Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Penguatan Peran Pemerintah Desa Cileles dalam Membangun Usaha Mikro Kecil (UMK) Mulyana Mulyana; Agung Nurrahman; Abdurohim Abdurohim
Civitas Consecratio: Journal of Community Service and Empowerment Vol 1 No 2 (2021)
Publisher : Lembaga Pengabdian Masyarakat Institut Pemerintahan Dalam Negeri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33701/cc.v1i2.2001

Abstract

The low role of the Cileles Village Government in assisting UMK actors in running their business is the focus of the problems raised in community service activities. The purpose of community service activities is to strengthen the role of the Village Government in Cileles Village in building MSEs in Cileles Village. The methods in community service activities (PKM) include the use of socialization methods, delivery of materials and open dialogue with the Cileles Village Government, members of the Village Consultative Body (BPD), RT/RW leaders, and the UMK community actors in Cileles Village. The results of the service activities are:1) there are outputs in the form of strengthening the role of the Cileles Village Government as a regulator and issuing a draft of the Cileles Village Regulation on the “Cileles Sejahtera” Village UMK Management Clinic; 2) as a dynamist, there is an open dialogue between IPDN academics and the community regardingMSE issues; 3) as a facilitator, the output is the compilation of an inventory of the types of training and their benefits that can be carried out by the Cileles Village Government in collaboration with academics and business people; 4) as a catalyst in building UMK in Cileles Village is the delivery of business informationby IPDN academics to UMK actors in delivering the material that has been done. The conclusion of the PKM activity is that the Cileles Village Government and the community of UMK actors welcome and provide a positive response regarding the establishment of a UMK management clinic in Cileles Village, as a forum for UMK actors to consult and innovate, as well as a forum for the Village Government to strengthen its role in assisting business implementation. UMK actors in Cileles Village in the long term.
EVALUASI PENERAPAN LAYANAN APLIKASI REAKSI ATAS BERITA WARGA (RABEG) DI KOTA SERANG PROVINSI BANTEN Daffa Febratama; Ika Sartika; Agung Nurrahman
Jurnal Ilmu Pemerintahan Widya Praja Vol 49 No 1 (2023)
Publisher : Lembaga Riset dan Pengkajian Strategi Pemerintahan (LRPSP), Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33701/jipwp.v49i1.3182

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan menganalisis penerapan layanan aplikasi RABEG oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Serang. Adapun dengan adanya penerapan electronic-government (e-Gov) Pemerintah Kota Serang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Serang telah meluncurkan aplikasi RABEG (Reaksi Atas Berita Warga) sebagai sarana pengaduan masyarakat dalam memajukan Kota Serang. Dalam penelitian ini menggunakan teori model Sistem Informasi menurut O’Brien (Sumber Daya Manusia, Perangkat Keras, Perangkat Lunak, Data dan Jaringan Komunikasi). Metode penelitian ini adalah kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi wawancara dan studi dokumentasi. Dalam menguji keabsahan data, menggunakan triangulasi. Hasil penelitian diketahui bahwa Layanan Aplikasi RABEG belum berjalan dengan optimal, dikarenakan kurang responsif nya operator dalam merespon pertanyaan dan menindaklanjuti keluhan, kurangnya sarana dan prasarana, kurangnya sarjana komputer dan kurang akses jaringan internet yang menyeluruh dalam menerapkan layanan aplikasi RABEG. Rekomendasi peneliti yaitu diberlakukannya sanksi bagi operator yang lamban merespon keluhan warga, perlu dilakukan pengajuan tenaga dengan kompetensi dan keahlian di bidang komputer khususnya sarjana komputer. Selain itu perlu menambah sarana dan prasarana seperti komputer dan jaringan internet. Perlu meningkatkan software aplikasi sehingga masyarakat dapat dengan mudah menggunakan layanan aduan aplikasi RABEG. Kata kunci; Evaluasi, Aduan, Aplikasi RABEG.
Sosialisasi Pembuatan Surat Melalui Layanan WAKEPO yang Terintegrasi dengan e-Office Desa di Desa Ranggon Agung Nurrahman; Vira Wirna; Garryko Samosir
Civitas Consecratio: Journal of Community Service and Empowerment Vol 3 No 1 (2023)
Publisher : Lembaga Pengabdian Masyarakat Institut Pemerintahan Dalam Negeri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33701/cc.v3i1.3207

Abstract

The background for the community service activities is the WAKEPO service which is integrated with the e-office in Ranggon Village. WAKEPO is a service that provides WhatsApp-based letter writing services that is integrated with the Village E-office. This service activity was carried out with the aim of knowing the extent of the knowledge of the people of Ranggon Village regarding the service of making administrative letters through WAKEPO. This service activity is carried out through a research and study-based approach. The author uses a quasi-experimental design with the one group pretest-posttest design (pre-posttest design in one group), where all respondents are given intervention or socialization without a group comparison. The target for community service activities is the Ranggon Village community with a total of 30 people. The result of the service activities carried out is that there is an influence of socialization on increasing public knowledge about making letters through the WAKEPO service. This increase can be seen from the mean value of 1.13 before the socialization and after the implementation of the socialization increased by 2.50. And from the results from Sig. (2-tailed) of 0.000. In conclusion, socialization activities for the people of Ranggon Village regarding the utilization of WAKEPO services need to be carried out periodically, in stages and continuously. The author recommends that the Ranggon Village Government be able to collaborate with the youth community of Ranggon Village in participating in encouraging changes in the mindset of the old generation so that they can adapt to technological changes.
Inovasi Pelayanan Publik Di Kantor Imigrasi Kelas II TPI Batulicin Muhammad Riduan; Annisa Rahmadanita; Agung Nurrahman
Jurnal Media Birokrasi Jurnal Media Birokrasi, Vol. 5 No. 2, Oktober, 2023
Publisher : PRODI ADMINISTRASI PEMERINTAHAN DAERAH FAKULTAS MANAJEMEN PEMERINTAHAN IPDN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33701/jmb.v5i2.3766

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kesulitan yang dihadapi oleh kelompok rentan, seperti individu yang sakit, disabilitas, dan Lansia di atas 65 tahun, yang ingin membuat paspor di Kantor Imigrasi Kelas II TPI Batulicin. Oleh sebab itu, Kantor Imigrasi perlu mengembangkan inovasi untuk mempermudah proses bagi kelompok tersebut yang tidak dapat mengunjungi kantor secara langsung. Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh gambaran tentang inovasi layanan publik yang dikhususkan pada beberapa aplikasi sebagai contoh. Dengan menggunakan data dan deskripsi rinci, pendekatan kualitatif digunakan untuk mencapai tujuan ini. Wawancara, observasi, dan pendokumentasian dengan menggunakan analisis reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan digunakan sebagai pendekatan pengumpulan dan analisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inovasi layanan publik di Kantor Imigrasi Batulicin dilakukan dengan menyediakan inovasi M-Paspor dan Layanan Micin Darurat. Dari keenam dimensi yang digunakan dalam penelitian, terdapat 2 (dua) dimensi yang masih kurang baik yaitu aspek kesesuaian dan aspek kerumitan. Sementara itu 4 (empat) aspek lainnya sudah terselenggara dengan baik. Kesimpulannya, penyelenggaraan inovasi pelayanan publik yang di Kantor Imigrasi Batulicin, terselenggara dengan baik. Kata Kunci: Aplikasi M-Paspor, Inovasi Pelayanan Publik, Layanan Micin Darurat.
Pemanfaatan Aplikasi E-office Desa bagi Aparatur Desa Cipasang Kecamatan Cibugel Kabupaten Sumedang I Komang Artha Sudarmayasa; Kireina Aprilia Aruperes; Agung Nurrahman
ABDIMASKU : Jurnal Pengabdian Masyarakat UTND Vol 3 No 1 (2024): Edisi Januari 2024 - Juni 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Tjut Nyak Dhien

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36490/jpmtnd.v3i1.1076

Abstract

E-office desa merupakan salah satu inovasi yang diselenggarakan di Desa Cipasang Kecamatan Cibugel Kabupaten Sumedang. Namun, masih terdapat aparatur desa yang belum memahami pemanfaatan e-office desa tersebut. Oleh karena itu dibutuhkan kegiatan pendampingan lebih lanjut dalam rangka mewujudkan pemanfaatan aplikasi e-office desa secara lebih efektif dan efisien. Tujuan kegiatan pengabdian adalah untuk melakukan pendampingan, meningkatkan pengetahuan, dan pemahaman bagi aparatur di Desa Cipasang dalam rangka peningkatan kinerja aparatur desa dalam penyelenggaraan fungsi pelayanan publik. Metode kegiatan yang dilakukan adalah sosialisasi, edukasi dan pendampingan kepada aparatur desa. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan bahwa penerapan aplikasi E-office desa ini menuntut perangkat desa memiliki beberapa skill yang mumpuni dalam peningkatan standar kompetensi dari perangkat desa. Dilihat dari kemampuan SDM di Desa Cipasang masih belum mencukupi dalam pengelolaan sumber daya, sedangkan infrastruktur yang ada di Desa Cipasang sudah cukup memadai untuk penggunaan E-office desa. Berikutnya, terdapat peningkatan pengetahuan dan keterampilan bagi aparatur desa setelah kegiatan pendampingan dilaksanakan. Kesimpulannya, kegiatan sosialisasi, edukasi dan pendampingan terkait pemanfaatan aplikasi e-office desa dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan aparatur desa dan perlu dilakukan secara berkala, bertahap, dan berkelanjutan agar dapat berimplikasi pada peningkatan kinerja aparatur desa. Kata Kunci: E-office Desa, Aparatur Desa, Sosialisasi, Edukasi dan Pendampingan
Optimasi Smart business dalam Menunjang Smart City di Kecamatan Wanayasa Kabupaten Purwakarta Afrina Nurlaili Hanifah; Agung Nurrahman; Sabaruddin Sabaruddin; Murdiyana Murdiyana; Fahril Yau; Sanda Rahmadina
ABDIMASKU : Jurnal Pengabdian Masyarakat UTND Vol 3 No 2 (2024): Edisi Juli 2024 - Desember 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Tjut Nyak Dhien

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36490/jpmtnd.v3i2.1324

Abstract

Optimalisasi Smart business dalam Mendukung Smart City di Kecamatan Wanayasa merupakan inisiatif yang bertujuan untuk mempercepat transformasi digital dan pembangunan cerdas di tingkat daerah, khususnya di Kecamatan Wanayasa, Kabupaten Purwakarta. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) melibatkan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta siswa SMA/MA dalam kegiatan (PkM). Tujuan dari kegiatan PkM ini adalah untuk melakukan sosialisasi dan pendampingan bagi pelaku UMKM dan pelajar SMA/MA terkait dengan optimasi smart business dalam menunjang smart city di di Kecamatan Wanayasa Kabupaten Purwakarta.Kegiatan PkM terdiri dari tahap pra sosialisasi dan training, sosialisasi dan training, serta pasca sosialisasi dan training. Dalam tahap ini, peserta diberikan pelatihan terkait optimalisasi bisnis cerdas menggunakan teknologi informasi. Salah satu fokus utamanya adalah pembuatan logo brand dengan memanfaatkan aplikasi Canva. Hasil kegiatan PkM ini menunjukkan adanya 1.) Peningkatan kemampuan peserta dalam memahami pentingnya teknologi dalam mengelola bisnis, 2.) Kemampuan pelaku UMKM dalam menggunakan teknologi digital untuk mempromosikan produk usaha, dan 3.) Memahami peran teknologi dalam meningkatkan daya saing bisnis di era yang semakin digital. Melalui kegiatan ini, diharapkan bahwa Kecamatan Wanayasa dapat menjadi contoh terkait dengan pemanfaatan teknologi dapat meningkatkan kualitas bisnis dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat khususnya pada level desa. Kesimpulannya, kegiatan PkM dengan tema "Optimasi Smart business dalam Menunjang Smart City di Kecamatan Wanayasa" merupakan langkah yang positif untuk meningkatkan kemandirian desa. Kata kunci: Digital Marketing, Optimasi Smart business, Smart City, Pelaku UMKM, Transformasi Digital.
PEMANFAATAN WEBSITE SEBAGAI BENTUK DIGITALISASI PELAYANAN PUBLIK DI KABUPATEN GARUT Agung Nurrahman; Muhamad Dimas; Muhammad Falakhuddin Ma’sum; Muhammad Farhan Ino
Jurnal Teknologi dan Komunikasi Pemerintahan Vol 3 No 1 (2021): Jurnal Teknologi dan Komunikasi Pemerintahan
Publisher : Program Studi Teknologi Rekayasa Informasi Pemerintahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33701/jtkp.v3i1.2126

Abstract

Pemerintah Kabupaten Garut memanfaatkan website sebagai bentuk digitalisasi pelayanan publik terutama pada bidang Pariwisata dan Kebudayaan. Namun, dalam pemanfaatannya, terdapat permasalahan dimana masih ada informasi yang tidak dapat diakses oleh masyarakat karena fitur menu error. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan gambaran umum pemanfaatan website sebagai bentuk digitalisasi pelayanan publik di Kabupaten Garut terutama pada website dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Garut. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Temuan penelitian yaitu dilihat dari tiga elemen digitalisasi pelayanan publik dalam pelaksanaan egovernment di Kabupaten Garut, telah didukung oleh Garut Command Centre. Pemanfaatan website juga didukung oleh kemampuan sumber daya manusia yang cukup memadai, sajian informasi website juga menyediakan informasi yang cukup update. Kesimpulan dari penelitian adalah, pemanfaatan website sebagai bentuk digitalisasi pelayanan publik di Kabupaten Garut telah dilaksanakan dengan cukup baik, namun masih perlu melakukan peningkatan dari ketersediaan infrastruktur dan peningkatan kemampuan serta keterampilan sumber daya manusia terutama pengelola website dinas.
EFEKTIVITAS SICANTIK CLOUD PADA PELAYANAN PUBLIK PERIZINAN BERBASIS E- GOVERMENT DIKABUPATEN PURWAKARTA Agung Nurrahman; Jamilah Rahman
Jurnal Teknologi dan Komunikasi Pemerintahan Vol 3 No 2 (2021): Jurnal Teknologi dan Komunikasi Pemerintahan
Publisher : Program Studi Teknologi Rekayasa Informasi Pemerintahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33701/jtkp.v3i2.2310

Abstract

The focus of the study is the application of the Si Cantik Cloud application. The purpose of this study is to obtain a general description of the effectiveness of Si Cantik in e-government-based licensing public services in Purwakarta Regency. The research method is descriptive qualitative. The research findings indicate that there are supporting factors, namely the commitment of organizational leaders in this case as illustrated in the publication of SOPs supporting the implementation of the Si Cantik Cloud application which can have implications for clarity of information for the business community. In conclusion, on the 5 dimensions used by the author in measuring effectiveness, information is obtained that the Si Cantik Cloud application implemented by the Purwakarta Regency Investment and One Stop Integrated Service (DPMPTSP) shows that the application is quite effective in being used and utilized in the provision of licensing and non-licensing services in Indonesia. Purwakarta Regency. The author recommends that the Purwakarta Regency Government can improve socialization and assistance to the community, and develop infrastructure designs in order to strengthen the effectiveness of implementing the Si Cantik Cloud application. Keywords: Effectiveness, Si Cantik Cloud, Public Service, E-government.
PERAN PEMERINTAH UNTUK MENCAPAI TUJUAN BANGSA DENGAN PEMANFAATAN TEKNOLOGI Agung Nurrahman
Jurnal Teknologi dan Komunikasi Pemerintahan Vol 2 No 2 (2020): Jurnal Teknologi dan Komunikasi Pemerintahan
Publisher : Program Studi Teknologi Rekayasa Informasi Pemerintahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33701/jtkp.v2i2.2314

Abstract

There are three primary aims of this paper. Firstly, it is to analyse proper role theory, especially in government sector. Secondly, this study would examine the role of Indonesian government, according to relevant role theory, in order to achieve nation’s goal. Thirdly, this paper would examine the use of technology by Indonesia government in order to achieve that goal. Furthermore, this research using qualitative data collecting methods with descriptive approach and case study strategy. There are some findings of this study. First, there are four main elements in the theory aspect of the role of the government, especially in Indonesia, namely: One, the political and social contract. Two, the process of deliberation or formulation of public policy that becomes the main point before entering into other points as derivatives. Three, the concept of implementation of public policy, in which there is a dimension of rights and obligations, both for the government and society, as both parties agree on social and political contracts, where both aspects become the fourth and fifth points. Secondly, the Indonesian government's policy in case studies that researchers use, namely the issue of radicalism, is considered to be contrary to the contract value of the nation and state. This can be further seen in pancasila related to national unity and unity and social justice. Furthermore, the dynamics of the issue are also contrary to the vision of the ministry of religion, in terms of maintaining intra-religious harmony. Even in the process of drafting a Joint Decree of the ministry related to this issue, not through an appropriate process of public policy formulation. Thirdly, even if the policy must be taken by the government, it is necessary to take appropriate public policy formulation measures. Moreover, it is beyond the vision and mission of the ministry, campaign promises and the constitution. Therefore, one of the efforts that must be taken to produce good public policy is to provide public spaces availability to participate in the formulation. Where in this case, technology, especially the presence of virtual space as an extension of physical space, has a big part in that. Unfortunately the government does not provide access for the public in this virtual space, and seems to separate certain spaces which creating divsion of personality. Keywords: The role of government, the theory of the role of government, technology.
Analisis Kualitas Website Sipenduduk pada Dimensi Layanan dan Konten di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Pekanbaru Albert Wannery; Agung Nurrahman
Jurnal Teknologi dan Komunikasi Pemerintahan Vol 5 No 2 (2023): Jurnal Teknologi dan Komunikasi Pemerintahan
Publisher : Program Studi Teknologi Rekayasa Informasi Pemerintahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33701/jtkp.v5i2.3862

Abstract

Ketersediaan website pemerintah merupakan salah satu perwujudan akomodasi perkembangan teknologi. Adapun jumlah website yang begitu banyak dimiliki oleh pemerintah di Indonesia cenderung kurang diimbangi dengan kualitasnya. Beranjak dari hal tersebut, tujuan penelitian ini mencoba untuk mencari tahu bagaimana kualitas website di Kota Pekanbaru, khususnya pada dinas pendudukan dan pencatatan sipil. Hal tersebut dikarenakan dalam temuan awal masih terdapat beberapa hal yang setidaknya diduga menjadi kekurangan dari website Sipenduduk tersebut, oleh karenanya perlu dilakukan penelitian terhadap kualitas tersebut secara lebih. Adapun peneliti menggunakan teori Alvaro Rocha yang memiliki tiga dimensi untuk memahami bagaimana kualitas website, yaitu kualitas teknis, kualitas konten, dan kualitas layanan. Namun, karena penelitian mengenai kualitas website ini pada aspek kualitas teknis telah dilakukan sebelumnya, peneliti kali ini memfokuskan pada dua dimensi lainnya saja yakni dimensi layanan dan konten sebagai kebaruan dari penelitian ini. Peneliti menemukan bahwa kualitas website ini dinilai cukup, hal tersebut dikarenakan masing-masing dimensi tersebut menunjukkan nilai yang cukup. Seperti misalnya pada dimensi kualitas konten, untuk indikator keterbaruan data bernilai agak kurang, untuk indiKator kelengkapan informasi bernilai agak baik, dan indikator terakhir yaitu akurasi informasi bernilai cukup, sehingga secara umum dimensi ini dinilai cukup. Kata Kunci: Kualitas Konten Website, Kualitas Layanan Website, Website Sipenduduk.