Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : JOURNAL ONLINE OF PHYSICS

METODE GEOLISTRIK KONFIGURASI WENNER-SCHLUMBERGER UNTUK IDENTIFIKASI PANAS BUMI DAERAH OUTFLOW DI SUNGAI MEDANG KERINCI Ludiana Anjarwati; Samsidar Samsidar; Linda Handayani; Nova Susanti
JOURNAL ONLINE OF PHYSICS Vol. 2 No. 2 (2017): JOP (Journal Online of Physics) Vol 2 No 2
Publisher : Prodi Fisika FST UNJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (273.32 KB) | DOI: 10.22437/jop.v2i2.4788

Abstract

Munculnya kolam air panas di Sungai Medang Kerinci merupakan salah satu indikasi adanya zona permeabel. Struktur geologi berupa patahan atau zona rekahan adalah salah satu indikasi zona permeabel. Zona rekahan merupakan salah satu indikasi adanya zona outflow. Untuk memperkirakan mata air panas yang terdapat di Sungai Medang termasuk dalam zona outflow diperlukan penyelidikan dengan menggunakan metode geolistrik tahanan jenis dengan konfigurasi wenner-schlumberger dan schlumberger dengan 3 lintasan yang terdiri dari 2 lintasan sounding dan 1 lintasan mapping. Pengolahan data dilakukan dengan software IPI2WIN dan RES2DINV. Berdasarkan pengolahan dan analisa data diperoleh bahwa terdapat rekahan pada kedalaman 0-17,8 meter dengan harga resistivitas yang relatif keci yang terdapat pada jarak 130 – 170 meter.
STUDY AWAL KARAKTERISASI SENSOR WARNA TC3200 UNTUK MENENTUKAN KADAR KAFEIN PADA KOPI Heriyanti Heriyanti; Samsidar Samsidar; Iful Amri; Jesi Pebralia; Rustan Rustan; Linda Handayani; Mardian Peslinof; Desi Ayundari; Sutrisno Sutrisno
JOURNAL ONLINE OF PHYSICS Vol. 7 No. 1 (2021): JOP (Journal Online of Physics) Vol 7 No 1
Publisher : Prodi Fisika FST UNJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jop.v7i1.15286

Abstract

Pengukuran kadar kafein saat ini dibutuhkan agar penggunaan/konsumsi kopi sesui dengan dosis yang dibutuhkan, akan tetapi, sulitnya karakterisasi dan uji kimia dalam penentuan kadar kafein menjadi hambatan untuk mengetahui dosis kafein secara cepat dan tepat. Pada penelitian ini telah dilakukan karakterisasi sensor warna TC3200 sebagai studi awal rangkaian pembuatan alat ukur kafein berbasis sensor. Sampel yang digunakan adalah kopi Liberika, Arabika dan Robusta yang berasal dari Provinsi Jambi. Preparasi sampel dilakukan dengan proses roasting pada suhu 180OC dan pada saat proses berjalan pengambilan sampel secara real time pada (t= 38-45s), hasil preparasi sampel dilakukan uji UV-Vis untuk mengetahui konsentrasi  kandungan kadar kafein. Selanjutnya karakterisasi sensor warna TC3200 dilakukan untuk mengetahui nilai RGB (Red, Green, Blue) dari masing – masing sampel kopi. Hasil penelitian didapatkan nilai kadar kafein dari pengukuran UV-Vis yang akan menjadi database sensor, dan hasil karakterisasi sensor warna TC3200 pada kopi Liberika, Arabika dan Robusta secara kuantitatif didapatkan tingkat kevalidan data masing – masing 80%, 60% dan 70% dan analisis kualitatif bahwa sensor dapat digunakan untuk menetukan kadar kafein pada kopi dengan tingkat kematangan atau waktu roasting kopi yang berbeda.