Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Simulasi Kontrol 2 Pompa Supplay Air Bersih Menggunakanrelay Change Over Dan Floatless Level Switch (Sebagai Modul Praktek Mahasiswa Ps Teknik Pendingin Dan Tata Udara) Sudirman Sudirman; I Nyoman Gede Baliarta
JST (Jurnal Sains Terapan) Vol 4, No 1 (2018): JST (Jurnal Sains Terapan)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Politeknik Negeri Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32487/jst.v4i1.446

Abstract

Sistem supplay air bersih pasti ada dipasang disuatu gedung. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menciptakan modul praktek mahasiswa Program Studi Teknik Pendingin  dalam mata Kuliah Praktek Utility Gedung dan BAS. Sehingga kompetensi mahasiswa tentang utility gedung, khususnya dibidang system pompa supplai air bersih bisa tercapai dengan lebih mudah. Modul praktek ini menggunakan 2 buah pompa, 2 buah tangki air, 1 sebagai tangki sebagai tangki underground tank dan 1 lagi sebagai tower tank. Menggunakan WLC (water level control) untuk mengontrol hidup mati pompa berdasarkan level  air pada tangki tower. Dan menggunakan Relay Change over untuk merubah pompa on duty secara otomatis. Hasil uji kerja alat simulasi ini, saat level air pada tangki tower low level, Pompa 1 akan hidup sampai level air mencapai upper level dan akan Off, secara otomatis Relay change over merubah pompa on duty dari Pompa 1 ke Pompa 2. Pada saat level air mencapai low level lagi di tangki tower, yang hidup adalah Pompa 2.
Peningkatan Fasilitas Pendukung Obyek Wisata Air Terjun Tibu Blemantung Desa Pujungan, Pupuan, Tabanan Sudirman Sudirman; I Nyoman Gede Baliarta; Made Suarta; Made Ery Arsana
Bhakti Persada Jurnal Aplikasi IPTEKS Vol 7 No 1 (2021): Mei 2021
Publisher : P3M Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31940/bp.v7i1.2087

Abstract

Obyek wisata air terjun Tibu Blemantung yang lokasinya di desa Pujungan Pupuan, mulai dikenal dan berkembang. Banyak wisatawan domestik dan mancanegara yang berkunjung. Ada pura dan bale bengong di area air terjun. Kondisi sebelumnya, jalan menuju objek wisata yang cukup jauh, belum ada sumber listrik yang terpasang untuk penerangan di area tersebut. Hal tersebut menjadi penekanan pada program pengabdian ini. Pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini, selain melibatkan segenap staf Jurusan Teknik Mesin Politeknik Negeri Bali, juga masyarakat desa Pujungan Pupuan terlibat langsung dalam kegiatan ini. Hasil-hasil dari kegiatan ini, berupa sambungan baru PLN untuk power outlet dan penerangan di area pura dan bale bengong. Bangungan gapura akses masuk dan betonisasi jalur traking menuju area wisata air terjun. Jalan masuk ini memperpendek jalan menuju lokasi wisata air terjun. Dan air terjun buatan untuk menambah jumlah dan keindahan air terjun yang ada.
KAJIAN PENGARUH TEMPERATUR APPROACH EVAPORATOR DAN KONDENSER TERHADAP PERFORMANSI SISTEM AC SENTRAL TIPE WATER CHILLERS I Nyoman Gede Baliarta; I Nyoman Suamir; Made Ery Arsana
Matrix : Jurnal Manajemen Teknologi dan Informatika Vol 6 No 3 (2016): MATRIX - Jurnal Manajemen Teknologi dan Informatika
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah, P3M Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (550.067 KB)

Abstract

Artikel ini mengkaji secara numerik dan eksperimental pengaruh temperatur approach kondensor dan evaporator terhadap kinerja suatu sistem AC sentral tipe water chiller. Karakteristik kinerja sistem AC sentral dianalisis pada berbagai temperatur approach dan pada berbagai refrigeran seperti R-22, R-134a, R-407c dan R-410a.Empat buah model numeric telah dikembangkan pada sebuah software dengan platform EES (Engineering Equations Solver) untuk mensimulasikan kinerja dari sistem.Semua model telah divalidasi dengan menggunakan data dari hasil eksperimen yang diukur langsung di industry. Hasil dari investigasi numerik dan eksperimental menunjukkan bahwa peningkatan temperatur approach kondenser sebesar 1 K dapat menyebabkan penurunan kinerja sistem AC sentral 3,45%;3,4%;3,3% dan 3,6% berturut turut untuk sistem dengan refrigeran R-22, R-134a, R-407c dan R-410a.Paper ini juga menyajikan karakteristik kinerja sistem AC sentral tipe water chiller pada berbagai temperatur approach dan berbagai jenis refrigeran yang dapat memberikan indikasi perlunya perawatan sistem AC untuk menjaga agara kinerja sistem tetap pada kondisi terbaik.
Simulasi sistem pompa suplai air bersih dengan kontrol berbasiskan PLC Sudirman; I Nyoman Gede Baliarta; I Ketut Suherman; Achmad Wibolo
Journal of Applied Mechanical Engineering and Green Technology Vol. 3 No. 1 (2022): March 2022
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah, P3M, Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (656.608 KB) | DOI: 10.31940/jametech.v3i1.18-23

Abstract

This paper discusses the simulation of control of a clean water pump system based on PLC. This simulation tool uses 3 tanks: tower tank, consumption tank and ground tank. The PLC used is the Zelio SR3PACKBD Smart Relay. The input is a stainless steel rod sensor placed in the tower tank and ground tank. The output is 2 pump motors and a solenoid valve. PLC program used Ladder diagram with ZELIO SOFT 2 programs. The test results show satisfactory results and the equipment required is very simple compared to conventional controls.
Inovasi Kincir Hidro Energi untuk Peningkatan Pariwisata Air Terjun Blemantung di Desa Pujungan Pupuan Tabanan-Bali I Dewa Gede Agus Tri Putra; Putu Wijaya Sunu; I Made Suarta; I Nyoman Gede Baliarta
Bhakti Persada Jurnal Aplikasi IPTEKS Vol. 10 No. 1 (2024): Bhakti Persada Jurnal Aplikasi IPTEKS
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah, P3M, Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31940/bp.v10i1.28-36

Abstract

Pandemi yang telah terjadi selama ini menyebabkan penurunan ekonomi para pelaku pariwisata di Bali secara drastis. Para pemilik logistik kepariwisataan seperti bangunan hotel, villa, dan jenis fasilitas lainnya sebagai pendukung kepariwisataan mengalami kesulitan dalam biaya perawatan fasilitas yang dimiliki. Konsumsi energi yang tinggi menjadi komponen biaya yang paling tinggi dan telah menjadi permasalahan di berbagai bidang industri lainnya. Mitra kegiatan ini menargetkan pembuatan akomodasi dan kegiatan wisata (event tourism) berbasis energi dan teknologi ramah lingkungan (green technology) dengan memanfaatkan dan mendukung objek wisata air terjun blemantung. Teknologi kincir hidro energi dibuat sebagai pengembangan pariwisata di Air Terjun Blemantung Desa Pujungan Tabanan-Bali. Energi air di salah satu bagian dari air terjun blemantung akan dimanfaatkan sebagai sumber energi listrik dengan memasang sebuah kincir air sehingga energi air dapat dikonversikan menjadi energi listrik. Peralatan yang dibutuhkan dalam kegiatan ini meliputi; kincir air, generator permanent magnet, dan baterai atau aki. Selain itu, peralatan pendukung untuk instalasi kincir hidro energi ini meliputi: saluran/kanal penampung air terjun, pemipaan ke Nozzle (penstock) dan sistem instalasi kelistrikan untuk baterai dan penggunaan output energi listrik. Instalasi Kincir hidro energi ini digunakan untuk memberikan tambahan energi listrik untuk konsumsi energi bangunan dan logistik pariwisata di air terjun blemantung. Penggunaan battery pack (deep cycle) dapat memberikan kemudahan dan efisiensi dalam manajemen energi untuk tipe sumber energi air kecil. Selain itu, instalasi peralatan di lokasi wisata dapat memberikan pemandangan tambahan untuk dinikmati oleh wisatawan baik domestik maupun mancanegara. Dalam hal ini pertimbangan seni (artistik) dalam instalasi peralatan kincir hidro energi juga menjadi pertimbangan utama pelaksanaan kegiatan ini. Luaran dalam kegiatan ini adalah unit kincir hidro energi yang telah dipasang di wilayah air terjun blemantung dan pemberdayaan masyarakat dalam merawat dan penggunaan energi dalam lingkup kepariwisataan di Desa Pujungan Tabanan Bali. Dalam kegiatan ini telah dapat dihasilkan kincir air yang dapat berputar rata-rata 550 rpm dan mengahasilkan tegangan 17 volts. Pembebanan dengan lampu penerangan telah diketahui dapat diberikan sampai 25 watts.
Aplikasi Cooling Dehumidification pada Mesin Pengering untuk Mengeringkan Hasil Panen Tanaman Herbal Sudirman Sudirman; I Nyoman Gede Baliarta; I Made Sudana; Made Ery Arsana; Avicenna An- Nizhami; Nanang Apriandi
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 18, No 1 (2023): Volume 18, Nomor 1, April 2023
Publisher : Mechanical Engineering Department - Semarang State Polytechnic

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/jrm.v18i1.4094

Abstract

Pengeringan merupakan alternatif yang cocok untuk pengelolaan pasca panen, terutama di negara seperti Indonesia yang fasilitas distribusi dan penanganan pasca panennya kurang baik. Produk pertanian berupa tanaman herbal memerlukan penanganan pasca panen khusus, agar produk dapat disimpan dalam waktu yang lama tanpa mengurangi aroma. Salah satu produk pertanian tanaman herbal adalah jahe. Dalam proses pengolahan pasca panen, untuk mendapatkan jahe kering, dibutuhkan teknik pengeringan dengan temperatur yang rendah agar tekstur dari produk akhir yang dihasilkan tidak banyak berubah. Tujuan dari penelitian ini adalah mengaplikasikan sistem dehumidifikasi pada mesin pengering jahe untuk mendapatkan temperatur pengeringan jahe yang sesuai namun efisien. Metode yang digunakan di dalam penelitian ini adalah metode eksperimental, dimana temperatur pengeringan dikontrol pada suhu 40°C dengan waktu pengeringan selama 7 jam. Hasilnya, jahe segar yang dikeringkan dengan pengering sistem dehumidifikasi menghasilkan penurunan berat rata-rata 80,66% dengan kandungan kadar air rata-rata sebesar 9,2%.
Inovasi Kincir Hidro Energi untuk Peningkatan Pariwisata Air Terjun Blemantung di Desa Pujungan Pupuan Tabanan-Bali Putra, I Dewa Gede Agus Tri; Sunu, Putu Wijaya; Suarta, I Made; Baliarta, I Nyoman Gede
Bhakti Persada Jurnal Aplikasi IPTEKS Vol. 10 No. 1 (2024): Bhakti Persada Jurnal Aplikasi IPTEKS
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah, P3M, Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31940/bp.v10i1.28-36

Abstract

Pandemi yang telah terjadi selama ini menyebabkan penurunan ekonomi para pelaku pariwisata di Bali secara drastis. Para pemilik logistik kepariwisataan seperti bangunan hotel, villa, dan jenis fasilitas lainnya sebagai pendukung kepariwisataan mengalami kesulitan dalam biaya perawatan fasilitas yang dimiliki. Konsumsi energi yang tinggi menjadi komponen biaya yang paling tinggi dan telah menjadi permasalahan di berbagai bidang industri lainnya. Mitra kegiatan ini menargetkan pembuatan akomodasi dan kegiatan wisata (event tourism) berbasis energi dan teknologi ramah lingkungan (green technology) dengan memanfaatkan dan mendukung objek wisata air terjun blemantung. Teknologi kincir hidro energi dibuat sebagai pengembangan pariwisata di Air Terjun Blemantung Desa Pujungan Tabanan-Bali. Energi air di salah satu bagian dari air terjun blemantung akan dimanfaatkan sebagai sumber energi listrik dengan memasang sebuah kincir air sehingga energi air dapat dikonversikan menjadi energi listrik. Peralatan yang dibutuhkan dalam kegiatan ini meliputi; kincir air, generator permanent magnet, dan baterai atau aki. Selain itu, peralatan pendukung untuk instalasi kincir hidro energi ini meliputi: saluran/kanal penampung air terjun, pemipaan ke Nozzle (penstock) dan sistem instalasi kelistrikan untuk baterai dan penggunaan output energi listrik. Instalasi Kincir hidro energi ini digunakan untuk memberikan tambahan energi listrik untuk konsumsi energi bangunan dan logistik pariwisata di air terjun blemantung. Penggunaan battery pack (deep cycle) dapat memberikan kemudahan dan efisiensi dalam manajemen energi untuk tipe sumber energi air kecil. Selain itu, instalasi peralatan di lokasi wisata dapat memberikan pemandangan tambahan untuk dinikmati oleh wisatawan baik domestik maupun mancanegara. Dalam hal ini pertimbangan seni (artistik) dalam instalasi peralatan kincir hidro energi juga menjadi pertimbangan utama pelaksanaan kegiatan ini. Luaran dalam kegiatan ini adalah unit kincir hidro energi yang telah dipasang di wilayah air terjun blemantung dan pemberdayaan masyarakat dalam merawat dan penggunaan energi dalam lingkup kepariwisataan di Desa Pujungan Tabanan Bali. Dalam kegiatan ini telah dapat dihasilkan kincir air yang dapat berputar rata-rata 550 rpm dan mengahasilkan tegangan 17 volts. Pembebanan dengan lampu penerangan telah diketahui dapat diberikan sampai 25 watts.
THE POTENTIALS OF ULTRASONIC ATOMIZER AUGMENTED THE SEA SALT PRODUCTIONS I Dewa Gede Agus Tri Putra; Putu Wijaya Sunu; Nyoman Sugiartha; I Nyoman Gede Baliarta; I Wayan Temaja
Logic : Jurnal Rancang Bangun dan Teknologi Vol. 24 No. 1 (2024): March
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah, P3M, Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31940/logic.v24i1.17-23

Abstract

Ultrasonic atomizers can potentially augment the production of sea salt through a process known as ultrasonic nebulization. While the traditional method of sea salt production primarily relies on natural evaporation, ultrasonic atomization can accelerate the evaporation process. The process typically involves the following steps: collection of seawater, evaporation, brine crystallization and then harvesting process of the sea salt. After processing, the sea salt is typically dried and packaged for distribution and sale. In this project, influencing of ultrasonic atomizer in the process a saline water into the brine, before crystallization can be proceeded. The ultrasonic atomization process significantly increases the surface area of the seawater by converting it into fine droplets. Droplets evaporate more efficient due to large surface area of the droplets. According to testing of the research apparatus which had been conducted, an ultrasonic atomization can increase the salinity by brine evaporation or of droplet productivity of sea salt. This result had been shown that this process can be used to increasing the salinity of sea water. For further steps, this technique can potentially augment the production of sea salt.