Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Optimalisasi Pengetahuan Ibu Dalam Pencegahan Gizi Kurang pada Bayi dan Balita di Kelurahan Alalak Utara Kota Banjarmasin Rizki Amalia; Zaiyidah Fathony; Ghina Roudathul Jannah; Neysha Salsabella; Ramayanah Ramayanah; Monica Hardian Nisa; Desy Williya Aflah; Mila Mila
Jurnal Medika: Medika in progres
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/pdez2z04

Abstract

Permasalahan gizi kurang di Indonesia menjadi salah satu prioritas pembangunan kesehatan  mengingat prevalensinya yang masih melampau ambang batas WHO dan berdampak luas terhadap kualitas sumber daya manusia generasi mendatang. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan ibu tentang gizi kurang pada bayi dan balita. Metode kegiatan ini yaitu edukasi melalui kegiatan penyuluhan dengan media powerpoint dan video edukasi. Peserta yaitu ibu yang memiliki balita. Evaluasi keberhasilan menggunakan soal pre-test dan post-test dengan jumlah soal 10. Hasilnya menunjukkan rata-rata nilai pre-test sebesar 73,91% meningkat menjadi 89,96% pada post-test, yang menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta rata-rata sebesar 13%. Upaya peningkatan pengetahuan masyarakat, khususnya ibu yang memiliki balita, perlu dilakukan secara berkelanjutan melalui kegiatan posyandu dengan berbagai tema yang relevan dengan gizi anak
UPAYA PROMOTIF DAN PREVENTIF MENINGKATNYA PERKAWINAN ANAK MELALUI PENYULUHAN DAN MEDIA BOOKLET DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MANTUIL Rizki Amalia; Noor Anisa; Pratiwi Puji Lestari; Zaiyidah Fathony; Ida Ristanti; Dwi Puspita Rini
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 3 (2025): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i3.30831

Abstract

Abstrak: Perkawinan anak/pernikahan dini di Indonesia masih sangat tinggi. Faktor penyebabnya yaitu pendidikan dan ekonomi keluarga, pekerjaan orang tua, wilayah tempat tinggal, suku bangsa, dan agama, tingkat sosial. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat sehingga mampu memberikan motivasi dan meningkakan komitemen masyarakat dalam pencegahan perkawinan anak. Metode kegiatan penyuluhan ini diawali dengan pemberian kuesioner tentang perkawinan anak/pernikahan dini kepada 19 orang tua siswa di SD Wilayah Kerja Puskesmas Mantuil. Edukasi diberikan melalui penyuluhan selama 30 menit dan pemberian booklet sebagai media penyuluhan. Evaluasi dilakukan dengan memberikan soal post-test. Hasil kegiatan ini terdapat peningkatan pengetahuan orangtua yang signifikan setelah diberikan edukasi. Hasil pre-test menunjukkan 47% pengetahuan baik dan 53% pengetahuan kurang. Sedangkan hasil post-test menunjukkan 84% pengetahuan baik dan 16% pengetahuan kurang. Perlu optimalisasi upaya promotiv dan preventif sebagai upaya untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Mantui tentang pentingnya pencegahan perkawinan anak/pernikahan dini.Abstract: Child marriage is still very high in Indonesia. The causes are family education and economics, parents' occupation, area of residence, ethnicity and religion, social level. The aim of this community service activity is to increase public knowledge and awareness so that it can provide motivation and increase community commitment in preventing child marriage. This activity method begins with giving a questionnaire about child marriage. Education is provided through 30-minute counseling and the provision of booklets as counseling media. Evaluation is carried out by providing post-test questions. The results of this activity showed a significant increase in parental knowledge after being given education. The pre-test results showed 47% good knowledge and 53% poor knowledge. Meanwhile, the post-test results showed that 84% had good knowledge and 16% had poor knowledge. It is necessary to optimize promotive and preventive efforts as an effort to increase the knowledge and understanding of the community in the Mantui Health Center work area regarding the importance of preventing child marriage.
EDUKASI PENYULUHAN PERSIAPAN KEHAMILAN (PRAKONSEPSI) SEHAT PADA WANITA USIA SUBUR DI MASJID AL-JIHAD BANJARMASIN Rizki Amalia; Zaiyidah Fathony; Helyatunnazmi Helyatunnazmi
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 3 (2024): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i3.22845

Abstract

Abstrak: Kondisi dan perilaku kesehatan selama masa pra konsepsi berperan penting dalam menentukan hasil kehamilan. Persiapan kehamilan dan perawatan prakonsepsi memungkinkan wanita usia subur atau pasangan untuk mencari informasi, melakukan pemeriksaan, dan melakukan perawatan atau intervensi terhadap kesehatan biomedis, perilaku dan sosial sebelum konsepsi terjadi untuk mengidentifikasi dan menangani faktor risiko yang terjadi selama masa kehamilan. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini untuk menambah pengetahuan wanita usia subur (WUS) tentang persiapan kehamilan (Prakonsepsi) sehat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini diikuti oleh 52 peserta wanita usia subur jamaah kajian Masjid Al-Jihad Banjarmasin. Mitra pada pengabdian ini adalah Pimpinan Cabang Nasyiatul Aisyiyah (PCNA) Banjarmasin 4. Metode pada pengabdian kepada masyarakat ini meliputi 3 tahapan yaitu tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan tahap evaluasi. Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini terdapat peningkatan rerata pre-test 69,23% menjadi 90,38% pada nilai post-test.Abstract: Health conditions and behavior during the preconception period play an important role in determining pregnancy outcomes. Pregnancy preparation and preconception care enable women of childbearing age or couples to seek information, carry out examinations, and carry out treatment or interventions on biomedical, behavioral and social health before conception occurs to identify and treat risk factors that occur during pregnancy. The aim of this community service activity is to increase the knowledge of women of childbearing age (WUS) about preparing for a healthy pregnancy (Preconception). This method of community service includes 3 stages, namely the preparation stage, implementation stage and evaluation stage. The results of this community service activity showed an increase in the pre-test average from 69.23% to 90.38% in the post-test score.
Pengaruh Foot Massage (Pijat Kaki) terhadap Penurunan Skala Nyeri pada Ibu Nifas Post-Operasi Sectio Caesarea di RSUD Brigjend H. Hasan Basry Kandangan Nurhaliza Nurhaliza; Nelly Mariati; Rizki Amalia; Yenny Okvitasari
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.1301

Abstract

Nyeri pada luka operasi Sectio Caesarea menjadi salah satu masalah yang biasanya dialami oleh ibu nifas bisa berdampak pada kondisi ibu. Saat ini, berbagai metode non farmakologis telah banyak dikembangkan untuk mengurangi Nyeri Post SC, salah satu nya dengan Foot Massage. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Foot Massage terhadap penurunan skala Nyeri pada ibu nifas Post-Operasi Sectio Caesarea di RSUD Brigjend H. Hasan Basry Kandangan, Penelitian ini merupakan Penelitian kuantitatif dengan desain pre-eksperimental menggunakan pendekatan one group Pre-Test dan Post-Test tanpa adanya kelompok kontrol. Menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah sampel Penelitian 30 responden. Instrumen dalam Penelitian ini menggunakan pengkajian skala Nyeri Numeric Rating Scale. Analisis data dilakukan menggunakan uji Wilcoxon. Hasil Penelitian menunjukkan sebelum intervensi menunjukkan 30 responden (100%) mengalami Nyeri sedang dan sesudah intervensi didapatkan 20 responden (66,7%) mengalami Nyeri ringan dan 10 responden (33,3%) mengalami Nyeri sedang, adanya perbedaan signifikan antara skor Pre-Test dan Post-Test pada ibu Post-Operasi Sectio Caesarea dengan nilai p = 0,000 < 0,05. Hal ini dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh Foot Massage terhadap penurunan skala Nyeri pada ibu nifas Post-Operasi Sectio Caesarea. Peneliti selanjutnya dapat melibatkan kelompok kontrol dan lama waktu pemberian tindakan pada pemberian tindakan foot massage.
Pengaruh Edukasi Dan Pelatihan Terhadap Pengetahuan Dan Keterampilan Pijat Oksitosin Pada Keluarga Ibu Nifas Di RSUD Datu Kandang Haji Balangan Zakia Zakia; Nelly Mariati; Rizki Amalia; Suryati Suryati
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.1375

Abstract

Ketidaklancaran produksi dan pengeluaran ASI pada masa nifas masih menjadi salah satu hambatan dalam keberhasilan pemberian ASI eksklusif. Pijat oksitosin membantu merangsang refleks oksitosin, tetapi pelaksanaannya membutuhkan pengetahuan dan keterampilan keluarga pendamping. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh edukasi dan pelatihan terhadap pengetahuan dan keterampilan pijat oksitosin pada keluarga ibu nifas di RSUD Datu Kandang Haji Balangan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan rancangan pre-eksperimental one group pretest-posttest. Sampel berjumlah 20 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Intervensi diberikan melalui edukasi dengan media leaflet, demonstrasi, dan praktik langsung. Instrumen penelitian berupa tes pengetahuan dan lembar checklist keterampilan. Data dianalisis menggunakan uji T. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan responden sebelum intervensi sebagian besar berada pada kategori kurang sebanyak 17 responden atau 85,0%, kemudian meningkat menjadi kategori baik sebanyak 17 responden atau 85,0% setelah intervensi. Keterampilan responden sebelum intervensi seluruhnya berada pada kategori kurang terampil sebanyak 20 responden atau 100,0%, kemudian meningkat menjadi terampil sebanyak 20 responden atau 100,0% setelah intervensi. Hasil uji statistik menunjukkan nilai sig =0,000 (sig<0,05) pada pengetahuan dan keterampilan. Kesimpulan penelitian ini adalah edukasi dan pelatihan berpengaruh terhadap peningkatan pengetahuan dan keterampilan pijat oksitosin pada keluarga ibu nifas.