Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Pemetaan Kinerja Finansial Pt Hutama Karya (Persero) Periode 2023–2025 Rayan Akhsan Ramadhan; Iyan Ramadhan Putra; Muhammad Faiz; Rifan Ardiansyah; Arif Rakhman
As-Syirkah: Islamic Economic & Financial Journal Vol. 5 No. 2 (2026): As-Syirkah: Islamic Economic & Financial Journal 
Publisher : Ikatan Da'i Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56672/577

Abstract

This study aims to examine the financial condition of PT Hutama Karya (Persero) over a three-year period, from 2023 to 2025, using a financial ratio analysis approach. The research employed a quantitative descriptive method utilizing secondary data in the form of independently audited consolidated financial statements. The analysis covered four dimensions of financial ratios: liquidity (current ratio and quick ratio), solvency (debt-to-equity ratio, debt-to-assets ratio, equity ratio, and interest coverage ratio), profitability (gross profit margin, operating profit margin, net profit margin, return on assets, and return on equity), and activity (total asset turnover). The results indicate that liquidity experienced pressure in 2025, as reflected by a decline in the current ratio to 1.71 times, mainly due to reduced cash balances resulting from the accelerated completion of the Trans-Sumatra Toll Road project. On the other hand, the company’s capital structure continued to improve, as evidenced by a decrease in the debt-to-equity ratio from 0.46 times to 0.34 times. Profitability also demonstrated consistent growth, with the net profit margin increasing from 6.95% in 2023 to 12.29% in 2025. These findings suggest that although short-term liquidity management still requires attention, the overall financial performance of PT Hutama Karya (Persero) has been on a steadily improving trajectory.
Analisis Pengetahuan Perpajakan dan Kesadaran Pajak dalam Minat Memiliki NPWP Pada Mahasiswa UNSIKA Angkatan 2022-2024 Riska Asti Agustin; Angga Sanita Putra; Arif Rakhman; Nesti Hapsari; Kholida Atiyatul Maula
IKRAITH-EKONOMIKA Vol. 9 No. 2 (2026): IKRAITH-EKONOMIKA Vol 9 No 2 Juli 2026
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37817/ikraith-ekonomika.v9i2.6889

Abstract

Pajak merupakan sumber utama penerimaan negara yang membutuhkan kesadaran wajib pajak sejak dini, termasuk dari mahasiswa sebagai calon wajib pajak. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan tingkat pengetahuan perpajakan, kesadaran pajak, dan minat mahasiswa Universitas Singaperbangsa Karawang angkatan 2022-2024 dalam memiliki NPWP. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan kuesioner terhadap 115 responden yang dipilih melalui purposive sampling, dianalisis menggunakan statistik deskriptif berbantuan IBM SPSS Statistics 27. Hasil menunjukkan tingkat pengetahuan perpajakan (rata-rata 3,30) dan kesadaran pajak (rata-rata 3,56) berada pada kategori tinggi, sedangkan minat memiliki NPWP (rata-rata 2,79) berada pada kategori sedang. Temuan ini mengindikasikan bahwa pengetahuan dan kesadaran perpajakan yang tinggi belum sepenuhnya mendorong minat memiliki NPWP, yang dipengaruhi oleh faktor kondisi ekonomi, keterbatasan informasi, dan persepsi bahwa NPWP belum menjadi kebutuhan mendesak.
Analisis Perbandingan Rasio Keuangan pada PT Electronic City Indonesia dan PT Erajaya Swasembada Periode 2022–2025 Rohani Nurseha Agustin; Angga Sanita Putra; Arif Rakhman; Nesti Hapsari; Kholida Atiyatul Maula
IKRAITH-EKONOMIKA Vol. 9 No. 2 (2026): IKRAITH-EKONOMIKA Vol 9 No 2 Juli 2026
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37817/ikraith-ekonomika.v9i2.7086

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan rasio keuangan PT Electronic City Indonesia Tbk dan PT Erajaya Swasembada Tbk periode 2022–2025 menggunakan rasio Total Asset Turnover (TATO), Debt to Equity Ratio (DER), dan Net Profit Margin (NPM). Penelitian menggunakan metode deskriptif komparatif dengan pendekatan kuantitatif. Data yang digunakan merupakan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan, Catatan atas Laporan Keuangan (CaLK), dan Management Discussion and Analysis yang diperoleh dari Bursa Efek Indonesia (BEI) serta situs resmi masing-masing perusahaan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi dan studi pustaka. Analisis data dilakukan dengan menghitung rasio keuangan menggunakan Microsoft Excel, kemudian menginterpretasikan hasil berdasarkan laporan keuangan, CaLK, dan pembahasan manajemen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT Erajaya Swasembada Tbk memiliki nilai Total Asset Turnover (TATO) yang lebih tinggi sehingga lebih efektif dalam memanfaatkan aset untuk menghasilkan penjualan. PT Electronic City Indonesia Tbk memiliki Debt to Equity Ratio (DER) yang lebih rendah sehingga menunjukkan struktur pendanaan yang lebih konservatif, sedangkan PT Erajaya Swasembada Tbk lebih banyak memanfaatkan liabilitas untuk mendukung kegiatan operasional dan ekspansi usaha. Dari aspek profitabilitas, PT Erajaya Swasembada Tbk memiliki Net Profit Margin (NPM) yang relatif stabil, sedangkan PT Electronic City Indonesia Tbk mengalami penurunan profitabilitas hingga mencatat rugi bersih pada tahun 2025. Berdasarkan hasil penelitian, PT Erajaya Swasembada Tbk menunjukkan kinerja keuangan yang lebih baik dibandingkan PT Electronic City Indonesia Tbk selama periode penelitian, hal tersebut tersebut disebabkan oleh karakteristik model bisnis masing-masing perusahaan.
Peran Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence) dalam Transformasi Praktik Akuntansi dan Pengambilan Keputusan Keuangan: a Systematic Literature Review Asyifa Nursyabani; Irvan Yoga Pardistya; Arif Rakhman
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 5 No. 4: Mei 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v5i4.18152

Abstract

Perkembangan pesat kecerdasan buatan (Artificial Intelligence atau AI) telah mendorong transformasi signifikan dalam profesi akuntansi, mulai dari otomatisasi proses hingga peningkatan kualitas pengambilan keputusan keuangan. Perubahan ini menuntut pemahaman yang komprehensif mengenai arah perkembangan, peluang, dan tantangan penerapan AI dalam bidang akuntansi. Penelitian ini bertujuan untuk mensintesis literatur internasional terkait peran AI dalam transformasi praktik akuntansi dan pengambilan keputusan keuangan selama periode 2021–2025. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain Systematic Literature Review (SLR) berdasarkan protokol PRISMA 2020. Sumber data berasal dari artikel ilmiah yang terindeks pada Google Scholar, Scopus, ScienceDirect, dan Semantic Scholar, dengan tiga puluh lima artikel terpilih yang dianalisis menggunakan thematic content analysis dan perangkat bibliometrik VOSviewer. Hasil penelitian mengidentifikasi enam tema utama, yaitu otomatisasi akuntansi berbasis Robotic Process Automation (RPA), peningkatan kualitas audit melalui machine learning, transformasi pengambilan keputusan keuangan melalui analitik prediktif, pergeseran peran akuntan menuju fungsi yang lebih strategis, tantangan implementasi AI, serta isu etika dan tata kelola AI. Penelitian ini menyimpulkan bahwa AI telah menjadi katalis transformasi paradigmatik dalam ekosistem akuntansi yang tidak hanya meningkatkan efisiensi dan kualitas informasi, tetapi juga menuntut pengembangan kompetensi digital, kerangka regulasi yang adaptif, serta tata kelola teknologi yang bertanggung jawab.
ANALISIS RASIO PROFITABILITAS DAN LIKUIDITAS DALAM MENILAI KINERJA KEUANGAN PT SARIGUNA PRIMATIRTA TBK 2024–2025 Patricia Nhita Namora Saragih; Renata Naila Syahadati; Azalia Zanetta Azzahra; Arif Rakhman
KENDALI: Economics and Social Humanities Vol. 5 No. 1 (2026): KENDALI: Economics and Social Sciences Humanities, Juli 2026
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/kendali.v5i1.1462

Abstract

Studi ini mengkaji performa finansial PT Sariguna Primatirta Tbk sepanjang 2024 sampai 2025 dengan menitikberatkan rasio likuiditas beserta profitabilitas guna mengukur situasi finansial dan perkembangan perusahaan setiap periode. Pendekatan deskriptif kuantitatif tersebut menggunakan informasi yang bersumber dari laporan finansial perusahaan. Current Ratio meningkat sebesar 0,36 kali (dari 1,20 kali menjadi 1,56 kali) dan Quick Ratio naik sebesar 0,15 kali (dari 0,48 kali menjadi 0,63 kali), meskipun perusahaan masih bergantung pada persediaan untuk memenuhi kewajiban jangka pendek. Sebaliknya, kinerja profitabilitas mengalami penurunan, di mana Return on Assets (ROA) turun sebesar 4,9% (dari 17,8% menjadi 12,9%) dan Return on Equity (ROE) turun sebesar 7,71% (dari 24,56% menjadi 16,85%). Penurunan ini mengindikasikan perlunya evaluasi terhadap pengendalian biaya operasional dan optimalisasi penggunaan aset.
ANALISIS PENGARUH RASIO KEUANGAN UNTUK MENILAI KINERJA KEUANGAN PT SUMBER ALFARIA TRIJAYA TBK PERIODE 2022-2024 Shelly Diah Lestari; Aura Kuya Sabila; Revalina Wanda Kusuma Safitri; Zona YM; Arif Rakhman
KENDALI: Economics and Social Humanities Vol. 5 No. 1 (2026): KENDALI: Economics and Social Sciences Humanities, Juli 2026
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/kendali.v5i1.1477

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja keuangan PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk selama periode 2022–2024 melalui analisis rasio keuangan yang meliputi rasio likuiditas (Current Ratio dan Quick Ratio), rasio solvabilitas (Debt to Asset Ratio dan Debt to Equity Ratio), serta rasio profitabilitas (Return on Assets dan Return on Equity). Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan tahunan perusahaan yang dipublikasikan melalui Bursa Efek Indonesia dan situs resmi perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perusahaan memiliki tingkat likuiditas yang relatif stabil sesuai karakteristik industri ritel, struktur permodalan yang sehat, serta profitabilitas yang mampu menghasilkan laba secara konsisten meskipun margin keuntungan relatif rendah. Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi investor, manajemen, dan pihak terkait dalam mengevaluasi kinerja keuangan perusahaan.
Analisis Peran Pegadaian terhadap Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Kota Karawang Retno Anjani; Angga Sanita Putra; Arif Rakhman; Nesti Hapsari; Kholida Atiyatul Maula
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.11568

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional melalui penciptaan lapangan kerja, peningkatan pendapatan masyarakat, serta penguatan perekonomian lokal. Meskipun demikian, sebagian besar UMKM masih menghadapi berbagai kendala, terutama keterbatasan akses terhadap sumber pembiayaan formal akibat persyaratan administrasi, agunan, dan proses pengajuan kredit yang relatif rumit. Kondisi tersebut mendorong sebagian pelaku usaha memanfaatkan sumber pembiayaan informal maupun ilegal yang berisiko tinggi terhadap keberlangsungan usaha. Dalam konteks tersebut, Pegadaian hadir sebagai salah satu lembaga keuangan yang menawarkan alternatif pembiayaan berbasis gadai dengan proses yang cepat, mudah, dan legal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Pegadaian dalam mendukung pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta mengkaji dampak pembiayaan yang diberikan terhadap pertumbuhan usaha. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan naratif melalui wawancara semi-terstruktur terhadap pelaku UMKM yang memanfaatkan layanan pembiayaan Pegadaian. Data dianalisis secara deskriptif untuk mengidentifikasi pengalaman, manfaat, dan perubahan yang dirasakan oleh informan setelah memperoleh pembiayaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaku UMKM menghadapi berbagai kendala operasional, seperti kekurangan modal kerja, fluktuasi penjualan, dan kesenjangan arus kas. Pembiayaan Pegadaian terbukti berperan sebagai solusi yang cepat, mudah diakses, dan memiliki kepastian hukum, sehingga mampu membantu menjaga kelangsungan usaha, mempertahankan ketersediaan persediaan, memenuhi kebutuhan modal kerja, serta meningkatkan pendapatan harian dan kapasitas usaha. Dengan demikian, Pegadaian memiliki kontribusi penting dalam memperkuat keberlanjutan dan pertumbuhan UMKM melalui penyediaan akses pembiayaan yang inklusif.
ANALISIS KINERJA KEUANGAN PT ENERGI MEGA PERSADA TBK PASCAAKUISISI BLOK SENGKANG Rizki Wahyu Eko Yulianto; Angga Sanitra Putra; Arif Rakhman; KholidaAtiyatul Maula; Nesti Hapsari
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 4 (2026): Inpress Vol. 7 No. 4 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i4.60643

Abstract

Akuisisi merupakan salah satu strategi perusahaan untuk memperluas kegiatan usaha dan meningkatkan kinerja keuangan. PT Energi Mega Persada Tbk melakukan akuisisi Blok Kontrak Kerja Sama (KKS) Sengkang sebagai upaya memperkuat portofolio bisnis di sektor energi. Penelitian ini bertujuan menganalisis kinerja keuangan perusahaan sebelum, saat, dan sesudah akuisisi periode 2023–2025 berdasarkan rasio profitabilitas dan rasio likuiditas. Penelitian menggunakan metode deskriptif komparatif dengan pendekatan kuantitatif. Data yang digunakan merupakan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan PT Energi Mega Persada Tbk periode 2023–2025 yang diperoleh melalui studi dokumentasi dan studi pustaka. Analisis dilakukan menggunakan rasio Return on Assets (ROA), Return on Equity (ROE), Net Profit Margin (NPM), Current Ratio (CR), dan Quick Ratio (QR). Hasil penelitian menunjukkan bahwa rasio profitabilitas mengalami peningkatan pada tahun 2025, ditandai dengan kenaikan ROA menjadi 5,03%, NPM menjadi 18,39%, serta ROE yang relatif stabil sebesar 11,13%. Sebaliknya, rasio likuiditas mengalami penurunan yang ditunjukkan oleh CR sebesar 0,44 kali dan QR sebesar 0,35 kali akibat menurunnya aset lancar serta meningkatnya liabilitas lancar. Dengan demikian, akuisisi memberikan dampak positif terhadap profitabilitas perusahaan, namun pengelolaan likuiditas masih perlu ditingkatkan agar kinerja keuangan menjadi lebih optimal.