Articles
Pemilihan Karyawan Baru Dengan Metode AHP (Analytic Hierarchy Process)
Aji Sasongko;
Indah Fitri Astuti;
Septya Maharani
Informatika Mulawarman : Jurnal Ilmiah Ilmu Komputer Vol 12, No 2 (2017): Informatika Mulawarman : Jurnal Ilmiah Ilmu Komputer
Publisher : Mulawarman University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (298.375 KB)
|
DOI: 10.30872/jim.v12i2.650
Pemilihan karyawan baru dalam suatu perusahaan merupakan suatu hal yang sangat penting karena menentukan kualitas perusahaan tersebut di masa yang akan datang, dalam memilih karyawan baru diperlukan ketelitian yang tinggi dalam menseleksi satu per satu pelamar yang telah mendaftar. Salah satu cara yang efektif dalam menseleksi karyawan adalah dengan cara menerapkan sistem penunjang keputusan sehingga dapat memutuskan dengan hasil yang tepat dalam menseleksi karyawan baru. Aplikasi ini menerapkan metode Analytical Hierarchy Process (AHP), yaitu dengan melakukan pembobotan terhadap kriteria dan pelamar. Hasil penelitian berupa aplikasi sistem pemilihan karyawan baru berbasis web yang memberikan rekomendasi sebagai bahan pertimbangan untuk mengambil keputusan secara tepat dan diharapkan dapat mempermudah proses seleksi karyawan baru.
Sistem Layanan Kependudukan Terpadu Desa
Indah Fitri Astuti
Informatika Mulawarman : Jurnal Ilmiah Ilmu Komputer Vol 12, No 1 (2017): Informatika Mulawarman : Jurnal Ilmiah Ilmu Komputer
Publisher : Mulawarman University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (920.775 KB)
|
DOI: 10.30872/jim.v12i1.217
Banyaknya jenis layanan yang harus diselesaikan danjumlah warga yang setiap hari datang ke kantor desa membuat kebutuhan akan suatu sistem layanan yang terkomputerisasi dan juga terpadu menjadi mendesak. Salah satu kantor desa yang mengalami hal ini adalah kantor desa Girimukti di Kabupaten Penajam Paser Utara yang harus melayani lebih dari empat puluh permintaan layanan dokumen kependudukan setiap harinya. Terbatasnya jumlah staf dan sumber daya menjadikan waktu layanan menjadi relatif lama yaitu sekitar tiga hari sampai dengan dua minggu. Sistem ini dibangun berbasis webdengan tujuan penggunaan yang lebih luas dalam hal waktu dan tidak terbatas di kantor saja. Pimpinan desa dapat memantau sistem ini dimanapun berada untuk ikut berpartisipasi dalam pemotongan waktu layanan, sedangkan staf desa dapat menjadi sumber daya manusia yang lebih melek teknologi dan bekerja dengan orientasi pada efisiensi dan efektifitas. Penelitian ini menghasilkan suatu sistem layanan berbasis web yang kemudian dimanfaatkan sebagai tulang punggung operasional dalam melayani warga.
PEMETAAN SOSIAL SEBARAN KRIMINALITAS DI KOTA SAMARINDA BERBASIS SINGLE EXPONENTIAL SMOOTHING DAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS
Indah Fitri Astuti;
Ekky Fardinan;
Addy Suyatno
Sebatik Vol 19 No 1 (2018): JANUARI
Publisher : STMIK Widya Cipta Dharma
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (580.407 KB)
Kriminalitas adalah bentuk perbuatan sosial yang melanggar norma hukum yang berkaitan dengan perbuatan merampas hak milik orang lain, mengganggu ketertiban masyarakat, dan pembunuhan satu maupun sekelompok orang. Tindak kriminalitas terjadi karena adanya kepincangan sosial, kebencian, tekanan mental, ataupun perubahan l ingkungan yang terjadi di masyarakat. Samarinda merupakan salah satu kota terpadat di Provinsi Kalimantan Timur yang memiliki rentetan kasus kriminalitas yang sangat tinggi menurut Kepolisian Negara Republik Indonesia Resor Kota Samarinda dan tercatat 2.783 laporan kriminal terjadi pada tahun 2016. Sistem Informasi Geografis (SIG) merupakan sistem informasi berbasis komputer yang digunakan untuk mengolah, menyimpan, mengumpulkan, menimbun, dan mengambil kembali data yang diinginkan dan penayangan data keruangan yang berasal dari kenyataan dunia. Tujuan penelitian ini adalah memodifikasi peta Samarinda dengan informasi sebaran daerah perseberan kriminal agar dapat menjadi peringatan bagi para penduduk maupun pendatang tentang daerah rawan, daerah berbahaya, maupun daerah yang jarang terjadi kriminalitas. Studi ini menggunakan metode Single Exponential Smoothing yang merupakan salah satu metode peramalan kuantitatif dengan menambahkan parameter α dalam modelnya untuk mengurangi faktor acak dalam menghitung data akan datang berdasarkan perhitungan data sebelumnya. Hasil yang dicapai dari penelitian ini menerapkan metode peramalan dalam SIG yang dapat memberikan informasi mengenai kriminalitas yang ada di 10 Kecamatan Kota Samarinda sebagai acuan untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat dalam menghadapi bahaya kriminalitas di Kota Samarinda.
SISTEM PERINGATAN DINI BAHAYA BANJIR KOTA SAMARINDA MENGUNAKAN SENSOR ULTRASONIC BERBASIS MIKROKONTROLER DENGAN BUZZER DAN SMS
Indah Fitri Astuti;
Arton Nuary Manoppo;
Zainal Arifin
Sebatik Vol 22 No 1 (2018): JUNI 2018
Publisher : STMIK Widya Cipta Dharma
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (250.783 KB)
Indonesia adalah negara yang memiliki curah hujan tinggi karena memiliki iklim tropis basah, banjir merupakan bencana alam yang sering terjadi di beberapa daerah di Indonesia salah satunya adalah di ibukota Kalimantan Timur yaitu kota Samarinda, banjir terjadi akibat tingginya curah hujan membuat sungai-sungai di kota Samarinda meluap dan dapat mengakibatkan banyak kerugian seperti bangunan, uang dan harta benda. Penelitian ini bertujuan untuk mambangun suatu untuk mengetahui kemungkinan datangnya banjir sebelum banjir terjadi menggunakan peringatan berupa pesan teks pendek. Sistem pendeteksi banjir peringatan dini ini dibangun dengan menggunakan Arduino sebagai mikrokontroler yang mengendalikan sensor ultrasonik dan sensor pendeteksi air dalam mendeteksi air (kemungkinan banjir) serta ketinggiannya. Pesan pendek akan dikirim oleh sistem dan SMS gateway yang tergantung dari tangkapan sensor air dan ketinggian air. Hasil dari penelitian ini adalah terbangunnya sebuah sistem pendeteksi peringatan dini banjir Kota Samarinda mengunakan se¬¬¬nsor ultrasonik berbasis mikrokontroler dengan buzzer dan sms. ini diharapkan mampu memudahkan pengguna untuk mengetahui keadaan luapan air melalui tiga jenis pesan pendek yaitu status aman, siaga, dan bahaya. Setiap ketinggian air berubah maka sistem merespon dengan mengirim pesan yang sesuai.
Geolocation untuk Lahan Kelapa Sawit Berbasis Android
Indah Fitri Astuti;
Faqih Nur Ahmad;
Dedy Cahyadi;
Rosmasari;
Awang Harsa Kridalaksana;
Reza Andrea
Poltanesa Vol 23 No 1 (2022): Juni 2022
Publisher : P2M Politeknik Pertanian Negeri Samarinda
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (595.502 KB)
|
DOI: 10.51967/tanesa.v23i1.1288
Kelapa sawit adalah salah satu spesies dengan jenis monokotil dan berakar serabut. Flora ini masuk ke Famili Arecaceae dan ordo Arecales. Perkebunan kelapa sawit termasuk tanaman yang dikelola oleh perusahaan-perusahaan komersial. Luas lahan yang dibutuhkan untuk tiap usaha saqit biasanya sangat besar, agar mampu menghasilkan produk yang menguntungkan pemilik dan karyawannya. Secara umum, produk kelapa sawit menjangkau banyak jenis, dari penghasil minyak sayur, minyak untuk dunia industri atau bahan bakar. Lahan tersebut biasanya memiliki banyak cabang sehingga banyak menyesatkan. Lokasi kebun yang diteliti berada di desa Bukit Pertama Kabupaten Kutai Timur Provinsi Kalimantan Timur. Penelitian ini bertujuan membantu orang yang berkepentingan namun tidak terlalu mengenal daerah tersebut dengan baik, juga untuk mengetahui luas lahan dan jumlah pokok sawit. Sistem menampilkan beberapa lahan yang saat ini terjangkau oleh sinyal internet, sehingga daerah yang lokasinya masih terlalu jauh dari lokasi yang diteliti atau pun yang kurang/tidak terjangkau sinyal belum akan dapat diakses. Geolocation berbasis android digunakan untuk mempermudah pembangunan sistem dan penggunaan sistem. Fitur yang disediakan adalah lahan, lokasi dan bantuan. Fitur lahan akan memberikan rincian informasi berupa luas, tahun tanam, jumlah pokok, dan tahun penanaman. Studi ini menghasilkan sistem geolocation pemetaan lahan sawit yang dapat diakses melalui aplikasi di telepon genggam.
Implementasi Metode Simple Additive Weighting Dalam Pemilihan SMA dan Jurusan
Achmad Faisal Randi;
Indah Fitri Astuti;
Putut Pamilih Widagdo
Sains, Aplikasi, Komputasi dan Teknologi Informasi Vol 1, No 1 (2019): Sains, Aplikasi, Komputasi dan Teknologi Informasi
Publisher : Universitas Mulawarman
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (345.642 KB)
|
DOI: 10.30872/jsakti.v1i1.2217
Banyaknya pilihan SMA Negeri beserta jurusannya membuat beberapa siswa merasa sulit dan bingung untuk memilih sekolah dan jurusan mana yang akan dipilih selanjutnya. Keadaan sulit dan bingung ini biasanya membuat para siswa merasa telah salah memilih sekolah dan jurusan sehingga kurang memahami proses belajar di sekolah dan jurusan yang telah dipilih. Oleh karena itu, dibutuhkan sebuah Sistem Pendukung Keputusan (SPK) untuk membantu siswa dalam memilih sekolah lanjutan tingkat atas, baik itu SMA/SMK Negeri beserta jurusannya. Metode yang digunakan di dalam sistem ini adalah Fuzzy Multiple Attribute Decision Making dengan metode Simple Additive Weighting (SAW). Hasil dari penelitian ini adalah sebuah aplikasi sistem pendukung keputusan yang memberikan rekomendasi SMA/SMK Negeri beserta jurusannya kepada siswa di kota Balikpapan sebagai bahan pertimbangan dalam memilih sekolah dan jurusan. Dari hasil penelitian yang dilakukan juga dapat disimpulkan bahwa Fuzzy Multiple Attribute Decision Making dengan metode Simple Additive Weighting dapat digunakan untuk memberikan rekomendasi sekolah dan jurusannya berdasarkan variabel yang telah ditentukan.
Rancang Bangun Sistem Pakar Diagnosis Kerusakan Hardware Komputer Dengan Metode Forward Chaining Dan Certainty Factor Berbasis Desktop
Muhammad Hayatullah Guftamal;
Indah Fitri Astuti;
Islamiyah Islamiyah
Jurnal Rekayasa Teknologi Informasi (JURTI) Vol 6, No 2 (2022): Jurnal Rekayasa Teknologi Informasi (JURTI)
Publisher : Universitas Mulawarman
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30872/jurti.v6i2.9455
Perkembangan teknologi yang sangat pesat pada saat ini membuat penggunaan komputer untuk para pekerja kantoran dan juga para siswa sekolah semakin banyak digunakan. Dengan seringnya frekuensi penggunaan komputer setiap hari membuat performa perangkat komputer tersebut semakin lama akan menurun. Tidak jarang dari mereka yang lebih memilih untuk membawa komputer mereka ke tempat servis. Namun seperti yang diketahui, bahwa kebanyakan dari teknisi komputer yang berada di tempat servis komputer selalu sibuk dalam mengerjakan pemeliharaan komputer, dan hanya memiliki sedikit waktu untuk bertemu dengan pelanggan secara langsung. Tujuan yang ingin dicapai berdasarkan penelitian ini adalah membangun sistem pakar diagnosis kerusakan hardware komputer yang dapat membantu pelanggan mendiagnosa sendiri kerusakan komputer mereka. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Forward Chaining dan Certainty Factor. Forward Chaining adalah metode untuk pencarian dalam mesin inferensi dan Certainty Factor adalah metode untuk mencari probabilitas persentase hasil diagnosa kerusakan. Data yang diperoleh dari CV.Global Computer dengan jumlah 17 data gejala kerusakan, 24 data basis relasi, dan 17 data kerusakan beserta solusi. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini yaitu hasil CF dan juga solusi dari masing-masing kerusakan terkait dengan gejala kerusakan, yang dimana data hasil CF berjumlah 24 data, dengan CF tertinggi dihasilkan dari 3 gejala sekaligus dengan nilai CF akhir sebesar 95,2%. Hasil akurasi dari perhitungan manual dengan sistem memiliki tingkat akurasi sebesar 100%. Hasil sistem pakar diagnosis kerusakan hardware komputer dengan metode Forward Chaining dan Certainty Factor ini bisa menjadi bahan pertimbangan bagi pihak teknisi untuk membantu pelanggan dalam mendiagnosis kerusakan komputer mereka.
Pelatihan dan Ujian Sertifikasi Mikrotik Academy Trainer Untuk Guru SMK
Dedi Cahyadi;
Indah Fitri Astuti;
Gubtha Mahendra Putra;
Medi Taruk;
Reza Wardhana;
Awang Harsa Kridalaksana
Retii 2022: Prosiding Seminar Nasional ReTII ke-17
Publisher : Institut Teknologi Nasional Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Presiden dalam rapat terbatas pembahasan Peta Jalan Pendidikan tahun 2020-2035 menyampaikan hal terkait dengan transformasi pada sektor pekerjaan, yang banyak dipercepat oleh pandemi Covid19 dan resesi ekonomi. Hal ini memerlukan peningkatan kualitas SDM Guru dan Siswa Kejuruan (Vokasi) yang dapat dipersiapkan untuk mendukung transformasi digital di tingkat pendidikan menengah. Penggunaan Internet dan Teknologi Jaringan Komputer lainnya merupakan kunci dalam proses transformasi digital, sehingga Guru dan Siswa SMK Jurusan Teknik Komputer dan Jaringan perlu mendapatkan keterampilan dan update teknologi ini. Salah satu kegiatan peningkatan kapasitas Guru yang dapat diikuti oleh sekolah adalah Program Mikrotik Academy yang juga telah dijadikan dalam kurikulum di SMK dan menjadi Mata Uji Kompetensi. Program ini bertujuan untuk melatih para Guru, memberikan kurikulum standar industri dan melaksanakan ujian sertifikasi internasional serta dapat kembali diberikan oleh Guru kepada para Siswanya di kelas
Pemilihan Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Tergiat Di Kalimantan Timur Menggunakan Metode Multi Attribute Utility Theory
Heliza Rahmania Hatta;
Eka Wulan Mei Prima;
Indah Fitri Astuti;
Ni Wayan Parwati Septiani;
Mei Lestari
Informatika Mulawarman : Jurnal Ilmiah Ilmu Komputer Vol 18, No 1 (2023): Informatika Mulawarman : Jurnal Ilmiah Ilmu Komputer
Publisher : Mulawarman University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30872/jim.v18i1.9550
Kwartir Daerah Kalimantan Timur (Kwarda Kaltim) adalah wadah nonformal kegiatan kepramukaann masyarakat Kalimantan Timur yang mengurusi dan menilai langsung 10 Kwartir Cabang dengan data potensi peserta didik Kwarda Kaltim dengan total keseluruhan 179.128 anggota Gerakan Pramuka. Penilaian kwartir cabang dilaksanakan dalam rangka pembinaan, peningkatan semangat dan kemampuan serta prestasi kerja kwartir cabang. Penilaian pada Kwarda Kaltim selama ini dilakukan secara manual menggunakan Microsoft Excel dengan memperhitungkan lima kriteria utama dan dalam setiap bidangnya memiliki beberapa cara perhitungan berbeda pada subkriterianya, sehingga memungkinkan terjadi human error pada proses perhitungan dan peserta sering melakukan pengumpulan laporan yang menyita waktu hingga batas akhir penilaian, sehingga proses selanjutnya yaitu mengkalkulasikan data menjadi terburu-buru, sehingga untuk meminimalisir terjadinya human error pada saat memasukkan rumus maupun data ke dalam Microsoft Excel oleh penilai, maka dibutuhkan suatu sistem pendukung keputusan yang dapat memudahkan penilai mendapatkan rekomendasi kwartir cabang tergiat secara terurut dengan efisien. Metode sistem pendukung keputusan yang digunakan adalah Multi Attribute Utility Theory (MAUT) menggunakan 8 alternatif dan 5 kriteria utama dengan total 58 subkriteria. Hasil dari penelitian ini akan digunakan sebegai bahan pertimbangan untuk pengambilan keputusan yang dapat digunakan penilai dalam menentukan urutan ranking pemenang kwartir cabang tergiat di Kalimantan Timur yang tepat sesuai kriteria penilaian.
Implementasi Metode Certainty Factor Untuk Diagnosis Kerusakan Software Pada Smartphone Berbasis Web
Rizky Afwan;
Indah Fitri Astuti;
Dedy Cahyadi
Informatika Mulawarman : Jurnal Ilmiah Ilmu Komputer Vol 17, No 2 (2022): Informatika Mulawarman : Jurnal Ilmiah Ilmu Komputer
Publisher : Mulawarman University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30872/jim.v17i2.9461
Smartphone merupakan alat komunikasi antara dua orang atau lebih, saat ini tidak hanya berkomunikasi, beberapa fungsi lainnya sudah tersedia, serta beberapa smartphone memiliki kinerja layaknya komputer. Komponen teknologi umumnya tidak dapat terhindar dari kerusakan. Kerusakan yang terjadi pada smartphone sebagian besar masyarakat awam tidak tahu pasti kerusakan apa yang dialami. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah membentuk sebuah sistem yang dapat melakukan diagnosis terhadap suatu kerusakan smartphone berdasarkan pola pikir pakar atau ahli. Penelitian ini menggunakan metode Certainty Factor untuk mengakomodasi ketidakpastian seorang pakar. Data yang digunakan merupakan hasil wawancara bersama pakar selaku teknisi Smartphone Care dan ditemukan 6 jenis kerusakan yang dapat disebabkan oleh software yaitu Light Bootloop, Medium Bootloop, Hard Bootloop, Soft Brick, Hard Brick, dan Freeze. Hasil pengujian dari 6 data, diperoleh hasil diagnosis jenis kerusakan yang terjadi berdasarkan gejala yang dialami oleh user. Hasil akurasi dari perhitungan manual dan sistem memiliki tingkat akurasi 83,3%, sedangkan hasil akurasi dari perhitungan sistem dengan hasil diagnosis pakar memiliki tingkat akurasi 100%. Hasil diagnosis kerusakan metode certainty factor ini bisa menjadi bahan pertimbangan untuk para pengguna smartphone awam menggunakan sistem dalam melakukan diagnosis pada smartphone lebih dini tanpa datang ke teknisi untuk melakukan perbaikan.