Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

Pengaruh Kualitas Kehidupan Kerja (Quality of Work Life) terhadap Kinerja Bidan pada Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Muna Aifu, Dewi Kurniati; Sari, Elna; Sarumi, Rasniah
Jurnal Riset Sains dan Kesehatan Indonesia Vol. 1 No. 1 (2024): Mar-Apr
Publisher : CV. Science Tech Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69930/jrski.v1i1.10

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji dan menjelaskan pengaruh Kualitas Kehidupan Kerja (Quality of Work Life terhadap Kinerja Bidan di Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Muna. Pendekatan penelitian ini adalah survei dengan desain Explanatory Research. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan instrumen berupa analisis data yaitu analisis deskriptif dan statistik inferensial yaitu Analisis Regresi Multivariat. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa Kualitas Kehidupan Kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja bidan.
Pengaruh Edukasi Manajemen Diabetes Mellitus terhadap Pengetahuan Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 Sarumi, Rasniah; Aifu, Dewi Kurniati; Sari, Elna; Albert; Trisnawati, Astie
Jurnal Riset Sains dan Kesehatan Indonesia Vol. 1 No. 1 (2024): Mar-Apr
Publisher : CV. Science Tech Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69930/jrski.v1i1.13

Abstract

Peningkatan kadar gula darah atau hiperglikemia sering ditemukan pada penderita diabetes mellitus yang tidak terkontrol. Kadar gula darah yang tidak terkontrol pada waktu yang lama dapat menyebabkan komplikasi baik makrovaskluer maupun mikrovaskuler. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh edukasi manajemen Diabetes Mellitus terhadap pengetahuan pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 di Puskesmas Katobu. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan metode the one group pretes-posttes design yang dilakukan di Puskesmas Katobu pada bulan Januari-Februari tahun 2024 dengan melibatkan sampel sebanyak 27 orang. Penarikan sampel menggunakan teknik simple random sampling. Data dianalisis dengan menggunakan uji wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum diberikan edukasi bahwa pengetahuan responden yang baik sebanyak 11 orang (40,7%) dan yang kurang sebanyak 16 orang (59,3%) sedangkan setelah diberikan edukasi kesehatan bahwa pengetahuan responden semua menjadi baik masing-masing sebanyak 27 orang (100%) serta terdapat pengaruh Edukasi Manajemen Diabetes Mellitus terhadap Pengetahuan Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 di Puskesmas Katobu (ρ = 0,000. Disimpulkan bahwa terdapat pengaruh Edukasi Manajemen Diabetes Mellitus terhadap Pengetahuan Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2. Disarankan agar responden rutin melakukan kunjungan ke poli untuk memeriksakan kadar gula darah di puskesmas
Traffic Card Media with Jigsaw Method: Improving Knowledge, Attitude, and Sanitation Hygiene for Stunting Prevention Juliana, Nur; Megasari, Wa Ode; Sarumi, Rasniah; Sari, Elna; Rohmawati, Wahidah; Tamsri, Muhammad Ihsan
Asia Pacific Journal of Management and Education (APJME) Vol 8, No 1 (2025): March 2025
Publisher : AIBPM Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32535/apjme.v8i1.3790

Abstract

Indonesia continues to face significant challenges in reducing stunting rates, particularly in rural areas. The primary contributing factors include a lack of parental knowledge, unsupportive lifestyle attitudes, and poor environmental sanitation. Nutrition education plays a crucial role in raising mothers' awareness of stunting. This study sought to evaluate mothers’ knowledge, attitudes, and sanitation hygiene practices regarding toddlers aged 24 to 60 months while incorporating traffic card media and the jigsaw method in group discussions to strengthen these factors for effective stunting prevention. It adopts a quantitative research design with a one-group pretest-posttest approach. The study was conducted in the working area of the Wapunto Health Center from July to October 2023. A simple random sampling technique was used, involving 21 respondents. Data were analyzed using a non-parametric Wilcoxon test. The pretest and posttest average scores for each variable were as follows: knowledge (67.95 to 81.95), attitude (61.43 to 80.05), and sanitation hygiene (80.95 to 90.95), indicating an overall improvement. The p-values were 0.05 for all variables, with knowledge and attitude each at p = 0.000 and sanitation hygiene at p = 0.002, demonstrating a significant effect of the intervention. Traffic card media proves to be an effective educational tool for increasing public awareness of stunting prevention by improving knowledge, attitudes, and sanitation hygiene practices.
Counseling as a Smoking Behavior Service Strategy for Students at SMA Negeri 4 Jeneponto Saing, Fatmawati M; Sari, Elna; Sarumi, Rasniah; Mulyawati L, Endang Sri; Rahmawati, Dewi
Pancasakti Journal Of Public Health Science And Research Vol 5 No 2 (2025): PJPHSR
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Pancasakti, Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/pjphsr.v5i2.1881

Abstract

Smoking in adolescence has a long-term impact on physical health as well as social and psychological development. This study aims to analyze the effectiveness of group counseling services in reducing smoking behavior among SMA Negeri 4 Jeneponto students. The study used a quasi-experimental design with a quantitative approach, involving two groups: the intervention group that received Group Counseling (KKp) services and the control group that received Group Counseling (BKp) services. A total of 40 smoking students were selected through purposive sampling techniques. The instrument in the form of a structured questionnaire that measures the knowledge, attitudes, and actions of smoking, has been tested for validity and reliability. Data was collected through pre-test and post-test, as well as documentation of the counseling process. The normality test showed abnormal data distribution, so the analysis was carried out using the Wilcoxon and Mann-Whitney tests. Results showed significant improvements in student knowledge, attitudes, and actions in the intervention group (p < 0.05), while the control group showed no significant changes. The average post-test scores of the intervention group were higher, and more respondents achieved the “good” category in all three domains. The conclusion of this study is that group counseling is effective in reducing smoking behavior among high school students, especially at SMA Negeri 4 Jeneponto.
UJI FITOKIMIA EKSTRAK ETIL ASETAT DAN PEMISAHAN SENYAWA TERPENOID EKSTRAK N-HEKSAN DAUN KAEMBU-EMBU (BLUMEA BALSAMIFERA L) MENGGUNAKAN KROMATOGRAFI KOLOM GRAVITASI Asni , Asni; Fatima, Wa Ode; T, Wa Ode Nur Asmi.; Y, Wa Ode Findi Asnalda; Sari, Elna; Sarniati, Sarniati
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 3 (2025): Volume 8 No. 3 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i3.48835

Abstract

Kaembu-embu (Blumea balsamifera) adalah sala satu jenis tanaman perdu yang terdapat dihutan rakyat pulau Muna, Sulawesi Tenggara yang memiliki banyak kelebihan yakni dapat digunakan sebagai salah satu obat dalam menangkal antibakteri pada tubuh manusia. Penggunaannya  sebagai obat berkaitan dengan kandungan senyawa kimia atau metabolit aktif yang terdapat dalam tumbuhan tersebut. Tujuan penelitian ini yakni (a) mengidentifikasi kandungan senyawa metabolit sekunder (b) mengetahui hasil pemisahan senyawa terpenoid  daun kaembu-embu (Blumea balsamifera) (c) memisahkan senyawa golongan terpenoid (minyak atsiri) yang terdapat pada fraksi n-heksan daun tumbuhan kaembu-embu (Blumea balsamifera). Metode yang digunakan pada penelitian ini yakni metode maserasi,fitokimia, kromatografi kolom, Kromatografi Lapis Tipis dan Spektrofotometri UV-Vis. Hasil penelitian menunjukan bahwa pada uji fitokimia daun kaembu-embu terdapat senyawa Alkanoid, Flavonoid dan terpenoid  (b) Hasil pemisahan senyawa yang terdapat pada fraksi n-heksan daun kaembu-embu (Blumea Balsamifera) secara visual terdapat 9 jenis senyawa (c) Fraksi n-heksan dengan kromatografi kolom menghasilkan 104 botol vial, dan hasil KLT menunjukkan ada 12 kelompok fraksi. Senyawa golongan terpenoid pada fraksi n-heksan daun kaembu-embu (Blumea Balsamifera) dimungkinkan terkonsentrasi pada fraksi KH-6, yang merupakan kelompok hasil kromatografi kolom dengan nomor botol vial H25-H31 dengan nilai Rf 0,88
Efektivitas Media Video dalam Upaya Pencegahan Seks Bebas pada Siswa SMP Negeri 4 Loghia Saing, Fatmawati M; Lisna, Lisna; Sari, Elna; Mulyawati L, Endang Sri; Sarumi, Rasniah; Wulandari, Fitriyana
Jurnal Promotif Preventif Vol 7 No 6 (2024): Desember 2024: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v7i6.1596

Abstract

Perilaku seks bebas adalah segala tingkah laku yang didorong oleh hasrat seksual, baik yang dilakukan sendiri, dengan lawan jenis, maupun sesama jenis tanpa adanya ikatan pernikahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penyuluhan kesehatan tentang seks bebas dengan media video dalam upaya pencegahan seks bebas pada siswa di SMP Negeri 4 Loghia. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif yang termasuk dalam penelitian pre-experimental, dengan rancangan One Group Pretest-Posttest Design.Populasi dalam penelitian ini yaitu 79 orang. Teknik penarikan sampel yaitu probability sampling yang akan digunakan Simple Random Sampling, dengan menggunakan rumus slovin sehingga jumlah sampel yang didapat 44 orang. Instrumen pengambilan data yaitu dengan kuesioner. Data dianalisis dengan menggunakan uji Paired Sampel T-test dan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada perbedaan antara pengetahuan sebelum dan sesudah diberikan intervensi dengan nilai (ρ=0,000) dan ada perbedaan antara sikap sebelum dan sesudah diberikan intervensi dengan nilai (ρ=0,028). Kesimpulan pada penelitian ini yaitu ada pengaruh penyuluhan seks bebas dengan media video terhadap pengetahuan dan sikap siswa SMP Negeri 4 Loghia.
Pengaruh Konsumsi Jus Kelor (Moringa Oleifera) terhadap Peningkatan Produksi Asi pada Ibu Menyusui di Desa Mantobua, Sulawesi Tenggara Sarumi, Rasniah; Sari, Elna
Jurnal Ilmiah Dikdaya Vol 12, No 2 (2022): September
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/dikdaya.v12i2.358

Abstract

Mother's nutritional status greatly influences breast milk production so that the food consumed by the mother must increase breast milk production, namely Moringa (Moringa Olifeira). The purpose of this study was to determine the effect of consuming Moringa Oleifera juice on increasing milk production in breastfeeding mothers in Mantobua Village, Southeast Sulawesi. The research method uses a quantitative type with a quasi-experimental design (pre-experiment). The approach used is the one group pre-post design, which is one of the pre-experimental methods where there is no comparison group (control) but the first observation (pre-test) has been carried out which examines the changes that occur after the treatment. The population in this study were 38 breastfeeding mothers in Mantobua Village who were registered at the Waara Health Center in January 2022. The number of samples is 38 people. The sampling technique uses a saturated sampling technique, namely the entire population is used as a sample. Data were analyzed using the Wilcoxon test. The results of this study indicate that the age of the respondents is dominated by 10 respondents aged 31-35 years (26.3%), the majority of respondents are housewives with 25 persons (65.8%) and there is influence of consumption of Moringa juice (Moringa Olifeira ) on increasing breast milk production in Mantobua Village. The conclusion that Moringa juice can increase milk production.
Group Counseling with A Behavioral Approach to Develop Adolescent Life Skills for Mitigating Occupational Health Risks at SMAN 4 Raha Sari, Elna; Sarumi, Rasniah; Naningsih, Ayu; Mulyawati, Endang Sri; Rianse, Muhammad Suriyadarman
Poltekita: Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 19 No. 3 (2025)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/jik.v19i3.4294

Abstract

Background: In this study, we aimed to evaluate the effectiveness of group counseling with a behavioral approach in preventing risky sexual behavior among adolescents within the context of rising public health concerns in Indonesia. With worrying national trends in premarital sexual activity and STI prevalence among youth, our objective was to assess the impact of a behavioral modification intervention to address gaps in existing school-based preventive programs. Methods: This pre-experimental study involved a one-group pretest-posttest design conducted at SMA Negeri 4 Raha in September 2024. A total of 34 students were enrolled, selected via proportionate stratified random sampling, and data were collected through structured self-administered questionnaires. Ethical approval was obtained from the relevant institutional review board, and participants provided informed assent. Results: The primary outcome of the study was the change in knowledge and awareness scores of safe sexual behavior, and a significant increase from a pre-test mean of 7.94 (SD=2.741) to a post-test mean of 11.44 (SD=3.230) was observed. Statistical analyses revealed a p-value of 0.001, confirming the intervention's significant effect. The findings highlight the effectiveness of group counseling in enhancing adolescent understanding and promoting safer decision-making. Conclusion: In conclusion, our study contributes to the understanding of adolescent sexual health prevention by demonstrating the efficacy of a behavioral group counseling model. This research provides insights into practical, school-based interventions that can be integrated into reproductive health programs. Future studies should address the long-term behavioral outcomes and incorporate a control group design, ultimately advancing knowledge in the field of international adolescent health.
Efektivitas Promosi Kesehatan Berbasis Media Digital dalam Pencegahan Infeksi Menular Seksual (IMS) pada Remaja dan Dewasa Muda: Literature Review Sari, Elna; Saing, Fatmawati M; Sarumi, Rasniah; Albert, Albert; Sina, Wa; Male, Minarti
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6872

Abstract

Infeksi Menular Seksual (IMS) masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang signifikan, terutama pada kelompok remaja dan dewasa muda yang memiliki kerentanan tinggi akibat perilaku seksual berisiko, rendahnya literasi kesehatan seksual, serta hambatan akses layanan. Perkembangan teknologi digital membuka peluang baru dalam strategi promosi kesehatan melalui media sosial, aplikasi kesehatan (mHealth), website edukatif, dan layanan konseling daring. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas promosi kesehatan berbasis media digital dalam pencegahan IMS pada remaja dan dewasa muda melalui pendekatan literature review. Metode yang digunakan adalah systematic literature review dengan mengacu pada pedoman PRISMA, melalui pencarian artikel pada database ilmiah seperti PubMed, Scopus, ScienceDirect, dan Google Scholar dalam rentang 10–15 tahun terakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa intervensi digital secara signifikan meningkatkan pengetahuan, sikap positif terhadap perilaku seks aman, self-efficacy, serta niat dan penggunaan kondom. Intervensi yang berbasis teori perilaku seperti Health Belief Model (HBM), Theory of Planned Behavior (TPB), Social Cognitive Theory (SCT), Information–Motivation–Behavioral Skills Model (IMB), dan COM-B cenderung lebih efektif dibandingkan intervensi tanpa dasar teoretis. Media digital juga mampu mengurangi hambatan psikologis seperti stigma melalui anonimitas dan akses fleksibel. Namun, bukti mengenai dampak langsung terhadap penurunan angka kejadian IMS masih terbatas dan memerlukan penelitian longitudinal lebih lanjut. Disimpulkan bahwa promosi kesehatan berbasis media digital merupakan strategi inovatif dan potensial dalam pencegahan IMS pada remaja dan dewasa muda, terutama jika dirancang secara interaktif, berbasis teori, serta terintegrasi dengan layanan kesehatan yang tersedia.
Transformasi Digital dalam Akses Informasi dan Edukasi Kesehatan Reproduksi Remaja: Peran Platform Digital dan Kecerdasan Buatan dalam Meningkatkan Literasi dan Perilaku Sehat Sarumi, Rasniah; Albert, Albert; Sari, Elna; Sanwar, Sitti Nurlyanti; Nangsih, Ayu; Aifu, Dewi Kurniati; Lisna, Lisna
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6933

Abstract

Perkembangan teknologi digital dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) telah mentransformasi cara remaja mengakses informasi kesehatan, termasuk kesehatan reproduksi. Sebagai generasi digital native, remaja cenderung memanfaatkan internet, media sosial, dan aplikasi kesehatan sebagai sumber utama informasi dibandingkan layanan tatap muka konvensional yang sering kali terhambat oleh stigma dan keterbatasan akses. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran platform digital dan AI dalam meningkatkan akses, kualitas, serta efektivitas edukasi kesehatan reproduksi remaja. Metode yang digunakan adalah literature review dengan pendekatan naratif terhadap artikel ilmiah nasional dan internasional yang diterbitkan pada periode 2014–2024 dan diperoleh melalui database Google Scholar, PubMed, dan ScienceDirect. Hasil kajian menunjukkan bahwa intervensi berbasis web, media sosial, mobile health (mHealth), serta chatbot berbasis AI berkontribusi signifikan terhadap peningkatan literasi kesehatan reproduksi, pembentukan sikap yang lebih positif, serta penguatan perilaku preventif pada remaja. Pemanfaatan AI memungkinkan personalisasi materi edukasi, pemberian respons secara instan, serta interaksi anonim yang meningkatkan kenyamanan dalam membahas isu sensitif. Namun, implementasi teknologi ini masih menghadapi tantangan berupa misinformasi digital, potensi bias algoritma, kesenjangan akses internet, dan risiko pelanggaran privasi data kesehatan. Dengan demikian, integrasi teknologi digital dan AI berpotensi memperkuat edukasi kesehatan reproduksi remaja secara inklusif dan adaptif, tetapi memerlukan regulasi, pengawasan, serta peningkatan literasi digital untuk menjamin keamanan dan akurasi informasi.