Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

IDENTIFIKASI PENYEBAB TIMBULNYA LIMBAH PROYEK KONSTRUKSI DI KOTA AMBON Evana Bintang, Syakira; Taihuttu, Felix; Sangadji, Fauzan A.
Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur Vol 31 No 1 (2026): Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jtsa.v31i1.5683

Abstract

Construction waste is a common issue faced in development projects, primarily due to inefficient material usage, technical errors, and lack of supervision. In Ambon City, the increase in construction activities has not always been accompanied by proper waste management. This study aims to identify the most dominant types of construction waste and analyze the main factors causing the generation of such waste from the perspective of stakeholders, namely contractors, consultants, and government agencies. The method used is a descriptive quantitative approach through a two-stage questionnaire distribution. The first stage was conducted to determine the most dominant type of waste, while the second stage measured the intensity of the factors causing waste generation based on project phases: planning, procurement, and implementation. A total of 77 respondents were involved in this study. Data analysis techniques included validity tests, reliability tests, as well as mean analysis and ranking using the SPSS program. The results show that ceramic tiles are the most dominant type of waste. The main contributing factor is the large number of unusable ceramic tile cuts due to mismatched room dimensions, followed by incomplete working drawings and careless material handling. Waste management strategies derived from respondent feedback have been validated by experts and deemed feasible for on-site implementation.
Tinjauan Infrastruktur Sanitasi Air Limbah Domestik Di Kelurahan Batu Meja Kota Ambon Joyvaldo A. Saptenno; Felix Taihuttu; Monica R. Tutkey
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4298

Abstract

Pencemaran air di Indonesia sebagian besar diakibatkan oleh aktifitas manusia yang meninggalkan limbah pemukiman, limbah pertanian, dan limbah industri termasuk pertambangan. Limbah pemukiman mempunyai pengertian segala bahan pencemar yang dihasilkan oleh daerah pemukiman atau rumah tangga. Limbah pemukiman ini bisa berupa sampah organik (kayu, daun dll), dan sampah nonorganik (plastik, logam, dan deterjen). Lokasi perumahan kumuh dan permukiman kumuh di Kota Ambon meliputi sejumlah 27 (dua puluh tujuh) lokasi termasuk daerah Skip Dalam dengan total luas daerah mencapai 13,91 Ha. Kawasan kumuh ini ditandai dengan kondisi rumah yang tidak teratur, tingkat kepadatan bangunan yang tinggi, dan minimnya infrastruktur dasar, termasuk sistem sanitasi air limbah yang layak. Permasalahan ini sangat krusial karena sebagian besar rumah tidak memiliki Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) atau septic tank yang sesuai standar, sehingga limbah domestik sering dibuang langsung ke lingkungan terbuka atau ke badan air seperti sungai. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif yang mengacu pada survey dan dokumentasi di lapangan sedangkan data sekunder diperoleh dari pembagian kuesioner yang dibagikan kepada masyarakat dan akan dihitung nilai rata-rata (mean) serta perhitungan dalam estimasi anggaran biaya pada Pembangunan septik tank berdasarkan SNI-03-2398-2017. Hasil penelitian memberikan kesimpulan bahwa seluruh warga telah memiliki Septik tank pribadi dan WC pribadi dengan jenis septic tank terpisah, dan limbah harian yang dihasilkan adalah limbah air kamar mandi, limbah air dapur, dan limbah cucian dengan presentasi pembuangan limbah adalah sebesar 61,51% masyarakat membuang air limbah melalui septik tank merupakan air limbah rumah tangga berjenis Black Water sedangkan untuk 55,46% dan 4,3% merupakan air limbah berjenis Gray Water. Dari perhitungan Rencana Anggaran Biaya yang telah dilakukan, untuk membangun 1 unit septik tank yang sesuai berdasarkan SNI-03-2398-2017, dibutuhkan dana Rp. 9,545,624.21.
Analisis Jadwal dan Biaya Pembangunan Gedung KUA Kota Masohi Dengan Metode Pert Pujas, Sonia Aida; Taihuttu, Felix; Buyang, C G
Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Vol. 2 No. 9 (2026): Februari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpnmb.v2i8.766

Abstract

Perkembangan ilmu pengetahuan dalam bidang manajemen konstruksi sejalan dengan kemajuan teknologi. Pemanfaatan teknologi komputer menjadi alat bantu yang efektif dalam penyelesaian permasalahan konstruksi, khususnya yang berkaitan dengan manajemen waktu dan biaya, sehingga proses perencanaan dan pengendalian proyek dapat dilakukan secara lebih efisien. Salah satu perangkat lunak yang mendukung hal tersebut adalah program POM-QM, yang digunakan untuk membantu menghasilkan perencanaan konstruksi yang lebih optimal dibandingkan perencanaan sebelumnya. Untuk mengevaluasi dan mengembalikan tingkat kemajuan proyek, digunakan metode penjadwalan Program Evaluation Review Technique (PERT) yang mampu memperkirakan kemungkinan penyelesaian proyek secara lebih akurat. Dengan perencanaan yang baik, diharapkan proyek dapat diselesaikan sesuai target waktu yang telah ditetapkan. Penelitian ini dilakukan melalui survei dan wawancara dengan pelaksana proyek di lapangan guna memperoleh data yang selanjutnya dianalisis terkait waktu dan biaya. Analisis menggunakan metode PERT dengan tiga estimasi waktu, yaitu waktu optimis (a), waktu paling mungkin (m), dan waktu pesimis (b), yang diolah menggunakan program POM-QM. Hasil penelitian menunjukkan durasi proyek paling efisien sebesar 268,58 hari dengan efisiensi biaya sebesar Rp1.221.070.780 atau 5,34%. Target penyelesaian proyek yang mendekati 100% tercapai dalam 201 hari dengan probabilitas 97,402% dan percepatan waktu 9 hari.
IDENTIFIKASI PENCAHAYAAN ALAMI GEDUNG SEKOLAH MUHAMMADIYAH AMBON BERDASARKAN SNI 03-6197-2000 Huwae, Jeams; Sangadji, Fauzan .A.; Taihuttu, Felix
JURNAL SIMETRIK Vol 16 No 1 (2026): Juni
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31959/js.v16i1.3500

Abstract

This study aims to evaluate the levels of natural and artificial lighting in the Muhammadiyah School Ambon building based on SNI 03-6197-2000. The research was conducted in 15 rooms, including classrooms and supporting spaces, using a descriptive quantitative method with direct measurements obtained through a lux meter.The results indicate that all rooms have lighting levels below the minimum standard requirement of 250 lux for classrooms. Inadequate lighting is caused by limited window openings, obstructed room positions, and building designs that do not support optimal daylight penetration, combined with insufficient artificial lighting conditions.This study concludes that the lighting system at Muhammadiyah School Ambon does not meet visual comfort standards. Improvements to artificial lighting, optimization of natural lighting, and regular maintenance of lighting installations are recommended to enhance the quality of the learning environment. Keyword:  Lighting School Indonesian National Standard Sni 03-6197-2000, Lux Meter Classroom Visual Evalution