Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

OPTIMALISASI PELAYANAN POSYANDU DIFFABEL BALITA DI ERA NEW NORMAL DI KELURAHAN ROWOSARI SEMARANG Indah Wulaningsih; Sa’adah Mujahidah; Dwi Kustriyanti; Witri Hastuti; Hermeksi Rahayu; Boediarsih; Rita Dewi S
WASATHON Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 02 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61902/wasathon.v1i02.625

Abstract

Puskesmas Rowosari bekerja sama dengan kader kesehatan Kelurahan Rowosari membentuk wadah untuk anak-anak difabel ini melalui kegiatan Posyandu Balita Anak Difabel. Dalam posyandu ini anak-anak difabel diberikan ruang untuk mengekspresikan perasaannya sekaligus juga untuk mengubah stigma masyarakat tentang anak difabel. Namun dalam pelaksanaannya, posyandu anak difabel ini masih jauh dari sempurna. Peran kader yang belum pernah mendapat pelatihan tentang tumbuh kembang anak difabel sehingga dalam mengasuh anak-anak difabel ini hanya berdasarkan atas pengetahuan mereka saja. Selain itu sarana pra sarana dan alat bantu untuk stimulasi tumbuh kembang yang terbatas juga merupakan kendala yang dihadapi oleh para kader kesehatan di Kelurahan ini. Anak disabilitas memiliki hak yang sama dalam mendapatkan pelayanan kesehatan dengan anak yang bukan disabilitas. Pelayanan kesehatan diawali dengan preventif, promotif dan rehabilitatif. Pencegahan disabilitas harus dilakukan sedini mungkin, namun jika disabilitas sudah terjadi diupayakan tingkat kemandirian seoptimal mungkin sesuai potensi yang dimiliki. Diperlukan sebuah terobosan berupa pendidikan dan pelatihan yang terstruktur yang bertujuan melatih kader baru yang dapat mengelola posyandu balita difabel yang lebih baik. Metode Pengabdian Masyarakat ini dilakukan dengan cara memberikan pendidikan dan pelatihan yang dikemas dengan menggunakan metode yang lebih interaktif, media yang dapat memberikan gambaran nyata pengelolaan posyandu.
Is Environmental Sanitation as A Trigger Factor Leading to Stunting? Dwi Kustriyanti; Witri Hastuti; Boediarsih Boediarsih; Eni Kusyati; Nanik Pratiwi
JENDELA NURSING JOURNAL Vol 8, No 1 (2024): JUNE 2024
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jnj.v8i1.9377

Abstract

Background: Stunting became a chronic malnutrition issue that illustrates a growth failure. The prevalence of stunting is around 31-35%, which Demak contributes to 6,82% of children under five with stunting.Purpose: The major aim of the study was to determine the relationship between environmental sanitation with stunting.Methods: The study design used a cross-sectional community-based survey. The population was 32 mothers with stunting children under five years, and there were 30 wholes who were eligible for inclusion criteria. Data were collected by proportional random sampling, and data analysis performed a descriptive analysis dan chi-square test.Results: Environmental sanitation contributes to stunting (p=0,002 0,005). This study found that environmental sanitation such as water and house characteristics, and domestic waste disposal have significant factors leading to stunting.Conclusion: Good water, sanitation, and hygiene practice are related to stunting. The mother and family needily to keep a healthy environment to prevent stunts.