Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Aplikasi Insinerator Hemat Energi Solusi Timbunan Sampah Residu Ru-mah Tangga: Studi Kasus di Desa Adat Galiukir, Kabupten Tabanan I Dewa Made Cipta Santosa; Putu Adi Suprapto; Sudirman Sudirman
Bhakti Persada Jurnal Aplikasi IPTEKS Vol. 8 No. 2 (2022): Bhakti Persada Jurnal Aplikasi IPTEKS
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah, P3M, Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31940/bp.v8i2.117-124

Abstract

Pada saat ini penanganan timbunan sampah rumah tangga sampai di tingkat pedesaan, belum bisa diuraikan dengan baik karena sebagian besar merupakan sampah residu baik sampah organik maupun sampah anorganik. Tujuan dari studi ini adalah untuk mendapatkan solusi yang efektif untuk mengurangi timbunan sampah yang dibuang ke sungai atau tempat-tempat sembarangan lainnya. Metode yang dilakukan dalam studi ini  adalah dengan penerapan mesin  incinerator hemat energi dan bersih lingkungan dengan kapasitas 0,5 ton/ jam, tahapan berikutnya adalah pengujian efektifitas kinerja peralatan yang dilanjutkan dengan pengambi-lan data dan evaluasi keberlanjutan.  Hasil yang didapatkan dari pengujian adalah pencapaian  rerata yang masih dibawah 400oC hal ini disebabkan karena kondisi sampah yang masih mengandung kadar air dan kelembaban yang cukup tinggi, tetapi laju pembakaran sudah tercapai pada 0,5 ton/jam.  Hasil evaluasi menunjukkan bahwa dengan peralatan ini  penanganan sampah dapat dilakukan secara terpadu dan dengan mudah untuk ditangani secara berkesinambungan dengan manajemen yang profesional.
Aplikasi Cooling Dehumidification pada Mesin Pengering untuk Mengeringkan Hasil Panen Tanaman Herbal Sudirman Sudirman; I Nyoman Gede Baliarta; I Made Sudana; Made Ery Arsana; Avicenna An- Nizhami; Nanang Apriandi
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 18, No 1 (2023): Volume 18, Nomor 1, April 2023
Publisher : Mechanical Engineering Department - Semarang State Polytechnic

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/jrm.v18i1.4094

Abstract

Pengeringan merupakan alternatif yang cocok untuk pengelolaan pasca panen, terutama di negara seperti Indonesia yang fasilitas distribusi dan penanganan pasca panennya kurang baik. Produk pertanian berupa tanaman herbal memerlukan penanganan pasca panen khusus, agar produk dapat disimpan dalam waktu yang lama tanpa mengurangi aroma. Salah satu produk pertanian tanaman herbal adalah jahe. Dalam proses pengolahan pasca panen, untuk mendapatkan jahe kering, dibutuhkan teknik pengeringan dengan temperatur yang rendah agar tekstur dari produk akhir yang dihasilkan tidak banyak berubah. Tujuan dari penelitian ini adalah mengaplikasikan sistem dehumidifikasi pada mesin pengering jahe untuk mendapatkan temperatur pengeringan jahe yang sesuai namun efisien. Metode yang digunakan di dalam penelitian ini adalah metode eksperimental, dimana temperatur pengeringan dikontrol pada suhu 40°C dengan waktu pengeringan selama 7 jam. Hasilnya, jahe segar yang dikeringkan dengan pengering sistem dehumidifikasi menghasilkan penurunan berat rata-rata 80,66% dengan kandungan kadar air rata-rata sebesar 9,2%.
Pemanfaatan Metode Pengeringan Dehumidifikasi Untuk Membantu Proses Produksi Bubuk Jahe Kelompok PKK Dauh Peken Tabanan Sudirman Sudirman; I Dewa Made Cipta Santosa; I Nengah Ardita; I Made Sudana; Made Ery Arsana
Bhakti Persada Vol. 7 No. 2 (2021): Bhakti Persada Jurnal Aplikasi IPTEKS
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah, P3M, Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31940/bp.v7i2.102-110

Abstract

Makalah ini membahas tentang metode perubahan  pengeringan Jahe yang konvensional  yang dilakukan  oleh kelompok PKK Tunggalsari Dauh Peken Tabanan, dengan metode pengeringan sistem dehumidifikasi. Metedo pengeringan jahe  konvensional membutuhkan waktu 3 hari sampai 11 hari tergantung cuaca. Saat proses produksi juga memanfaatkan panas tinggi dari kompor. Hal tersebut mengakibatkan kandungan gingerolnya rendah akibat proses pengeringan pada suhu tinggi. Oleh karena itu ditawarkan pengeringan metode dehumidifikasi, yaitua proses   pengeringan   jahe dengan suhu  rendah  agar  kandungan  (n)gingerol,  zingerone  dan (n) shogaol tidak rusak selama proses pengeringan.  Prinsip alat tersebut adalah dengan cara mengambil atau menguapkan kandungan air pada jahe segar, kemudian uap air tersubut dikondensaikan di evaporator dan dibuang keluar mesin sudah berwujud air.  Pengujian mesin pengering dehumidifikasi dilakukan dengan 3 kali proses. Menghasilkan pengurangan bobot jahe sebesar 80 persen dengan  kadar air 10,8 persen.  Semua proses pengeringan dilakukan selama  7 jam.
Aplikasi Insinerator Hemat Energi Solusi Timbunan Sampah Residu Ru-mah Tangga: Studi Kasus di Desa Adat Galiukir, Kabupten Tabanan I Dewa Made Cipta Santosa; Putu Adi Suprapto; Sudirman Sudirman
Bhakti Persada Vol. 8 No. 2 (2022): Bhakti Persada Jurnal Aplikasi IPTEKS
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah, P3M, Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31940/bp.v8i2.117-124

Abstract

Pada saat ini penanganan timbunan sampah rumah tangga sampai di tingkat pedesaan, belum bisa diuraikan dengan baik karena sebagian besar merupakan sampah residu baik sampah organik maupun sampah anorganik. Tujuan dari studi ini adalah untuk mendapatkan solusi yang efektif untuk mengurangi timbunan sampah yang dibuang ke sungai atau tempat-tempat sembarangan lainnya. Metode yang dilakukan dalam studi ini  adalah dengan penerapan mesin  incinerator hemat energi dan bersih lingkungan dengan kapasitas 0,5 ton/ jam, tahapan berikutnya adalah pengujian efektifitas kinerja peralatan yang dilanjutkan dengan pengambi-lan data dan evaluasi keberlanjutan.  Hasil yang didapatkan dari pengujian adalah pencapaian  rerata yang masih dibawah 400oC hal ini disebabkan karena kondisi sampah yang masih mengandung kadar air dan kelembaban yang cukup tinggi, tetapi laju pembakaran sudah tercapai pada 0,5 ton/jam.  Hasil evaluasi menunjukkan bahwa dengan peralatan ini  penanganan sampah dapat dilakukan secara terpadu dan dengan mudah untuk ditangani secara berkesinambungan dengan manajemen yang profesional.