Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Analisis Usahatani Padi (oryza sativa L.) Varietas IR 64 Di Desa Timbulharjo Kecamatan Sewon Kabupaten Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta Ayudya Kartika Putri, Ryantoko Setyo Prayitno, dan Rumiyadi
AGROMEDIA: Berkala Ilmiah Ilmu-ilmu Pertanian Volume 44 No. 1 Maret 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Farming Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47728/ag.v44i1.681

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Desa Timbulharjo Kecamatan Sewon Kabupaten Bantul bertujuan untuk mengetahui besar pendapatan usahatani padi IR 64, tingkat kelayakan usahatani dan pengaruh sarana produksi dan tenaga kerja. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Deskriptif dan Metode Ex Post Facto, teknik pengambilan sampel menggunakan Metode stratified random sampling Hasil penelitian menunjukkan pendapatan rata-rata petani adalah Rp. 9.897.342.39 dengan hasil kelayakan RCR sebesar 1,12, BEP (Q) 3811,38, BEP (Rp) 4.467,56, BEP (PK) 7705384,08, dan ROI sebesar 53%, dan diperoleh hasil regresi Y = -440566.500 (Y) + 15.761** (X1) + 1.017* (X2) + 0,840ns (X3) - 0,107ns (X4) Hasil Uji (T) menunjukkan Variable Benih (X1) nilai signifikan 0.00, Variable Pupuk (X2) nilai signifikan 0.023, Variable Insektisida (X3) nilai signifikan 0.761, dan Variable Tenaga Kerja (X4)nilai sig 0,735, yang berarti Variabel yang berpengaruh secara nyata dan signifikan adalah Benih dan Pupuk sedangkan, Nilai Uji (F) menunjukkan bahwa secara simultan seluruh Variable independent (X) berpengaruh signifikan terhadap variable Dependent (Y) dari hasil tersebut maka Usahatani Padi di Desa Timbulharjo Kecamatan Sewon Kabupaten Bantul layak diusahakan.
POTENSI BAHAN KERING DAN TOTAL DIGESTIBLE NUTRIENT JERAMI PADI LAHAN SAWAH SERTA DAYA DUKUNGNYA TERHADAP SAPI POTONG DI KABUPATEN SEMARANG Nur Heni; Ryantoko Setyo Prayitno
Media Informasi Penelitian Kabupaten Semarang Vol. 2 No. 1 (2020): Juli: Media Informasi Penelitian Kabupaten Semarang
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/sinov.v3i1.76

Abstract

Jerami padi merupakan limbah pertanian yang sangat potensial untuk dijadikan sebagai pakan sapi potong. Besarnya potensi jerami padi di Kabupaten Semarang sebagai sumber pakan sapi potong tercermin dari besarnya luas panen yang mampu menghasilkan produksi jerami. Penelitian bertujuan untuk menghitung kualitas dan kuantitas serta daya dukung jerami padi lahan sawah terhadap sapi potong di Kabupaten Semarang. Penelitian dilakukan dengan metode survei (pengumpulan data) dan eksperimen laboratorium. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jerami padi lahan sawah di Kabupeten Semarang memiliki produksi segar, Bahan Kering (BK) dan Total Digestible Nutrient (TDN) masing-masing 23,59 ton/Ha; 9,25 ton/Ha dan 5,07 ton/Ha. Total produksi segar, BK dan TDN adalah 1.042.660,88 ton/tahun; 408.723,06 ton/tahun dan 212.209,01 ton/Ha. Daya dukung jerami padi lahan sawah potensial di Kabupaten Semarang berdasarkan BK dan TDN adalah 179.166,27 ST/tahun dan 135.208,04 ST/tahun, sedangkan daya dukung efektif adalah 125.416,39 ST/tahun dan 94.645,63 ST/tahun. Indeks Daya dukung berdasarkan BK dan TDN termasuk kategori sedang, dengan indeks daya dukung potensial yaitu 4,89 dan 3,69, sedangkan indeks daya dukung efektif adalah 3,42 dan 2,58. Kecamatan yang memiliki daya dukung paling tinggi adalah Kecamatan Suruh. Kecamatan yang memiliki indeks daya dukung paling tinggi adalah Kecamatan Tuntang, sehingga jerami padi lahan sawah dari Kecamatan Tuntang dapat dimanfaatkan oleh wilayah kecamatan lainnya atau untuk meningkatkan populasi sapi potong di Kecamatan Tuntang.
Analisis Pendapatan Usaha Tani Tanaman Jagung Var. Pertiwi: (Studi Kasus Di Kebun Benih Hortikultura Karangduren Kecamatan Tengaran Kabupaten Semarang) Ryantoko Setyo Prayitno; Muhklasin Muhklasin
Media Informasi Penelitian Kabupaten Semarang Vol. 5 No. 1 (2023): Juli : Media Informasi Penelitian Kabupaten Semarang
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/sinov.v5i1.595

Abstract

The agricultural sector has a direct contribution to the economy in Indonesia. This then makes the agricultural sector a potential market for domestic products both for production goods and for consumer goods, especially products produced by the food crops sub-sector. One of the food commodities that has important meaning for both the people and the Indonesian government is corn (Zea Mays L). The research aims to: (1) determine the amount of corn farming income; (2) knowing the feasibility of corn farming. The research method used is descriptive analysis method, which is carried out in a survey based on recent facts (ex post facto) which are then analyzed according to the research objectives. The research was conducted from February 2020 to March 2020. The results of the research 1) The total income of the corn farming business is IDR 5,470,000.-. 2) RCR is 1.35, BEP(Q) is 942 kg, real production is 6,000 kg, BEP(Rp) is Rp. 2,588,- /kg, the market price of corn is Rp. 3500,-/kg. The conclusion obtained is that corn farming in the Karangduren Horticultural Seed Garden is profitable and worth pursuing.