dan proses transaksi secara online berdasarkan aturan toko. Dari hasil penelitian ini, diharapkan dapat membuat kinerja pegawai menjadi lebih efektif dan efisien, selain itu dapat menambahkan pendapatan dalam penjualan barang bagi toko karena dengan adanya sistem baru pelanggan dari luar daerah dapat melakukan pembelian barang tanpa harus datang jauh-jauh.
Implementasi Metode Certainty Factor Untuk Diagnosis Kerusakan Software Pada Smartphone Berbasis Web Rizky Afwan; Indah Fitri Astuti; Dedy Cahyadi
Informatika Mulawarman : Jurnal Ilmiah Ilmu Komputer Vol 17, No 2 (2022): Informatika Mulawarman : Jurnal Ilmiah Ilmu Komputer
Publisher : Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jim.v17i2.9461

Abstract

Smartphone merupakan alat komunikasi antara dua orang atau lebih, saat ini tidak hanya berkomunikasi, beberapa fungsi lainnya sudah tersedia, serta beberapa smartphone memiliki kinerja layaknya komputer. Komponen teknologi umumnya tidak dapat terhindar dari kerusakan. Kerusakan yang terjadi pada smartphone sebagian besar masyarakat awam tidak tahu pasti kerusakan apa yang dialami. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah membentuk sebuah sistem yang dapat melakukan diagnosis terhadap suatu kerusakan smartphone berdasarkan pola pikir pakar atau ahli. Penelitian ini menggunakan metode Certainty Factor untuk mengakomodasi ketidakpastian seorang pakar. Data yang digunakan merupakan hasil wawancara bersama pakar selaku teknisi Smartphone Care dan ditemukan 6 jenis kerusakan yang dapat disebabkan oleh software yaitu Light Bootloop, Medium Bootloop, Hard Bootloop, Soft Brick, Hard Brick, dan Freeze. Hasil pengujian dari 6 data, diperoleh hasil diagnosis jenis kerusakan yang terjadi berdasarkan gejala yang dialami oleh user. Hasil akurasi dari perhitungan manual dan sistem memiliki tingkat akurasi 83,3%, sedangkan hasil akurasi dari perhitungan sistem dengan hasil diagnosis pakar memiliki tingkat akurasi 100%. Hasil diagnosis kerusakan metode certainty factor ini bisa menjadi bahan pertimbangan untuk para pengguna smartphone awam menggunakan sistem dalam melakukan diagnosis pada smartphone lebih dini tanpa datang ke teknisi untuk melakukan perbaikan.