Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

STUDY KUALITAS AIR PADA INSTALASI PENGOLAHA N AIR VATUTELA PDAM KOTA PALU Sfandy Rusly; Budiman Budiman; Nur Rismawati
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 2 No. 1: Oktober 2019 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (147.852 KB) | DOI: 10.56338/jks.v2i1.785

Abstract

Air merupakan kebutuhan yang penting bagi kehidupan manusia. Manusia tidak dapat melanjutkan kehidupan kehidupannya tanpa penyediaan air yang cukup dalam segi kuantitas dan kualitasnya. Pencemaran air bersih dapat menimbulkan kerugian bagi kesehatan manusia. Gangguan kesehatan tersebut terjadi karena adanya pencemaran air yang mengakibatkan timbulnya berbagai macam penyakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas air pada instalasi pengolahan air Vatutela PDAM kota palu.Jenis penelitian ini bersifat deskriptif dimana hanya untuk mengetahui kualitas air pada instalasi pengolahan air Vatutela PDAM Kota palu.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Parameter yang tidak melebihi baku mutu adalah seluruh parameter Fisik, fluorida, nitra, nitrit, dan sianida untuk parameter kimia. Parameter biologi yaitu total koliform/E.Coli dengan total MPN 72/100 ml dan Kadmium yang melebihi baku mutu adalah nilai warna sebesar < 0,01 mg/l.Disimpulkan bahwa kualitas air pada Instalasi Pengolahan Air Vatutela dari parameter biologi dan kimia belum memenuhi syarat kesehatan menurut permenkes 416 tahun 1990 dan 492 tahun 2010 tentang syarat-syarat kualitas air bersih. Diharapkan penelitian ini dapat menjadi bahan tambahan informasi bagi praktisi kesehatan sebagai rujukan dalam melakukan penelitian selanjutnya serta sebagai bahan pertimbangan untuk mengambil kebijakan khususnya tentang kualitas air bersih. Kata Kunci: Kualitas air, instalasi pengolahan air Vatutela
Uji Kandungan Bakteri Escherichia Coli pada Makanan dan Kondisi Fasilitas Sanitasi Tempat Pengolahan Makanan di Bandara Mutiara Sis Al Jufri Palu: Escherichia Coli Bacteria Content Test in the Food and Condition Of Food Processing Facilities in Mutiara Sis Al Jufri Airport I Nengah Suyasa Pasek; Budiman; Nur Rismawati
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 3 No. 1: APRIL 2020 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (663.521 KB) | DOI: 10.56338/jks.v3i1.1685

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan Escherichia coli pada Makanan dan kondisi fasilitas sanitasi tempat pengelolaan makanan di Bandar Udara Mutiara Sis Al Jufri Palu. Jenis penelitian adalah penelitian yang bersifat deskripif analitik, yaitu untuk mengetahui keberadaan Escherichia coli pada makanan dan mengetahui kondisi fasilitas sanitasi tempat pengolahan makanan di Bandar Udara Mutiara Sis Al Jufri Palu. Hasil penelitian menunjukan bahwa Kandungan bakteri Escherichia coli pada makanan di Tempat Pengolahan Makanan (TPM) yang berada di Bandara Mutiara Sis Al Jufri Palu sebagian besar tidak terdapat kandungan bakteri Escherichia coli dan kondisi fasiltas tempat pengolahan makanan sebagian besar memenuhi syarat kesehatan. Penelitian ini menyarankan agar melakukan pemeriksaan dan pemantauan secara rutin terhadap tempat pengelolaan makanan dan menerapkan prinsip higiene sanitasi tempat pengelolaan makanan di bandar udara
Faktor Risiko Kejadian Tuberkulosis Paru pada Pekerja Pembuat Kasur di Desa Dalaka Wilayah Kerja Puskesmas Toaya Kabupaten Donggala: Risk Factors of Lung Tb Events in Mattress Workers in Dalaka Village, Toaya Public Health Center Work Area, Donggala Regency Renni; Nur Afni; Nur Rismawati
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 3 No. 2: MEI 2020 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (561.413 KB) | DOI: 10.56338/jks.v3i2.1689

Abstract

Tuberkulosis Paru merupakan penyakit infeksi yang disebabkan Mycobacterium Tuberculosis yang menyerang jaringan paru-paru. TB Paru menjadi penyebab kematian ke dua di dunia. Penelitian ini bertujuan untuk mengatahui Faktor Risiko Kejadian TB Paru pada Pekerja Pembuat Kasur di Desa Dalaka wilayah kerja Puskesmas Toaya Kabupaten Donggala. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian studi analitik dengan metode Case control. Dengan jumlah 30 sampel (15 kasus dan 15 kontrol) dengan menggunakan uji Statistik yaitu Odds Ratio (OR). Hasil uji Statistik dengan uji Odds Ratio menunjukan bahwa penggunaan Alat Pelindung Diri masker merupakan faktor risiko kejadian TB paru dengan nilai OR 8,000>1, masa kerja merupakan faktor risiko kejadian TB paru dengan nilai OR 3,143>1 dan paparan debu kapas merupakan faktor risiko kejadian TB paru dengan nilai OR 11,000>1. Kesimpulan dalam penilitian ini dengan menggunakan uji Odds Ratio menunjukan bahwa penggunaan Alat Pelindung Diri masker merupakan faktor risiko kejadian TB paru, Masa kerja merupakan faktor risiko kejadian TB paru dan Paparan debu kapas merupakan faktor risiko kejadian TB paru. Saran dalam penelitian ini Bagi petugas Puskesmas Toaya untuk lebih meningkatkan penyuluhan kesehatan terhadap faktor risiko dalam pencegahan penyakit TB Paru, serta untuk masyarakat untuk lebih meningkatkan pola hidup sehat dan menghindari faktor risiko dan merubah gaya hidup sehat, menghindari kebiasaan buruk saat bekerja agar terhindar dari faktor risiko kejadian TB Paru.
Extract Clove Leaves Were Used to Test the Effectiveness of Hand Washing Soap. Aedes Aegypti Mosquito Larvae Syzygium Aromaticum L Exterminator Budiman Budiman; Nur Rismawati
International Journal of Health, Economics, and Social Sciences (IJHESS) Vol. 4 No. 3: July - International Journal of Health, Economics, and Social Sciences (IJHESS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/ijhess.v4i3.2617

Abstract

The best method for getting rid of mosquito larvae is to employ biological pesticides derived from plants, such as Syzygium aromaticum L.'s clove leaf extract. Aedes aegypti larvae can be killed by a clove leaf extract containing eugenol, saponins, flavonoids, and tannins. Insect repellent hand soap prepared from Syzygium aromaticum L clove leaf extract is being tested to see how well it works against Aedes aegypti mosquito larvae. This study uses an experimental design with a post-test and a control group, including three treatment and three control groups. A sample of 20 larvae was taken from each group and the control three times. So that there were 280 Aedes aegypti larvae in the sample, 60, 80, and 100 mL of hand soap prepared from Syzygium aromaticum L. clove leaf extract were used, respectively. Within 24 hours, observations were taken, and the number of larvae perished each hour was recorded. The outcomes demonstrated that the amount of Aedes aegypti larvae mortality in the treatment of 60 mL, 80 mL, and 100 mL was extremely effective, being able to kill 100 percent with three repetitions in one hour, non-treatment (negative control) 0 percent larvae mortality in time of 24 hours, and the control treatment of hand washing soap without clove leaf extract was less effective, it could only kill 50 percent within 24 am, while the control treatment with clove was more effective. The mortality of mosquito larvae is significantly influenced by the concentration of hand soap made from clove leaf extract Syzygium aromaticum L, which occurs extremely quickly. To promote public awareness and comprehension of natural larvae exterminators, there is a need to educate people about the risks of DHF and how to prevent it with natural components. The findings of this study are anticipated to be used in the future to improve health conditions.
Uji Efektivitas Ekstrak Daun Salam (Syzygium Polyanthum) Dan Ekstrak Daun Cengkeh (Syzigium Aromaticum) Sebagai Penolak (Repellent) Kecoa (Periplaneta Americana): Effectiveness Test of Bay Leaf Extract (Syzygium Polyanthum) and Clove Leaf Extract (Syzigium Aromaticum) as Cockroach Repellent (Periplaneta Americana) Budiman; Nur Afni Pakoleng; Nur Rismawati
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 6 No. 6: JUNI 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v6i6.3673

Abstract

Vektor (arthropoda) yang berada di lingkungan yang dapat menularkan agent penyakit kepada manusia baik secara mekanis maupun secara biologi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan Uji Efektivitas Ekstrak Daun Salam (Syzygium polyanthum) dan Ekstrak Daun Cengkeh (Syizigium aromaticum), sebagai Penolak (Repellent) kecoa (Periplaneta americana). Metode yang digunakan dalam penelitian adalah jenis penelitian eksperimental yang bertujuan untuk mengetahui daya tolak (Repellent) yang ditimbulkan dari perlakuan ekstrak daun salam (Syzygium polyanthum) dan daun cengkeh (Syzigium aromaticum) yang berisi sampel kecoa (Periplaneta americana). Hasil penelitian bahwa ekstrak daun cengkeh lebih efektif dari ekstrak daun salam. Pada keseluruhan masing-masing konsentrasi yaitu yang dimiliki ekstrak daun cengkeh mempunyai 3 konsentrasi yang efektif bertahan sampai 12 jam yaitu konsentrasi 5 ml, 10 ml, dan 15 ml. Sedangkan ekstrak daun salam hanya konsentrasi 10 ml yang dapat bertahan sampai 12 jam. Kesimpulan ekstrak daun Cengkeh (Syzigium aromaticum) efektif sebagai daya tolak (repellent) pada 10 ekor kecoa (Periplaneta americana) dibandingkan ekstrak daun salam (Syzygium polyanthum). Saran bagi peneliti diharapkan untuk menjadi bahan pembelajaran dan pengembangan ilmu. Saran bagi masyarakat dapat menjadi pengetahuan alternatif insektisida terhadap penolakan (Repellent) kecoa (Periplaneta americana) yang ramah lingkungan.
Perbandingan Jumlah Kecoa berdasarkan Jenis Umpan di Bandara Mutiara Sis Al Jufri Palu: Comparison of the Number of Cockroaches by Type of Bait at Mutiara Sis Al Jufri Airport, Palu Farid; Budiman; Nur Rismawati
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 6 No. 12: DESEMBER 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v6i12.4271

Abstract

Vektor (arthropoda) yang berada di lingkungan yang dapat menularkan agent penyakit kepada manusia baik secara mekanis maupun secara biologi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Jumlah kecoa berdasarkan jenis Umpan di bandara mutiara Sis Aljufri palu dengan mengunakan perangkap lem atau Stick Trap. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah jenis penelitian eksperimental yaitu dari perangkap yang di pasang sebayak 180 buah selama 6 hari perlakuan yang mengunakan 2 jenis varian umpan yaitu slei kacang dan pelet dan 1 kontrol pada dua titik peletakan umpan yaitu dapur kantin dan toilet yang berada di Bandara Mutiara Sis aljufri Palu.Hasil penelitian yang di dapat Umpan Slei kacang lebih di sukai oleh kecoa di bandingkan dengan umpan pelet ini teruji pada perangkap kecoa yang berisi selai kacang tertangkap sebanyak 57 kecoa dan perangkap yang berisi pelet berjumlah 16 kecoa.Kesimpulan dari hasil penelitian ini terdapat perbedaan signifikan terhadap jumlah kecoa yang tertangkap berdasarkan jenis umpan yakni slei kacang,pelet dan kontrol pada dapur kantin dan toilet gedung dan bangunan yang berada di bandaran sis aljufri palu. Saran bagi peneliti diharapkan untuk menjadi bahan pembelajaran dan pengembangan ilmu. Saran bagi petugas Sanitaria yang berada di bandara Mutuiara Sis Aljufri palu dapat menjadi pengetahuan alternatif untuk melakukan pemeriksaan Vektor penyakit terkususnya kecoa Agar jadi pembanding umpan yang di pakai selama ini dengan yang di gunakan oleh peneliti yaitu slei kacang.
KONDISI LINGKUNGAN DAN KEBIASAAN CUCI TANGAN TERHADAP KEJADIAN DIARE DI PENGUNGSIAN WILAYAH KERJA PUSKESMAS PANTOLOAN Rismawati, Nur
Promotif : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 9 No. 1: JUNE 2019
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1167.81 KB) | DOI: 10.56338/pjkm.v9i1.590

Abstract

Pasca bencana alam yang terjadi di Sulawesi Tengah 28 oktober menimbulkan berbagai penyakit, khususnya di lokasi pengungsian. Penyakit diare menjadi salah satu penyakit yang sering terjadi di lokasi pengungsian, hal ini dikarenakan oleh beberapa faktor yang mempengaruhi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kondisi lingkungan dan kebiasaan cuci tangan dengan kejadian diare di pengungsian wilayah kerja puskesmas pantoloan. Jenis penelitian yang digunakan observasional bersifat analitik dengan pendekatan restrospektif menggunakan metode case control dimana pengambilan data variabel akibat (dependen) dilakukan terlebih dahulu kemudian diukur variabel sebab yang telah terjadi pada waktu yang lalu. Berdasarkan hasil uji chi-square yang dilakukan untuk kondisi lingkungan diperoleh p value = 0,194 artinya tidak ada hubungan antara kondisi lingkungan dengan kejadian diare, sedangkan untuk kebiasaan cuci tangan dengan kejadian diare di peroleh p value = 0.001  artinya memiliki hubungan antara kebiasaan cui tangan dengan kejadian diare. 
Sistem Pengelolaan Sampah Rumah Tangga di Kecamatan Nambo: Household Waste Management System in Nambo District Nur Rismawati; Budiman; Nurul Fatimah
Promotif : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 13 No. 1: JUNE 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/promotif.v13i1.3780

Abstract

Sampah rumah tangga merupakan salah satu sumber sampah yang cukup besar perannya dalam pencemaran lingkungan yang jika dibiarkan akan berdampak buruk pada kesehatan lingkungan dan kesehatan manusia. Tujuan dari peneletian ini yaitu untuk mengetahui sistem dan proses pengelolaan sampah rumah tangga di lingkungan penduduk Kecamatan Nambo Kabupaten Banggai. Jenis metode penelitian adalah deskriptif kualitatif dengan maksud untuk mengetahui sistem pengelolaan sampah rumah tangga di Kecamatan Nambo. Penelitian ini telah dilaksanakan di Kecamatan Nambo, Kabupaten Banggai, Provinsi Sulawesi Tengah. Teknik pengumpulan data yaitu melalui observasi, pembagian kuisoner, wawancara dan doumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pengelolaan sampah di Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Banggai meliputi pemilahan, pengumpulan, penyimpanan sementara, pengangkutan dan pemrosesan akhir. Pengelolaan sampah Dinas Lingkungan Hidup dilakukan dengan cara pengomposan di rumah kompos, daur ulang di Bank Sampah dan penimbunan atau control landfill di TPA. Di harapkan pihak Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Banggai agar senantiasa menjaga stabilitas pelayanan sistem pengelolaan sampah dan berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah Kecamatan Nambo mengenai dana operasional agar pengangkutan sampah lebih optimal.
PEMBERDAYAAN KELOMPOK PENGRAJIN TENUN SARUNG DONGGALA MELALUI DIVERSIFIKASI PEWARNAAN ALAMI UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS DAN AMAN UNTUK KESEHATAN Nur Rismawati; Muhammad Jufri; Jamaluddin
Jurnal Abditani Vol. 7 No. 2 (2024): Oktober
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS ALKHAIRAAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/abditani.v7i2.358

Abstract

Produksi tenun sarung Donggala di kelurahan Pantoloan Boya Kecamatan Tawaili Kota Palu masih menggunakan pewarna tekstil sintetis yang menimbukan gatal-gatal pada kulit pengrajin tenun dan limbah hasil buangannya mencemari lingkungan sekitar. Selain itu terdapat bebrapa permasalahan teknis dilapangan berupa alat penggulung benang yang masih tradisional dan desain motif sarung Donggala sudah ketinggalan. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pewarnaan sarung tenun dan aman untuk kesehatan dengan menggunakan pewarna alami, memodifikasi alat penggulung dengan berbasis teknologi yaitu penggunaan penggulung benang menggunakan listrik, serta pengembangan motif daun kelor yang merupakan ikon kota Palu. Metode pelaksanaan dengan pelatihan teknis dan pendampingan. Dari program ini diketahui bahwa terjadinya peningkatan pemahaman dan penguasaan teknik pewarnaan menggunakan bahan alami dari daun kayu hitam dan kulit manggis yang aman bagi kesehatan dan ramah terhadap lingkungan, percepatan waktu produksi dengan penggunaan alat berbasis teknologi serta meningkatnya keterampilan para penenun dalam mendesain motif daun kelor pada tenun sarung Donggala.
Do you know? Factors Affecting Market Cleanliness that Should Not Be Ignored Finta Amalinda; Fardiansyah Dunggio; Nur Rismawati
Journal of Health Literacy and Qualitative Research Vol. 4 No. 2 (2024): September 2024
Publisher : Yayasan Sinergi Kawula Muda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61194/jhlqr.v4i2.386

Abstract

The Bunta Traditional Market still looks dirty due to the rubbish left by traders strewn all over the place. Storage facilities, collection methods, temporary waste storage areas, and transportation methods do not meet health requirements, and waste processing still needs to be created. This research aimed to determine the factors related to the cleanliness of the Bunta People's Market, Banggai Regency. The research method used is quantitative, using an analytical survey design with a cross-sectional approach. Based on the research results, which were proven in statistical tests with a value of ρ = 0.645 (ρ value ≤ 0.05), there is no relationship between market cleanliness and SPAL conditions at the Bunta People's Market, Banggai Regency. The value is 0.008 (ρ value ≤ 0.05); namely, there is a relationship between market cleanliness and the condition of the trash bins at the Bunta People's Market, Banggai Regency. The value of ρ = 0.00 (ρ value ≤ 0.05) is that there is a relationship between market cleanliness and the behaviours of traders, visitors, and the public at the Bunta People's Market, Banggai Regency. It is expected that traders, visitors, the public, and market managers will always maintain the cleanliness of the market environment and that market managers will make every effort to provide rubbish bins so that the market remains clean.