Ahmad Prasetya Hady
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

STILISASI HEWAN PRASEJARAH DALAM BENTUK SENJATA KAPAK Ahmad Prasetya Hady
Corak : Jurnal Seni Kriya Vol 6, No 2 (2017): NOVEMBER 2017
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (622.655 KB) | DOI: 10.24821/corak.v6i2.2397

Abstract

Sejak fosil dinosaurus pertama dikenali pada awal abad sembilan belas, rangka dinosaurus yang dirangkai menjadi pertunjukan yang poluler di museum-museum di seluruh dunia. Dinosaurus menjadi budaya dunia dan terus populer. Mereka menjadi topik di buku-buku terlaris dan film-film paling dikenal Jurassic Park, dan penemuan-penemuan baru secara teratur diungkapkan di media. Berbagai kemampuan itu dapat dilihat melalui bentuk adaptasi dalam memodifikasi tubuh dan prilaku. Keunikan karakter dinosaurus ini juga bila ditelisik lebih lanjut merupakan suatu bentuk ekspresi prilaku yang berbeda-beda. Setiap dinosaurus memiliki wujud bentuk yang belum pasti karena sampai saat ini memang belum ada bentuk yang secara pasti , hal ini membuat suatu peluang imajinatif untuk menafsirkan berbagai bentuk yang ada.Metode yang digunakan dalam pembuatan karya seni ini menggunakan teori dari Gustami dengan 3 tahap 6 langkah dalam pembuatan karya seni. Dimulai dari eksplorasi tradisi daerah Banyuwangi, Perancangan karya yang akan dibuat, dan perwujudanya ke dalam karya senjata kapak. Dalam proses penciptaan ini digunakan pendekatan seperti estetik, simiotik dan ergonomis yang disesuaikan dengan bentuk karya yang diwujudkan.Karya seni dan simbolisme kehidupan merupakan unsur penting pada karya ini. Komposisi ubahan inilah yang dirasa mampu membuat nilai artistik dari karya kapak ini muncul. Setiap audience yang melihat karya ini tentunya akan melihat konsep pemahaman terhadap unsur visual dalam bentuk baru seperti terangkum pada satu kemasan yang artistik. Masing-masing dari karya ini memiliki karakteristik yang berbeda dan disesuaikan dengan nilai-nilai dan pesan yang ada di dalamnya namun secara utuh karya ini memiliki satu garis besar visual tentang pesan simbolisme itu sendiri. Kata Kunci : Senjata Kapak, Dinosaurus, Hewan Prasejarah, Simbolisme,
THE ANCIENT ART OF SUMINAGASHI: Analisis Eksplorasi Teknik dan Ekspresi Artistik dalam Seni Media Baru Kadafi, Muchammad Rizky; Ahmad Prasetya Hady
IKONIK : Jurnal Seni dan Desain Vol. 7 No. 2 (2025): JULI 2025
Publisher : LPPM Universitas Maarif Hasyim Latif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51804/ijsd.v7i2.16972

Abstract

Teknik Suminagashi merupakan teknik pengolahan seni tradisional Jepang yang kembali naik daun di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir dan memiliki potensi besar untuk dikembangkan, namun teknik ini belum begitu sepenuhnya dikenal dan belum banyak diterapkan. Pendekatan kualitatif deskriptif dan metode studi kasus eksploratif menjadi pisau bedah untuk mengkaji proses kreatif, adaptasi eksplorasi teknik dan konseptual yang terkandung didalam implementasinya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknik eksplorasi terbagi menjadi dua yaitu kontrol terstruktur yang menghasilkan pola berbentuk statis dan dapat di direplikasi secara konsisten dan kontrol tidak terstruktur yang menghasilkan pola berbentuk abstrak yang memungkinkan variasi pola tak terbatas, tidak terduga dan organik. Pada ranah ekspresi artistik, teknik ini sebagai medium meditative yang memungkinkan proses penciptaan seni terlibat secara reflektif dan intuitif yang sangat khas serta menjadi metode praktik penciptaan seni yang menyatukan filosofi Zen dengan impermanence principe (prinsip ketidaktetapan). Penelitian ini menegaskan bahwa eksplorasi ini membuktikan bahwa Suminagashi mampu beradaptasi secara inovatif dalam beragam praktik seni media baru, khususnya dalam generative art, seni instalasi, dan desain grafis. Fleksibilitasnya sebagai teknik analog membuka potensi besar untuk kolaborasi dengan media digital, memperluas jangkauan interdisipliner dalam seni lintas medium.