Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Branding Produk UMKM Studi Kasus UMKM OK OCE Nur Syamsiyah; Agustina Indriani; Radina Modjaningrat; Tri Sulistiani; Yahya
JEPTIRA Vol 2 No 1 (2024)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Darma Persada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70491/jep.v2i1.23

Abstract

Pandemi COVID-19 di Indonesia memberikan dampak yang signifikan pada berbagai sektor, termasuk pariwisata, perdagangan, industri, serta pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Dampak langsungnya terlihat melalui Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) secara besar-besaran di berbagai perusahaan dan penutupan usaha yang menyebabkan banyak karyawan dirumahkan. Operasional UMKM menjadi terbatas dan terjadi penurunan jumlah konsumen yang berbelanja secara langsung dibandingkan dengan kondisi normal. Sekitar 39,9% UMKM mengalami penurunan yang signifikan sehingga memaksa mereka untuk mengurangi stok barang. Selain itu, 16,1% UMKM memilih mengurangi karyawan atau bahkan menutup usaha mereka. Untuk bertahan di tengah pandemi, pelaku UMKM harus memiliki keterampilan digital yang memadai. Melalui program pengabdian masyarakat yang diadakan oleh dosen dari Phoenix Education Centre Institution, UMKM binaan OK OCE diberi pendampingan terkait branding dan pemasaran produk secara efektif dan efisien. Program ini bertujuan agar pelaku UMKM mampu mengembangkan potensi mereka dan meningkatkan pendapatan melalui strategi digital marketing. Dengan demikian, diharapkan para pelaku UMKM dapat meningkatkan kesejahteraan hidup baik secara individu, keluarga, maupun komunitas pada umumnya.
UMKM Go Digital Nur Syamsiyah; Yahya; Herianto; Nur Hasanah; Mira Febriana Sesunan
JEPTIRA Vol 2 No 1 (2024)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Darma Persada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70491/jep.v2i1.24

Abstract

Pandemi COVID-19 berdampak signifikan pada sektor pariwisata, perdagangan, industri, serta Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia. Dampaknya terlihat dari banyaknya PHK di berbagai perusahaan, penutupan usaha, dan dirumahkannya karyawan. UMKM juga mengalami kendala operasional, dengan penurunan jumlah konsumen yang berbelanja langsung. Sebanyak 39,9% UMKM harus mengurangi stok barang, sementara 16,1% lainnya memilih untuk mengurangi karyawan atau menutup usaha. Perubahan ini mempengaruhi pola belanja masyarakat serta menurunkan daya beli. Untuk bertahan di tengah pandemi, para pelaku UMKM perlu menguasai keterampilan digital. Dalam upaya mendukung kemampuan ini, tim abdimas sistem informasi menyelenggarakan program pengabdian masyarakat bagi UMKM MCI Indonesia. Tema utama dari kegiatan ini adalah Pelatihan Digital Marketing untuk UMKM, dengan fokus pada pemanfaatan teknologi informasi. Program ini bertujuan membantu pelaku UMKM memahami dan menerapkan strategi pemasaran digital, sehingga mereka dapat meningkatkan potensi usaha, pendapatan, dan kesejahteraan secara menyeluruh. Melalui pendampingan ini, diharapkan para pelaku usaha dapat beradaptasi dengan perubahan pasar dan memanfaatkan teknologi untuk memperbaiki taraf hidup mereka serta komunitas di sekitar.