Arni Juliani
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Makassar

Published : 11 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal Mitrasehat

TINGKAT RISIKO ERGONOMI PADA AKTIVITAS MANUAL HANDLING DI GUDANG BULOG BARU PANAIKANG I KOTA MAKASSAR Muhammad Akbar Salcha; Andi Tenriola Fitri Kessi; Arni Juliani; Muhammad Ahjad
Jurnal Mitrasehat Vol. 10 No. 1 (2020): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v10i1.23

Abstract

Aktivitas pemindahan material secara manual masih menjadi sebagian besar aktivitas yang ada di dunia industri seperti aktivitas pengangkatan, penurunan, mendorong, menarik, mengangkut dan memindahkan barang dengan posisi tidak ergonomis. Penelitian ini bertujuan mengetahui postur kerja, frekuensi, serta durasi kerja terhadap tingkat risiko ergonomi pada aktivitas manual handling pada pekerja buruh angkut di gudang Bulog Baru Panaikang Makassar. Penelitian ini menggunakan desain penelitian observasional dengan pendekatan deskriptif. Sampel yang diambil sebanyak 30 orang yang dipilih berdasarkan kriteria yang telah ditentukan. Pengumpulan data dilakukan secara observasi, penilaian postur kerja, frekuensi kerja, dan durasi kerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa postur kerja yang berisiko tinggi sebanyak 28 orang (93,3%) dan berisiko sedang sebanyak 2 orang (6,7%), frekuensi kerja dan durasi kerja seluruh responden adalah tidak ergonomis. Secara deskriptif postur tubuh, frekuensi, dan durasi kerja berpengaruh terhadap tingkat risiko ergonomi pada pekerja aktivitas manual handling. Pekerja disarankan untuk beristirahat disaat mulai merasa sakit atau nyeri pada bagian tubuh, dan rajin melakukan peregangan otot disela-sela pekerjaan. Perusahaan sebaiknya memberikan penyuluhan dan pelatihan pada pekerja mengenai risiko pekerjaan dan tata cara bekerja sesuai dengan prinsip ergonomi.
PENGARUH OVERTIME TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA PADA PT. ALE LUWU RAYA KABUPATEN LUWU TIMUR Arni Juliani; Nurul Aulia Maharani Ishak; Muliono Caco; Muhammad Akbar Salcha
Jurnal Mitrasehat Vol. 15 No. 1 (2025): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v15i1.507

Abstract

Latar belakang: Produktivitas kerja merupakan kemampuan tenaga kerja dalam melakukan pekerjaan dalam cakupan atau rentang waktu tertentu. Dalam waktu tertentu, pekerja melakukan pekerjaan diluar jam kerja dan terhitung overtime. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh overtime terhadap produktivitas kerja pada PT. Ale Luwu Raya Kabupaten Luwu Timur. Metode: Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu jenis penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional study. Sampel dalam penelitian ini yaitu sebanyak 34 responden menggunakan total sampling terhadap seluruh pekerja. Pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan dengan membagikan kuesioner kepada para responden. Data ini dianalisis menggunakan analisis univariat dan analisis bivariat dengan uji Chi-Square. Hasil: Hasil penelitian berdasarkan uji statistik terkait pengaruh overtime terhadap produktivitas kerja didapatkan p-value 0,031 < 0,05. Oleh sebab itu, hal inipun membuktikan bahwasanya ada pengaruh overtime terhadap produktivitas kerja di PT. Ale Luwu Raya Kabupaten Luwu Timur. Kesimpulan: Terdapat pengaruh overtime terhadap produktivitas kerja di PT. Ale Luwu Raya Kabupaten Luwu Timur. Saran yang dapat diberikan bagi tenaga kerja yaitu sebaiknya tenaga kerja melakukan aktivitas fisik seperti rutin berolahraga dan melakukan peregangan setelah melakukan pekerjaan.
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN GEJALA DERMATITIS KONTAK PADA PEMULUNG DI TPA KELURAHAN TAMANGAPA KOTA MAKASSAR Muhammad Akbar Salcha; Habibi; Sisilia Geby Paulang; Arni Juliani
Jurnal Mitrasehat Vol. 16 No. 1 (2026): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v16i1.655

Abstract

Latar Belakang: Dermatitis kontak merupakan masalah kesehatan yang umum dialami pekerja pemulung akibat paparan langsung bahan iritan di tempat kerja. Tujuan: Untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan gejala dermatitis kontak pada pemulung di Tempat Pembuangan Akhir Kelurahan Tamangapa, Makassar. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan observasional analitik cross-sectional dengan teknik purposive sampling terhadap 160 responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner, wawancara, observasi, dan dianalisis menggunakan analisis univariat serta bivariat dengan uji Chi-square. Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa 70% responden mengalami gejala dermatitis kontak penelitian ini menunjukan Terdapat hubungan signifikan antara lama kontak (p = 0,000) , penggunaan APD (p = 0,003), serta higiene perorangan (p = 0,000) dengan kejadian gejala dermatitis kontak. Masa kerja tidak berhubungan signifikan dengan gejala dermatitis kontak (p = 0,066). Kondisi higiene perorangan yang buruk dan penggunaan APD yang kurang tepat meningkatkan risiko pemulung mengalami dermatitis kontak iritan. Kesimpulan: Perlunya pembatasan lama kontak kerja, peningkatan pemakaian APD lengkap dan sesuai standar, serta perbaikan higiene perorangan sebagai upaya pencegahan dermatitis kontak pada pemulung di TPA Kelurahan Tamangapa. Disarankan edukasi rutin dan pengawasan ketat untuk melindungi kesehatan pemulung.